[Valid RSS]

KabarIkn.com,Samarinda - Kaltim Fair 2025 yang digelar di Big Mall Samarinda menjadi magnet bagi ribuan pengunjung dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.

Salah satu kegiatan sekaligus kompetisi menarik yaitu Photo Challenge yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur.

Lomba yang telah diselenggarakan mulai tanggal 16 April 2025 ini diikuti puluhan peserta dan menghasilkan 3 (tiga) terbaik jepretan momen indah di gelaran tahunan kaltim tersebut.

Terbaik 1, Asep Sunandar mengaku gembira setelah dinyatakan berhasil unggul dari peserta lainnya pada Minggu (20/04/2025). Kegiatan ini menurutnya menjadi kegiatan yang menantang diri untuk dapat mengabadikan momen bermakna dengan cara sederhana yaitu melalui lensa telepon genggam.

"Kegiatan ini seru banget yaa.. Jujur baru pertama kali ini mengikuti Photo Challenge maupun lomba-lomba Diskominfo, menantang dan seru," ungkapnya.

Sebagai warga Kaltim, Asep mengapresiasi tak hanya kompetisi ini, melainkan juga acara Kaltim Fair secara keseluruhan. Baginya, Kaltim memiliki potensi besar untuk maju kedepannya.

Asep juga berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara rutin dan dikembangkan agar lebih banyak masyarakat yang terlibat, khususnya generasi muda yang aktif di media sosial. Menurutnya, melalui tantangan fotografi sederhana, pesan-pesan positif tentang Kalimantan Timur bisa tersampaikan lebih luas dan menarik.

"Kaltim itu kaya akan budaya, kreativitas, dan energi anak mudanya. Kalau bisa dikemas dengan cara menarik seperti ini, saya yakin lebih banyak yang akan bangga dan mau berkontribusi menyuarakan potensi daerah kita,"tambahnya.

Kegiatan Photo Challenge ini merupakan bagian dari strategi Diskominfo untuk mendorong partisipasi publik dalam menyebarkan konten positif dan informatif tentang pembangunan serta kemajuan daerah.

Selain menjadi ajang adu kreativitas, kompetisi ini juga membuka ruang bagi masyarakat untuk aktif terlibat dalam narasi kemajuan Kalimantan Timur.

Adapun Terbaik 1 dimenangkan oleh Asep Sunandar dengan username @mamang.asepp, Terbaik 2 yaitu Intan dengan username @_intan.nk dan Terbaik 3 yaitu Arum dengan username @arumwidya58. (*/diskominfo prov kaltim)

KabarIkn.com - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur kembali hadir dan memeriahkan gelaran Kaltim Fair 2025 dengan semangat baru dan menjadi ruang informasi bagi masyarakat untuk program dan kebijakan pemerintah.

Partisipasi ini menjadi bentuk nyata dukungan Diskominfo terhadap pembangunan daerah berbasis informasi dan teknologi, sejalan dengan visi besar "Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas", dari Gubernur H Rudy Mas'ud (Harum) dan Wakil Gubernur Seno Aji.

Stan Diskominfo Kaltim menjadi salah satu magnet perhatian pengunjung dengan suguhan konten edukatif seputar literasi digital, keterbukaan informasi publik, serta inovasi layanan berbasis teknologi.

Materi disampaikan dalam format yang segar dan mudah dicerna, menjadikan stan ini tak hanya sebagai ruang pamer, melainkan juga ruang belajar bersama masyarakat.

Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik dan Kehumasan Diskominfo Kaltim, Irene Yuriantini mengatakan bahwa keikutsertaan ini bertujuan mendekatkan informasi dan edukasi teknologi kepada publik secara lebih luas dan ramah generasi muda.

"Kehadiran Diskominfo Kaltim sebagai bagian dari komunikasi publik yang sehat dan mendorong generasi muda menjadi pengguna informasi yang cerdas." ungkap Irene

Kaltim Fair adalah pameran tahunan yang rutin diikuti Diskominfo Kaltim, masyarakat tentu sudah familiar. Oleh karena itu, Irene berharap dengan hadir lebih dekat, masyarakat dapat berinteraksi langsung dan memperoleh layanan informasi, hingga mengikuti kegiatan-kegiatan menarik di Stan.

