[Valid RSS]

PATIH : Janji Politik Belum Diselesaikan, Partai Politik Cenderung Naikkan Elektabilitas Dengan Figur Pilpres Effect

Photo : PATIH Muchtar Amar Bersama Pimpinan Media Kabarikn.

Kabarikn.com,Balikpapan - Jelang Pemilu 2024 sejumlah partai dari pusat hingga daerah sibuk menaikkan elektabilitas partai dengan figur presiden Effect, padahal masyarakat saat ini masih mengeluhkan peran legislatif yang terpilih di pemilu tahun 2019. Ironis masyarakat sudah tidak mengeluhkan dengan partai politik justru mengambil alternatif melalui sosial media. Sementara partai politik di pusat hingga daerah khususnya Paser justru mendongkrak elektabilitasnya dengan figur pilpres Effect, bukan mengurai persoalan yang dikeluhkan masyarakat atau menunaikan janji politik.

Dalam keterangan rilisnya Pemerhati Politik dan Hukum (PATIH) Muchtar Amar SH, mengatakan bahwa pemilu 2024 harusnya menawarkan program atau menunaikan janji politik. Seperti yang dikeluhkan masyarakat desa pelosok yang ada di Kabupaten Paser, Masyarakat justru lebih memilih mengeluhkan jalan rusak melalui sosial media dari pada partai politik.

"Sangat disayangkan sikap partai partai politik yang terlalu sibuk siapkan figur figur pilpres di pemilu 2024. Seolah-olah melupakan janji janji politiknya kala pemilu 2019 lalu, ini berpotensi pemilihnya tergerus dan suburkan money politik," kata Muchtar Amar yang juga aktif sebagai advokat, Jum'at (2/7/2022).

Seharusnya peran serta partai politik itu lengkap dan luas dalam tatanan demokrasi, sementara perannya kalah dengan sosial media. Fenomena masyarakat cenderung sekarang lebih nyaman curhat di sosial media sebagai aspirasi kritiknya, tidak cenderung melalui partai politik.

"Seyogyanya partai partai politik gerak cepat memformulasikan program program kerja strategis skala prioritas jangka pendek, menengah dan jangka panjang mengurai persoalan persoalan yang sedang dialami masyarakat agar dapat diselesaikan tahun 2024," terangnya.

Muchtar juga menambahkan bahwa saat ini ada warga curhat, janji politik 2019 belum terlaksana, sekarang sudah mau pemilu lagi, ya pasti dijanjiin lagi nanti. Persoalan jalan rusak itu tanggung jawab daerah atau provinsi, masyarakat taunya dijanjikan akan dicarikan solusinya dan akan di bangun layak jalan desa.

"Persoalan daerah khususnya di Paser harusnya sebelum pemilu sudah bisa diselesaikan, dan memetakan mana yang terlaksana dan mana yang tidak terlaksana sehingga jelas kinerja program partai politiknya, sehingga masyarakat bisa memilih kembali bagi mereka yang benar benar menjalankan janjinya bukan justru melulu jual Figur Pilpres Effect," pungkasnya.(ar)