[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin ( 12/09/2022), Melalui Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan lakukan Pengesahan Rancangan Peraturan DPRD Kota Balikpapan atas Perubahan Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2022 tentang Tata Tertib DPRD menjadi Peraturan DPRD.

Ketua DPRD Kota Balikpapan , Abdulloh S.Sos menyampaikan tata tertib DPRD dari hasil pansus telah selesai dan sudah ditetapkan menjadi peraturan tata tertib DPRD Kota Balikpapan untuk tahun 2022. Sebelum tatib ini disahkan DPRD Balikpapan masih membutuhkan tatib yang lama.

DPRD Balikpapan dalam Rapat Paripurna ini juga melakukan Pengesahan Rancangam Peraturan DPRD Kota Balikpapan Tentang Tata Cara Beracara Badan Kehormatan.

" Badan kehormatan sekarang sudah memiliki dasar untuk beracara untuk sidang dan sebagainya yang sudah diatur oleh Badan Kehormatan itu sendiri , sehingga sudah bisa mengatur dirinya sendiri," imbuhnya.

Abdulloh menambahkan sebelumnya Badan Kehormatan belum bisa memproses apapun jika ada permasalahan internal. Tata beracara ini bersifat internal untuk anggota DPRD Balikpapan sendiri. ( tri/adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin ( 05/09/2022) , DPRD Kota Balikpapan menggelar rapat paripurna dengan agenda Pandangan umum fraksi DPRD terhadap Nota Penjelasan Wali Kota atas Rancangan Peraturan Daerah Kota Balikpapan tentang perubahan APBD TA 2022.

Pada paripurna tersebut 7 fraksi menyampaikan pandangannya berbeda - beda , tetapi mayoritas mengkritisi keputusan dari Wali Kota Balikpapan.

Anggota DPRD Kota Balikpapan , Yohanis Patiung dari Fraksi PDI Perjuangan dalam pandangan umumn ya menyoroti perihal banjir , rumah sakit , kemudian sekolah di Balikpapan Timur khususnya di Manggar Baru belum ada untuk SMP dan telah direncanakan oleh Pemerintah pada tahun 2023 mendatang.

" Perihal rumah sakit untuk DED nya baru direncanakan karena dilihat studi kelayakannya dulu dimana lokasi yang dekat," ujarnya kepada awak media.

Dari pandangan umum fraksi PDI Perjuangan menyampaikan bagaimana Pemerintah harus dapat memaksimalkan dan menjalin komunikasi ke Pemerintah Provinsi maupun pusat khususnya untuk sekolah SMK. (tri/adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin ( 12/09/2022) , DPRD Kota Balikpapan menggelar Rapat Paripurna ke - 21 Masa Sidang III Tahun 2022. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh S.Sos dan digelar di ruang rapat paripurna.

Adapun agenda yang dibahas pada rapat paripurna ini yaitu Pendapat Akhir Fraksi - Fraksi DPRD terhadap Jawaban Wali Kota Balikpapan dan Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Bersama DPRD Balikpapan Atas Raperda Balikpapan tentang Perubahan APBD TA. 2022.

Abdulloh menyampaikan setelah dilakukan persetujuan bersama antara DPRD dengan Wali Kota maka dalam waktu 7 hari kerja harus segera dikirim ke Gubernur untuk dilakukan evaluasi. Kemudian hasilnya akan dirapatkan kembali dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah ( TAPD ) , Pemerintah Kota dan Banggar.

" Hal ini dilakukan jika ada yang harus dievaluasi , tetapi kalau tidak ada berarti harus langsung di paripurnakan sebagai APBD Perubahan Tahun 2022 agar segera bisa dilaksanakan oleh OPD terkait," ujarnya.

Adapun total APBD perubahan secara globalnya mencapai Rp 3 Triliun sudah termasuk pendapatan , pengeluaran , belanja langsung dan belanja tidak langsung. 

Untuk APBD tahun lalu Rp 2,5 Triliun terjadi kenaikan karena pada tahun lalu masih ada pandemi Covid - 19 yang menyebabkan kurang salur pada tahun 2020 dan 2021.

" Setelah pada tahun 2022 terjadi kurang salur dari Provinsi maupun Pusat digelontorkan semuanya , termasuk dana alokasi khusus yang disalurkan ke daerah meningkat dan bukan dari pendapatan,"pungkasnya. (tri/adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin ( 05/09/2022) , DPRD Kota Balikpapan menggelar Rapat Paripurna ke - 19 masa sidang III Tahun 2022 dengan agenda Pandangan umum fraksi DPRD terhadap Nota Penjelasan Wali Kota atas Rancangan Peraturan Daerah Kota Balikpapan tentang Perubahan APBD TA 2022. Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Sabaruddin Panrecalle.

