[Valid RSS]

KabarIkn.com,PENAJAM - Suasana apel pagi di lingkungan Sekretariat kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi penuh haru saat Penjabat (Pj) Bupati PPU, Makmur Marbun menyampaikan sambutannya di akhir-akhir masa jabatannya ini, Selasa, (17/9/2024). 

" Kabupaten PPU ini bagi saya sudah menjadi rumah kedua saya. Terimakasih kepada semuanya karena telah menerima saya sebagai bagian dari bapak-ibu sekalian," kata Makmur Marbun. 

Makmur Marbun mengatakan bahwa dirinya bersyukur karena kabupaten PPU saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata lagi, bahkan telah menjadi rujukan bagi daerah lain di Indonesia. Hal itu sambung dia, tidak terlepas dengan berbagai prestasi yang telah ditorehkan oleh pemerintah kabupaten PPU dalam satu tahun terakhir. 

" Belum ada daerah di Indonesia bisa berhasil meraih 25 penghargaan tingkat nasional dalam satu tahun kecuali PPU. Ini adalah berkat kerja keras kita semua bersama masyarakat PPU," kata Makmur Marbun. 

Untuk itu dia berharap, bahwa kemajuan yang sudah berhasil diraih pemerintah kabupaten PPU hingga saat ini harus bisa dipertahankan. Bahkan harus ditingkatkan. 

" Ini adalah jeripaya kita bersama hingga berbagai prestasi bisa kita peroleh untuk kesejahteraan seluruh masyarakat PPU," ucapnya. 

Dalam kesempatan ini Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar mengatakan bahwa Pj. Bupati PPU, Makmur Marbun adalah sosok pemimpin yang telah banyak memberikan kontribusi dan contoh positif bagi masyarakat termasuk dikalangan ASN di lingkungan pemkab PPU. 

Menurutnya, salah satu contoh positif yang menjadi panutan dari Pj bupati PPU adalah terkait kedisiplinan dalam melaksanakan tugas pemerintah di lingkungan pemerintah kabupaten PPU. 

" Beliau telah mengajarkan banyak hal kepada kita semua termasuk terkait kedisiplinan kita dalam bekerja. Atas nama keluarga besar Sekretariat kabupaten kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada bapak Pj bupati PPU. Kami mohon maaf apabila selama ini belum bisa memberikan yang terbaik kepada pak bupati," ungkap Tohar. (HumasPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM – Perangkat Kecamatan Penajam beserta Perangkat Kelurahan dan Desa Se Kecamatan Penajam mengadakan malam pisah sambut bersama Penjabat (Pj) Bupati penajam Paser utara (PPU), Makmur Marbun yang berlangsung di Gedung Graha Pemuda Kilometer 09 Nipah-Nipah, Senin (16/09/2024).

Pada malam pisah akhir masa jabatan Pj Bupati PPU, Makmur Marbun, terwarnai tangisan penuh haru. Day To Remember merupakan tema pisah sambut pada malam ini dan kecamatan serta kelurahan yang ada di Kecamatan Penajam memberikan kenang-kenangan berupa cinderamata.

Saat memberikan arahan, Makmur Marbun mengatakan terimakasih yang sebesar-besarnya untuk seluruh pegawai kemacatan, kelurahan maupuan desa di Kecamatan Penajam. ia juga menyampaikan permohonan maaf pada seluruh pegawai yang telah bekerjasama selama ini dengan baik.

"Sulit bagi saya untuk berpisah. Terimakasih yang tulus saya sampaikan untuk semuanya. Karena kita harus bersama-sama berjuang untuk kemajuan daerah ini," ungkapnya.

Ia juga menceritakan tantangan menjadi kepala daerah di Kabupaten PPU yang terdapat proyek strategis Nasional tidak mudah. Tentunya salah satu seorang pemimpin harus mampu menyeimbangkan atau mengambil kebijakan nasional dengan kebijakan daerah, terutama wilayah Ibu Kota Negara.

"Ini tidak mudah, karena berdiri di dua sisi yang berbeda. Salah satunya mementingkan daerah, dan kepentingan negara. Tetapi bagi Saya, tidak ada yang dikorbankan dan didahulukan. Semua bisa berjalan bersama-sama," terang Makmur Marbun.

