[Valid RSS]

Foto : Kasat Lantas Polres Paser /Sumber Humas Polres Paser

Kabarikn.com,Tana Paser - Menanggapi beredarnya video Laka Lantas beberapa pelajar dengan Ibu yang mebawa anaknya viral di berbagai media sosial Satlantas Polres Paser yang di wakili langsung oleh Kasat Lantas Polres Paser AKP Hari Purnomo,S.Sos. (Rabu,08-06-2022)

Pihaknya memastikan para korban yang terlibat Laka Lantas di Gunung Dup Desa Batu Kajang Kecamatan Batu Sopang, semua selamat dan hanya mengalami luka ringan.

“Saya selaku kasat Lantas Polres Paser menyatakan bahwa seluruh korban selamat dan hanya mengalami luka ringan dan hari ini sudah bisa beraktivitas kembali, jadi informasi yang mengatakan bahwa ada korban meninggal dunia itu tidak benar”, tegas Kasat.

Untuk pelaku pengendara yang menabrak saat ini diamankan beserta kendaraan di Satlantas Polsek Batu Sopang untuk dimintai keterangan dan proses lebih lanjut. 

“Dan saya juga menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Paser khususnya para pelajar untuk berhati-hati pada saat berkendara jangan kebut-kebutan dan bagi orang tua pelajar jika anak nya belum memiliki SIM agar tidak diizinkan anaknya membawa kendaraan bermotor karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain”, pungkas Kasat Lantas.(ar/*)

Foto : Sekretaris dan Kabid Disdamkar Paser dan Peserta Asn yang mendapatkan pelatihan.

Kabarikn.com,Tana Paser - Guna meningkatkan keterampilan personel baru ASN dilingkungan Dinas Pemadam Kebakaran (DISDAMKAR), sebanyak 10 orang ASN dilatih cara penyelamatan korban.Kegiatan itu dilaksanakan di halaman Kantor damkar pada Rabu (8/6/2022)  Sebelumnya, Para anggota itu sudah menjalani pelatihan tahap pertama tentang pengenalan peralatan dan  cara kerja kelompok. 

Sekretaris DISDAMKAR Ir tatang Abdimas MM, menjelaskan bahwa kegiatan ini sudah seyogyanya dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan para anggota baru damkar.

“Khusus hari ini, bidang yang dilatih adalah bagaimana cara evakuasi korban. Selain pelatihan ini, para anggota baru mendapatkan pelatihan lain seperti pengenalan peralatan, cara kerja kelompok saat proses penyelamatan dan pelatihan lainnya,” kata Tatang Abdimas saat ditemui media ruang kerjanya, Tanah Grogot.

Tampak petugas tadi beberapa senior Disdamkar memberikan simulasi dan arahan kepada para anggota baru yang mengikuti pelatihan tentang evakuasi  korban dengan menggunakan perlengkapan dan alat pelindung diri.

Beberapa simulasi yang diberikan tadi, merupakan gambaran tentang penanggulangan kebakaran. 

“Berharap dengan pelatihan ini, para anggota baru dapat lebih terampil dan profesional dalam mengatasi musibah kebakaran, dan tugas mereka lainnya,” pintanya.

Karena, menurut Tatang Abdimas, dalam melaksanakan tugas khususnya musibah kebakaran point penting yang perlu diketahui adalah respon Time (respon tercepat) yang harus diberikan adalah maksimal 15 menit saat diketahui adanya kebakaran, para petugas yang berjaga pada saat itu harus sudah ada di lokasi.

Selain berbicara tentang pelatihan tersebut, disinggung soal alat perlengkapan yang ada. Tatang Abdimas menjawab bahwa sarana perlindungan diri masih terbatas. Pihaknya berharap dengan adanya Anggaran Dana Bagi Hasil (DBH) yang ada di DISDAMKAR bisa membantu kekurangan tersebut. 

“Yang jelas anggaran tersebut rencananya untuk penambahan unit dan pelatihan relawan,” tuturnya. (Mekka/ADV)

Foto :  Lokasi Kemunculan Buaya di Gentung Temiang (Telaga Ungu) Desa Tepian Barang Komplek Perkantoran Km 5

Kabarikn.com,Tana Paser- Menurut laporan dari masyarakat sekitar, beberapa warga melihat adanya satu ekor buaya di danau Gentung Temiang  atau dikenal luas dengan sebutan telaga ungu Desa Tepian Batang, KM 5 Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser. BPBD Kabupaten Paser  selaku Badan Penanggulangan Bencana Daerah segera memeriksa kebenaran berita tersebut. 

