[Valid RSS]

Kabarikn.com,Tana Paser - Meski cuaca  cukup panas,  puluhan peserta tampak  tetap antusias  untuk mengikuti lomba layang-layang yang digelar oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Paser. Kegiatan itu dalam rangka Hari Jadi ke 62 Kabupaten Paser di Kawasan Gentung Temiang,  Sabtu (11/12/2021).

Kegiatan yang baru pertama kali digelar itu diawali dengan penampilan tarian daerah dari Yayasan Sadurengas  dan selanjutnya  dibuka secara resmi oleh Bupati Paser yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Paser Bidang Kesejahteraan Rakyat, Arif Rahman.

Dalam sambutannya, Bupati Paser menyambut baik terselenggaranya lomba layang-layang ini sebagai kegiatan yang positif untuk menghibur masyarakat ditengah terjadinya pandemi covid 19.

“Masyarakat sudah lama membutuhkan hiburan seperti ini, khususnya setelah terjadinya pandemi covid 19  oleh karena itu saya menyambut baik kegiatan ini,” ucap Arif Rahman membacakan sambutan Bupati Paser.

Bupati mengungkapkan bahwa layang-layang merupakan aktivitas permainan masyarakat yang telah lama mengakar dan digemari dari berbagai kalangan, baik kalangan muda maupun tua. Namun menurutnya aktivitas ini sudah jarang terlihat, apalagi dengan adanya covid 19.

“Layang-layang merupakan permainan rakyat yang telah menjadi kebiasaan sejak tempo dulu dan dimainkan oleh beragam kalangan, khususnya anak-anak, namun kini nyaris tidak terlihat lagi. Semoga event ini menjadi titik awal untuk kembali menggiatkan hiburan rakyat ini,” jelasnya.

Bupati berpesan agar para peserta lomba tetap menjunjung tinggi spotivitas dan juga tetap mematuhi protokol kesehatan selama kegiatan yang berlangsung.

Sementara itu, ketua panitia, Arya Widhiyasa mengatakan bahwa jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 30 peserta untuk tiga kategori lomba yaitu pemula, menengah dan lanjutan.

Pria yang juga menjabat sebagai  Kepala Bidang Pengembangan Kepariwisataan, Disporapar ini menambahkan bahwa selain kegiatan ini dibiayai dari APBD Kabupaten Paser juga  mendapatkan sponsorship dari Bank Kaltimtara.

“Para pemenang berhak mendapatkan tropi, piagam, souvenir dan uang pembinaan yang totalnya berjumlah sepuluh juta rupiah,” sebut Arya. (ar)

Sebagai informasi berikut nama-nama pemenang : 

Kategori Pemula 

Juara pertama :  Kandio I

Juara kedua :  Lidik Rudianto

Juara ketiga : M.Iksan

Juara Harapan Satu : Misran 

 

Kategori Menengah 

Juara pertama :  M.Iksan

Juara kedua :  M.Ikhsan

Juara ketiga : Juki

Juara Harapan Satu : Leex 

 

Kategori Lanjutan 

Juara pertama :  M.Iksan

Juara kedua :  Kandilo III

Juara ketiga : Kandilo IV

Juara Harapan Satu : M.Iksan

Foto : Ketua MUI Paser , Azhar Baharuddin

Kabarikn.com,TANA PASER- Ketua MUI Paser, Azhar Baharuddin dukung sikap MUI Pusat yang menolak Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 20 Tahun 2021 mengenai Peningkatan Jumlah Impor Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) karna dinilai lebih banyak mudarotnya dan merugikan anak bangsa.

Menurut Azhar, peraturan Nomor 20 Tahun 2021 yang dikeluarkan Permendag hanyalah menurunkan nilai subtansial yang sudah digodok sebelumnya dalam Permendag Nomor 20 Tahun 2014 terkait izin impor MMEA dengan batas tertinggi 1.000 mili menjadi 2.250 ml atau 3 botol ukuran 750 mili.

“jadi Permendag impor minuman alkohol (Minol) terbaru itu, terkesan hanya ingin mengakomodir kesenangan dan kepentingan wisatawan aja, namun lupa bahwa itu dapat merugikan moralitas dan akal anak bangsa. Sementara keselamatan anak bangsa juga utama,” ungkapnya.

Lebih lanjut Azhar menilai, jika Permendag terdahulu yakni Permendag No.20 tahun 2014 masih sejalan akan Kebijakan Menteri Keuangan (Kemenkau) yang memberikan kebebasan bea masuk/cukai, namun hanya dalam rangka impor untuk perliter yang harus digunakan untuk konsumsi pribadi wisatawan.

"Sedangkan dengan terjadinya peningkatan izin bawaan jumbelah minol maksimal 1.000 mili menjadi 2.250 mili, selain mengakibatkan pendapatan negara menurun, dampak terbesar peraturan baru tersebut adalah dapat mengakibatkan perilaku anak bangsa ini rusak". Tutur Azhar.

Bayangkan, jika animo masyarakat luar menilai, kedepan mereka selaku wisatawan asing bisa datang ke Indonesia membawa minol dengan jumlah yang banyak, maka kebebasan ini akan menjadi budaya yang akan melahirkan minol-minol lokal sebagai pewarna yang  dianggap biasa dan sah.

