[Valid RSS]

Photo : Ketua Fraksi Golkar DPRD Paser bersama OPD Pertanian dan Pemdes melaksanakan kegiatan panen raya dan duduk bersama binaan penyuluh pertanian swadaya.

KabarIkn.com,Tana Paser - Ketua Komisi dua Ikhwan Antarsari bersama Pemerintahan Desa dan OPD dari Pertanian Melakukan sharing bersama para petani saat menghadiri panen raya padi di Desa Suliliran Kecamatan Pasir Belengkong Senin (4/7/2022).

Ikhwan Antasari selaku ketua Komisi dua DPRD Paser sangat mengapresiasi hasil kerja keras para petani pada panen raya ini. 

"Allhamdulillah hasil produksinya luar biasa," ungkapnya saat di wawancarai melalui telepon pada, Selasa (5/7/2022).

Dirinya mengungkapkan bahwa pihaknya dari DPRD Paser akan selalu mendukung agar produksi padi terus meningkat, dengan menyediakan sarana pertanian dan prasarana pendukung lainnya. 

"Beberapa aspirasi dari mereka sudah kami tampung dan kami salurkan, seperti alat-alat pertanian," ujarnya.

Ikhwan yang juga sebagai ketua Fraksi Golkar menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung para petani dengan berbagai cara seperti meningkatkan bantuan alat pertanian dan memperbaiki sarana jalan agar memudahkan distribusi dan proses pertanian. (Mekka)

Kabarikn.com, Tana Paser - Kebakaran di Desa Batu Botuk Rt. 3 Kecamatan Muara Komam membakar satu buah rumah, tiga buah kamar kontrakan, satu ruko, dan gudang gas elpiji yang juga berisi BBM terjadi Senin (4/6/2022) sekitar pukul 22.00 WITA.

"Saat di lokasi, masih ada aliran listrik jadi kami menunggu dimatikan dulu untuk kemudian mengambil tindakan, "jelas Abdul Latif selaku pemadam yang bertugas pada malam itu saat diwawancarai melalui via telpon pada, selasa(5/7/2022).

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini tetapi kerugian di kisar mencapai 4 miliar.

" Korban jiwa tidak ada, ada 3 jiwa dalam rumah tersebut dan mengalami shock karena kebakaran mendadak dan kondisi saat itu kepala keluarga tidak ada di rumah katanya sedang bekerja," ungkap Abdul. 

Api kemudian berhasil dipadamkan dengan kerjasama antar pemadam kebakaran Muara Koman dan bantuan armada pemadam dari perusahaan sekitar.

Belajar dari kejadian ini, Abdul Latif berharap agar masyarakat dapat mengerti dan tidak berkeliaran disekitar area kebakaran agar proses pemadaman dapat berlangsung lebih mudah serta semoga kedepannya ada tambahan sarana dan prasarana dari pemerintah sehingga pemadaman dapat berlangsung cepat dan maksimal. (Mekka)

Foto : Ketua KPU Paser Abdul Qayyim Rasyid

Kabarikn.com,Tana Paser - Ketua KPU (Komisi Pemilihan Umum) tegaskan Pemilu yang dilaksanakan tahun 2024 nanti akan menggunakan digital untuk perhitungan suara maupun salinan hasil suara pemilu.

"Semua berbasis IT, tahun 2019 mungkin hanya sebagai alat bantu, tapi nanti saat 2024 akan digunakan sebagai alat kerja, ada Situng lalu nanti ada Sirekap, " jelas ketua KPU Paser, Abdul Qayyim Rasyid, S.Pd.I saat ditemui di ruang kerjannya pada, Senin(4/7/2022).

Sistem penghitung suara atau dikenal dengan Situng (Sistem Aplikasi Penghitung suara) dan Sirekap (Sistem Rekapitulasi elektronik) adalah sistem yang dikembangkan oleh KPU untuk memudahkan perhitungan dan pembuatan salinan hasil pemilu.

"Sebenarnya saat pilkada 2020 KPU sudah siap tetapi detik terakhir belum di izinkan untuk penggunaan sistem ini," ungkapnya

Situng nantinya akan mencatat perolehan suara di tiap TPS (tempat Pemungutan Suara) yang berasal dari data hasil pindah C1 dan akan diperbaharui secara berkala sesuai dengan di lapangan.  

Abdul Qoyyim menjelaskan sistem ini bisa diakses oleh masyarakat luas di website kpu.co.id sehingga nantinya masyarakat dapat memantau hasil Pemilu secara berkala dan transparan.

Sistem ini memberikan efisiensi, kita tidak perlu banyak kertas dan memudahkan tenaga pekerja di tingkat KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) serta mempersingkat waktu perhitungan", tutupnya. (Mekka)

Photo : Kegiatan Kontes mini ikan Channa Maru Asli Kaltim di gelar di Tanah Grogot Jalan Kapten Piere Tendean Gg Siswa tempat Kediaman Ketua KCMP Ahmad Zaky.

