[Valid RSS]

 

KabarIkn.com,Sangatta - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus berkomitmen dalam memberikan pemahaman terkait penggunaan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N)-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) kepada masyarakat.

Kali ini giliran warga Desa Sangatta Utara (Kutim) yang diberikan pelatihan terkait platform aduan ini, Rabu (18/09/2024) pagi bertempat di aula Kantor Desa Sangatta Utara.

Puluhan warga desa berkumpul dengan antusias untuk menyimak sosialisasi sekaligus pelatihan yang diisi oleh narasumber yaitu Pranata Humas Ahli Muda Diskominfo Kaltim, Mardiasish beserta Tim Safeguard Partnership Facility Carbon Fund (FPCF-CF ) atau Fasilitas Kemitraan Karbon Hutan Dana Karbon yang diwakili oleh Erma Wulandari.

“SP4N Lapor! adalah hal yang cukup baru didengar oleh warga kami. Setelah sosialisasi kami semua dapat memahami bahwa kanal ini sangat efektif untuk menyampaikan aspirasi dan pengaduan warga. Apresiasi sekali kegiatan ini bisa diadakan disini,” ujar Osler Manalu selaku Sekretaris Desa Sangatta Utara.

Osler menambahkan meski belum terlalu familiar bagi sebagian warga desa, kami (pemdes) yakin dengan edukasi yang terus-menerus, masyarakat akan semakin memahami dan dapat memanfaatkannya.

Dengan antusiasme yang tercipta, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mengadukan aspirasi mereka melalui SP4N Lapor!. 

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat lebih terlibat dalam pembangunan dan pengawasan, sehingga peran mereka dalam pembangunan desa semakin meningkat," jelas Mardiasih.

Untuk diketahui pula, dalam pengaduan atau penghimpunan aspirasi masyarakat, tak semua hal dapat dilaporkan melalui SP4N Lapor!, di antaranya persoalan yang merupakan wewenang perusahaan swasta, perkara yang sedang dalam proses peradilan, hanya berdasarkan informasi dari media sosial, hingga sesuatu yang tidak relevan dengan kinerja pemerintah.

Kegiatan ini pun diakhiri dengan sesi diskusi yang diharapkan semakin memberikan pemahaman kepada masyarakat dan meningkatkan peran serta keterlibatan masyarakat terutama dalam turut serta memajukan daerahnya.

Hadir pula membersamai kegiatan ini, BHABINKAMTIBMAS Desa Sangatta Utara Bripka Heru Susanto, BABINSA Desa Sangatta Utara Serda SS Bintang, Ketua Badan Permusyawaratan Desa Sangatta Utara Ridwan Abdul Rajak beserta sejumlan tokoh masyarakat lainnya, jajaran staf Diskominfo Provinsi Kaltim dan Tim Safeguard FCPF-CF. (ri/adv/diskominfo prov kaltim)

 

KabarIkn.com,Samarinda - Setelah lebih kurang 10 (sepuluh) hari memeriahkan gelaran Expo Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-30 di Bumi Etam, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim meraih juara 3 stand terinformatif kategori Perangkat Daerah. Hasil tersebut diumumkan pada penutupan Expo di Convention Hall, Minggu sore (15/8/2024).

Sub Koordinator Kemitraan Media dan Komunikasi Publik Diskominfo Kaltim, Awang Fauzan Rahman mengatakan, raihan juara ini merupakan salah satu hasil dari partisipasi Diskominfo dalam memeriahkan MTQN ke-30. Disamping menjadi Koordinator Bidang Publikasi Dokumentasi dan Siaran MTQ Nasional Tahun 2024.

“Alhamdulillah, hasilnya jadi stand terinformatif. Juara hanya angka saja, yang terpenting kita memeriahkan expo dan menyukseskan gelaran event nasional ini dengan publikasi yang tak henti. Sesuai dengan tanggung jawab kita di bidang Publikasi, Dokumentasi dan Siaran MTQN,” ucapnya.

Stand Diskominfo Kaltim didesain khusus untuk memperkenalkan seni budaya Kalimantan Timur kepada pengunjung expo yang datang dari seluruh penjuru tanah air. Beragam simbol-simbol khas Kaltim dipajang di stan Diskominfo berukuran 7x6 meter itu. Seperti pakaian adat, manik-manik khas Kaltim, dan ornamen kedaerahan.