“tentu kita sebagai Orang Tua, tak ingin adab generasi kita rusak dan kesadarannya hilang akibat memudahkan masuknya minol ke negeri ini. Makanya Saya mendukung langkah pemerhati-pemerhati KAHMI dan MUI di Pusat agar Permendag ini segera dibatalkan agar bisa menjaga moral dan akal sehat anak bangsa". Tutur Azhar menegaskan. (al*)

KabarIkn.com,PASER -  Sarana fasilitas bermain Taman Siring Sungai Kandilo Tanah Grogot kondisinya kini sangat memperihatinkan dan dikhawatirkan membahayakan anak-anak yang bermain.

Hal tersebut diutarakan beberpa warga, khususnya para ibu-ibu dan bapak-bapak yang berkunjung untuk bersantai melepas suntuk dan bermain bersama anak-anaknya pada beberapa pekan ini.

Kamal salah satu warga yang dijumpai awak media pada Kamis (9/12/2021) mengaku, prihatin atas sarana fasilitas bermainan seperti ayunan, perosotan, enjot-enjotan dan alat bergelantungan yang sudah rusak semua, hingga ia pun batal mengajak main anaknya area taman yang gratis tersebut.

"Kalau tahun lalu masih bisa aja anak-anak bermain mencari pasilatas yang baik. Sekarang kayaknya sudah ngak bisa lagi digunakan, sebab besinya banyak karatan dan patah serta menunjukan ada bagian-bagian tajam yang membahayakan anak-anak," cetusnya dengan ekspresi kecewa

Dari hasil pantauan awak media, dilokasi permainan tampak sarana fasilitas bermainan seperti ayunan tidak ada talinya, perosotan tidak ada papan seluncurnya, enjot-enjotan tidak ada pegangannya  dan alat bergelantungan sudah bertagar dan membahayakan anak- anak.

Sementara ditempat terpisah, Kabag Pertamanan dan Pemakaman Kabupaten Paser yang diwakili Kasi Pertamanan Ardi Setiawan saat dijumpai di ruang kerjanya menyatakan. Untuk beberapa tahun ini pihaknya tidak ada mengajukan anggaran perbaikan dan pemeliharaan fasilitas taman bermain anak.

"Saat ini Kami hanya bisa pemeliharaan rutin saja, kalau pemeliharaan secara besar seperti perbaikan sarana fasilitas bermain semacam ayunan, perosotan, enjot-enjotan dan alat bergelantungan yang digunakan anak-anak, kami belum bisa". Tutur Ardi.

Menurut Adi, terjadinya kendala perbaikan disebabkan beberapa tahun anggaran bidang pertamanan lagi dipangkas sejak adanya Covid 19. Dan  tahun 2021 anggaran juga tidak diajukan karna perencanaan tahun depan (tahun 2022) semua kepengurusan terkait pertamanan dilimpahkan kembali ke Dinas Lingkungan Hidup. Paparnya mengahiri. (Al*)

Kabarikn.com,TANA PASER,– Bupati Paser dr.Fahmi Fadli mewakili Pemerintah Kabupaten Paser menerima bantuan peralatan laboratorium Lingkungan yang diserahkan secara langsung Presiden Direktur PT Kideco Jaya Agung, M.Kurnia Ariawan di Gedung Laboratorium Dinas lingkungan Hidup (DLH) Paser, Jl.Sultan Ibrahim Kaliluddin No.101, Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (9/12/21).

Penyerahan peralatan senilai Rp1 miliar ini di hadiri Plt Dinas Lingkungan Hidup Abdul Basid, perwakilan DPRD Paser serta sejumlah Instansi terkait di lingkungan Pemkab Paser.

Presiden  Direktur Kideco M  Kurnia berharap bantuan  ini dapat bermanfaat untuk menjaga lingkungan di kabupaten paser.

” Mudahan Bantuan kami (PT Kideco, red) dapat berguna dan bisa dimanfaatkan untuk lingkungan di Paser,” ujarnya.

Menurut Kurnia, Kideco sangat komitmen terhadap lingkungan hidup, untuk tahun ini Kideco menggelar beberapa kegiatan seperti Solar Panel bagi karyawan Kideco dan reklamasi 500 hektar per tahun. “Harapannya kerja sama dengan Pemkab Paser dapat terus terjalin,” pungkasnya. 

Sumber : (Humas Paser/**)

 

( Foto Pengumuman )

Kabarikn.com,Tana Paser - sehubungan maraknya pencurian yang terjadi akhir akhir ini di Kecamatan Tanah Grogot, Kepala Desa Senaken Bambang Supriyadi mengadakan sayembara akan memberikan hadiah kepada warga yang dapat menangkap pencuri di lingkungan Desa Senaken.

"Jika ada yang berhasil menangkap, kita kasih hadiah sesuai dengan pengumuman yang kita sampaikan pada masyarakat," kata Bambang Supriyadi pada Kabarikn, Selasa (7/12/2021)

Terkait pengumuman itu Bambang Supriyadi berharap masyarakat Desa Senaken bisa melakukan ronda di rumah masing masing.

"Kita tidak ada ronda malam, kita ajak masyarakat ronda masing masing di rumah," ungkap Kades Senaken.

Sayembara ini tidak hanya kali ini dilakukan Kades Senaken sebelumnya sudah pernah ada, saat itu Desa Senaken secara berturut turut warganya kehilangan motor, dan pengungkapan pencurian tersebut berhasil setelah kades senaken menggelar sayembara.

"Dengan adanya sayembara ini bukanlah sikap ketidakpercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian. Menurutnya, sayembara merupakan upaya bersama antara masyarakat dengan polisi untuk menjaga wilayahnya masing masing. "Intinya kita ajak masyarakat aktif juga dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di Desa Senaken," tutupnya. (ar)