[Valid RSS]

Photo : Bupati Paser membuka resmi turnamen voli Dandim CUP dalam rangka peringatan kemerdekaan RI yang ke 77, dr Fahmi Fadli lakukan servis voli

KabarIkn.com,Tana Paser - Kegiatan pembukaan Piala Dandim Cup 2022 resmi dibuka oleh Bupati Paser dr. Fahmi Fadli, kegiatan itu digelar di lapangan voli pemda, Selasa (12/7/2022).

Dalam sambutannya, Fahmi mengapresiasi adanya piala Dandim Cup 2022 karena sangat berkesinambungan dengan salah satu tujuan pemerintah kabupaten paser yaitu menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing tinggi. 

"Dalam turnamen ini dapat mencari dan menciptakan atlet-atlet yang berprestasi dan berkualitas untuk mewakili Kabupaten Paser baik di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional" ungkapnya. 

Fahmi juga mengungkapkan dukungannya dengan terlaksananya kegiatan ini mengingat pernah terhentinya aktivitas olahraga karena adanya covid 19 yang melanda 2 tahun terakhir. 

"Insyaallah Kedepannya akan ada Bupati Cup yang akan menjadi atensi kami," tambahnya. 

Piala Dandim Cup 2022 di sambut antusias masyarakat. Dengan partisipasi yang luar biasa dari pelajar maupun club bola voli yang ada di Kabupaten Paser, tercatat ada 71 club yang ikut serta memeriahkan Turnamen voli Dandim Cup tahun ini. 

Rencananya Turnamen akan di laksanakan di Gedung Olahraga Sadurengas Tapis dikarenakan antusiasme yang luar biasanya dari masyarakat dan antisipasi apabila acara terlaksana sampai malam hari. 

"Kegiatan ini digelar sebagai peringatan kemerdekaan RI yang ke 77, saya berharap kegiatan ini dapat menghibur dan bermanfaat bagi kita semua. Semoga kegiatan ini dapat berlanjut terus kedepan," ungkap Dandim 0904/PSR, Letkol Inf, Ronald Wahyudi dalam sambutannya. 

Pembukaan kemudian diresmikan dengan dilakukan nya servis secara simbolis oleh Bupati Paser yang disaksikan oleh Kepala Disporapar, Ketua KONI, Ketua PBVSI Paser, Kejari Paser dan Kapolres Paser. (ADV)

Foto : Sekretaris BPPKAD Paser , Syahdani

Kabarikn.com,Tana Paser - BPPKAD (Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah) umumkan gaji 13 untuk PTT (Pegawai Tidak Tetap) masih di tahap wacana dan sedang dikoordinasikan dengan Bupati untuk ketentuan lanjutan. 

"Masih kami Koordinasikan dengan Bupati, jika ada kabar akan kami tindaklanjuti mulai dari kami buatkan SK (Surat Keputusan) sampai pencairan" ungkap Syahdani selaku sekretaris BPPKAD kepada media, Jumat (8/7/2022)

Ia mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu kebijakan dari Bupati, seperti THR pada Idul fitri Kemarin karena memang ada kebijakan dari Bupati maka langsung ditindaklanjuti.

"Kalo pada PNS memang sebutannya Gajih 13, tapi kalo untuk PTT (Pegawai Tidak Tetap) biasanya disebut tambahan penghasilan bulan," terangnya. 

Syahdani mengungkapkan saat ini tidak bisa memberikan kepastian, tetapi pihaknya akan mengusahakan yang terbaik apalagi ini juga berhubungan dengan anggaran yang tersedia pada BPPKAD. 

Seperti kita ketahui bahwa setiap tahunnya Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun,dan Penerima Tunjangan akan menerima gajih 13 yang merupakan tambahan penghasilan yang diberikan oleh negara berdasar PP Nomor 16 Tahun 2022. (Mekka)

Photo : Peserta UKW LPDS Bersama Penguji Kristanto Hartadi /Mekka Madinah Peserta Dari Paser

Kabarikn.com,Tana Paser - SKK MIGAS (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi) KKS kal-Sul bekerjasama dengan LPDS (Lembaga Pers Dr. Soetomo) menggelar Lokakarya Jurnalistik dan UKW (Uji Kompetensi Wartawan) dengan peserta sejumlah 39 orang yang diikuti oleh wartawan dari Kalimantan hingga Sulawesi di Blue Sky Hotel Balikpapan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 3 hari, dari tanggal 29 Juni hingga 1 Juli. Selain lokakarya, para wartawan juga diberi pembekalan oleh 6 penguji dari LPDS. 

39 orang peserta terdiri dari 5 orang tingkatan Utama, 10 orang tingkatan Madya, dan 24 Orang tingkatan Muda dengan Materi Uji yang berbeda - beda. 

Pada Tingkat Muda, akan di Uji mulai dari cara mengusulkan berita pada rapat redaksi, peliputan, penulisan berita hingga rapat redaksi evaluasi. Para peserta UKW juga diberikan pemahaman tentang pentingnya kode etik Jurnalis dan Jejaring sosial. 

Satu-satunya peserta dari kabupaten Paser, Mekka Medina menyampaikan bahwa UKW tersebut sangatlah luar biasa, Menurutnya pada UKW tersebut kita tidak hanya di uji tetapi juga diberikan pembekalan yang sangat penting bagi para wartawan saat ini.

"Semua penguji sangat luar biasa, rasa nya lulus atau tidak bukan masalah, karena sertifikat hanyalah sebuah kertas tetapi ilmu yang didapat pada ukw tersebut merupakan pondasi paling penting" ungkapnya pada Media, Rabu (6/7/2022)

Ia mengungkapkan pengujinya pada saat UKW adalah Kristanto Hartadi, dengan beliau ia banyak belajar tentang peran dan tanggung jawab seorang Jurnalis. 