Sabaruddin menyampaikan pada tanggal 1 September lalu Wali Kota Balikpapantelah menyampaikan tanggapannya dan pada hari ini 7 fraksi menyampaikan pandangannya berbeda beda , tetapi mayoritas mengkritisi keputusan - keputusan dari Wali Kota Balikpapan.

" Pertama , pada saat Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) Kota Balikpapan yang dicanangkan kurang lebih sekitar 850 Miliar ternyata tidak terserap dan hanya mencapai kurang lebih 785 Miliar saja," ujarnya kepada awak media.

Hampir semua fraksi juga menyampaikan bahwa apa yang melatarbelakangi ketika Pemerintah Kota menetapkan 850 Miliar tersebut menjadi turun 

Sabaruddin menambahkan kemudian , mengenai persoalan puskesmas yang saat ini sedang terbangun begitu juga dengan sekolah yang masih terjadi tidak menentu produk hukumnya dan semua fraksi menyoroti hal itu.

" Oleh karenanya , DPRD menunggu pandangan selanjutnya yang akan dilaksanakan pada tanggal 7 September yang akan disampaikan langsung oleh Wali Kota," pungkasnya. ( tri/adv)

Kabarikn.com,Balikpapan - Rabu (7/09/2022) , DPRD Kota Balikpapan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Jawaban Wali Kota terhadap Pemandangan Umum Fraksi - Fraksi DPRD atas Rancangan Peraturan Daerah Kota Balikpapan tentang Perubahan APBD TA 2022. Rapat digelar di ruang rapat gabungan dan dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan , Budiono.

Besok 8 September 2022 rencananya akan dijadwalkan rapat paripurna dengan agenda pendapat akhir fraksi - fraksi DPRD Balikpapan dan setelah itu akan dilakukan kesepakatan bersama.

Budiono menjelaskan pada rapat tadi Wali Kota membahas jawaban terkait penurunan Pendapatan Anggaran Daerah ( PAD ) Kota Balikpapan , pembangunan multiyears yang didalamnya ada Rumah Sakit Sayang Ibu , SMP 25 dan Normalisasi DAS Ampal , Permasalahan KONI , ada juga yang menyampaikan kekosongan Kepala Dinas dan Sekda.

" Mengenai permasalahan KONI , pak wali menjawab bahwa nanti akan diadakan konsolidasi dan tentunya akan dipanggil.Harapannya permasalahan ini dapat diselesaikan segera mungkin , karena kita peduli dengan para atlet yang akan mengikuti Porprov,"ujarnya kepada awak media.

Lalu , kendala terjadinya penurunan PAD Kota Balikpapan salah satunya berasal Pajak Daerah dari PBB yang juga turun. Budiono menambahkan Fraksi PDI Perjuangan didalam pemandangan umumnya menyampaikan harus mendata ulang obyek pajak dari PBB. ( tri/adv )

KabarIkn.com,Balikpapan - Puluhan rumah warga di Jalan Sungai Wain Rt 33 Kilometer 15 , Karang Joang berimbas terkena jalan longsor dan sampain saat ini belum ada penyelesaian lebih lanjut. Jalan tersebut juga merupakan arah menuju Kebun Raya Balikpapan.

Menanggapi hal tersebut , Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan Alwi Al Qadri mengatakan sebetulnya lokasi longsor jalan Sungai Wain kilo 15 sudah pernah ditinjau baik dari pemerintahan maupun bagian pembangunan.

“ hal ini sudah masuk dalam kajian tetapi kalau memang sudah sangat membahayakan maka harus sesegera mungkin diatasi,” Ujarnya kepada awak media , Jumat ( 02/09/2022).

Terkait beberapa rumah yang terdampak diketahui telah menerima tali asih dari pemerintah kota Balikpapan sebagai pergantian untuk tempat tinggal sementara. Ia telah mencoba berkoordinasi dengan para anggota komisi III DPRD Balikpapan untuk meninjau ke lokasi longsor.

“Segera akan kami tinjau dan meminta kepada bagian pembangunan untuk menindak lanjuti. Mestinya sudah masuk kajian dan tahun ini harus segera terealisasi,”pungkasnya. ( tri/adv)

 

KabarIkn.com,Balikpapan - Saat ini Komisi III DPRD Balikpapan dan Pemerintah Kota menyoroti perihal permasalahan banjir yang ada di Kota Balikpapan , termasuk saat ini sudah ada multiyears yang diekspos.

Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan , Alwi Al Qadri menyampaikan terkait curah hujan yang cukup tinggi di Kota Balikpapan pada minggu - minggu ini dan sudah ada 80 titik banjir di Balikpapan.

