[Valid RSS]

Kabarikn.com,TANA PASER- Pemerintahan Daerah Kabupaten Paser akan segera memasuki Agenda pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2021.

Hal tersebut ditandai dengan penyerahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) dari Pemerintah Daerah kepada DPRD, Jumat (24/09/2021).

KUA PPAS pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2021, diserahkan  Sekda Katsul Wijaya yang diterima Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi di ruang kerjanya. 

Penyerahan dokumen tersebut disaksikan Asisten Administasi Umum Murhariyanto, Asisten Kesra Romif Erwinadi, Plt Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ina Rosana, dan Plt Kepala Bappedalitbang Hulaimi.

Sekda Paser Katsul Wijaya mengatakan setelah dokumen tersebut diserahkan, tahapan selanjutnya adalah pembahasan di lingkup DPRD, dan dilanjutkan dengan pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Perangkat Daerah.

“Penyampaian KUA-PPAS berupa rancangan perubahan tahun 2021 ke Ketua DPRD dan proses selanjutnya menunggu pembahasan dari DPRD,” kata Katsul. 

Katsul menyebutkan, dalam dokumen KUA-PPAS ini Pemerintah Daerah baru menyampaikan garis besar program kegiatan yang dilakukan pada APBD-P, belum merinci pada anggaran.

“Dalam bentuk program, belum nilai terinci. Karena itu dirinci pada saat menyampaikan rancangan APBD.

Namun secara garis besar, anggaran Kabupaten Paser pada APBD-P Tahun 2021 diproyeksikan mengalami kenaikan sebesar Rp700 Miliar,” katanya. 

“Nilainya, kurang lebih sebelum perubahan di APBD murni 2021 sekitar Rp1,9 Triliun lebih. Di APBD-P menjadi 2,6 Triliun lebih. Artinya ada penambahan dari murni ke perubahan sekitar Rp700 Miliar,” tambah Sekda. 

Sumber : Humas Pemkab Paser

Kabarikn.com,TANA PASER- Wakil Bupati Paser Hj Sarifah Masitah Assegaf memimpin upacara peringatan 61 tahun undang-undang pokok agraria.

Upacara peringatan dipusatkan di lapangan  Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Paser, Jumat (24/09/2021).

Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional Ke – 61 Tahun 2021 ini ditandai penyerahan penghargaan  kehormatan satyalancana karya satya kepada pegawai BPN, penyerahan sertifikat untuk aset tanah Pemkab, perorangan dan lokasin ibadah. 

Selain itu didampingi Kapolres Paser  AkBP Eko Susanto dan Kepala BPN Zubaidi, Wabup Masitah juga lakukan pemotongan tumpeng.

Wabup Masitah bertindak selaku Pembina Upacara pada kesempatan itu membacakan sambutan Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan A. Djalil, mengatakan bahwa Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) salah satu tujuannya adalah memperbaiki persoalan perizinan kegiatan berusaha, telah memberikan ruang yang lebih luas dan peran penting bagi tata ruang sebagai ujung tombak dalam pemberian izin berusaha.

Disampaikan bahwa sejalan dengan semangat percepatan pemulihan ekonomi nasional, hari ini akan diluncurkan Sistem Pendaftaran Online Aplikasi Loketku dan Aplikasi Permohonan Informasi Outline. 

“Dengan adanya layanan elektronik ini, maka masyarakat lebih yakin mengenai kelengkapan berkasnya sebelum datang ke kantor pertanahan. Pelayanan pertanahan secara elektronik ini nantinya akan meningkatkan efisiensi waktu, biaya dan transparansi pelayanan”, ujarnya. 

Sumber: Humas Pemkab Paser

Foto :  BI melalui PSBI salurkan bantuan pada Pokdarwis Saing Boga Desa Luan Disaksikan Kepala Disporapar Muksin

Kabarikn.com,Tana Paser - Keberadaan Gunung embun yang juga dikenal dengan nama Saing Boga kian mendapatkan perhatian dari berbagai pemangku kepentingan. Setelah sebelumnya Pemerintah Kabupaten Paser melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata menyatakan kesiapannya untuk membangun berbagai fasilitas penting pada tahun ini dan tahun 2022, kini Bank Indonesia melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) memberikan bantuan sarana dan prasarana berupa 6 unit penerangan jalan umum (PJU), 15 unit tempat sampah dan 2 unit mesin potong rumput kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Saing Boga di desa Luan, Kecamatan Muara Samu, Selasa (21/9/2021).