Senin (6/6/2022 ) Kepala Seksi bidang pencegahan dan penanggulangan Bencana, Dodi Alishardi menyatakan bahwa beberapa kenalannya juga memberikan laporan bahwasanya mereka melihat adanya seekor buaya muncul dari danau Gentung Temiang Tersebut.

Sebagai antisipasi dan pencegahan agar kemunculan buaya tersebut tidak menimbulkan korban atau kerugian lainnya, BPBD Kabupten Paser telah berkoordinasi dengan BKSDA Manggala Agni terkait peristiwa kemunculan buaya tersebut. 

Langkah yang dilakukan BPBD kabupaten Paser terkait hal ini yaitu memasang sebuah palang tanda peringatan adanya buaya di Danau Gentung Temiang. Palang ini dipasang dipinggir danau yang diduga tempat kemunculan buaya dan agar mudah dilihat oleh masyarakat.

Dodi menyatakan pihaknya telah mendatangi lokasi tersebut dan memasang tanda peringatan sebagai himbauan untuk warga agar berhati-hati dan menjauhi lokasi tersebut. Dalam proses pemasangan, pihaknya telah mewawancara pemancing di sekitar danau Gentung Temiang. untuk memastikan Kembali kebenaran adanya kemunculan buaya dan dimana serta kapan kiranya buaya tersebut sering muncul kepermukaan.

Para pemancing sekitar Danau Gentung Temiang tersebut membenarkan berita tersebut dan menjelaskan bahwa mereka baru saja melihat buaya tersebut muncul kepermukaan air yang berasal dari Danau Gentung Temiang.

“Kami dari BPBD hanya menyampaikan himbauan saja kepada masyarakat” kata Dodi Alishardi Selaku Kepala Seksi bidang pencegahan dan penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Paser. Ia berharap pihak BKSDA Manggala Agni segera menangkap buaya tersebut. (ar/adv)

Foto : Aldi R Tasa Tenaga Ahli Anggota DPR RI Budi Satrio Djiwandono Komisi IV Dapil Kaltim

Kabarikn.com,Tana Paser - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementrian Pertanian bersama Direktorat Pakan menggelar Bimbingan Teknis pengembangan Peternakan dan Pertanian yang di selenggarakan di Hotel Bumi Paser Selasa (7/6/2022). Dengan tema “Bagaimana Pengembangan Peternakan Dalam Pengolahan Pakan.” 

Kegiatan ini merupakan upaya atau bantuan dari anggota DPR RI wilayah dapil Kaltim Wakil Ketua Komisi IV Gerardus Budisatrio Djiwandono dalam rangka pengembangkan peternakan, yang membidangi pertanian.

Melalui Aldila R Tasa Tenaga Ahli Wakil Ketua Komisi IV DPR RI  G. Budisatrio Djiwandono menjelaskan bahwa kegiatan bimbingan teknis hari ini adalah bagaimana pengembangan peternakan dalam pengolahan pakan.

“Peserta yang hadir sebanyak 100 orang, berasal dari peternak-peternak Paser yang kita bantu melalui aspirasi Budisatrio Djiwandono selaku wakil ketua komisi IV. Peternak-peternak ini terdiri dari peternak penerima kambing, sapi, dan ayam,” kata Aldila R Tasa.

Bimbingan teknis saat ini menurutnya adalah upaya bersama terkait persoalan yang sering terjadi dan sebagian besar peternak ini adalah masalah pakan, mulai dari ketersediaan, kecepatan menyediakan (stok), dan cara pengolahan/teknologi pengolahan pakan tersebut.

“Untuk penyelesaian masalah ini, kami menghadirkan Narasumber yang berasal dari Balai Penelitian Tanaman Pangan  (BPTP) Provinsi Kalimantan Timur yang membidangi bidang peternakan. Sedangkan untuk arahan kebijakan untuk  pengembangan peternakan akan dijelaskan langsung oleh Bapak Budisatrio Djiwandono secara online,” ungkapnya.

Kegiatan Program Bimbingan Teknis Peternakan dan Pertanian akan diadakan di tiga Kabupaten yaitu Kutai Kartanegara, Tana Paser, dan Penajam Paser Utara.

