[Valid RSS]

Kabarikn.com,Jakarta -Impian besar Bupati Paser dr Fahmi Fadli untuk meningkatkan minat dan daya baca masyarakat dalam membentuk kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah salah satu hal yang akan diwujudkan melalui usulan pembangunan gedung Perpustakaan.

Ditengah rendahnya minat baca masyarakat, Bupati Fahmi Fadli  usulkan pembangunan gedung perpustakaan agar minat baca masyarakat Kabupaten Paser dapat meningkat. 

Tidak hanya bangunan gedung, usulan pojok baca digital juga akan dibangun menyesuaikan zaman yang saat ini serba mengunakan tekhnologi.

Bupati Paser Fahmi Fadli saat ditemui membenarkan bahwa usulan tersebut bertujuan agar budaya literasi masyarakat tumbuh kembali dan meningkatnya SDM Kabupaten Paser.

“Kemajuan suatu daerah salah satunya ditunjang dengan SDM yang mumpuni, untuk itulah yang menjadi salah satu kunjungan ke Perpustakaan RI,” ungkap Bupati didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Abdul Kadir.

Untuk diketahui, Kedatangan Bupati Fahmi Fadli, disambut baik oleh pihak Perpustakaan Nasional dan langsung disambut oleh Kepala Perpusnas RI, Prof  Muhammad Syarif Bando yang dikemas dalam audiensi di ruang Teater gedung Perpustakaan Nasional RI, Jl Medan Merdeka Selatan No 11, DKI Jakarta, Kamis (10/02/2022).

Terpisah, Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando menyampaikan perlunya ada komitmen yang kuat dari kepala daerah dalam mendorong pengembangan perpustakaan daerah menjadi lebih maju.

“Perpustakaan Nasional akan selalu siap untuk mendukung dan bersinergi dengan seluruh pemerintah daerah. Apabila perpustakaan daerah maju, maka Indonesia juga akan maju,” ujar Syarif.

Sumber : Humas Paser

Foto : Anggota DPR RI Dapil Kaltim, Hetifah Djaifudian

Kabarikn.com,Tana Paser - Bertepatan dengan Hari Pers Nasional yang jatuh pada hari ini (9/2/2022), Hetifah Sjaifudian ajak rekan-rekan wartawan untuk bersinergi dengan pemerintah dalam meredam laju Omicron. Menurut Hetifah, pers berperan penting untuk terus menginfokan fakta serta mengedukasi masyarakat agar patuh terhadap Protokol Kesehatan (Prokes).

Hetifah Sjaifudian politisi dapil Kalimantan Timur apresiasi peran pers dalam menekan Omicron. “Saat ini, penyebaran Omicron di Indonesia sangat mengkhawatirkan. Kebijakan pemerintah terhadap pandemi juga silih berganti, baik di level pusat maupun daerah. Karenanya, saya mengapresiasi peran pers yang terus menghadirkan perkembangan tersebut ke masyarakat. Dengan informasi yang akurat dan tepat, masyarakat jadi lebih bijak dalam menerapkan Prokes,” papar Hetifah.

Di lain sisi, Hetifah Sjaifudian juga ingatkan pentingnya kebebasan yang bertanggung jawab bagi rekan-rekan media. “Walau kebebasan berpendapat itu penting, kini marak beredar berita hoax di masyarakat. Saya harap jurnalis dapat terus menjaga integritas seraya menghadirkan berita yang berkualitas dan mencerdaskan masyarakat,” lanjutnya.

Terakhir, Hetifah ajak rekan pers untuk terus bersinergi dengan pemerintah Indonesia dalam mengedukasi masyarakat luas. “Saya mengajak rekan-rekan pers untuk terus bergandeng tangan dalam memberikan edukasi memadai kepada masyarakat. Terlebih dalam perkembangan Covid-19 yang semakin tinggi. Saya optimis bahwa pers dapat dukung percepatan pemulihan Indonesia dari pandemi,” pungkasnya. (ar)

Kabarikn.com,TANA PASER- Adapun yang menjadi ruang lingkup MoU antara Bupati Paser dr Fahmi Fadli dan BPJS, meliputi pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap penduduk di Kabupaten Paser. 

Usai penandatanganan, Bupati Fahmi Fadli  menyambut baik kerjasama ini, karena menurutnya ini upaya dalam membantu masyarakat dengan memberikan perlindungan kesehatan mendasar.

Selain itu Bupati mengatakan, kerjasama ini dimaksudkan sebagai dasar pelaksanaan program jaminan kesehatan nasional untuk penduduk miskin di Kabupaten Paser yang telah didaftarkan dan dengan tujuan memberikan pelayanan kesehatan kepada penduduk yang telah didaftarkan melalui PBI atau penerima bantuan iyuran.

Terkait adanya pengurangan anggaran dari Pemerintah melalui Kementerian Sosial, Bupati Fahmi berharap tidak berpengaruh terhadap layanan kesehatan melalui BPJS.

“Dalam programnya ada Universal Health Coverage (UHC), jadi BPJS dapat berikan layanan  terbaik dengan pengawasan  dan kesiapan . Mari kita saling mengawasai dan terus lekukan perbaikan sehingga apa yang kita cita-citakan dari program ini dapat berjalan dengan baik,”katanya.

Diakhir penjelasannya, Fahmi  berharap, setelah penandatanganan MoU ini, dalam pelaksanaannya diharapkan adanya saling komunikasi yang baik. 

