
Kepala Desa Senaken Bambang Supriyadi
Kabarikn.com, Tana Paser - Pasar Penyembolum Senaken masih mendapatkan komplain dari beberapa pihak, selain pedagang juga datang dari Pemerintah Desa Senaken. Pasalnya Desa senaken dijanjikan oleh Pemerintah Daerah terkait tempat lapak ex kebakaran Blok A dan Blok B itu sebelum diresmikan.
Kepala Desa Senaken Bambang Supriyadi mengatakan bahwa kita sudah dijanjikan oleh pemerintah akan mendapatkan 2 lapak di lokasi itu, sebelum diresmikan kita sudah ada koordinasi dan komunikasi pada pemerintah daerah dan dinas terkait.
"Kami sebenarnya komplain mengenai pembagian lapak di Pasar Penyembolum Senaken, karena desa kami tidak dapat tempat lapak untuk ikut mengelola. Kita hanya menjadi penonton sebagai tuan rumah," kata Bambang Supriyadi saat ditemui Nmcborneo Selasa (9/11/2021) di Desa Senaken.
Bambang Supriyadi menjelaskan bahwa lapak yang kita minta bukan untuk pribadi, tapi untuk peningkatan pendapatan asli desa yang dikelola oleh Badan usaha milik desa (BUMDes) Senaken.
"Sehingga saya kecewa, kok pada saat pembagian lapak kita tidak dilibatkan harusnya komunikasi terus ada, sehingga kami tidak salah paham yang janji bukan kami," ungkap.
Menjawab hal itu Kepala Bidang Perdagangan Zainal Ilmi menjelaskan bahwa relokasi yang sedang berlangsung saat ini khusus lapak pedagang ex kebakaran. Terkait permohonan Desa Senaken itu sudah kita sampaikan pada pemerintah daerah, tapi sekarang ini terisi semua. Perlu diketahui jumlah yang direlokasi di dua blok itu adalah 218 blok A dan 192 blok B jadi jumlah keseluruhan pedagang ada 410 pedagang.
"Kita dari Disperindagkop hanya fasilitator yang memutuskan adalah pemerintah daerah," ungkapnya. (ar)