Dengan masa jabatan menjadi Pj. Bupati PPU, ia mengungkapkan untuk melakukan hal itu semua, sehingga ia terpaksa menggenjot kinerja seluruh Pegawai di Pemerintah Kabupaten PPU untuk bekerja ekstra dan cepat. 

"Maka dari itu, Saya menyampaikan mohon maaf kepada seluruh pegawai, lurah-lurah dan kades-kades, dan seluruh keluarganya. Karena mungkin Saya sering menganggu, sering memaksa, sering menghubungi untuk bisa bekerja bersama Saya," terang Makmur.

“Saya minta maaf, pada lurah dan kades dan keluarganya, karena suaminya sering saya ganggu, sering saya hubungi untuk bekerja di luar jam kerja. Karena kita sudah tidak bisa lagi berjalan, kita harus berlari dalam pembangunan untuk kemajuan daerah ini,” Jelasnya.

Di penutup acara pisah sambut tersebut, pihak jajaran Kecamatan Penajam, Kelurahan dan Desa se Kecamatan Penajam memberikan surprise perayaan Ulang Tahun ke 60 pada Pj Bupati PPU, Makmur Marbun. (DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK ) dalam upaya meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten PPU.

Makmur Marbun menegaskan bahwa keberadaan PPPK sangat vital dalam mendukung jalannya pemerintahan, khususnya pada sektor-sektor yang memerlukan keahlian dan kompetensi tertentu.

Demikian disampaikan Makmur Marbun saat memberikan arahan serta sosialisasi bagi PPPK di lingkup PPU, di Hotel Neo Balikpapan, Senin (16/9/2024).

“PPPK bukan hanya bagian dari birokrasi, tetapi juga motor penggerak utama dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Penajam Paser Utara. Kinerja optimal dari PPPK akan sangat berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujar Makmur Marbun.

 Makmur Marbun juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, dan semangat kerja yang tinggi dalam menjalankan amanah sebagai aparatur negara.

Dia berharap acara ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat koordinasi dan kerjasama antarpegawai dalam mendukung program-program pemerintah daerah.

Agenda sosialisasi ini juga bertujuan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai hak dan kewajiban PPPK, serta regulasi dan aturan yang harus dipatuhi dalam menjalankan tugas.

Dengan pengarahan ini, Bupati Makmur Marbun berharap seluruh PPPK lingkup Kabupaten PPU dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, serta selalu mengedepankan pelayanan yang prima bagi masyarakat.

Turut hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah PPU Tohar, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) PPU Ahmad Usman, , Widiyaswara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur, serta pelatih dari Kodim 0913/PPU. (Humas)

KabarIkn.com,PENAJAM – Menjelang akhir masa jabatan selaku Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Para Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menggelar sosialisasi nge Live yuk dan harmonisasi UMKM di Taman Alun-Alun Penyembolum, Minggu (16/9/2024). 

Kegiatan ini terselenggara sebagai ucapan terimakasih bagi para pelaku UMKM kepada Pj Bupati PPU, Makmur Marbun yang sudah membina UMKM di Benou Taka. Karena selama masa jabatannya UMKM di Kabupaten PPU meningkat hingga mencapai 600%.

Saat dijumpai usai pisah sabut bersama UMKM, Pj Bupati PPU mengatakan tidak gampang untuk memulainya UMKM hingga seperti ini tentunya sangat sulit. Selama satu tahun terakhir, masyarakat UMKM di PPU telah mencapai beberapa kemajuan signifikan dalam perekonomian mereka.

“Saya lihat malam hari ini ternyata di luar perkiraan saya, ternyata mereka banyak menyampaikan bahwa setelah hadirnya saya di sini seluruh roda perekonomian berjalan dengan baik dan banyak mengaku sudah beli rumah, sudah cicil motor dan lainnya,” ungkap Makmur Marbun.

Ia mengungkapkan jika pencapaian ini menunjukkan bahwa UMKM di PPU tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dengan baik dalam setahun terakhir. Siapapun pejabat berikutnya taman alun alun penyembolum harus tetap mejadi sarana bagi para pelaku UMKM.

“Tapi yang paling berat sekarang mempertahankan apa yang sudah kita mulai,” Ujarnya.