Penyerahan sarana dan prasarana tersebut sedianya akan dilakukan di gunung embun, namun karena hujan deras penyerahan dialihkan di Kantor desa Luan. Sarana dan prasarana tersebut  diserahkan oleh staf Kantor Perwakilan  Bank Indonesia Balikpapan, Sudarmaji kepada Ketua Pokdarwis Saing Boga, Heru  Mahfud Rasyid disaksikan oleh Kepala Disporapar, Muksin dan Kepala Desa Luan Sukatmin.

Menurut Sudarmaji PSBI merupakan  bentuk kontribusi nyata dari Bank Indonesia untuk membantu terwujudnya aktivitas pemberdayaan masyarakat dan kepedulian sosial guna mendorong terwujudnya pembangunan ekonomi berkelanjutan.

“Penyerahan sarana dan prasarana yang dilakukan hari ini merupakan komitmen dari Bank Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi masyarakat, khususnya pembangunan kawasan wisata  gunung Embun, sebagai salah satu destinasi wisata yang menarik di Kabupaten Paser,” kata pria yang akrab disapa Aji ini.

Sudarmaji berharap kawasan gunung embun bisa lebih terang dengan adanya bantuan PJU dan lebih bersih dengan adanya bantuan tempat sampah dan alat pemotong rumput serta semakin optimal pengelolaannya. 

Selain penyerahan fasilitas penunjang dari BI juga dilakukan penyerahan Surat Edaran (SE) Bupati Paser tentang pengelolaan Gunung Embun dari Kepala Disporapar, Muksin kepada Pokdarwis Saing Boga, Heru Mahfud Rasyid.

Dalam sambutannya Muksin menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada Bank Indonesia yang telah memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Paser melalui bantuan sarana dan prasarana.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Paser, saya menyampaikan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, semoga kedepan BI tetap terus berpartisipasi dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Paser,”ungkap Muksin

Mantan Kepala Bappedalitbang ini menitipkan pesan kepada Pokdarwis Saing Boga agar berperan aktif dalam menjaga dan memelihara kawasan wisata gunung Embun agar tetap  menjadi kawasan wisata pilihan

“Pokdarwis berperan sebagai penggerak dalam mendukung terciptanya iklim kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan. Oleh karena itu, Pokdarwis Saing Boga harus menjadi garda terdepan dalam  menjaga dan memelihara kawasan wisata gunung Embun,” tegas Muksin. (ar)

Kabarikn.com,SAMARINDA- Bupati Paser dr Fahmi Fadli mengatakan, bidang  pendidikan menjadi salah satu sasaran strategis dalam visi misi Kabupaten Paser tahun 2021-2026 yaitu Paser MAS, Maju Adil dan Sejahtera. 

Menurut Fahmi saat penandatangan MoU Pemkab Paser dan Polnes Samarinda, kegiatan ini adalah upaya mempertajam misi yakni Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing.

“ Indikator yang bisa mengukur kualitas manusia di suatu daerah, termasuk di Paser yaitu dengan cara mengukur Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM mempunyai tiga unsur yaitu kesehatan, pendidikan yang dicapai, dan standar kehidupan perekonomian,” katanya. 

Pada tahun 2019 lanjut Bupati, IPM Paser berada pada angka 72,29 sedangkan pada tahun 2020 pada angka 72,04. Terjadi penurunan beberapa poin. Ini akan menjadi motivasi kita pada tahun 2021 agar IPM ini dapat meningkat,” tandas Fahmi. 

Mewujudkan masyarakat yang  sejahtera, dipengaruhi oleh tiga unsur  yang akan berdampak pada proses pembangunan manusianya. Dan pencapaian tersebut tidak terlepas dari seberapa besar kualitas manusia di Kabupaten Paser.

“Kita juga menyadari, pelayanan pendidikan merupakan kebutuhan mendasar selain pelayanan kesehatan, pelayanan publik dan lainnya. Karena selain membangun infrastruktur, daerah juga harus membangun suprastrukturnya,” ujarnya.

