Berakhirnya Pembatasan Jam Malam Meningkatkan Omset Penyuplai Makanan

KabarIkn.com,Balikpapan - Dampak positif berakhirnya pembatasan jam malam dirasakan oleh pelaku usaha terutama penyuplai makanan angkringan.
" Alhamdulillah dengan berakhirnya pembatasan jam malam berakhir penjualan semakin normal dan bisa menyambung hidup lagi", ucap Ketua Rt 34 Batu ampar sekaligus penyuplai makanan angkringan, Rabu (28/10/2020).
Wito mengatakan memang covid-19 belum berakhir namun penjualan sudah mulai lancar meskipun pendapatan belum mencapai seratus persen. "Pendapatan meskipun tidak 100% sudah mulai kembali normal", ucapnya.
Ia memaparkan sebelum covid -19 omset penjualan per hari bisa menghasilkan Rp 1 juta- Rp 1.200 juta sedangkan masa pandemi ini mengalami penurunan drastis sekitar Rp 500 ribu- Rp 750 ribu. Dengan tidak ada pembatasan dan kembalinya normal, penjualan sudah pulih kembali 80 % dengan tetap penerapan protokol kesehatan.
" Alhamdulillah dengan kembalinya normal, penjualnya sudah mulai lancar dan meskipun tidak ada pembatasan waktu yang ditentukan tetap protokol kesehatan", jelasnya kepada awak media.
Penyuplai makanan angkringan ini tersebar di lima tempat diantaranya di Kampung timur, KNPI, Didepan ACC, Didepan Upik dan di gunung Malang depannya Marbo.
Camilan makanan ringan swmbari nongkrong yang paling diminati pelanggan antara lain sate usus, sate rempelo, sosis, nugget, nasi bakar dengan berbagai variasi rasa pedas manis.
Meskipun angkringan ini dipenuhi anak anak muda yang nongkrong tetapi tidak menjadikan prioritas pendapatan utama, ia mengemukakan mayoritas pembeli biasanya kalangan menegah atas dan anak anak muda hanya nongkrong memanfaatkan wifi.
Tidak hanya suplai makanan angkringan, ada juga usaha kripik pisang yang digeluti dan sampai saat ini pemasarannya cukup menjanjikan. ( tn )
Editor : Tri