Sebagai pusat informasi, stan Diskominfo juga menjadi salah satu venue Podcast Ngopi Sore. Dialog interaktif garapan Diskominfo Kaltim yang menyajikan topik-topik seputar MTQ Nasional ini menghadirkan bintang tamu dari kafilah, ofisial, partisipan dan seluruh pihak yang terlibat dalam MTQ Nasional ke-30 di Provinsi Kaltim.(ri/adv/diskominfo prov kaltim)

Berikut hasil pemenang stand pameran MTQN Expo 2023 :

Perangkat Daerah terinformatif :

Juara 1 Disdukcapil Kaltim

Juara 2 DKP3A Kaltim

Juara 3 Diskominfo Kaltim

Perangkat Daerah terkreatif :

Juara 1 BKD Kaltim

Juara 2 Disperindagkop Kaltim

Juara 3 KDEKS Kaltim

Perangkat Daerah dekorasi terbaik :

Juara 1 DPTPH Kaltim

Juara 2 DESDM Kaltim

Juara 3 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

KabarIkn.com,Balikpapan - Dalam rangka mengidentifikasi arah pengembangan serta kebutuhan tenaga teknis Teknologi Informasi di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Penyusunan Pedoman Pengembangan Government Chief Information Officer Provinsi Kalimantan Timur Tahap 1. Kegiatan ini digelar di Hotel Four Points Balikpapan, Rabu (18/09/2024).

Tenaga Ahli Inixindo Jogja, Umar menyampaikan dalam pelaksanaan SPBE ada tahapan - tahapan yang dimana biasanya dalam kegiatan apapun pasti ada perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Pada perencanaan kemarin mereka membuat daftar apa saja yang harus dilakukan, kemudian pada pelaksanaan akan dibuat pedoman - pedoman yang nanti pada saat ada proses monitoring dan evaluasi mereka bisa menilai apakah yang dilaksanakan sudah sesuai.

“ Kemarin kita membuat perencanaan dan hari ini menyusun pedoman yang fokus kepada SDM. Rangkaian proses ini nantinya akan kita coba penuhi untuk memastikan sistem pemerintahan berbasis elektronik di Provinsi Kalimantan Timur dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

 

Foto : Tenaga Ahli Inixindo Jogja, Umar

Kegiatan ini dilakukan agar nantinya Diskominfo Prov Kaltim khususnya OPD dapat memiliki perencanaan, jadi nantinya dapat bekerja secara efektif atau sudah mengetahui apa saja pekerjaan yang harus dilakukan sehingga bisa mengetahui apa saja yang menjadi panduannya.

“ Harapannya adapun tahapan - tahapan tata kelola ini keuntungannya bisa didapatkan ketika kita nanti melaksanakan dengan segala sesuatunya yang terencana dan termonitor. Sehingga bisa efektif dan efisien dalam pengeluaran anggaran, perencanaan kegiatan dan SDM nya,” katanya.

Umar menambahkan bahwa pada kegaiatan ini juga ada yang dinilai khususnya seberapa digital Provinsi Kaltim. Maksud dari digital tersebut adalah layanan - layanan yang ada bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dengan mudah,cepat, murah dan tuntas dengan memanfaatkan tekhnologi.

Artinya, dari nilai 1 yang dinilai kurang sampai 5 yang dimana sudah optimal maka provinsi Kalimantan Timur mengejar target dengan nilai 3,5 yang dimana sudah memuaskan dalam konteks digitalnya.

“ Kalau dari nilai yang dilihat Provinsi Kalimantan Timur sudah cukup baik dan ada kelebihan tetapi masih ada peluang - peluang untuk ditingkatkan,” imbuhnya.

Foto : PLT Kabid Aptika, Denny Ruliansyah

Sementara itu, PLT Kabid Aptika Denny Ruliansyah menyampaikan adapun tujuan lain dari kegiatan ini yaitu mereka coba untuk memetakan terkait pelatihan atau bimtek yang bisa dilakukan maupun kerjasamakan dengan BPSDM yang berkaitan dengan SPBE.

