[Valid RSS]

Sertifikat Hanyalah Kertas, Yang paling Berharga Adalah Ilmu Yang Didapat

Photo : Peserta UKW LPDS Bersama Penguji Kristanto Hartadi /Mekka Madinah Peserta Dari Paser

Kabarikn.com,Tana Paser - SKK MIGAS (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi) KKS kal-Sul bekerjasama dengan LPDS (Lembaga Pers Dr. Soetomo) menggelar Lokakarya Jurnalistik dan UKW (Uji Kompetensi Wartawan) dengan peserta sejumlah 39 orang yang diikuti oleh wartawan dari Kalimantan hingga Sulawesi di Blue Sky Hotel Balikpapan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 3 hari, dari tanggal 29 Juni hingga 1 Juli. Selain lokakarya, para wartawan juga diberi pembekalan oleh 6 penguji dari LPDS. 

39 orang peserta terdiri dari 5 orang tingkatan Utama, 10 orang tingkatan Madya, dan 24 Orang tingkatan Muda dengan Materi Uji yang berbeda - beda. 

Pada Tingkat Muda, akan di Uji mulai dari cara mengusulkan berita pada rapat redaksi, peliputan, penulisan berita hingga rapat redaksi evaluasi. Para peserta UKW juga diberikan pemahaman tentang pentingnya kode etik Jurnalis dan Jejaring sosial. 

Satu-satunya peserta dari kabupaten Paser, Mekka Medina menyampaikan bahwa UKW tersebut sangatlah luar biasa, Menurutnya pada UKW tersebut kita tidak hanya di uji tetapi juga diberikan pembekalan yang sangat penting bagi para wartawan saat ini.

"Semua penguji sangat luar biasa, rasa nya lulus atau tidak bukan masalah, karena sertifikat hanyalah sebuah kertas tetapi ilmu yang didapat pada ukw tersebut merupakan pondasi paling penting" ungkapnya pada Media, Rabu (6/7/2022)

Ia mengungkapkan pengujinya pada saat UKW adalah Kristanto Hartadi, dengan beliau ia banyak belajar tentang peran dan tanggung jawab seorang Jurnalis. 

"Setiap selesai mengerjakan uji materi, setiap peserta selalu mendapatkan feedback dari pengujinya, pak kristanto saat mengevaluasi hasil kerja saya berpesan bahwa Kode etik itu bukan hanya kamu pelajari di UKW, tetapi harus Kamu jadikan pondasi selama kamu jadi jurnalis karena apa yang kamu tulis akan mempengaruhi pemikiran dan berdampak bagi orang banyak," Tutupnya

UKW tersebut ditutup dengan pengumuman dari koordinator penguji Lestanty R Baskoro bahwa diantara 39 peserta, ada 5 orang yang dinyatakan belum berkompeten, Baskoro berpesan bahwa peserta yg belum lulus dapat mengikuti UKW lagi berselang 6 bulan sejak UKW ini. 

Ada lima orang kami nyatakan belum berkompeten, hasil akhirnya akan disampaikan oleh Dewan Pers dua hingga tiga bulan ke depan. Karena hasil UKW ini akan kami laporkan ke Dewan Pers. Bagi lima orang yang belum lulus, jangan berkecil hati, 6 bulan ke depan masih bisa mengikuti UKW lagi. Kami Penguji sangat berterima kasih peserta mengikuti proses UKW Secara keseluruhan dengan baik dan lancar,” Ungkap Baskoro. (Mekka)