"Kita hadir dengan pelayanan informasi, Podcast harian selama pameran ada Ngopi Sore, Podcast dengan Busam ID, dan rekan-rekan Diskominfo Kaltim yang semua ditayangkan live juga jadi masyarakat bisa menyaksikan langsung di stan juga di Youtube Kominfo Kaltim. Terakhir, ada lomba foto yang bisa diikuti warga juga games-games menarik yang rugi kalau dilewatkan" imbuhnya.

Kaltim Fair 2025 sendiri menjadi wadah tahunan yang mempertemukan berbagai unsur pemerintahan, pelaku usaha, dan komunitas untuk berbagi gagasan dan inovasi demi kemajuan Kalimantan Timur.

Melalui ruang-ruang seperti ini, semangat menuju Generasi Emas Kaltim di tahun 2045 terus dipupuk dengan kolaborasi dan keterbukaan. Hal ini disampaikan oleh Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Sumber Daya Alam (SDA), Perekonomian Daerah dan Kesejahteraan Rakyat, Arief Murdiyatno saat mengunjungi stan Diskominfo Kaltim.

"Stan Diskominfo Kaltim ini menggambarkan bagaimana informasi bisa dikemas secara menarik dan edukatif. Ini penting, karena masyarakat kita butuh akses informasi yang tidak hanya cepat, tapi juga akurat dan mudah dipahami," ujarnya.

Arief juga mengapresiasi semangat inovasi dan keterbukaan yang ditunjukkan Diskominfo Kaltim. Menurutnya, peran komunikasi publik akan menjadi pilar penting dalam menyongsong Kalimantan Timur sebagai kawasan strategis nasional, bahkan Internasional.

"Kami berharap upaya seperti ini terus dikembangkan, bahkan diperluas jangkauannya ke berbagai wilayah. Literasi informasi harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, agar tidak ada yang tertinggal dalam proses pembangunan," tambahnya.

Diskominfo Kaltim terus berkomitmen menjadikan ruang-ruang publik seperti sebagai sarana strategis untuk menyampaikan program pemerintah, membangun kedekatan dengan masyarakat, serta menanamkan nilai-nilai literasi digital sejak dini.

Harapannya, generasi muda Kalimantan Timur tumbuh sebagai pribadi yang adaptif, kreatif, dan bijak dalam menyikapi arus informasi di era digital-mewujudkan Kaltim yang informatif, inovatif, dan siap menyongsong masa depan sebagai bagian dari Generasi Emas Indonesia 2045. (*)

 

KabarIkn.com,Samarinda – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengadakan rapat tahap awal untuk membahas rencana integrasi Aplikasi SAKTI (Satu Akses Kalimantan Timur). Rapat ini merupakan bagian dari program prioritas 100 hari kerja Gubernur Kaltim dan berlangsung di Ruang Rapat Kepala Diskominfo Kaltim, Rabu (26/3).

Rapat ini bertujuan untuk merancang strategi integrasi Aplikasi SAKTI sebagai platform layanan dan informasi publik di Kaltim. Pranata Komputer Ahli Muda Diskominfo Kaltim, Fery, menyatakan bahwa tahap awal ini difokuskan pada penguatan koordinasi antarinstansi pemerintah guna memastikan integrasi aplikasi dengan sistem yang telah ada.

“Agar implementasi berjalan lancar dan sesuai harapan, diperlukan koordinasi antarperangkat daerah dalam pengembangan aplikasi serta persiapan infrastruktur untuk mendukung operasional sistem,” ujar Fery.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Aplikasi SAKTI dirancang untuk menyatukan berbagai layanan pemerintahan secara digital, mempermudah akses masyarakat terhadap informasi penting, serta meningkatkan efisiensi administrasi publik. Dengan adanya aplikasi ini, seluruh layanan dan informasi publik di Kaltim dapat terintegrasi dalam satu platform, mendukung efisiensi layanan, serta memastikan transparansi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.

“Integrasi ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan publik di Kaltim serta meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah daerah,” tambahnya.

Melalui Aplikasi SAKTI, Pemerintah Provinsi Kaltim berupaya meningkatkan kualitas layanan publik yang lebih cepat, mudah diakses, dan terukur. Langkah ini juga mendukung visi pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan transparan, memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Rapat ini turut dihadiri oleh Tim Bidang Aptika Diskominfo Kaltim, perwakilan dari Bank Indonesia Provinsi Kaltim, BMKG Kaltim, Disnakertrans Kaltim, DPMPTSP Kaltim, serta sejumlah biro di lingkungan Setdaprov Kaltim dan Tim Enygma.(*/diskominfo prov kaltim)

 

 

KabarIkn.com,Samarinda – Internet kini bukan sekadar hiburan, tetapi telah menjadi kebutuhan esensial dalam kehidupan masyarakat. Fungsinya mencakup berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga pelayanan publik.