Sumber : Humas Paser

Kabarikn.com,Tanah Paser- Sudah periode kedua dr Fahmi Fadli menjadi orang nomor satu di kabupaten paling selatan di provinsi Kaltim ini. Bersama Wakilnya Hj Syarifah Masitah Assegaf, menuju Paser MAS (Maju, Adil & Sejahtera), menjadi visi -misi  semangat bersama untuk terus melayani dan menyejahterakan masyarakat.

Gaya kepemimpinan merupakan salah satu unsur fundamental dari pemerintah daerah. Keberhasilan pemerintah daerah mencapai tujuan antara lain, ditentukan gaya kepemimpinan.

Sering berinteraksi dengan rakyat agar mengetahui aspirasi dan yang menjadi keluhan mereka, kemudian mengadaptasikan pada kebijakan. Gaya kepemimpinan seperti itu sangat dibutuhkan masyarakat dengan semboyan “Olo Manin Aso Buen Si Olo 'Ndo” atau berarti “Hari Esok Lebih Baik dari Hari Ini”.

Bupati Fahmi Fadli  yang memiliki gaya kepemimpinan efektif, elegan tetapi tetap merakyat adalah gayanya. Kedekatan putra dari mantan Bupati Paser Almarhum H Yusriansyah Syarkawi dengan masyarakat ini,  dapat terlihat dari seringnya Fahmi Fadli  secara langsung mendatangi masyarakat. 

Bahkan, Pria kelahiran 3 Maret 1976 ini tak segan berbaur dengan masyarakat sampai kalangan bawah. 

Blusukan ala Fahmi Fadli tersebut sudah menjadi warna rutin pria yang juga sangat dekat dengan kaum milenial hingga lansia ini.

Tentunya gaya kepemimpinan seperti itu bermanfaat untuk dapat mengembangkan daerah. Kepala daerah dapat langsung mengetahui situasi sesungguhnya yang dialami masyarakat, tanpa khawatir mendapatkan informasi yang salah. Melalui gaya kepemimpinan elegan, kebijakan yang diambil menjadi lebih efektif dan tentunya menjadi lebih merakyat.

Gaya kepemimpinan tersebut tentunya dapat mempercepat berbagai target dan rencana pemerintah daerah, khususnya pada pembangunan di Kabupaten Paser. 

Pengaruh kepemimpinan dalam pembangunan daerah adalah hal vital, namun hal lain yang cukup vital adalah menggiring tanpa paksaan. Oleh karena itu, diperlukan gaya kepemimpinan elegan seperti Fahmi Fadli.

Elegan bisa diartikan membuat orang lain mengikuti kemauan  tanpa terbebani rasa takut ataupun terpaksa. Dengan demikian tujuan akan lebih cepat terwujud.

Pemimpin elegan yang mampu melihat sudut pandang prospektif. Memberi kontribusi pada setiap persoalan, menggerakkan mobilitas dan mencapai tujuan bersama, yakni menyejahterakan rakyat. 

Gaya kepemimpinan seperti itu telah dilakukan Alumni Universitas Kedokteran UMY sejak memimpin. 

Dalam setiap arahannya, Fahmi Fadli  selalu mengajak ASN untuk lebih giat dan disiplin dalam kerja, serta lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat.

Karena itulah sejak dilantik sebagai Bupati Paser, suami dari Sinta Rosma Yenti memproritaskan tiga program, yakni peningkatan infrastruktur pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), dan penguatan ekonomi daerah.

Pembangunan infrastuktur bertujuan untuk menunjang pembangunan ekonomi masyarakat seperti produksi dan pertanian. Adapun pembangunan SDM bertujuan untuk menciptakan SDM yang mandiri dan memiliki jiwa kewirausahaan. 

Sementara peningkatan ekonomi akan difokuskan pada penguatan sektor ekonomi lokal guna menunjang ekonomi daerah. "Seperti sektor pertanian, peternakan terus kita tingkatkan produksinya, dan UMKM agar masyarakat punya jaringan usaha sehingga sejahtera,” katanya. (**)

Kabarikn.com,Tana Paser- Kegiatan Musrenbang RKPD 2023  tingkat kecamatan yang dilakukan secara hybrid oleh Bupati Paser dr Fahmi Fadli bersama Wabup Hj Syarifah Masitah Assegaf, ketua DPRD dan jajaran Asisten serta Staf Ahli Bupati, sektor infrastruktur masih mendominasi. 

Masih mendominasinya usulan para Camat terkait infrastruktur, disampaikan 10  Camat  di Kabupaten Paser pada sesi ketiga Musrebang RKPD yang dipandu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Adi Maulana.

Padahal saat memberikan arahan mengawali kegiatan Musrebang RKPD 2023, Senin (7/02/2023), tema Musrebang RKPD 2023 adalah “Pengembangan Industri Pengolahan Berbasis Pertanian Untuk Menggerakan Ekonomi Masyarakat”.

Untuk melaksanakan tema tersebut, Bupati Fahmi menegaskan, dengan program prioritas yakni Peningkatan Perekonomian yang mandiri berbasis pertanian, Peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pemerintahan yang partisipatif dan Penguatan Layanan Infrastruktur, kualitas pengelolaan lingkungan hidup dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Sosial. 

Sumber : humas Paser