[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan - Belakangan ini banyak pelanggan - pelanggan PDAM yang tidak bisa dilayani terutama untuk pemasangan baru terutama bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah ( MBR ) dan hal ini tentunya menjadi sorotan bagi para Anggota DPRD Kota Balikpapan.

Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan , Suwanto menyampaikan ia berharap dengan plt direksi yang ada di Perumda Tirta Manuntung Balikpapan ( PTMB) harus mampu menjalankan tugasnya yang dipercaya oleh Wali Kota , sehingga permasalahan di masyarakat dapat berkurang.

" Namun sampai saat ini masih banyak permasalahan di PDAM termasuk air mati , kerusakan PDAM karena banyak pipa yang sudah berumur lebih dari 30 tahun," ujar Suwanto kepada awak media , Kamis ( 10/11/2022).

Lalu , terkait masalah MBR sering kali alasannya karena air baku. Seharusnya PDAM harus bisa mencari solusi dan jangan hanya mengatakan tidak ada air baku.

Program Masyarakat Berpenghasilan Rendah ( MBR ) ini memang ada bantuan dari Pemerintah terkait pemasangan Sambungan Rumah ( SR ) yang dibayarkan oleh Pemerintah baik dari Kota , Provinsi maupun Pemerintah Pusat.

" Kita berharap ini sesuai dengan RPJMD Wali Kota Balikpapan 80% harus bisa terpenuhi, tetapi sampai saat ini PDAM belum ada memberikan data," pungkasnya. ( tri/adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Selasa ( 01/11/2022) , Anggota DPRD Kota Balikpapan Kamaruddin menggelar kegiatan reses masa Sidang III Tahun 2022 yang digelar di Jl. Letjend Suprapto RT.17 Kelurahan Baru Ulu , Balikpapan Barat.

Dalam resesnya , warga setempat menuangkan beberapa aspirasi antara lain terkait Infrastruktur , Penerangan Jalan Umum ( PJU ) , sarana mobil angkutan jenazah , keluhan gas 3 kg dan terkait BPJS.

Kamaruddin menyampaikan bahwa beberapa RT sudah ada yang memberikan proposal namun sampai saat ini belum terelisasi , karena hasil dari reses ini terkadang diseleksi dengan sendirinya oleh Dinas Terkait. Jadi aspirasi yang dianggap layak maka akan dikerjakan terlebih dahulu , dan yang memang belum layak akan ditunda. 

" Kita saat ini prioritaskan dulu kelanjutan usulan infrastruktur seperti pengerjaan drainase dan semenisasi," ujarnya.

Lalu , usulan mengenai PJU , pembangunan gapura dan permintaan unit mobil jenazah. 

Ia menjelaskan bahwa lokasi di dalam gang untuk Penerangan Jalan Umum ( PJU ) cukup sulit di realisasikan oleh Dishub kecuali jika terletak di jalan utama , tetapi Kamaruddin akan tetap mengupayakan pengadaan PJU tersebut secara pribadi. Begitu juga dengan mobil jenazah , Ia akan mengupayakan unit mobil jenazah tersebut dapat segera terealisasi.

" Masyarakat Balikpapan Barat saat ini tengah menantikan pembangunan sekolah SMP dan Rumah Sakit baru. Saya berharap semua wilayah di Balikpapan dapat dibangunkan fasilitas yang sama merata," pungkasnya. ( tri/adv)

KabarIkn.com.Balikpapan - Beberapa waktu lalu DPRD Kota Balikpapan telah melaunching Proyek Perubahan Sistem Digital Melayani ( SIDILAN ) yang dicanangkan oleh Sekretariat DPRD Balikpapan.

 Dalam SIDILAN ini trerdapat 10 layanan yang diberikan antara lain Digital Pokir , Digital Risalah , Digital Paper , Digital SIAP , Digital SIMADU , Digital Absensi , Digital Salary , Digital Arsip , Digital SIAK dan Digital Reses.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan ,Sabaruddin Panrecalle menyampaikan bahwa SIDILAN ini bukan hanya program dari Pemerintah Kota tetapi juga merupakan instruksi Presiden, bahwa SIDILAN ini wajib dilaksanakan di seluruh Indonesia dan salah satunya di Balikpapan.

" Program E-Pokir ini diharapkan dapat menjadi jembatan untuk mengakomodir Pokir kedewanan, sebab sebelumnya E-Pokir anggota DPRD ini banyak yang tidak terakomodir oleh Pemkot Balikpapan," ujarnya.