Inipun salah satunya untuk memenuhi indikator dan menaikan indeks. Tujuannya juga untuk menambah data dukung dan penilaian asesment dari Kemenpan RB Tahun 2024. (bs/adv/diskominfo prov kaltim)

Kabarikn.com,Balikpapan- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) gelar reviu arsitektur proses bisnis sistem pemerintahan berbasis elektronik, bertempat di Hotel Four Poin Balikpapan, Selasa (17/92024).

"Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) adalah penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada Pengguna SPBE.

Kegiatan reviu ini juga digelar untuk meningkatkan indeks SPBE Kaltim kini masih 29,1 masih perlu ditingkatkan untuk mencapai 3,5 meski masih banyak indikator lainnya.

Plt. Kabid Aplikasi Informatika, Informasi dan Komunikasi Publik (APTIKA)  Kominfo Kaltim Denny Ruliansyah mengatakan, proses pengadaan diperlukan perbaikan agar mendapatkan hasil yang lebih baik.

"Jadi biar paket pengadaan kami ini hasilnya bagus gitu, maka kita meminta masukan masing masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait dengan reviewnya atau masukan-masukanya," ungkap Denny.

Menurutnya, dikarenakan proses pengadaan ini melibatkan banyak OPD dilingkungan pemprov Kaltim, bukan hanya Kominfo sehingga membutuhkan masukan dari pihak lainnya.

"Proses bisnis ini juga keterkaitan dengan OPD lain juga tidak bisa diskominfo sendiri yang apa membuat langsung jadi begitu. Jadi perlu masukan juga dari OPD terkait," kata Plt. Aptika Kominfo Kaltim ini.

Termasuk untuk meningkatkan dan menaikkan indikator indeks SPBE kita ini, salah satu data dukung kita untuk menaikkan SPBE kita kan kita kemarin posisi di 2,91," urainya.

Denny Ruliansyah juga berupaya menaikkan tarif indeks SPBE untuk di tahun ini, disaat assessment dari Kemenpan, bisa mencapai 3,5.

Maka itu pihaknya mencoba mengumpulkan data lebih lengkap, lebih komplit, salah satunya mereview arsitek- arsitektur SPBE ini.

"Salah satu data dukungnya ini ,untuk menaikkan indeks kita. Sebenarnya banyak indikatornya, tapi salah satunya ini. Sebenarnya kita target kita sih 3 setengah itu kita usahakan di tahun ini," harap Denny.

"Namun, semua itu tergantung asesmen dari Kemenpan RB nanti, yang melakukan assesment ke kita. Dan tidak bisa di intervensi. Cuma kita bisa menyiapkan semua data dukung yang diminta semaksimal mungkin lah,"jelasnya.(bs/adv/Diskominfo prov kaltim)

KabarIkn.com,Samarinda – Rangkaian kegiatan para peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional diakhiri manis dengan suguhan pengalaman menyusuri salah satu sungai terpanjang di Indonesia, yakni Sungai Mahakam, Minggu (15/09/2024).

Diikuti sebanyak 800 peserta dari seluruh provinsi di tanah air, rombongan peserta telah memadati Dermaga Sungai Mahakam di kota Samarinda sejak pagi. Dengan tertib mereka menunggu kedatangan Kapal-kapal wisata yang telah disiapkan untuk menjelajahi sungai yang juga memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat di Kaltim sebagai sumber air, potensi perikanan maupuan saran transportasi.

Rasa takjub, gembira dan syukur diutarakan oleh para Kafilah. Seolah menjadi penyejuk hati dan pikiran usai berkompetisi selama kurang lebih sepekan. Tak lupa, momen-momen langka nan bersahaja juga diabadikan mereka baik melalui kamera maupun ponsel pintarnya untuk berswafoto dan bergembira bersama.

“Alhamdulillah selama saya disini mulai dari hari pertama hingga saat ini, pengalaman dan kenangan yang luar biasa banyak kami peroleh di Kalimantan Timur,” ujar Refil salah satu peserta asal Jawa Timur.

Tiap tempat memberikan cerita, Refil yang mengikuti cabang lomba Kaligrafi kontemporer dalam ajang MTQ Nasional ke-30 ini mengaku telah mengikuti 2 perlombaan MTQ Nasional sebelumnya yakni di Provinsi Kalimantan Selatan dan Sumatera Barat. Perhelatan di Kalimantan Timur tahun ini, menjadikan kali ke-3 Refil turut serta dalam event akbar ini.