Peningkatan sumber daya manusia lanjut Bupati, sangat penting sebagai aset dan modal dalam pembangunan daerah dan salah satu langkah ril untuk mewujudkan hal tersebut adalah melakukan kesepakatan untuk bekerja sama meliputi bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

“Sumber daya manusia menjadi objek vital dalam membangun daerah. Untuk itu, kerjasama bidang pendidikan ini menjadi sangat penting dan strategis bagi sebagai upaya meningkatkan sumber daya manusia yang berdaya saing,” sebutnya.

Untuk itu, besar harapan lanjut Fahmi kiranya jalinan kerja sama ini dapat membangun sinergi untuk meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat Kabupaten Paser yang menimba ilmu di Politeknik Negeri Samarinda.

“Kesepakatan ini adalah perpanjangan kembali kesepakatan pada tahun 2019 yang berakhir pada Desember 2021.

Kepada mahasiswa Paser yang kini kuliah di Politeknik Negeri Samarinda, maupun di daerah lain, Pemerintah akan terus memberikan dukungan. Dengan harapan lulus tepat waktu, lulusan berdaya saing, dan berkontribusi kepada daerah,” pesanya. 

Atas nama Pemerintah Kabupaten Paser, Bupati mengucapkan terima kasih. “Semoga kerja sama ini berjalan dengan baik dan lancar, bermanfaat positif bagi kedua belah pihak, serta apa yang menjadi tujuan kita dapat terwujud,” tambah bupati (ar)

Foto : Wabup Paser Hj.Sarifah Masitah Assegaf Menyerahkan Bantuan Benih Padi untuk kelompok tani

Kabarikn.com,TANA PASER- Wakil Bupati Paser Hj Sarifah Masitah Assegaf, Selasa (21/09/2021) menyerahkan bantuan benih  padi untuk kelompok tani (poktan) yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Long Kali.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wabup Masitah  kepada ketua Gapoktan di Aula Kecamatan Long Kali .

Adapun desa gabungan  kelompok tani penerima yakni Desa Sebakung seluas 100  hektare dengan jumlah bantuan benih 2,5 ton, kelurahan Long Kali seluas 38  hektare dengan jumlah bantuan benih 1,9 ton dan Desa Sebakung Taka seluas 665 hektare dengan jumlah bantuan benih 26,625 ton.

Selanjutnya Desa Sebakung Makmur seluas 500 hektare dengan jumlah bantuan benih 20 ton, Desa. Maruat seluas 200 hektare dengan jumlah bantuan benih 5 ton, Desa Petikut seluas 175 hektare dengan jumlah bantuan benih 875 ton dan Desa Mendik seluas 15 hektare dengan jumlah bantuan benih 375 ton.

Saat menyerahkan bantuan,  Wabup didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Kadis Pertanian, Kadis Sosial, Kepala BPBD, Camat Long Kali Riski Noviar serta Lurah Lonh Kali M Arfah. 

Camat Long Kali Rizki Noviar mengatakan, tingginya curah hujan dalam beberapa pekan lalu membuat sejumkah desa terendam banjir dan saat ini Alhamdulillah mulai surut.

Pemerintah kecamatan Long Kali menurutnya berikan apresiasi kepada Pemkab yang memberikan bantuan benih padi dan bantua sembako kepada warga yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan sehingga mengakibatkan meluapnya sungai Telake. 

Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura M Yasin mengatakan, kecamatan Long kali salah satu penyumbang terbesar hasil pertanian. 

Adapun jumlah luas pertanian di Kecamatan Long Kali sebutnya sebesar 3800 hektare lebih dengan produksi padi 15 ton pertahun. “Long kali adalag daerah lumbung padi terbesar di Paser, dan hasil produksi padi di Long Kali cukup besar dalam menunjang kebutuhan beras di Kabupaten Paser,”katanya.

Dengan penyerahan bantuan menurut Yasin, kepada petani diharapkan ke depan pertanian khususnya di wilayah Long Kali  bisa semakin baik dan maju. 

Selain menyerahkan bantuan benih padi kepada petani yang terdampak banjir dikecamatan Long Kali, Wabup Paser Hj Sarifah Masitah Assegaf juga menyarkan bantuan makanan siap saji dan beras.

Bantuan dari Dinas Sosial dan BPBD Paser kepada warga yang terkena dampak banjir, diserahkan Wabup Masitah kepada Lurah Long Kali M Arfah serta sejumlah kepala desa. 

Sumber : humas Pemkab Paser