[Valid RSS]

Kabarikn.com,Tana Paser - Banjir yang melanda kabupaten Paser di beberapa Kecamatan mendapatkan perhatian beberapa pihak salahsatunya dari DPD Golkar Paser dengan bertajuk "Golkar Peduli" di Kecamatan Longkali. 

Ketua DPD Golkar Ikhwan Antasari mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka peduli pada masyarakat yang terdampak banjir sehingga dituangkan dalam kegiatan yang bertajuk "Golkar Peduli".

Bantuan yang disalurkan berupa beras sejumlah satu ton, 150 doz mie instan, 200 kaleng ikan sarden, 200 kg gula pasir. 

Ikhwan Antasari mengungkapkan bahwa bantuan kita serahkan pada tim satgas penanganan banjir di Kecamatan Long Kali yang diterima oleh Sekcam Long Kali M. Arfah di posko pada hari Kamis (9/10/2021). 

"Kami turut perihatin atas musibah yang musibah yang menimpa masyarakat Kecamatan Long kali, semoga para korban yang ditimpa musibah banjir diberi ketabahan,"

Kemudian juga Ikhwan Menerangkan bahwa bantuan berupa bahan kebutuhan pokok untuk korban banjir Kecamatan Long kali merupakan kepedulian jajaran pengurus partai Golkar Paser atas musibah yang menimpa warga. (ar)

 

Foto : Aksi HMI Cabang Paser Komisariat STIT Ibnu Rusyd dan Komisariat Polnes Paser, di Depan kantor DPRD Paser

Kabarikn.com,Tana Paser - Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Paser Komisariat STIT Ibnu Rusyd dan Komisariat Polnes dalam aksi demontrasi yang di laksanakan depan DPRD berujung kecewa, karena anggota DPRD Paser sedang melaksanakan kunjungan kerja diluar daerah. 

Hal ini disampaikan oleh Kasubag Persidangan DPRD Paser yang menjelaskan pada peserta aksi mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam bahwasanya saat ini DPRD sedang melakukan kunjungan kerja keluar daerah dan terkait 5 poin tuntutan mahasiswa akan di tindak lanjuti 2 minggu ke depan. 

Adapun 5 tuntutan yang disuarakan, yaitu Audit dan Evaluasi Seluruh aktivitas tambang di wilayah hulu sungai Kandilo, Pulihkan Sungai Kandilo dan membuka ruang terbuka hijau. Jika diketahui ada perusahaan yang masih bermasalah terkait Reklamasinya, hentikan atau di cabut IUP nya. Pidanakan pelaku perusakan hutan baik itu perusahaan tambang atau perusahaan sawit, dan pengelolaan selama reklamasi harus di buka secara transparan.

Tuntutan itu didasari oleh adanya banjir yang terjadi di Kabupaten Paser yang melanda beberapa kecamatan yang diantaranta kecamatan Muara Komam, Kecamatan Long Ikis dan Kecamatan Long Kali. 

Dalam orasinya Ketua Komisariat STIT Ibnu Rusyd Ahmad Rais mengatakan bahwa persoalan banjir dalam tiga tahun terakhir ini tidak ada upaya penanganan yang signifikan dari pemerintah daerah. 

"Sehingga justru menjadikan Kabupaten Paser saat ini menjadi banjir tahunan, sehingga masyarakat dirugikan secara ekonomi yang mengakibatkan lumpuhnya ekonomi desa yang ada di pelosok," ungkapnya pada media, Kamis (7/10/2021). 

Salah satu orator dari polnes Paser Fajar mengungkapkan bahwa aspirasi mahasiswa yang dibawa adalah penyambung lidah masyarakat kita saat ini. 

"Kita berharap banjir yang melanda kabupaten Paser tidak menjadi persoalan tahunan dan kita juga berharap pasokan logistik yang terdampak banjir khususnya daerah pelosok dalam itu cepat disalurkan oleh Pemerintah Daerah,"tutupnya.(ar)

Kabarikn.com ,TANA PASER- Pemerintah Kabupaten Paser akan  menjalin kerjasama dengan Yayasan Hutan Tropis (YHT) Earthworm Foundation dalam rangka mewujudkan pertumbuhan ekonomi hijau.

Rencana kerjasama tersebut terlontar saat jajaran YHT bersilaturahmi dengan Bupati Paser dr Fahmi Fadli, Selasa (5/10/2021) di rumah jabatan Bupati. 

Didampingi Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ina Rosana dan Kabag Ekonomi dan SDA Usma, Bupati Fahmi mengaku menyambut baik rencana kerjasama   dalam upaya mewujudkan ekonomi hijau.

Karena menurut Bupati, selain pembangunan ekonomi hijau sudah menjadi komitmen Pemerintah Paser, juga sejalan visi misi Paser MAS yakni Maju Adil dan Sejahtera. 