Kabarikn.com,Tana Paser - Perkenalkan ikan khas kalimantan, Komunitas Channa Maru Paser (KCMP) melalui MZ Paser adakan kontes Ikan Channa Maru ke - 8, ada tiga kota di kalimantan menangkan kontes ini.

"Peserta kontes berasal dari Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Tanah Grogot dan Sekitarnya", jelas Ahmad Zaky selaku Panitia Pelaksana dan Ketua KCMP paser saat diwawancarai pada, Sabtu(2/7/2022) malam.

Kontes ikan terbagi atas empat kategori yaitu Pulcra Beginner 10-15 cm, Pulcra Junior 15 - 20 cm, Red Progres 15 - 20 cm, dan Yellow Progres 15 - 20 cm. 

"untuk kontes ini, kejuaraan akan dinilai dari adaptasi, bunga, warna, mental, bar, dan anatomi ikan," jelasnya. 

Kontes Ikan Channa Maru ke - 8 Dimenangkan oleh Balikpapan dan Samarinda Dengan 3 trophy serta Paser Dengan 6 trophy.

"Selain kontes ini, rencanannya nanti saat 17 an kami akan mengadakan kontes ikan Channa Maru berskala Nasional, jadi semua yang ada di Indonesia bisa ikut serta," ungkapnya.

Menurut Ahmad Zaky, ikan ini harus lebih dikenalkan dan dibudidayakan apalagi ikan ini adalah ikan khas kalimantan , di negara lain seperti malaysia, thailand, Filipina bahkan sudah ada kontesnya. 

"Untuk Lomba saat agustus, kami juga bekerjasama dengan OPD (organisasi Perangkat Daerah) terkait seperti Dinas Perikanan, Dinas Pariwisata. Sehingga diharapkan Dengan adanya kontes ini dapat meningkatkan citra Kabupaten Paser, " ungkapnya

Lebih lanjut, berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat lebih mengenal ikan Channa Maru dan pemerintah dapat memberikan dukungan lebih kegiatan ini. (Mekka)

Photo : PATIH Muchtar Amar Bersama Pimpinan Media Kabarikn.

Kabarikn.com,Balikpapan - Jelang Pemilu 2024 sejumlah partai dari pusat hingga daerah sibuk menaikkan elektabilitas partai dengan figur presiden Effect, padahal masyarakat saat ini masih mengeluhkan peran legislatif yang terpilih di pemilu tahun 2019. Ironis masyarakat sudah tidak mengeluhkan dengan partai politik justru mengambil alternatif melalui sosial media. Sementara partai politik di pusat hingga daerah khususnya Paser justru mendongkrak elektabilitasnya dengan figur pilpres Effect, bukan mengurai persoalan yang dikeluhkan masyarakat atau menunaikan janji politik.

Dalam keterangan rilisnya Pemerhati Politik dan Hukum (PATIH) Muchtar Amar SH, mengatakan bahwa pemilu 2024 harusnya menawarkan program atau menunaikan janji politik. Seperti yang dikeluhkan masyarakat desa pelosok yang ada di Kabupaten Paser, Masyarakat justru lebih memilih mengeluhkan jalan rusak melalui sosial media dari pada partai politik.

"Sangat disayangkan sikap partai partai politik yang terlalu sibuk siapkan figur figur pilpres di pemilu 2024. Seolah-olah melupakan janji janji politiknya kala pemilu 2019 lalu, ini berpotensi pemilihnya tergerus dan suburkan money politik," kata Muchtar Amar yang juga aktif sebagai advokat, Jum'at (2/7/2022).

Seharusnya peran serta partai politik itu lengkap dan luas dalam tatanan demokrasi, sementara perannya kalah dengan sosial media. Fenomena masyarakat cenderung sekarang lebih nyaman curhat di sosial media sebagai aspirasi kritiknya, tidak cenderung melalui partai politik.

"Seyogyanya partai partai politik gerak cepat memformulasikan program program kerja strategis skala prioritas jangka pendek, menengah dan jangka panjang mengurai persoalan persoalan yang sedang dialami masyarakat agar dapat diselesaikan tahun 2024," terangnya.

Muchtar juga menambahkan bahwa saat ini ada warga curhat, janji politik 2019 belum terlaksana, sekarang sudah mau pemilu lagi, ya pasti dijanjiin lagi nanti. Persoalan jalan rusak itu tanggung jawab daerah atau provinsi, masyarakat taunya dijanjikan akan dicarikan solusinya dan akan di bangun layak jalan desa.

"Persoalan daerah khususnya di Paser harusnya sebelum pemilu sudah bisa diselesaikan, dan memetakan mana yang terlaksana dan mana yang tidak terlaksana sehingga jelas kinerja program partai politiknya, sehingga masyarakat bisa memilih kembali bagi mereka yang benar benar menjalankan janjinya bukan justru melulu jual Figur Pilpres Effect," pungkasnya.(ar)