Pj Bupati PPU dalam keterlibatannya di bandara VVIP tentu menginginkan ada tempat bagi para pelaku UMKM disana nantinya. Agar masyarakat PPU tidak hanya menjadi penonton di Ibu Kota Negara, tetapi memiliki peran disana nantinya.

“Itulah membuat saya bangga karena memang keterlibatan saya langsung untuk pembangunan bandara Nusantara dan saya ingin mencoba memasukkan UMKM kesana, tapi mudah mudahan bisa terwujut,” harapnya.

Sementara itu, ketua panitia UMKM PPU, Daeng Makmur menambahkan malam ini dilaksanakan untuk mengenang juga sebagai terimaksih dari para pelaku UMKM yang kurang lebih satu tahun bersama Pj Bupati PPU atas dedikasi dan gagasan yang telah diberikan kepada para pelaku UMKM di Benuo Taka.

“Kami berharap agar acara pisah kenang ini bisa menjadi momen yang tidak hanya mengenang prestasi dan pencapaian bapak Makmur Marbun, selain itu juga bisa mempererat tali silahturahmi diantara kita para UMKM,” Terangnya.

Selaku ketua panitia malam pisah sambut, Daeng Makmur mewakili seluruh pelaku UMKM mengucapkan terimakasih kepada Pj Bupati PPU dan Linda Romauli Siregar selaku Pj Ketua PKK PPU yang berperan aktif dan mensupport para pelaku usaha UMKM dalam kegiatan event-event nasional. 

“Semoga acara ini tidak hanya menjadi ajang pisah kenang, tetapi juga sebagai awal dari semangat baru untuk terus berkarya dan berinovasi. Mari kita gunakan kesempatan ini untuk saling bertukar ide, membangun jaringan yang lebih luas dan terus mendorong kemajuan UMKM PPU di masa depan,” pungkasnya. (DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM - Menjadi agenda rutin pada malam Weekend di Taman Alun Alun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar seni serta mendukung Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Kali ini Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) PPU penyelenggara pagelaran seni dan Gebyar UMKM, Sabtu (14/09/2024). 

Tentunya penampilan pada malam ini dimeriahkan penggiat seni lokal PPU dan juga dari Dispusip PPU tidak mau ketinggalan untuk menunjukan kebolehan mulai dari tari Nusantara Dispusip hingga drama Flash Mop Dispusip serta games Dispusip untuk para penonton yang hadir. 

Dalam kemeriahan Gebyar Seni dan UMKM tersebut, momen haru terpancar dikarenakan masa jabatan Penjabat (Pj) Bupati PPU, Makmur Marbun pada tanggal 19 September 2024 telah berakhir. Dimana Keberadaan UMKM di Kabupaten PPU telah mendapat perhatian khusus di masa jabatannya. 

Hal ini juga menjadi sorotan utama melalui kegiatan malam gebyar pentas seni dan UMKM untuk mendorong ekonomi masyarakat. Tentunya Pemerintah daerah saat ini telah memberi ruang seluas luasnya bagi para pelaku UMKM di Benuo Taka. 

Dalam sambutannya, Pj. Bupati PPU, Makmur Marbun di dampingi Pj Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten PPU, Linda Romauli Siregar mengatakan bahwa UMKM di Benuo taka saat ini meningkat drastis hingga 600%. Bahakan pada bulan September ini pertumbuhan Ekonomi meningkat 15%. 

"Mohon ini dijaga kondusifitas kita supaya kita nanti tidak hanya melihat dan tidak menjadi penonton tetapi kita menjadi pelaku hadirnya Ibu Kota Negara di Kabupaten Kita," Ungkapnya

Ia juga mengharapkan sebelum masa jabatannya berakhir, bangunan di podium yang ada di taman alun alun selesai minggu depan. Tujuannya agar tidak basah di saat hujan karena alun alun merupakan wadah bertemu dan silahturahmi. 

"Saya titip alun alun, ini karya kita dan UMKM ini tidak boleh mundur, tidak boleh stop dan bahkan ini harus maju terus menjadi yang terdepan," Harapnya.

Pj. Bupati PPU juga berpesan, kedepannya siapa pun pejabatnya taman alun alun harus ada di setiap malam minggunya. 