Dewan memiliki Pokir atau juga biasa disebut dengan penjaringan aspirasi masyarakat. Sebab pokok pikiran ini sah dalam undang-undang nomor 23, dan implementasinya juga sama dengan Wali Kota.

"Jika Wali Kota memiliki visi misi dewan juga berjanji melalui Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Jadi kami ingin menjembatani Keluahan masyarakat karena setelah bersidang dilanjutkan reses," katanya.

Para anggota DPRD Kota Balikpapan sendiri telah melakukan reses masa sidang III tahun 2022 pada tanggal 30, 31 Oktober dan 1 November lalu, aspirasi masyarakat pun akan dimasukan dalam E-Reses SIDILAN. (tri/adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Selasa ( 01/11/2022) , Anggota DPRD Kota Balikpapan Hasanuddin S,Sos menggelar Kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2022 yang bertempat di Jalan Mayjend Sutoyo , RT. 43 Kelurahan Klandasan Ilir , Balikpapan Kota.

Dalam resesnya , Hasanuddin menjaring beberapa aspirasi dari masyarakat setempat antara lain terkait lahan parkir , warga pendatang baru dan BLT.

Terkait pendatang baru , Hasanuddin menyampaikan karena Kota Balikpapan sebagai penyangga Ibu Kota Negara ( IKN ) maka perkiraan warga pendatang dari luar semakin besar kedepannya. Maka , lurah maupun RT setempat diharuskan untuk melakukan penertiban kembali dan menerapkan sistem wajib lapor 1x24 jam.

" Kota ini jangan sampai kedatangan banyak pendatang yang tidak terdeteksi atau terdaftar. Ini kita lakukan guna antisipasi agar tidak terjadi kejahatan yang sebenarnya sebelum adanya para pendatang baru itu aman - aman aja,"ujar Hasanuddin.

Karena Balikpapan dikenal sebagai kota nyaman dihuni maka penertiban warga pendatang baru ini harus dilaksanakan dengan baik , ini juga merupakan visi dan misi dari Wali Kota Balikpapan.

Mengenai lahan parkir , Lurah Klandasan Ilir Andi Arief Hidayatullah menyampaikan terkait parkir ini memang setiap rumah harus memiliki lahan parkir sendiri , apalagi di lokasi tersebut bersifat kos - kosan. 

" Kedepannya nanti kita akan coba panggil semua pemilik kos untuk melakukan penertiban parkir. Mudah - mudahan kedepannya bisa dijadikan solusi apakah bisa disediakan lahan parkir khusus atau cara apapun yang tidak mengganggu akses jalan warga," Kata Lurah Klandasan Ilir , Andi Arief Hidayatullah.

Selama ini akses kiri maupun kanan jalan digunakan untuk lahan parkir sehingga warga yang ingin mengakses jalan tersebut menjadi sulit. Ia juga akan menertibkan jika ada pendatang baru yang ingin nge kos tetapi tidak lapor terlebih dahulu kepada pihak yang berwajib. 

Kemudian , warga setempat juga menyampaikan keluhannya terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT). Para warga setempat mengakui bahwa mereka sudah melakukan laporan , tetapi sampai saat ini tidak kunjung mendapat BLT.

Menanggapi hal tersebut , Hasanuddin menjelaskan ini memang diperlukan adanya koordinasi di pihak RT dengan pihak Kelurahan untuk mengupdate kembali data - data warga penerima Bantuan Langsung Tunai ( BLT ).

 " Dari sekarang diperlukan koordinasi Kelurahan atau capil untuk bisa memperbarui data - data penerima. Update ini penting , jangan sampai nanti komplain dari warga mengenai BLT ini semakin banyak,"pungkasnya. ( tri/adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Kasus Demam Berdarah Dengue ( DBD ) di Kota Balikpapan saat ini mulai marak kembali dan rata - rata penyakit tersebut sangat rentan bagi anak - anak.

Menanggapi hal tersebut , Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Sandi Ardian meminta kepada pihak Dinas Kesehatan Kota Balikpapan untuk selalu mengingatkan atau melakukan koordinasi ke pihak-pihak sekolah untuk melakukan kerja bakti massal.

" Dengan banyaknya jumlah pasien DBD yang meningkat di Balikpapan harus digiatkan lagi penanganan serta pencegahannya di titik-titik yang rawan banyak nyamuk," ujar Sandi saat ditemui di ruang kerjanya , Selasa ( 08/11/2022).

Ia menghimbau jika ada jentik - jentik di bak penampungan harus ditaburkan abate atau dibersihkan dengan cara dikuras , begitu juga jika ada genangan air di parit sekolah harus segera dibersihkan agar tidak ada nyamuk.