"Setiap selesai mengerjakan uji materi, setiap peserta selalu mendapatkan feedback dari pengujinya, pak kristanto saat mengevaluasi hasil kerja saya berpesan bahwa Kode etik itu bukan hanya kamu pelajari di UKW, tetapi harus Kamu jadikan pondasi selama kamu jadi jurnalis karena apa yang kamu tulis akan mempengaruhi pemikiran dan berdampak bagi orang banyak," Tutupnya

UKW tersebut ditutup dengan pengumuman dari koordinator penguji Lestanty R Baskoro bahwa diantara 39 peserta, ada 5 orang yang dinyatakan belum berkompeten, Baskoro berpesan bahwa peserta yg belum lulus dapat mengikuti UKW lagi berselang 6 bulan sejak UKW ini. 

Ada lima orang kami nyatakan belum berkompeten, hasil akhirnya akan disampaikan oleh Dewan Pers dua hingga tiga bulan ke depan. Karena hasil UKW ini akan kami laporkan ke Dewan Pers. Bagi lima orang yang belum lulus, jangan berkecil hati, 6 bulan ke depan masih bisa mengikuti UKW lagi. Kami Penguji sangat berterima kasih peserta mengikuti proses UKW Secara keseluruhan dengan baik dan lancar,” Ungkap Baskoro. (Mekka)

Foto : Salah satu pengusaha Hotel Rina Nirmala

Kabarikn.com,Tana Paser - Menjamurnya sektor usaha pada sejumlah lokasi di Kabupaten Paser membuat pemerintah menerapkan kebijakan pemasangan tapping box di sejumlah objek wajib pajak untuk memudahkan pelayanan dan pengawasan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Hal ini membuat kebingungan pemilik usaha salah satunya perhotelan karena mengapa dari sekian banyak penginapan hanya hotel yang diharuskan memasang typing box, kamis (7/7/2022).

"Pemasangan typing box sebenarnya baik, tapi pemasangan yang dilakukan tiba-tiba tanpa adanya sosialisasi terlebih dahulu cukup mengagetkan," ungkap Rina, Pemilik Hotel Mamarina saat diwawancarai media, Rabu (6/7/2022) malam. 

Typing box atau alat penghitung transaksi merupakan alat pembanding untuk membuktikan pajak yang di bayarkan pemilik usaha sudah sesuai dengan fakta di lapangan. Kebijakan ini menimbulkan pertanyaan usaha mana yang termasuk objek wajib pajak karena pada kenyataannya di lapangan ada banyak penginapan yang fasilitasnya sudah menandingi hotel tetapi belum di tetapkan sebagai objek wajib pajak secara resmi seperti guest house. 

“Semoga kedepannya jangan ada kesenjangan atau perbedaan perlakukan antar hotel dan penginapan lainnya yaitu guest house,” ungkapnya.

Ia berharap agar pemerintah dapat memperhatikan hal ini, seharusnya Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) dapat melakukan survei langsung kelapangan untuk memperbaharui datanya, karena seiring dengan berjalannya waktu pastinya semua penginapan bertumbuh dan berkembang sehingga tidak menutup kemungkinan telah memenuhi persyaratan wajib pajak. 

"Diharapkan pemerintah sering sering mengadakan event event besar untuk membuat tamu semakin banyak masuk ke Kabupaten Paser," tambahnya. 

selain upaya pemasangan tapping box, diharapkan hal ini bisa mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah karena berpotensi tinggi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemasangan tapping box untuk transparansi transaksi di kabupaten Paser saat ini baru dilaksanakan di beberapa hotel, restoran dan rumah makan.  

“Total ada 17 unit tapping box, sebelumnya kita sudah lakukan pemasangan 2 unit di salah satu hotel dan restoran. Sementara di tahun ini, ada 15 tapping box yang pemasangannya sudah selesai, ntuk pemasangan kita lakukan di 6 hotel, sementara untuk 9 lainnya dipasang di restoran dan rumah makan” ungkap Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Paser, Abdul Basyid dikutip dari tribunkaltim.com (Rabu 22 Juni 2022) di akses (7/7/2022). (Mekka)

Kabarikn.com,Tana Paser - Telah terjadi mati listrik di sebagian wilayah kalimantan selatan dan kalimantan timur sekitar pukul 16.48 WITA Selasa (5/7/2022) yang di sebabkan karena gangguan pada sistem interkoneksi Kalimantan.

Di wilayah Tanah grogot, Tapis dan sekitarnya, kondisi ini menyebabkan tidak berfungsinya rambu lalu lintas dan lampu jalan, bahkan terlihat rumah warga yang gelap karena tidak adanya penerangan dari lampu ditambah kondisi saat ini telah petang menjelang malam. 

Berdasarkan pers rilis Humas PLN UIW Kaltimtara, penyebab gangguan pada sistem belum diketahui penyebab pastinya dan masih dalam tahap penelusuran. Saat ini pihaknya tengah melakukan penormalan secara bertahap di wilayah yg terdampak gangguan ini. 

Pukul 17.00 Wita PLN telah membentuk sistem kelistrikan island pada sistem Barito (Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah) dan sistem Mahakam (Kalimantan Timur).

Karena kondisi penuh ketidakpastian, PLN UIW Kaltim tara, meminta maaf dan berharap agar masyarakat dapat tetap tenang dan memberikan dukungan agar kondisi ini dapat teratasi segera. (Mekka)