“Pengalaman disini menjadi ilmu dan kisah penuh kesan tak terlupakan, yang nantinya akan saya bawa pulang dan ceritakan di daerah asal saya,” imbuh pria kelahiran Lumajang tersebut.

Momen menyusuri Sungai Mahakam ini meninggalkan kesan mendalam di hati peserta. Pengalaman ini diharapkan tidak hanya menjadi kenangan indah, tetapi juga momen yang mempererat tali silaturahmi antar sesama, dalam sejuknya pemandangan dari sungai yang menjadi urat nadi kehidupan warga Bumi Etam. (ri/adv/diskominfo prov kaltim)

Kabarikn.com,Samarinda - Samarinda akan menjadi saksi spektakuler pertunjukan cahaya dari ribuan drone yang akan menghiasi langit malam pada penutupan MTQ Nasional XXX Kalimantan Timur . Untuk memastikan kelancaran dan keamanan acara, warga, khususnya di sekitar Gelanggang Olahraga (GOR) Kadrie Oening Sempaja diimbau agar tidak menerbangkan drone pribadi.

Formasi-formasi drone yang indah akan tercipta pada ketinggian 200-300 meter di GOR Kadrie Oening Sempaja, Samarinda, Minggu (15/9/2024)

Ketua APDI Regional Kaltim, H. Ismail Fahmy Almadi, menegaskan bahwa drone yang diterbangkan secara sembarangan dapat mengganggu pertunjukan, bahkan menimbulkan risiko kecelakaan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menerbangkan drone selama acara berlangsung,”imbaunya

Pihak penyelenggara telah mengantongi izin dari Kementerian Perhubungan Direktorat Perhubungan Udara untuk pelaksanaan drone show ini.

Namun demikian, tindakan tegas akan diambil terhadap pihak-pihak yang tetap menerbangkan drone dan membahayakan acara.

“Kami mohon partisipasi aktif dari seluruh warga Samarinda untuk tidak menerbangkan drone selama acara berlangsung,”pintanya.

Bagi masyarakat yang ingin mengabadikan momen spektakuler ini, panitia menyediakan hadiah bagi foto terbaik yang berhasil menangkap momen spektakuler dari kamera smartphone. (ri/adv/diskominfo prov kaltim)

KabarIkn.com.,Samarinda - Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-30 di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bakal digelar malam ini, Minggu (15/9/2024) pukul 19.00 Wita di Gelanggang Olahraga (GOR) Kadrie Oening Sempaja Samarinda. 

Masyarakat yang ingin menyaksikan malam penutupan ini, dapat menonton melalui Siaran Langsung di beberapa kanal stasiun televisi (TV). Di antaranya TVRI Kalimantan Timur, Balikpapan TV (BTV), Samarinda TV (STV), Kompas TV Tenggarong, dan PKTV. 

Selain melalui kanal televisi, penutupan MTQ Nasional juga dapat disaksikan melalui live streaming di Youtube Diskominfo Kaltim, Liputan6, aplikasi Vidio dan siaran relay radio RRI Samarinda kanal Pro 1 dan Pro 3 di seluruh Indonesia. 

"Masyarakat yang ingin menyaksikan Penutupan MTQ Nasional dapat menonton lewat Siaran Langsung yang tersedia di berbagai kanal digital. Atau kalau mau datang langsung ke GOR Kadrie Oening bisa menyaksikan melalui tiga videotron yang tersedia di beberapa titik dan di Media Center," ungkap Muhammad Faisal selaku Koordinator Bidang Publikasi, Dokumentasi dan Siaran MTQ Nasional Kaltim, Minggu (15/9/2024). 

Penutupan MTQ Nasional bakal menghadirkan penampilan spesial dari Rhoma Irama dan Soneta Group serta atraksi 500 drone pada ketinggian 300 meter di langit Samarinda.(ri/adv/diskominfo prov kaltim)

KabarIkn.com,Samarinda – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur (Diskominfo Kaltim) turut berpartisipasi dalam pameran Expo MTQ Nasional 2024 di Convention Hall Komplek GOR Kadrie Oening Sempaja.