"Oleh karena itu, siapa pun orangnya, siapa pun pejabatnya dan saya akan tagih bahwa alun-alun ini tetap dijadikan sarana bagi UMKM. Semoga apa yang sudah kita cita cita kan ini membuat hasil yang lebih baik," Tutupnya.

Pada malam gebyar seni dan UMKM Pj. Bupati PPU, Makmur Marbun memberikan penghargaan kepada beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) PPU serta penyerahan hadiah lomba yang sudah diselenggarakan Dispusip PPU. (DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia (RI) laksanakan kunjungan kerja (Kunker) di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Kunker dilakukan dalam rangka grand launching 28 Sekolah Laboratorium Pancasila (SLP) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) di SDN 013 Penajam, Jum'at (13/09/2024).

Dalam sambutannya Menko PMK RI Muhadjir Effendy mengatakan tujuan SLP di Kabupaten PPU ialah untuk menyiapkan sumber daya manusia yakni anak-anak dalam menyongsong ibu kota Nusantara (IKN). Hal ini sekaligus menjadi contoh bagi daerah lainnya dalam penanaman nilai-nilai Pancasila.

"Jadi ini saya sangat dukung. Langkah-langkah yang sangat bagus dari Yayasan Pendidikan Laboratorium Pancasila yang diinisiasi oleh masyarakat yang didukung oleh pemerintah daerah terutama PPU ini," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah PPU Tohar menyampaikan dengan pembentukan SLP di Kabupaten PPU ini tidak menimbulkan teori-teori baru lagi.

"Bagaimana guru-guru dapat memahamkan konsepsi dasar nilai-nilai Pancasila kepada anak didiknya sehingga anak didik kita ketika melaksanakan ajaran Pancasila mereka benar-benar paham," ungkapnya.

Terlebih kehadiran Ibukota Negara, lanjutnya, menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk mempersiapkan SDM yang membutuhkan tindakan kolaboratif dalam menyiapkannya. 

"Karena kerjaan ini tidak ringan, semuanya harus kita hadirkan peran-peran ke depan dalam rangka mengangkat harkat martabat masyarakat Kabupaten PPU dari aspek SDM, baik dari kuantitas dan kualitas," ucapnya.

Ia juga berterima kasih kepada Menko PMK yang telah berkesempatan hadir serta Pimpinan Pemerintah Daerah yang telah menginisiasi dan berkolaborasi dengan Yayasan Pendidikan SLP sehingga semua rencana ini dapat terwujud.

Turut hadir dalam peresmian ini, unsur pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten PPU, Ketua Yayasan Pendidikan Sekolah Laboratorium Pancasila Hamry Gusman Zakaria, para pengawas dan kepala sekolah SLP, dewan guru, satgas junior, serta satgas independen.(DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun membuka secara resmi sosialisasi kebijakan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) kepala daerah serentak Tahun 2024, Jum'at (13/09/2024). Kegiatan tersebut diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) PPU. 

diikuti oleh ratusan ASN dari masing-masing perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup PPU. Termasuk Camat, Lurah dan Kepala Desa se kabupaten PPU yang bergelar di Gedung Graha Pemuda. 

Saat sambutan, Makmur Marbun mengatakan bahwa sosialisasi tersebut sangat penting karena merupakan salah satu bentuk komitmen bersama untuk menjaga dan menegakkan prinsip netralitas dalam penyelenggaraan pemerintahan menjelang Pemilu Tahun 2024.

“Netralitas bagi ASN ini sangat penting karena ASN tidak diperkenankan terlibat dalam politik praktis. Bukan hanya ASN, tetapi semua bagi mereka yang digaji menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) wajib netral atau tidak terlibat dalam kegiatan politik,” ungkapnya.

Pj. Bupati PPU itu juga menjelaskan, walaupun pemerintah daerah telah mengeluarkan surat edaran terkait netralitas ASN ini, dia juga minta kepada masyarakat termasuk para media massa khususnya di lingkup PPU ikut membantu dalam melakukan pengawasan terkait keterlibatan ASN dalam kegiatan politik.

