Kabarikn.com,Tana Paser - Seluruh anggota DPRD Paser sedang melakukan kunjungan kerja di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) di Jakarta untuk membahas terkait nasib pekerja Non ASN di Kabupaten Paser karena berlakunya Peraturan Presiden No. 49 tahun 2018 yang maksimal harus dilaksanakan pada 28 November 2023.
Hal ini terungkap kemarin saat perwakilan menjelaskan pada beberapa kordinator demo yang dilakukan oleh Gabungan ormas di Kabupaten Paser yang disambut baik oleh Sekretaris DPRD paser Boy Susanto didampingi Kabag Fasilitas dan Penganggaran. di depan halaman Gedung DPRD Paser Rabu, (15/6/2022) pagi.

Foto : Sekwan DPRD Paser Boy Susanto didampingi Kabag Fasilitasi dan Penganggaran Zulkarnain saat menemui peserta aksi menjelaskan keberadaan anggota DPRD Paser yang saat ini memperjuangkan PTT di Paser di Kemenpan-RB
Sekretaris DPRD Paser melalui Kabag Fasilitasi dan Penganggaran Zulkarnain Msc menjelaskan bahwa kekosongan ini disebabkan oleh karena seluruh anggota DPR sedang melakukan kunjungan kerja di Kemenpan-RB di Jakarta untuk membahas terkait nasib pekerja Non ASN di Kabupaten Paser karena berlakunya Peraturan Presiden No. 49 tahun 2018 yang maksimal harus dilaksanakan pada 28 November 2023.
“Mengingat banyaknya honorer yang ada di Kabupaten Paser. Anggota DPRD Paser saat ini fokus menyelesaikan kemelut honorer 4500 orang,” kata Zulkarnain saat menemui perwakilan aksi dihalaman DPRD Paser, Rabu (15/6/2022).
Seperti yang diketahui, Berdasarkan peraturan presiden no. 49 tahun 2018 tentang penghentian honorer dalam Pasal 96 disebutkan PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian) dilarang mengangkat pegawai Non –PNS dan atau Non-PPPK untuk mengisi jabatan ASN, hal inilah yang ditafsirkan bahwa tenaga honorer akan diberhentikan dan dihapuskan fungsinya.
Sehingga hal itulah kemudian anggota DPRD membahasnya di Kemenpan-RB yang kemudian aksi hari ini tanpa kehadiran DPRD Paser. Namun Zulkarnain memastikan segera sepulangnya anggota DPRD dari Jakarta akan disampaikan apa yang menjadi tuntutan aksi pada hari ini.
“segera mungkin sepulang dari Jakarta, kami sampaikan kira-kira senin berhubung ada agenda rapat juga jadi mereka pasti hadir, insyaallah kami sampaikan” ungkapnya. (Mekka/Redaksi)