"Masyarakat diharap tetap waspada , wabah ini jangan dianggap enteng karena menyasar kepada anak-anak kita. Segera antisipasi dengan melakukan kerja bakti, penyemprotan, penaburan abate, membersihkan genangan dan lainnya sehingga potensi penyebaran itu langsung dimusnahkan,"pungkasnya. (tri/adv) 

 

KabarIkn.com,Balikpapan - Selasa ( 01/11/2022) , Anggota DPRD Kota Balikpapan Nelly Turuallo,SE menggelar kegiatan reses Masa Sidang III Tahun 2022 bertempat di Rumah Ketua RT.02 Kel. Karang Jati , Kec. Balikpapan Tengah.

Dalam sambutannya , Nelly menyampaikan ia bahagia bisa berkumpul kembali dengan masyarakat untuk saling bertukar pikiran apa yang kira - kira menjadi keperluan masyarakat yang ada di lingkungan setempat.

" Pada reses sebelumnya bertemu pertama kali dengan warga Karang Jati , ada beberapa usulan keperluan yang mendesak dan usulan tersebut sudah ada beberapa yang terealisasi," ujarnya.

Dalam reses tersebut , dihadiri oleh 23 Ketua Ketua RT Kelurahan Karang Jati. Para perwakilan RT banyak mengusulkan permasalahan terkait infrastruktur seperti perbaikan drainase , semenisasi dan siring. Di Karang Jati ini diketahui problem utamanya ada di ketinggian yang jika sudah memasuki cuaca ekstrim para warga khawatir kalau terjadi musibah longsor.

Bulan Maret lalu diketahui sudah banyak kejadian tanah longsor di Karang Jati , salah satunya di RT.20 .

" Tadi saya sudah sampaikan , saya sudah kawal permasalahan ini dan mudah - mudahan bisa segera dikelola oleh Pemerintah Kota," katanya.

Di Tahun 2021 lalu usulan dari warga Karang Jati mengenai semenisasi di RT.20 , drainase di RT 19 , bak sampah kontainer yang diusulkan oleh 5 RTsudah sebagian terealisasi.

Nelly berharap aspirasi yang disampaikan oleh warga ini secara terus meneru bisa ia kawal dan perjuangkan , kebutuhan warga bisa direspon Pemerintah Kota supaya warga bisa sejahtera. (bs)

KabarIkn.com,Balikpapan - Sirkuit yang terletak di Lamaru Balikpapan Timur sampai saat ini menjadi lahan kosong terbengkalai yang sampai saat ini tidak digunakan.

Diketahui megaproyek ini direncanakan sejak tahun 2014 dan akan digadang sebagai sirkuit terbaik bertaraf internasional yang ada di Indonesia. luas lahan yang telah dibebaskan mencapai 70 hektare, sementara untuk pembangunan sirkuitnya butuh lahan 58 hektare.

Menanggapi hal tersebut ,Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Subari menyampaikan daripada lahan kosong tersebut dibiarkan lebih baik dibangun fasilitas yang lebih bermanfaat bagi masyarakat seperti Rumah Sakit karena Balikpapan Timur juga tidak memiliki lahan Rumah Sakit yang representatif.

Wali Kota Balikpapan sempat merencanakan lokasi tersebut dibangun sebagai pacuan kuda. Menurutnya itu sah saja , tetapi alangkah baiknya dibangun untuk fasilitas yang benar - benar dibutuhkan dan bermanfaat bagi masyarakat.

" Walaupun itu fasilitas umum tetapi harus dilihat mana yang lebih dibutuhkan oleh masyarakat , saya kira dibangun untuk Rumah Sakit atau sekolah terpadu itu lebih bagus," ujar Subar saat ditemui di ruang kerjanya , Selasa ( 8/11/2022).

Jika di daerah tersebut terbangun rumah sakit maka akan ditunjang dengan insfrastruktur lainnya juga dan dengan begitu masyarakat akan dengan sendirinya pindah ke daerah tersebut sehingga membuat pemerataan penduduk. ( tri/adv )

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin ( 31/10/2022 ) , Anggota DPRD kota Balikpapan, Suwanto, ST menggelar Reses masa sidang III tahun 2022 di Jalan Senayan, RT 74, Kelurahan Karang Rejo, Balikpapan Tengah.

Anggota Dewan fraksi PDI Perjuangan, Suwanto mengatakan bahwa aspirasi dominan yang disampaikan warga ialah mengenai permasalahan tidak adanya drainase di RT 74 dan 76, padahal daerah itu perbukitan sehingga menyebabkan potensi longsornya jalanan dan rumah warga.