“Kegiatan akan diadakan secara bergiliran, untuk hari ini diadakan di Paser  dan rencananya besok akan diadakan di Penajam Paser Utara. Tutur Aldi R Tasa, saat ditemui di Hotel Bumi Paser, Tanah Grogot Kalimantan Timur, Selasa (7/6/2022) pagi.

Saat disinggung tentang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) atau juga dikenal juga sebagai Foot and Mouth Disease (FMD) yang melanda pada dunia peternakan seperti sapi kambing dan domba. Aldi R Tasa menjawab bahwa Budisatrio sudah menyikapi hal tersebut secara serius sejak awal hadirnya PMK tersebut.

“sejak awal hadirnya penyakit PMK, Budisatrio Djiwandono hadir dalam kegiatan kunjungan Komisi IV bersama dengan dirjen PKH saat di desa kegiatan program desa korporasi sapi di Labangka Barat totalnya 2 ribu ekor sapi disela sela kegiatan itu Budisatrio mengingatkan pada masyarakat dan instansi yang hadir bahwa pentingnya upaya pencegahan sejak dini tentang hadirnya PMK,” terangnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa salah satu cara pencegahan yang dapat dilakukan adalah memisahkan sapi yang tertular/sakit dengan sapi yang sehat untuk mencegah penularan baik dari Kontak langsung antara hewan yang tertular dengan hewan melalui droplet, leleran hidung, serpihan kulit.

Aldi R Tasa juga mengungkapkan bahwa Budisatrio selaku anggota DPR RI Komisi IV yang salah satu bidang yang ditanganinya adalah pertanian dan peternakan senantiasa melakukan pengawasan dengan menyuarakan persoalan yang ada di rapat ataupun mengingatkan secara langsung dengan dirjen pertanian dan Peternakan Hewan agar mewaspadai hal ini, apalagi hal ini berhubungan erat dengan ketersediaan atau persiapan hewan ternak saat  Hari Raya Idul Adha.

“Terkait kegiatan hari ini berharap, dengan adanya Bimbingan Teknis dapat  meningkatkan wawasan, pengetahuan dan kapasitas kepada para peternak itu sendiri,” pintanya. (Mekka)

 

Kabarikn, Com, Tana Paser - Satintelkam polres Paser gelar kegiatan silaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah Batu Kajang Kecamatan Batu Sopang Tanah Grogot, Senin (23/5/2022).

Photo : Satintelkam Polres Paser Bersama Ketua Ponpes Hidayatullah Batu Kajang

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ipda Hari Suswanto KBO Intelkam, Ipda Akhmad Fauzi Kanit Kamneg Sat Intelkam, Ipda Slamet Hafidin, SH Kanit Politik Sat Intelkam dan Bripka Yogi Surya Pratama.

Kasat Intelkam melalui Ipda Akhmad Fauzi dan Bripka Yogi Surya memimpin langsung kegiatan silaturahmi tersebut dan menyampaikan tujuan kunjungannya, selain silaturahmi juga ada penyampaian edukasi oleh tim Satintelkam Polres Paser, dari  himbauan vaksinasi, serta mengajak ciptakan Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Paser.  

Kegiatan itu disambut baik oleh pengurus Ponpes Hidayatullah, ini terlihat dari sambutan ketua yayasan Ponpes Hidayatullah Batu Kajang beserta jajaran pengurus dan santrinya.

Ketua Pengurus Ponpes Hidayatullah Batu Kajang Sukirno S.Pd mendukung penuh pelaksanaan vaksinasi, dan alhamdulillah khususnya ponpes Hidayatullah juga ikut melaksanakan vaksinasi.

"Selain kita mendukung dan melaksanakan vaksinasi, kita juga mengutuk keras ajaran radikalisme serta mendukung upaya Kepolisian menjaga Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Paser," kata Sukirno pada media.

Perlu diketahui kegiatan Satintelkam Polres Paser dalam rangka membangun sinergi antara kepolisian dan Ponpes yang ada di wilayah hukum Polres Paser.

Selain kegiatan silaturahmi, Satintelkam memberikan bantuan sosial berupa sembako, Tandon, Karpet Sajadah dan Pendingin Ruangan (AC).

Setelah itu Tim Satintelkam diajak memutari Ponpes Hidayatullah untuk melihat situasi pembangunan yang ada, dan Satintelkam mengapresiasi perkembangan pembangunan yang ada.(ar/adv)