“ Saya minta bantuannya jika melihat ASN PPU terlibat dalam kegiatan politik laporkan kepada saya atau Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Sertakan bukti berupa photo atau bukti lainya untuk kita berikan sanksi,” Ujarnya

Ia juga mengharapkan dalam sosialisasi netralitas bukan hanya sebuah kewajiban hukum, melainkan juga etika dan tanggung jawab moral oleh seluruh ASN dan aparat pemerintah daerah tanpa terkecuali. Netralitas sambung dia, menjamin bahwa setiap kebijakan dan keputusan yang diambil selama proses pemilihan tidak terpengaruh oleh kepentingan politik tertentu. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pemilihan kepala daerah berlangsung jujur, adil, langsung, umum, bebas dan rahasia.

"Oleh karena itu melalui kegiatan sosialisasi ini pemda PPU ingin mengedukasi dan menyegarkan kembali pemahaman ASN tentang aturan dan pedoman yang mengatur netralitas ASN dan aparat pemerintahan desa. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan panduan yang jelas tentang bagaimana cara menjaga netralitas, serta menangani potensi yang mungkin muncul pada masing-masing tahapan Pilkada," Harap marbun

Di akhir sambutannya ia berpesan bahwa aturan itu harus dipatuhi dengan sebaik-baiknya dan ASN harus bisa menjadi teladan dalam hal profesionalisme dan integritas. Setiap pelanggaran terhadap prinsip netralitas tidak hanya akan merusak kredibilitas sebagai aparat pemerintah tetapi juga dapat merusak kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. 

“ Mari kita jaga integritas kita, pastikan bahwa proses pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024 berjalan dengan Jurdil dan anduber. Dengan komitmen dan kerja sama kita, saya yakin kita dapat menciptakan proses pemilihan yang bersih dan demokratis,” Pungkasnya (DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten PPU Linda Romauli Siregar menyambut kedatangan Ibu Iriana Joko Widodo bertempat di Kantor Desa Tengin Baru, Kabupaten PPU pada Kamis (12/9/24). 

Kunjungan Ibu Iriana kali ini didampingi oleh Ibu Wury Ma'ruf Amin beserta para Ibu OASE Kabinet Indonesia Maju (KIM).

Kedatangan Ibu Iriana beserta para Ibu OASE KIM dalam rangka monitoring kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal dan pelatihan pengolahan sampah rumah tangga menjadi kompos dan ECO enzyme.

Saat ditemui usai acara, Ketua TP-PKK Kabupaten PPU Linda Romauli Siregar menyampaikan kegiatan PMT lokal telah dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus lalu dan program tersebut dianggap berhasil.

"Tentu saja kami dengan Dinas Kesehatan merasa sangat gembira karena program ini dianggap berhasil, karena sekitar 70 persen dari anak-anak yang menjadi sasaran, baik yang T (tidak naik berat badannya) dengan yang underweight itu telah naik berat badannya," terang Linda.

Lebih lanjut Linda menambahkan bagi anak-anak yang tidak naik berat badannya juga telah di analisis oleh Dinas Kesehatan untuk mengetahui penyebab tidak naik berat badan.

"Yang jelas ada tindak lanjut dari program ini untuk menaikan berat badan anak-anak semuanya. Apakah ada yang sakit, dan sebagainya telah ditindaklanjuti," jelasnya.

Selain program PMT lokal, Linda juga menyampaikan atensi Ibu Iriana Joko Widodo terkait program pelatihan pengolahan sampah rumah tangga menjadi kompos dan ECO enzyme.

"Atensi khusus dari Ibu Negara, produk-produk ini harus kita koordinasikan atau teruskan ke BPOM, artinya mereka harus punya standarisasi, sehingga pengelolaan sampah ini benar-benar sudah ada jaminannya bisa dilakukan dan tidak membahayakan kesehatan, aman untuk dipakai," terangnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan PPU Jansje Grace Makisurat menyampaikan rasa bahagia atas kesempatan untuk mendapatkan suntikan anggaran dari OASE KIM bagi program PMT lokal bagi anak-anak yang mulai bermasalah gizi di Kabupaten PPU. Dirinya berharap setelah pemberian PMT ini anak-anak yang awalnya T tidak jatuh ke stunting dan penurunan stunting bisa terjadi di Kabupaten PPU.

