[Valid RSS]

Photo : Gubernur Kaltim bersama Wakil Bupati dan Kepala Disporapar Paser dan Kideco Jaya Agung Berkunjung di Gunung Boga (Sumber Photo Muksin (Kepala Disporapar Paser).

Kabarikn.com,Tana Paser - Sebagai penyabet peringkat ketiga dari 10 nominasi Dataran Tinggi Terpopuler di Indonesia tahun 2020, Gunung Boga siap memberikan pengalaman luar biasa bagi para wisatawan. Menghadirkan pemandangan menakjubkan yang berasal dari kabut pagi hari memberikan sensasi seolah berada di negeri atas awan. 

Gunung Boga dikenal oleh warga sekitar sebagai gunung Embun. Karena pesonanya gunung ini diberi julukan “Negeri Atas Awan”. Berlokasi di Desa Luan Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser. berjarak sekitar 40 Km dari kota Tanah Grogot dengan waktu tempuh kurang lebih 45 menit.

Wisata Gunung Boga merupakan hibah dari PT Anugerah Abadi Usaha Bersama (AAMU) selaku pemilik HGU dari area tersebut.

"Alhamdulillah, tak memakan waktu lama, pihak perusahaan (PT Anugerah Abadi Usaha Bersama) tidak keberatan menghibahkan 10,26 hektare arealnya pada Pemda Paser," kata Wabup Paser, Hj. Syarifah Masitah Assegaf dikutip dari tribunnews. pada 15 oktober 2021.

Pada November tahun ini, di Gunung Boga akan diadakan festival paralayang. Dan pada tahun depan, akan ada area swafoto dan gazebo. Sebelumnya, Gunung Boga sudah pernah menjadi spot take off paralayang pertama di Kalimantan Timur.

"Rencananya kita bangun gazebo disana, ada photo booth (area swafoto), kiosnya kita tata dan toiletnya kita perbaiki. Saat ini kan toko atau kios disana tidak tertata rapi," tutur Muksin Palinrungi Kepala Dinas Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) saat diwawancarai di ruangannya, Kamis (4/8/2022).

Rehabilitasi direncanakan tuntas tahun ini. Muksin mengungkapkan bahwa pembangunan atau rehabilitasi objek wisata dilakukan secara bertahap sehingga ada yang tuntas setiap tahunnya.

"Insyaallah tahun ini tuntas, artinya sudah bisa digunakanlah. rencananya setiap tahun ada pembangunan atau rehabilitasi objek wisata yang tuntas" ungkapnya.

Pada gunung embun nantinya akan ada rute memutar melewati perkampungan sehingga wisatawan dapat melihat dan membeli barang-barang yang dijajakan oleh para UMKM sekitaran daerah tersebut.

"Nanti kita setting wisatawan jalan terus memutar lewat perkampungan sehingga masyarakat bisa menjual hasil pertaniannya ke wisatawan yang lewat" pungkasnya. (ADV Wisata Paser)

Kabarikn.com,Tana Paser - Manis, kecil, legit adalah satu gambaran jajanan tradisional yang dimiliki oleh Kabupaten Paser bernama Jaja kue cincin.

UMKM Jaja kue cincin sudah ada sejak dahulu dikembangkan oleh salah satu keluarga bernama melan dengan memberi nama kue Jaja cincin.

Melan mengatakan kue cincin yang dikembangkan terbuat dari gula aren dan itu digunakan sudah turun temurun.

"Kue cincin khas Paser bahan dasarnya selain tepung, juga menggunakan bahan dasar gula aren yang berwarna merah, kalo gulanya berwarna hitam hasilnya tidak bagus," kata melan pada media, Senin (8/8/2022).

Disebutkan gula aren di peroleh dari warga lokal Paser di kecamatan long kali."jadi kami mengambil gulanya dari long kali," kata melan.

Kata melan berdagang kue cincin sudah sejak lama, ini dilakukan secara turun temurun dari orang tua.

Perlu diketahui kue Jaja cincin sebelumnya sudah sering mengikuti kegiatan UMKM yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah dalam rangka pengembangan dan peningkatan UMKM di daerah.