Sebagai Koordinator Bidang Publikasi Dokumentasi dan Siaran MTQ Nasional Tahun 2024, Diskominfo Kaltim menyajikan ragam informasi menarik yang ditampilkan di booth/stan pameran. Mulai dari publikasi pemberitaan selama pelaksanaan MTQ Nasional Kaltim pada 6-16 September 2024, testimoni para tokoh dan influencer, serta konten-konten video kreatif yang diproduksi oleh tim internal Diskominfo Kaltim.

Sub Koordinator Kemitraan Media dan Komunikasi Publik Diskominfo Kaltim, Awang Fauzan Rahman menyebut, selain sebagai media informasi, stan Diskominfo juga menyajikan ragam hiburan dan promosi daerah.

Dekorasi stan Diskominfo pada Expo MTQ Nasional Kaltim bahkan sengaja didesain khusus untuk memperkenalkan seni budaya Kalimantan Timur kepada pengunjung expo yang datang dari seluruh penjuru tanah air. Beragam simbol-simbol khas Kaltim dipajang di stan Diskominfo berukuran 7x6 meter itu. Seperti pakaian adat, manik-manik khas Kaltim, dan ornamen kedaerahan.

Diskominfo dapat mencoba pakaian adat khas Dayak yang sengaja dipajang di sisi kiri stan. Lalu dapat berfoto di atas gong sambil berpose ala penari Dayak.

“Kita juga siapkan games berhadiah menarik bagi para pengunjung. Bahkan pengunjung kalau mau, juga bisa menyanyi akustik bersama kami di stan Diskominfo. Tapi harus lagu-lagu religi karena kita kan di event musabaqah tilawatil qur’an, ” kata Awang Fauzan, Kamis (12/9/2024).

Sebagai pusat informasi, stan Diskominfo juga menjadi salah satu venue Podcast Ngopi Sore. Dialog interaktif garapan Diskominfo Kaltim yang menyajikan topik-topik seputar MTQ Nasional ini menghadirkan bintang tamu dari kafilah, ofisial, partisipan dan seluruh pihak yang terlibat dalam MTQ Nasional ke-30 di Provinsi Kaltim.

“Selain berkontribusi di stan pameran, Diskominfo Kaltim juga mempublikasikan MTQ Nasional di media luar. Seperti videotron dan tiang baliho milik Pemprov Kaltim. Ada juga yang bekerja sama dengan beberapa advertising swasta. Umbul-umbul juga tersebar disemua venue MTQ,” tutup Fauzan. (ri/adv/diskominfo prov kaltim)

 

Kabarikn.com,Penajam - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten PPU Linda Romauli Siregar mendapat kunjungan Ibu Iriana Jokowi ,bertempat di Kantor Desa Tengin Baru, Kabupaten PPU pada Kamis (12/9/24). 

Kunjungan Ibu Iriana kali ini didampingi oleh Ibu Wury Ma'ruf Amin beserta para Ibu OASE Kabinet Indonesia Maju (KIM).

Kedatangan Ibu Iriana beserta para Ibu OASE KIM dalam rangka monitoring kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal dan pelatihan pengolahan sampah rumah tangga menjadi kompos dan ECO enzyme.

Saat ditemui usai acara, Ketua TP-PKK Kabupaten PPU Linda Romauli Siregar menyampaikan kegiatan PMT lokal telah dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus lalu dan program tersebut dianggap berhasil.

"Tentu saja kami dengan Dinas Kesehatan merasa sangat gembira karena program ini dianggap berhasil, karena sekitar 70 persen dari anak-anak yang menjadi sasaran, baik yang T (tidak naik berat badannya) dengan yang underweight itu telah naik berat badannya," terang Linda.

Lebih lanjut Linda menambahkan bagi anak-anak yang tidak naik berat badannya juga telah di analisis oleh Dinas Kesehatan untuk mengetahui penyebab tidak naik berat badan.

"Yang jelas ada tindak lanjut dari program ini untuk menaikan berat badan anak-anak semuanya. Apakah ada yang sakit, dan sebagainya telah ditindaklanjuti," jelasnya.

Selain program PMT lokal, Linda juga menyampaikan atensi Ibu Iriana Joko Widodo terkait program pelatihan pengolahan sampah rumah tangga menjadi kompos dan ECO enzyme.