"Anggaran sebesar 350 juta rupiah dari OASE KIM, kami sebar ke seluruh wilayah Kabupaten PPU dan dikelola oleh ibu-ibu kader Posyandu, makanya mereka ikut hadir hari ini, karena bentuk apresiasi kami untuk ketemu langsung dengan Ibu Negara dan OASE KIM," pungkasnya. (DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun menyambut kedatangan rombongan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Halipad areal PT. Itci Hutani Manunggal (IHM) yang berada di kawasan Ibukota Nusantara (IKN), Kamis, (12/9/2024). 

Dalam penyambutan ini Pj. Bupati PPU juga didampingi jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) PPU tampak Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) PPU AKBP Supriyanto dan Dandim 0913 PPU, Letkol Arfan Affandi. 

Menggunakan tiga unit Helikopter Kepresidenan, Presiden Jokowi tiba di IKN sekitar pukul 11.20 Wita. Tampak bersama Presiden Jokowi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, Basuki Hadimuljono, Plt. Wakil Ketua Otorita IKN, Raja Juli Antoni dan sejumlah pejabat penting lainnya. 

Rombongan Presiden Jokowi selanjutnya bertolak menuju IKN Nusantara untuk melakukan pertemuan penting secara tertutup. (HumasPPU)

KabarIkn.com,JAKARTA – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun, berhasil meraih penghargaan Apresiasi Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif dan Pariwisata dari Kompas Media Group. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka HUT ke-13 Kompas TV, yang bertema "Indonesia 13ersatu". Acara ini berlangsung di The Tribrata, Hotel & Convention Center Darmawangsa, Jakarta Selatan, pada Rabu malam (11/9/2024).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, dan disaksikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-11, Boediono. Hadir pula sejumlah anggota Kabinet Indonesia Maju dan tokoh nasional lainnya.

Makmur Marbun, saat ditemui usai menerima penghargaan sebagai Pj. Kepala Daerah berprestasi, menyampaikan rasa syukur dan bangganya. "Penghargaan yang kita peroleh sebagai daerah peduli inovasi ekonomi kreatif dan pariwisata ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat di Kabupaten PPU, khususnya dalam meningkatkan peran ekonomi kreatif demi kesejahteraan masyarakat. Salah satu upaya yang kami lakukan adalah melalui peningkatan sektor UMKM, yang saat ini terus berkembang di Kabupaten PPU," ujar Marbun.

Lebih lanjut, ia berharap inovasi ekonomi kreatif dan pariwisata yang telah dikembangkan bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten PPU dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. "Semoga Kabupaten PPU ke depan semakin maju dengan berbagai inovasi dan prestasi, terlebih dalam mengakselerasi pembangunan di PPU seiring dengan IKN Nusantara," tambahnya.

Marbun juga menekankan pentingnya menjaga terobosan dan program yang telah memberikan dampak positif bagi masyarakat. "Ini adalah tolak ukur bahwa Kabupaten PPU mampu menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Ke depan, kita harus melebihi apa yang telah dicapai saat ini demi kesejahteraan rakyat," jelasnya.

Selain itu, ia mengucapkan terima kasih kepada Kompas Media Group yang telah menjelajahi dan turun langsung ke lapangan untuk menilai program-program kerja kepala daerah. "Saya berterima kasih kepada Kompas yang telah memberikan apresiasi langsung kepada kepala daerah yang memiliki program-program yang menyentuh masyarakat," tutup Marbun.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri), Tito Karnavian, juga memberikan ucapan selamat dan apresiasi kepada beberapa pemerintah daerah yang meraih penghargaan dalam berbagai kategori, termasuk para Pj. Kepala Daerah yang bertugas di berbagai wilayah Indonesia.

Tito menekankan pentingnya penghargaan dari luar pemerintah, baik dari masyarakat maupun media. "Kompas merupakan salah satu media tertua di Indonesia yang kredibel, objektif, transparan, kritis, dan memiliki pusat penelitian dan pengembangan sendiri," ujarnya.

Menurut Tito, Kemendagri bekerja sama dengan Kompas untuk melakukan penilaian kepada seluruh daerah, dan Kompas diyakini telah melakukan riset yang mendalam. Ia berharap penghargaan ini dapat memotivasi semua kepala daerah untuk bekerja lebih baik lagi.