"Kami pernah diajak mengikuti kegiatan PKK di taman lembayung dalam rangka memperkenalkan pusat oleh oleh kabupaten Paser yang di buka oleh Bupati Paser dr Fahmi Fadli bersama ketua PKK Sinta Fahmi Fadli," ungkapnya.

Terbatasnya pasokan gula aren saat ini tentunya menjadi kendala, walaupun sebenarnya keinginan dari kue Jaja Cincin ingin mengembangkan lebih banyak cabang, tidak hanya di tanah Grogot tapi setiap kecamatan.

"Kue Jaja Cincin cukup diminati masyarakat, Alhamdulillah dalam waktu 3 hari bisa menghabiskan 10 kg dan kurang lebih 2 Minggu bisa menghabiskan 20 kg," ungkapnya.

Tidak hanya itu, kue Jaja Cincin ternyata juga mendapatkan pesanan dari luar provinsi yaitu di Jawa.

"Dalam satu tahun kue Jaja Cincin bisa mendapatkan pesanan dari Jawa sebanyak 6 paket," tutupnya

Dilansir dari laman humas Paser Bupati Paser sangat mendukung produk lokal Paser (10/4/2021)

"Keberadaan pusat oleh oleh dan UMKM dengan konsep yang ada diharapkan memberikan semangat untuk memberdayakan potensi lokal dan senantiasa kita pasti dukung pengembangan UMKM," ungkapnya.

Bupati Paser juga berharap UMKM terus memiliki semangat untuk mengembangkan kreasi dan kreativitas produksinya karena sesuai dengan visi misi Bupati Paser dan wakil Bupati Paser UMKM dapat menciptakan Paser MAS (Masyarakat Adil dan Sejahtera).(Berita ADV UMKM)

Photo : Pemerhati Sosial, Politik dan Hukum. Sekaligus Berprofesi Pengacara. Muchtar Amar SH

KabarIkn.com,Tana Paser - Pemenuhan Hak anak terkait perlindungannya selanjutnya pemenuhan hak terkait ciptakan situasi dan kondisi layak anak adalah merupakan tugas semua pihak.

Ketua Pemerhati Politik dan Hukum Muchtar Amar mengatakan patut apresiasi atas predikat Kabupaten Paser sebagai kabupaten kota yang layak anak, ini harus ditingkatkan karena masih ada banyak kasus yang terjadi. 

"Perlunya membangun sistem pengawasan yang berbasis masyarakat terutama keluarga. Isu pemenuhan hak anak harus diketahui oleh keluarga untuk menciptakan keadaan masa depan anak," kata Muchtar Amar yang juga berprofesi sebagai pengacara, Sabtu (30/7/2022).

"Kalo di keluarga sudah mendapatkan kondisi yang tak stabil, rentan terpapar maka otomatis maka kondisi terpapar itu terpengaruh pada pola lingkungan dan pergaulan. Itulah mengapa kita perlu mendorong kesadaran pada keluarga tentang pemenuhan hak anak," tambahnya.

Sistem pengawasan harus diciptakan melalui basis masyarakat terutama keluarga, karena secara sadar hingga hari ini langkah pemerintah daerah belum maksimal untuk memenuhi pemenuhan layak anak. Karena masih banyaknya kasus pelecehan yang sering terjadi dibeberapa kecamatan, bahkan kasus tersebut melibatkan orang terdekat.

Lemahnya identifikasi yang dilaksanakan oleh dinas terkait perlu dibantu oleh semua sektor, sehingga pemenuhan layak anak tidak hanya berbicara jumlah kasus yang dikit tapi perlu identifikasi atau sebab sebab dari persoalan yang ada.

"Kita melihat anak anak berkumpul, trek trekan bahkan bisa minum minuman keras itu menyebabkan inflikasi yang luas, bisa terjadi perkelahian, bisa tawuran dan segala macam. Maka perlu sinergisitas semua pihak karena kalo hanya berharap pada dinas terkait itu sangat sulit diurai sehingga perlu lintas sektor," terangnya.