" Saya meminta kepada Dinas PU untuk fokus pada permasalahan penanganan banjir. Kalau saya perhatikan penanganan banjir di setiap daerah ini berbeda permasalahannya," ujarnya kepada awak media , Selasa ( 06/09/2022).

Adapun permasalahannya , pertama memang ada daratan yang agak rendah seperti di sekitaran Pasar Segar dan juga penanganan drenase. Diketahui bahwa hampir semua drenase di Kota Balikpapan banyak ditutup , apalagi di sekitaran wilayah pelaku usaha yang drenasenya disemen untuk jalan akses masuk rumah sehingga ini juga menyulitkan adanya pembersihan sedimen.

" Banyak saya lihat drenase yang sudah tidak berfungsi dengan baik. Ada control box yang juga tidak pernah berfungsi dan tidak diangkat," katanya.

Alwi menambahkan permasalahan banjir ini bukan hanya permasalahan dari Pemkot maupun DPRD tetapi pola kurangnya kesadaran dari masyarakat dalam kebersihan dan membuang sampah. 

" Mestinya masing - masing RT setempat minimal seminggu sekali dapat mengadakan kerja bakti di lingkungannya," pungkasnya. (tri/adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Kamis ( 01/09/2022 ) DPRD Kota Balikpapan menggelar Rapat Paripurna kesepakatan KUPA PPAS Tahun 2022 sekaligus Nota Kesepakatan APBD Perubahan Tahun 2022. Kegiatan ini digelar di Ruang Rapat Gabungan DPRD Kota Balikpapan.

Ketua DPRD Kota Balikpapan , Abdulloh S.Sos menyampaikan pada Kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan APBD ( KUPA ) dan Prioritas Platform Anggaran Sementara ( PPAS ) TA 2022 nanti akan dilanjutkan Nota Keuangan yang tadi sudah disampaikan oleh Wali Kota Balikpapan.

" Maka nanti kami akan melanjutkan inshaallah hari Senin yaitu pandangan umum fraksi - fraksi DPRD Balikpapan untuk melihat dan mendukung Nota keuangan yang telah dijabarkan oleh Wali Kota tadi," Kata Abdulloh kepada awak media.

Setelah dilakukan rapat pandangan umum fraksi , nanti akan dilakukan rapat jawaban Wali Kota Balikpapan dan setelah itu pendapat akhir fraksi terkait APBD perubahan tahun 2022.

Pada pendapat akhir fraksi nanti akan ada penandatanganan persetujuan bersama pengesahan APBD Perubahan Tahun 2022.

Dalam rapat ini juga disebutkan ada beberapa faktor terpenuhinya beberapa hal yang menyebabkan peningkatan APBD Murni dari Rp. 2,4 Miliar menjadi Rp. 2,7 Miliar.

" Adapun faktor dari meningkat di murni dari Rp 2,4 Miliar jadi Rp 2,7 Miliar ini karena ada beberapa faktor, misalnya dana DAK terpenuhi, Benkeu terpenuhi , yang kurang salur juga terpenuhi, Dana Bagi Hasil pusat dan provinsi terpenuhi jadi ada perubahan," pungkasnya. (tri/adv )

KabarIkn.com,Balikpapan - Saat ini di Kota Balikpapan permasalahan banjir masih sering terjadi mengingat curah hujan yang cukup tinggi beberapa minggu ini dan tentunya hal tersebut menjadi perhatian yang serius bagi Pemerintah Kota Balikpapan.

Menanggapi hal tersebut , Ketua DPRD kota Balikpapan Abdulloh S.soa menyampaikan adapun biaya untuk penanggulangan banjir di kota Balikpapan membutuhkan sekitar Rp 600 Miliar.

" Mengingat kekuatan ekonomi kota yang belum sepenuhnya pulih dan masih banyaknya kepentingan lain untuk masyarakat Balikpapan maka dibutuhkan tahap demi tahap untuk menyesuaikan kemampuan anggaran untuk mengantisipasi banjir tersebut," ujarnya. Selasa ( 06/09/2022).

Abdulloh menambahkan jika ingin totalitas dalam perencanaan global antisipasi banjir itu dibutuhkan sekitar Rp 600 Miliar, sehingga tuntas dari DAS Ampal hingga ke muara. 

" Tapi kami step by step lah karena menyesuaikan kemampuan anggaran juga, apalagi kalau semua anggaran itu hanya difokuskan ke banjir saja bisa tertunda juga kepentingan masyarakat yang lain,"katanya.

Pemerintah Kota dan DPRD Balikpapan telah bersepakat untuk menganggarkan dengan total Rp 150 Miliar menggunakan skema Multiyears hingga tahun 2023 perubahan, yang diyakini bisa mengurangi intensitas banjir secara bertahap.

