[Valid RSS]

Kabarikn.com,PENAJAM – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor meninjau langsung UPTD pembibitan ternak dan hijauan pakan ternak penangkaran rusa yang terletak di desa Api-api, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (14/10/2021). Dalam kunjungannya, orang nomor satu di Kaltim itu didampingi oleh Plt. Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten PPU Muliadi beserta Dinas terkait.

Disela-sela peninjauan tersebut, Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan bahwa UPTD pembibitan ternak dan hijauan pakan ternak yang berada di Penangkaran rusa potensinya sangat baik. Penangkaran rusa yang dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas Pembibitan dan Balai Inseminasi Buatan (UPTD BPIB) Dinas Peternakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tersebut harus bisa dikelola secara maksimal.

” Pengembangan rusa sambar ini potensinya sangat baik. Manfaatnya juga luar biasa salah satunya ketika tanduk mudanya dijadikan kapsul herbal untuk kesehatan manusia, ” terangnya.

Seperti diketahui lokasi penangkaran rusa ini berjarak sekitar 32 kilometer atau sekitar setengah jam perjalanan darat dari Ibukota kabupaten PPU ke arah Tanah Grogot. Penangkaran rusa dibangun pada 1991 atas inisiatif Gubernur Kalimantan Timur pada masa tersebut (Alm) H.M Ardans, karena perihatin dengan perburuan rusa di alam bebas.

Awalnya penangkaran rusa dibangun dengan 23 ekor rusa yang diambil dari alam bebas.Kini penangkaran rusa Penajam menjadi tempat tinggal bagi ratusan ekor rusa jenis Rusa Sambar (Cervus Unicolor Brokei). Penangkaran rusa Penajam memilki luas 50 hektar dan berada pada ketinggian 5 hingga 80 meter di atas permukaan laut.

Sebelum meninjau penangkaran rusa, Isran Noor dan rombongan juga melakukan peninjauan Balai Benih Udang yang berada di Tanjung Tengah Kecamatan Penajam. Rombongan Gubernur Kaltim melanjutkan perjalanan Dinas ke Kabupaten Paser. Rencananya Gubernur keesokkan harinya akan meninjau lokasi wisata Gunung Embun di Kabupaten itu. 

Sumber : Humas6/DiskominfoPPU 

Foto : Anggota DPRD Paser Fraksi PDI P Paser Yairus Pawe berphoto bersama relawan

Kabarikn.com,Tana Paser - Banjir menjadi kerja solidaritas bersama, tidak tinggal diam anggota DPRD Paser Fraksi PDI Yairus Pawe dari dapil Kecamatan Long Ikis dan Kecamatan Longkali pada Minggu (10/10/2021).

Anggota Komisi II DPRD Pasar Yairus Pawe menyalurkan bantuannya ke Desa Adang Jaya pada masyarakat yang terdampak banjir di Desa Adang Jaya. 

Sebagai ketua peguyuban keluarga besar Flobamora Yairus Pawe merasa prihatin terkait banjir yang melanda Kecamatan Long Ikis dan Kecamatan Longkali. 

"Semoga banjir ini cepat berakhir, air cepat surut dan masyarakat bisa kembali beraktifitas," kata Yairus Pawe pada media.

Banjir yang terjadi menjadi catatan bersama khususnya juga bagi anggota DPRD Paser dari Fraksi PDIP. 

"Kita berharap pasca banjir masyarakat yang terdampak banjir dapat terus di perhatikan oleh Pemerintah Daerah, karen banjir terdampak bagi ekonomi masyarakat," tutupnya. (ar)

Kabarikn.com,Tana Paser - Baru dilantik 1 hari Kepala BPBD Salman SE , MM turun membantu korban banjir dengan melakukan sewa helikopter untuk mendrop bantuan ke Desa Kepala Telake pada Sabtu (9/10/2021).

"Kita tidak ada jalan lain untuk mendrop selain menggunakan helikopter, mau tidak mau suka tidak suka kita harus sewa helikopter mengingat orang di sana membutuhkan sekali 9 bahan pokok," kata Salman.

Diketahui jumlah KK di Desa Kepala Telake ada 5 KK dan 12 jiwa.

"Meskipun yang terdampak banjir jumlah  nya hanya 5 KK dan 12 jiwa tapi masyarakat memerlukan sekali 9 bahan pokok karena kondisi di sana akses jalannya  terputus total sehingga tidak bisa kemana mana," ungkapnya.