"Namun karena ini sudah masuk dianggaran akhir tahun, maka kami upayakan masuk pembangunan di anggaran perubahan tahun depan," ujarnya.

Diketahui fasilitas di daerah tersebut memang hampir semua sudah terakomodir, sisa usulan drainase dan sedikit jalan yang akan diperjuangkan di tahun depan.

"Kami upayakan untuk segera direalisasikan apa yang diminta warga tadi. Lagipula sekarang sudah ada SIDILAN (Sistem Digitalisasi Dewan) dan data malam ini nanti sudah masuk ke program itu," Imbuhnya.

Ia berharap OPD terkait lebih jeli mengakomodir, alih-alih fokus pada drainase dan jalan tapi juga pada keindahan tata kota. Layaknya program PKK yakni halaman teratur indah dan nyaman. (tri/adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Beredar kabar bahwa Stadion Batakan Balikpapan direkomendasikan oleh PSSI menjadi salah satu opsi venue Piala Dunia AFF mendatang.

Menanggapi hal tersebut , Ketua Komisi II DPRD kota Balikpapan Suwanto menyampaikan bahwa ia mendukung jika rencana PSSI tersebut , tetapi sebagai syarat menjadi tuan rumah maka stadion Batakan harus mengikuti regulasi yang dikeluarkan oleh FIFA. 

"Pengetatan keamanan juga harus dilakukan karena ini juga mengangkat n baik Kota Balikpapan , begitu pula fasilitas lainnya seperti transportasi harus di siapkan," Ujar Suwanto saat ditemui awak media diruang kerjanya , Selasa ( 08/11/2022).

Selain mendatangkan pemain luar negeri pasti pertandingan tersebut juga memancing penonton/wisatawan asing. Oleh karena itu perhotelan harus siap begitu pula dengan tempat wisata.

Hal ini tentunya berpeluang cukup besar untuk meningkatkan Pendapatan Anggaran Daerah ( PAD ).

Suwanto menambahkan, karena masih perencanaan maka Balikpapan juga harus bisa merencanakan terlebih dahulu. Oleh karena itu, ketika Balikpapan sudah diputuskan menjadi tuan rumah piala AFF, maka mulai dari itu pula Balikpapan sudah siap segala sesuatunya. (tri/adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin ( 31/10/2022) , Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Hj. Kasmah melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang III Tahun 2022 di kediamannya Jalan Taman Sari RT.20 No.18 Kelurahan Graha Indah , Balikpapan Utara.

Anggota Komisi III DPRD kota Balikpapan Hj. Kasmah mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah hadir dalam kegiatan reses tersebut sebagai suatu kehormatan yang membuat dirinya bahagia sekaligus bangga dapat bersilaturahmi dengan warga setempat.

Dalam resesnya beberapa warga menyampaikan aspirasi mereka terkait pengusulan pemasangan pipa air baku di perumahan Bukit Pesona Batuah Kelurahan Graha Indah , dan BPJS kelas 3 masih ada tunggakan.

Menanggapi hal itu , Pihak dari Perumda Tirta Manuntung Balikpapan ( PTMB ) menjelaskan bahwa syarat untuk pemasangan pipa baku yang baru harus memiliki Izin Mendirikan Bangunan ( IMB).

Seiring berjalannya waktu IMB juga menjadi perdebatan karena warga merasa disulitkan untuk pemasangan baru , tetapi pihak dari PTMB tetap tidak bisa menghapus regulasi tersebut karena sudah aturan dari Pemerintah.

" Tetapi ini ada SK atau Surat Keputusan Direksi yang mempermudah untuk mengganti IMB ini menjadi Surat Keterangan Kepemilikan Rumah untuk melengkapi syarat administrasi itu yang mana diketahui oleh Kelurahan dan ditanda tangani oleh Ketua RT," ujar salah satu pihak perwakilan dari Peumda Tirta Manuntung Balikpapan ( PTMB ).

Lalu mengenai BPJS , Pihak dari BPJS sendiri menyampaikan jika ada warga yang BPJS nya sudah di kelas 3 tapi masih membayar , para Ketua RT setempat diharap untuk dapat mendampingi warganya mendaftar di Kelurahan. Jadi , saat ini pengguna BPJS kelas 3 sekmen Pekerja Bukan Penerima Upah ( PBPU ) dan Bukan Pekerja ( BP ) iurannya akan dibantu bayarkan oleh Pemerintah Kota.