"Disebabkan proyek Multi Years maka sudah diskemakan, jadi Pemerintah akan mengalokasikan anggaran setiap tahunnya Rp 150 Miliar dan kontraktor tinggal melaksanakan saja hingga proyek tersebut tuntas,"pungkasnya. ( tri/adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Sabaruddin menyebut Pemerintah Kota Balikpapan terkesan terburu-buru dalam proses pembangunan Rumah Sakit di Balikpapan Barat.

Sepeti yang diketahui , polemik proses pembangunan Rumah Sakit Tipe C di Kecamatan Balikpapan Barat terus berlanjut. Pasalnya gugatan yang dilayangkan warga kepada Pemerintah Kota Balikpapan sudah berproses ke Pengadilan Negeri Balikpapan. 

Sabaruddin mengatakan DPRD Kota Balikpapan sejatinya sudah mengingatkan kepada Wali Kota agar menunggu proses gugatan hukum itu selesai terlebih dahulu dan jangan sampai nanti kasusnya itu sama seperti yang telah terjadi sebelumnya.

" hal ini mengacu pada pembangunan stadion Batakan agar tidak menjadi permasalahan yang sama, sebab hingga hari ini markas Persiba itu masih terbentur masalah lahan warga," ujarnya.

DPRD mengkhawatirkan jika rumah sakit yang masih dalam proses hukum. Seyogyanya dipending dulu sampai menunggu proses hukum selesai dan baru kita setujui.

ia sangat menyetujui pembangunan rumah sakit tersebut, apalagi menyangkut aspek kesehatan masyarakat Kota Balikpapan dan harus segera terfasilitasi. Pemerintah Kota dan DPRD Balikpapan wajib hukumnya saling mendukukung sektor kesehatan dan pendidikan. Oleh karena itu, DPRD pasti turut membantu proses pengadaan. (tri/adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Kota Minyak melakukan aksi demo di depan kantor Pemerintah Kota dan DPRD Kota Balikpapan perihal kenaikan harga BBM. Pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh S.Sos dan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud menemui langsung para mahasiswa tersebut.

Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh mengajak 5 perwakilan mahasiswa yang melakukan aksi demo untuk menyampaikan aspirasinya ke pemerintah pusat secara langsung sebab kapasitas pemerintah daerah hanya bisa mengamankan.

“ DPRD dan wali kota akan bersama menyampaikan aspirasi tersebut ke pemerintah pusat, kalau perlu perwakilan mahasiswa ikut. Ayo kita sama-sama membawa petisi ini ke pusat,”ujarnya, Senin ( 05/09/2022).

Abdulloh menyampaikan naiknya harga BBM ini merupakan kebijakan dari Pemerintah Pusat dan daerah tidak bisa berbuat banyak. Ia berharap para mahasiswa dapat memahami bahwa keputusan Pemerintah Pusat itu adalah undang-undang.

“Kapasitas kami di daerah hanya bisa mengantarkan , kalau perlu ada perwakilan dari mahasiswa bersama - sama kita menyampaikan kesana," pungkasnya. ( tri/adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Belakangan ini kebakaran sering terjadi di kota Balikpapan dan ini merupakan peringatan keras bagi semua pihak , masyarakat tentunya juga harus selalu berhati - hati.

Menanggapi hal tersebut , Wakil Ketua DPRD kota Balikpapan Sabaruddin Panrecalle menyampaikan peringatan ini harus dijadikan sebagai acuan masyarakat kota Beriman dalam kewaspadaan potensi terjadinya kebakaran.

Pemerintah bersama pihak eksekutif maupun legislatif senantiasa mengingatkan kepada masyarakat bahwa tingkat ensensitas kebakaran tidak bisa diduga.

" Sama-sama kita saling mengingatkan dan mewaspadai bahaya dari potensi penyebab kebakaran. Musibah kebakaran itu tidak ada yang bisa tau kapan akan datang , Jadi kita selalu saling mengingatkan," ujarnya kepada awak media , Senin ( 29/08/2022).

Sabaruddin juga menyinggung soal keberadaan Hidran yang terletak dibeberapa lokasi di Balikpapan yang tidak terawat. Di mana alat persediaan air tersebut sejatinya sangat membantu untuk menunjang kerja pemadaman kebakaran dalam melumpuhkan api.

Ia juga menilai keberadaan alat tersebut terkesan sia-sia jikatidak didukung dengan mentenaince yang baik.

"Jadi bukan hanya dianggarkan, tapi juga harus dipergunakan dengan baik. Indonesia ini kan pintar merencanakan lalu menganggarkan, tapi perawatannya yang lalai ini yang kebanyakan, termasuk bangunan-bangunan yang didirikan juga banyak tak terawat dengan benar,"pungkasnya. ( tri/adv)