"Selamat kepada para kepala daerah yang mendapatkan penghargaan dari Kompas. Bagi yang belum mendapat penghargaan, semoga acara ini dapat menjadi motivasi," tutupnya.(humasPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun membuka kegiatan bimbingan teknis Aplikasi Rupabumi dan Penanganan Konflik Sengketa Lahan se-Kecamatan Sepaku Kabupaten PPU di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Rabu (11/9/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan teknis dalam pengelolaan data dan infomasi geospasial. Kegiatan diselenggarakan mulai 10 hingga 13 September 2024.

Pj. Bupati PPU, Makmur Marbun dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran perangkat desa/kelurahan dalam persoalan lahan. Ia menyebut perangkat desa/kelurahan harus cermat dan berhati-hati dalam penetapan lahan agar tidak menimbulkan multitafsir yang berujung sengketa. 

Perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat, lanjutnya, dapat dimanfaatkan dalam meningkatkan kinerja pemerintah, termasuk dalam pengelolaan data dan informasi geospasial.

“Oleh karena itu, melalui bimbingan teknis ini, saya berharap para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik dalam pemanfaatan teknologi geospasial. Dengan demikian, kita dapat mengoptimalkan potensi daerah kita dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” ucapnya. 

Selain itu, Ia menyampaikan perangkat desa memiliki peran besar dalam meningkatkan kesejahteraan warganya dengan adanya anggaran desa yang tidak sedikit jumlahnya. Ia berpesan agar perangkat desa dapat mengoptimalkan sebaik mungkin anggaran tersebut sehingga kemajuan desa dapat seiring dengan kemajuan Ibukota Nusantara.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Sepaku Gamaliel Abimanyu Arliandito melaporkan bimbingan teknis ini diikuti oleh 38 peserta yang terdiri dari kepala desa beserta perangkat desa di wilayah Sepaku. Ia menyebut kegiatan merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Nama Rupabumi. 

“Peraturan ini bertujuan untuk melindungi kedaulatan dan keamanan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), melestarikan nilai budaya, adat istiadat, dan mewujudkan tertib administrasi pemerintahan terkait pertanahan. Dan juga digandeng dengan penanganan konflik sengketa lahan,” ucapnya.(DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM — Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun, mendapat kejutan istimewa pada hari ulang tahunnya yang ke-60. Kapolres PPU AKBP Supriyanto, dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) PPU Faisal Arifuddin, memberikan ucapan selamat ulang tahun secara langsung dalam kunjungan yang mengharukan di ruang kerja Kantor Bupati PPU. Selasa (10/9/2024).

Kunjungan mendadak itu membuat Pj Bupati PPU tampak tersentuh dan terharu. Dalam momen yang penuh kehangatan, Kapolres dan Kejari PPU menyampaikan harapan agar Pj Bupati senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan untuk terus memimpin dan membangun Kabupaten PPU ke arah yang lebih baik.

Makmur Marbun, yang tidak menyangka akan mendapatkan kejutan tersebut, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari para pimpinan lembaga hukum di Kabupaten PPU.

"Ini adalah momen yang sangat berarti bagi saya. Kehadiran Kapolres dan Kejari ini membuktikan bahwa kami tidak hanya bekerja sama dalam profesionalisme, tetapi juga menjalin hubungan yang erat sebagai mitra dalam membangun daerah. Mereka selalu membantu dan berkolaborasi dengan saya dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Penajam Paser Utara," ujar Makmur Marbun.

Pj Bupati juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga penegak hukum dalam menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat, terutama menjelang Pilkada 2024. Dukungan dan kerja sama yang baik dengan Kapolres dan Kejari PPU dianggapnya sebagai fondasi penting dalam menjaga ketertiban dan kelancaran pembangunan daerah.

Acara tersebut berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan, di mana Makmur Marbun juga sempat meniup lilin di kue ulang tahun yang disiapkan khusus untuk momen tersebut.

"Semoga sinergi ini terus terjalin dengan baik, dan bersama-sama kita dapat mewujudkan Kabupaten Penajam Paser Utara yang lebih maju dan sejahtera," pungkas Makmur.(DiskominfoPPU)