“Saya menyambut baik program  YHT. Sebab sumber daya alam harus terus dijaga, dikelola dan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk generasi penerus,” katanya.

Untuk diketahui, keberadaan program YHT di Kabupaten Paser sudah berjalan di sejumlah desa di Kecamatan Kuaro yang diawali pemaparan kegiatan YHT di ruang Sadurengas Kantor Bupati, Selasa (5/10/2021).

Menurut salah satu anggota YHT Arief, fokus utama YHT Earthworm Foundation untuk mewujudkan progam ekonomi hijau.

Sedangkan progran YHT adalah perbaikan aturan  pelaksanaan ekonomi hijau dan terkait dengan penataan dan pengembangan wilayah untuk mendukung masyarakat, petani dan masyarakat lainnya, tentang penghidupan hijau. 

Sumber : humas Pemkab Paser

Kabarikn.com,TANA PASER-Banjir yang melanda sejumlah kawasan di kecamatan di Kabupaten Paser, disikapi serius Bupati dr Fahmi Fadli dengan menginstruksikan penanganan darurat.

Karenanya Bupati Fahmi menegaskan segenap jajarannya untuk cepat tanggap melakukan antisipasi dan penanganan banjir dan terkait ada kendala dilapangan.

“Saya tidak mau urusan banjir ini hanya ditangani instansi terkait, tapi semua unsur harus terlibat,” kata Bupati saat memberikan arahan pada rapat koordinasi penanganan banjir di ruang rapat Sadurengas, Kamis (7/10/2021).

Bupati juga mengeluhkan adanya keterlambatan penanganan hanya karena ketakutan jajaranya terkait aturan, sehingga upaya penanggulanga terkesan lambat.

“Hilangkan dulu terkait administrasi, saya tidak mau penanggulangan  bencana terkendala admistrasi. Warga kita saat ini betul -betul membutuhkan bantuan, saya siap tanggungjawab selama penggunaanya betul-betul untuk masyarakat,” tegas Bupati.

Terkait  adanya sejumlah desa yang terisolir seperti Desa  Kepala Telake dan Muluy, Bupati Fahmi  turut prihatin karena bantuan tidak dapat disalurkan hingga saat ini hanya karena kendala dilapangan.

“Kalau perlu kita sewa Helikopter untuk penyaluran bantuan. Kita tidak tau, apa warga kita disana kelaparan atau ada yang sudah menjadi korban. Saya tidak mau menunggu, warga Kepala Telake harus secepatnya menerima bantuan,” tandas Fahmi.

“ Saya turut merasakan penderitaan yang dirasakan masyarakat. Membantu lebih cepat lebih baik. Pemerintah sebenarnya ingin cepat hadir.. Jangan tunggu  prosedur, saya tanggungjawab,” tegas bupati.

Pada kesempatan tersebut, Fahmi juga meminta Dinas PUPR untuk segera melakukan upaya penangan sehingga Desa Kepala Telake dan Muluy bisa segera dijangkau. 

Sumber : humas Pemkab Paser

Kabarikn.com,TANA PASER-Pemerintah Kabupaten Paser  memberikan perhatian serius pada bencana banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Long Kali.

Karena itulah Bupati Paser dr Fahmi Fadli mengutus Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf beserta dinas terkait untuk  meninjau langsung lokasi banjir dan sekaligus memberikan bantuan sembako kepada warga  yang terdampak banjir di Desa Perkuen, Kecamatan Long Kali, Selasa (5/10/2021).

Untuk diketahui, Curah hujan yang sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan meluapnya air Sungai Telake. Sehingga merendam dua desa yakni Muara Lambakan dan Kepala Telake, Kecamatan Long Kali.

Tercatat  93 Kepala Keluarga (KK) atau 109 jiwa yang terdampak banjir. Di antaranya 88 KK atau 97 jiwa di Desa Muara Lambakan, dan 5 KK atau 12 jiwa di Muara Telake.

Akibat terjangan banjir tersebut, rombongan Wabup tidak dapat mencapai Desa Kepala Telake karena jembatan penghubung di Sungai Sangar putus, sehingga tak dapat  melanjutkan perjalanan dan bertemu dengan para  korban banjir.

"Kami tak bisa mencapai Desa Telake karena jembatan sungai sangar putus," kata Masitah.

Camat Long Kali, Rizky Noviar mengungkapkan banjir yang terjadi di dua desa tersebut sejak Kamis (30/9/2021) lalu dan Alhamdulillah saat ini air sudah surut.

Diketahui, Wabuk Masitah memberikan 50 paket sembako dengan masing-masing paket berisi 5 kilogram beras, satu dus indomie, 1 kilogram gula, satu kotak teh, satu bungkus kopi dan satu liter minyak makan. 

Sumber : humas Pemkab Paser