"Atensi khusus dari Ibu Negara, produk-produk ini harus kita koordinasikan atau teruskan ke BPOM, artinya mereka harus punya standarisasi, sehingga pengelolaan sampah ini benar-benar sudah ada jaminannya bisa dilakukan dan tidak membahayakan kesehatan, aman untuk dipakai," terangnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan PPU Jansje Grace Makisurat menyampaikan rasa bahagia atas kesempatan untuk mendapatkan suntikan anggaran dari OASE KIM bagi program PMT lokal bagi anak-anak yang mulai bermasalah gizi di Kabupaten PPU. Dirinya berharap setelah pemberian PMT ini anak-anak yang awalnya T tidak jatuh ke stunting dan penurunan stunting bisa terjadi di Kabupaten PPU.

"Anggaran sebesar 350 juta rupiah dari OASE KIM, kami sebar ke seluruh wilayah Kabupaten PPU dan dikelola oleh ibu-ibu kader Posyandu, makanya mereka ikut hadir hari ini, karena bentuk apresiasi kami untuk ketemu langsung dengan Ibu Negara dan OASE KIM," pungkasnya. (fz/adv/Diskominfo prov kaltim)

 

KabarIkn.com,Samarinda – Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-30 di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tengah berlangsung mulai tanggal 6 – 16 September 2024. Saat ini, para peserta dari kafilah provinsi se-Indonesia tengah berkompetisi pada beragam cabang lomba Musabaqah Tilawatil Qur'an.

Turut andil demi kelancaran kegiatan, terutama dalam bidang publikasi dan penyampaian informasi, pihak panitia penyelenggara menghadirkan Media Center di Halaman Parkir Gelanggang Olahraga (GOR) Kadrie Oening Sempaja Samarinda yang menjadi venue utama MTQ Nasional 2024.

Media Center ini dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kaltim selaku Koordinator Bidang Publikasi Dokumentasi dan Siaran MTQ Nasional Kaltim.

Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal menyebut, para awak media maupun masyarakat yang membutuhkan informasi seputar MTQ Nasional, dapat datang langsung ke Media Center. Di sana dilengkapi fasilitas 12 monitor yang menampilkan pelaksanaan cabang lomba dari 12 venue secara live streaming.  

Kita fasilitasi di sana. Ada TV, laptop, Wifi, dan perangkat podcast. Jadi silakan saja wartawan yang ingin bekerja memproduksi karya jurnalistiknya terkait pelaksanaan MTQ Nasional, bisa datang ke Media Center,” ungkap Faisal, Selasa (10/9/2024).

Sebagai informasi, Podcast Ngobrol Pintar dan Inspiratif (Ngopi) Sore garapan Diskominfo Kaltim juga tayang setiap hari selama penyelenggaraan MTQ Nasional di Kaltim. Mulai 9 -13 September 2024.

Venue Podcast Ngopi Sore edisi spesial ini juga dibuat khusus di dalam ruang Media Center MTQ Nasional yang ditayangkan secara streaming di kanal youtube, Diskominfo Kaltim setiap hari pukul 16.00 Wita. (ri/adv/diskominfo prov kaltim)

KabarIkn.com,Samarinda - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Timur (BPKP) melakukan Evaluasi Transformasi dan Keterpaduan Layanan Publik Berbasis Digital Tahun 2024. Evaluasi ini dilakukan di lingkup pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Auditor Madya BPKP Kaltim, Bambang Mulyatno menjelaskan, proses evaluasi transformasi dan keterpaduan layanan publik berbasis digital dilakukan sejak 10 September hingga 4 Oktober 2024. Pihaknya akan menghimpun data dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota terkait keterpaduan layanan publik berbasis digital. Terutama terkait regulasi dan implementasi aplikasi – aplikasi layanan publik berbasis digital dalam mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Dari aplikasi-aplikasi layanan publik yang telah diterapkan ini, apa dampaknya? Apakah mempercepat layanan atau malah menghambat. Itu akan kami himpun datanya,” ungkap Bambang Mulyatno saat kunjungan ke Kantor Diskominfo Kaltim dalam rangka Evaluasi Transformasi dan Keterpaduan Layanan Publik Berbasis Digital, Rabu (11/9/2024).