Menanggapi hal tersebut , Hj. Kasmah menyampaikan bahwa ia sebagai wakil rakyat dan sebagai tanggung jawab anggota DPRD Balikpapan akan menindaklanjuti dan akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjawab aspirasi dari masyarakat.( tri/adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Kasus Covid 19 saat ini mulai meningkat kembali di Kalimantan Timur tidak terkecuali di Kota Balikpapan yang dalam beberapa minggu ini terdapat peningkatan pasien yang cukup banyak.

Hal ini tentunya menjadi perhatian bagi masyarakat Kota Balikpapan dan Para Anggota DPRD Balikpapan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Subari menyampaikan warga harus tetap waspada mengingat wabah covid - 19 ini masih ada sampai sekarang dan warga dihimbau untuk tetap menaati protokol kesehatan.

" Kalau pengeluaran anggaran besar untuk covid - 19 itu sudah konsekuensi atau kewajiban Pemerintah pusat maupun daerah.Peningkatan ini tentunya menjadi evaluasi bagi kita semua untuk tetap menjaga prokes," ujar Subari saat ditemui awak media di ruang kerjanya , Senin ( 7/11/2022).

Saat ia berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan Kota ( DKK ) diketahui vaksin Booster saat ini masih kosong dan belum diketahui pasti kapan stok vaksin booster akan ada lagi.

Terkait hal ini , Pemerintah pusat maupun daerah bisa dibilang gagal dalam menyikapi apalagi bisa dibilang Kota Balikpapan saat ini masuk dalam Zona Merah yang harusnya bisa diantisipasi dengen ketersediaan vaksin.

" Banyak keluhan masyarakat yang membutuhkan vaksin booster ini. Seharusnya ketika sudah ditetapkan sebagai Zona merah Pemerintah harusnya bisa menyiapkan segala sesuatunya," imbuhnya.

Subari menambahkan untuk event saat ini masyarakat tetap dibolehkan berkumpul asal tetap menaati prokes dan sementata kegiatan - kegiatan di Balikpapan tidak dilarang. (tri/adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin ( 31/10/2022) , Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan dari Fraksi Gerindra , Rahmatia menggelar kegiatan reses masa sidang III Tahun 2022. Kegiatan reses ini diikuti oleh warga di lingkungan RT. 07 dan RT. 08 Baru Ulu , Balikpapan Barat.

Sejumlah aspirasi disampaikan oleh para warga RT. 07 dan RT. 08 terutama mengenai pemasangan PDAM , terkait iuran BPJS yang mana dari awal kelas 3 warga masih diharuskan untuk membayar iuran sedangkan sudah ada program gratis untuk BPJS kelas 3 dan terkait jembatan yang mana air laut sudah mulai naik ke jembatan.

Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan , Rahmatia menyampaikan pada reses kali ini memang yang lebih dominan aspirasi dari masyarakat adalah mengenai PDAM. Pihak PTMB juga telah menyampaikan pada tahun 2023 direncanakan akan ada pemasangan sumur yang bertempat di dua titik.

Pihak dari Perumda Tirta Mauntung Balikpapan (PTMB) menjelaskan untuk penyambungan langsung , kalau melalui pipa induk terbatas karena jika pipa induk bertambah maka akan mengurangi aliran air yang akan di proses , Kalau untuk per unit maka bisa diusahakan oleh pihak PTMB.

" Mudah - mudahan aspirasi masyarakat ini dapat segera terealisasi supaya masyarakat tidak susah untuk merasakan air bersih di lingkungannya,"ujar Rahmatia.

Lalu terkait BPJS , banyak warga yang mengeluhkan bahwa mereka khususnya yang ada di Kelas 3 masih belum tercover BPJS gratis atau masih memiliki tunggakan.

menanggapi hal itu , Rahmatia berharap kepada pihak dari BPJS agar tidak menyulitkan masyarakat terkait pengurusan BPJS mereka karena itu sangat diharapkan oleh masyarakat , apalagi di lingkungan tersebut dominan adalah warga kurang mampu.

Kemudian , mengenai jembatan jalan penghubung untuk warga sekitar pemukiman pesisir laut pihak dari Dinas PU menyampaikan bahwa itu memungkinkan untuk dibantu melalui dana reses atau dana Pemeliharaan Pemerintah Kota melalui OPD Dinas PU.

" Saya berharap setelah reses ini digelar OPD terkait dapat menanggapi serius apa yang menjadi keluhan masyarakat di RT. 07 dan RT. 08 Baru Ulu. Sebagai wakil rakyat kami juga berusaha semaksimal mungkin untuk bisa berjuang merealisasikan aspirasi masyarakat Baru Ulu ini," pungkas Rahmatia. ( tri/adv)