Peran DPPKBP3A Paser menurutnya perlu dibantu oleh lintas sektor agar pemenuhan anak tercapai. Selain itu pimpinan daerah harus bisa mengakomodir perencanaan kerja yang hendak dicapai sebagai dinas yang sangat sentral untuk isu isu pemenuhan anak. 

"Harapannya adalah bagaimana peran pemerintah daerah mampu menciptakan peran masyarakat sebagai sistem pengawasan sehingga pergaulan bebas, kumpul trek liar itu tidak terjadi. Karena sekali lagi saya tegaskan jika itu terjadi maka akan muncul persoalan yang luas karena kumpul kumpul bisa mabuk mabukan, perkelahian, narkoba hingga pelecehan seksual," tutupnya.(ar)

KabarIkn.com,Tana Paser - Rabu (8/6/2022) bertempat di SMPN 2 Loa Janan, Kutai Kartanegara, anggota MPR RI Hetifah Sjaifuidan mengadakan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. 

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh siswa dari SMPN 2 Loa Janan ini, Hetifah menekankan tentang pentingnya pemahaman terkait empat pilar dikalangan remaja.

“Masa remaja adalah masa peralihan manusia dari anak-anak menuju dewasa. Dalam masa peralihan ini perlu pembentukan karater yang baik, salah satunya dengan memberikan pemahaman terkait empat pilar,” terangnya.

Ia juga menambahkan perkembangan saat ini, banyak remaja yang mengalami krisis karakter, sehingga menimbulkan keprihatinan. Toleransi yang seharusnya dipupuk sejak dini, malah berubah menjadi kenakalan remaja. Contoh saja maraknya tawuran antar remaja yang bukan bagian dari budaya Indonesia.

“Toleransi, gotong-royong, serta pendidikan moral Pancasila yang merupakan bagian dari merawat semangat kebangsaan perlu digalakan lagi,” tambahnya.

Selain itu, Ketua Rumah Inspirasi Indah Purwanti yang didapuk sebagai narasumber mengatakan bahwa Pendidikan mengenai empat pilar kebangsaan kepada remaja perlu dilakukan dengan cara yang kreatif dan sesuai zamannya.

“Saat ini pendidikan empat pilar harus lebih kreatif, bisa melibatkan para konten creator untuk membuat konten yang menarik, agar para remaja antusias dan mudah memahaminya.” tutupnya.(ar)

Photo : Kapolres Paser AKBP Kade Budiyarta Bersama Ketua PWI dan Kasat Intelkam Polres Paser/ Giat Cofee morning pertama kalinya

Kabarikn.com,Tana Paser - Kapolres Paser AKBP Kade Budiyarta ajak sinergisitas pada insan pers, disampaikan dalam kegiatan cofee morning yang digelar di ruang pertemuan Mako Polres Paser, Rabu (28/7/2022).

Pertemuan itu mengundang semua insan media dari semua media online dan media cetak yang aktif di Kabupaten Paser.

Kapolres Paser AKBP Kade Budiyarta dalam sambutannya meminta agar semua media bisa bersinergi di wilayah hukum polres Paser terutama pada insan pers.

Ketua PWI Paser Ropii mengatakan ajakan dari Kapolres Paser penting ditindak lanjuti apalagi ini juga merupakan instruksi dari Kapolri dan Dewan Pers.

"Kita mengajak semua media yang ada di Kabupaten Paser tetap menjaga kondusifitas daerah, dan hindari pemberitaan yang berpotensi gesekan antar golongan tertentu," ungkapnya.

Walaupun disisi lain juga Ahmad Rafii minta kepolisian daerah juga bisa memberikan informasi terkait kerja kerja jurnalis, karena ini bicara tentang kenyamanan kerja jurnalis dan kemerdekaan pers. 

"Namun sebaliknya kepada insan pers walaupun kita dilindungi oleh undang undang pers, kita tetap bersandar pada etika jurnalistik," pungkasnya.(ar)