Lebih lanjut, Auditor Penyelia BPKP Kaltim sekaligus Ketua Tim Evaluasi Transformasi dan Keterpaduan Layanan Publik Berbasis Digital Tahun 2024, James W.R menerangkan, pihaknya akan menghimpun data layanan publik berbasis digital sesuai siklus layanan aplikasi, kebijakan turunan dan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemda terkait penggunaan aplikasi umum/SPBE prioritas, serta kebijakan turunan dan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemda terkait transformasi dan keterpaduan layanan digital yang sejalan dengan SPBE, Satu Data Indonesia (SDI) dan Pusat Data Nasional (PDN).

Di tempat yang sama, Sekretaris Diskominfo Kaltim Edi Hermawanto Noor mengaku siap mendukung proses evaluasi transformasi dan keterpaduan layanan publik berbasis digital. Pihaknya juga akan membantu dalam proses pengisian dan penginputan data yang diperlukan dalam proses evaluasi tersebut.

Hadir bersama Sekretaris Diskominfo Kaltim, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika (Aptika) Deny Ruliansyah serta jajaran pejabat fungsional Pranata Komputer (Prakom) Diskominfo Kaltim. (ri/adv/diskominfo prov kaltim)

 

KabarIkn.com,Samarinda – Dunia saat ini tengah menghadapi tantangan signifikan dalam sektor energi. Situasi ini mengharuskan untuk adanya peralihan ke solusi energi terbarukan, guna memastikan keberlanjutan dan melindungi lingkungan. Inovasi pun dibutuhkan dan menjadi bahasan utama dalam banyak diskusi baik level lembaga pendidikan hingga forum-forum berskala nasional dan internasional.

Kaltim juga menjadi salah satu daerah yang fokus dalam penciptaan dan pengembangan inovasi energi terbarukan bagi lingkungan. Rabu (11/09/2024) digelar Seminar Nasional Rekayasa Tropis (Retro) terkait Inovasi Keberlanjutan Energi Terbarukan yang menghadirkan narasumber ahli dan kompeten, di gedung Hexagonal Fakultas Teknik Universitas Mulawarman (Unmul).

“Dengan ketergantungan yang tinggi pada energi fosil, terutama batu bara, serta tantangan dalam pengelolaan sumber daya alam dan infrastruktur energi, kita akan menghadapi risiko lingkungan dan ekonomi yang signifikan. Seminar nasional ini jadi wadah yang tepat bagi kita untuk bertukar pemikiran dengan tujuan menciptakan solusi bagi keberlanjutan lingkungan,” ujar Prof. Dr. Lambang Subagiyo, M.Si selaku Wakil Rektor Bidang Akademik Unmul saat membuka acara.

Oleh karenanya, inovasi dibutuhkan dalam teknologi energi untuk mengatasi masalah-masalah ini dan mendorong transisi menuju sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Kaltim, meskipun kaya akan sumber daya alam, saat ini menghadapi beberapa tantangan utama dalam sektor energi.

“Mulai dari adanya Ketergantungan pada Energi Fosil, Pembangunan Infrastruktur Energi, Pengelolaan Sumber Daya Alam, Penyimpanan dan Distribusi Energi, ini lah tantangan yang kita hadapi di era saat ini,” sambungnya.

Untuk itu, ia pun berharap pada diskusi akan dikupas tuntas strategi untuk memperbaiki infrastruktur energi serta kebijakan yang diperlukan. Panel ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam mengimplementasikan solusi teknologi yang efisien dan ramah lingkungan.

Diketahui, Seminar Retro ini bukan perdana diadakan melainkan menjadi kali kedua digelar di perguruan tinggi tersebut. Dengan menghadirkan berbagai pembicara dan panelis yang membahas solusi inovatif untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut.

Hadir pada kegiatan ini Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim H. Muhammad Faisal, S.Sos., M.Si , Dekan Fakultas Teknik Unmul Prof. Dr. Ir. H. Tamrin. ST., M.T., IPU., APEC Eng., Kepala Badan Riset Daerah Kaltim, Kepala Seksi Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda Ir. Yudi Sulistiyanto, S.T.. beserta civitas akademik lainnya. Hadir pula Assistant Manager Environtment Zona 9 PT. Pertamina Ahmad Zuhal Fachri dan jajaran dalam seminar yang diikuti ratusan peserta ini. (ri/adv/diskominfo prov kaltim)