Kemudian Salman menyatakan bahwa drop  bahan pokok tadi itu sekaligus untuk pasca banjir di desa kepala Telake.

"Itu memang khusus untu pasca banjir mereka supaya bertahan di rumah dengan harapan mereka bisa bertahan untuk beberapa hari ke depan untuk memulihkan ekonomi," Harapanya. (ar)

Kabarikn.com,Tana Paser – Pasca Banjir bantuan masyarakat terdampak banjir turun dari berbagai pihak, selain dari Pemerintah Daerah ada dari organisasi, LSM dan pihak swasta.

Salah satunya adalah Koperasi TKBM bersama F. SPTI dan K. SPSI ikut turun menyalurkan bantuan sembako yang diserahkan langsung ke Posko Umum serta di beberapa posko penghubung yang ada di kecamatan longikis dan Kecamatan Longkali.

Dalam kesempatan tersebut tim TKBM bersama F. SPTI dan K. SPSI juga bergerak mengantar langsung di beberapa desa yang masih belum bisa terjangkau dengan kendaraan roda dua maupun roda 4 dengan menggunakan transportasi air untuk mengantar bantuan tersebut.

“Semoga bantuan yang kami serahkan dapat membantu korban banjir yang terjadi di Kabupaten Paser, dan bantuan ini merupakan solidaritas kami dari anggota koperasi dan serikat kerja yang tergabung dalam F. SPTI dan K.SPSI,” kata Ketua Koperasi TKBM Sumber Karya Paser Muhammad Nasir Sabtu (9/10/2021).

Lebih lanjut Nasir menambahkan bahwa kejadian banjir yang terjadi perlu penanganan bersama karena pasti akan berdampak pada ekonomi masyarakat kita yang terdampak banjir.

“Semoga banjir cepat surut, dan bantuan yang kita salurkan bisa membantu masyarakat yang terdampak banjir,” ungkapnya. (ar)

Foto : Ketua DPC APDESI Paser Nasri

Kabarikn.com,Tana Paser - Ketua DPC Apdesi Nasri Menyatakan bahwa Banjir adalah musibah alam yang terjadi, tapi yang perlu di pelajari adalah penyebab banjir yang disebabkan oleh rusaknya ekosistem oleh adanya perusahaan tambang dan penebangan hutan oleh perusahaan.

"Banjir itu sendiri saat ini sudah menjadi langganan walaupun debitnya berbeda,"kata Nasri pada Kabarikn, Jum'at (8/10/2021)

Kejadian banjir ini Perlu ada upaya pemerintah daerah agar tidak terjadi banjir , dengan melakukan penanaman pohon dan penghijauan walaupun kita sadar saat ini perizinan pertambangan berlangsung di pusat.

"Sehingga imbasnya daerah, pusat tidak mengerti kondisi daerah seperti apa jadinya," bebernya

Kehadiran DPC Apdesi di lokasi banjir adalah melakukan monitoring dan mengkaji penyebab banjir yang melanda pemukiman yang terdampak di desa desa.

"Banyaknya rumah warga terdampak banjir karena memang datang nya air secara tiba tiba sehingga warga sudah tidak bisa menyelamatkan harta bendanya," ungkapnya.

Kemudian lanjut dia mengajak pemerintah daerah, provinsi dan pusat untuk mengevaluasi pasca banjir karena persoalan saat banjir adalah soal logistik itu penting jadi perhatian bersama karena pasca itu banyak kerusakan yang terdampak yang dirugikan masyarakat.

Kita yakin semua elemen baik itu pemerintah daerah, relawan, aktivis, swasta ikut memikirkan langkah pasca banjir yang terjadi saat ini.seperti bantuan yang berdatangan perhari ini adalah langkah perhatian kita bersama.

Nasri mengajak untuk mengevaluasi tidak hanya pada saat banjir saja tapi perlu juga mengevaluasi langkah setelah banjir karena masyarakat perlu bantuan secara moril agar ekonomi masyarakat kita perlu bantuan pasca banjir ini.

"Karena setelah banjir sudah surut masyarakat pasti banyak merugi baik harta benda yang hidup seperti ternak maupun yang sifanya harta benda lainnya, kita juga apresiasi langkah pemerintah daerah yang respon cepat terkait soal banjir ini," tutup Ketua DPC Apdesi Paseraser.(ar)