Menyadari pentingnya konektivitas digital, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus berupaya mempercepat akses internet di desa-desa guna mengatasi blankspot dan meningkatkan pelayanan publik.

Dalam program Dialog Publika yang digelar Senin (24/03/2025), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa internet gratis di kantor desa akan segera diwujudkan.

"Pemprov Kaltim telah menyiapkan anggaran untuk menyediakan internet gratis di seluruh 841 desa di Kaltim. Selain di kantor desa, akses poin juga akan diperluas ke area sekitar agar masyarakat dapat menikmatinya," ujar Faisal.

Langkah ini merupakan bagian dari program Gratispol yang menjadi unggulan Gubernur Kaltim H. Rudy Mas’ud (Harum) dan Wakil Gubernur Seno Aji. Meskipun urusan telekomunikasi merupakan kewenangan pemerintah pusat, Pemprov Kaltim mengambil inisiatif agar daerah tidak perlu menunggu terlalu lama.

"Tantangan yang dihadapi cukup besar, mulai dari kondisi geografis hingga infrastruktur yang belum merata. Namun, karena internet telah menjadi kebutuhan mendasar, kami berkomitmen untuk terus mempercepat realisasinya," tegas Faisal.

Saat ini, Pemprov Kaltim tengah melakukan pendataan dan inventarisasi agar program berjalan maksimal. Dijadwalkan, Gratispol akan resmi diluncurkan pada April-Mei 2025.

"Insya Allah, pada Mei 2025, kami akan meluncurkan program unggulan yang mencakup internet gratis, pendidikan gratis, dan layanan kesehatan gratis," tambahnya.

Selain menyediakan akses internet, Pemprov Kaltim juga berencana membangun Creative Hub di desa-desa untuk mendorong literasi digital dan ekonomi kreatif.

"Dengan adanya Creative Hub, masyarakat bisa belajar pemanfaatan teknologi digital, seperti literasi digital dan pemasaran digital (digital marketing), sehingga internet bukan sekadar untuk hiburan, tetapi juga untuk meningkatkan ekonomi desa," jelas Faisal.

Ia berharap program ini berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Dengan dukungan semua pihak, kita bisa membawa Kalimantan Timur menuju transformasi digital yang lebih maju," pungkasnya.

Hadir pula dalam diskusi ini Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Provinsi Kaltim, Puguh Harjanto, yang turut mendukung inisiatif digitalisasi desa demi kesejahteraan masyarakat.(*/diskominfo prov kaltim)

KabarIkn.com,Balikpapan - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menggelar rapat koordinasi yang membahas terkait pemanfaatan anggaran efisiensi tahun 2025, Rabu (12/03) di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim.

Dipimpin oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), jajaran Perangkat Daerah Kaltim yang hadir mengidentifikasi dan membahas berbagai Program Unggulan yang nantinya akan dilaksanakan di era kepemimpinan Gubernur/Wakil Gubernur Kaltim Tahun 2025-2030.

Kepala Bappeda Kaltim, Yusliando mengajak seluruh peserta rapat yang hadir untuk mengkonfirmasi besaran nominal dan detail program prioritas di tiap-tiap bidang yang meliputi diantaranya pendidikan, kesehatan, sosial, hingga layanan dan internet serta program-program unggulan lain.

la mengemukakan bahwa selama penyusunan bersama ini, penggunaan anggaran harus lebih terarah dan tepat sasaran, sehingga memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

"Efisiensi anggaran bukan sekadar penghematan, tetapi bagaimana kita bisa mengalokasikan dana secara optimal untuk program yang benar-benar bermanfaat untuk kesejahteraan daerah," ujarnya.

Adapun pemanfaatan anggaran harus dilakukan secara transparan dan akuntabel agar dapat memberikan dampak yang nyata. Perencanaan yang matang menjadi hal yang penting. Selain itu kolaborasi antar perangkat daerah juga diperlukan dalam menyusun program prioritas yang selaras dengan visi pembangunan daerah.

Nampak hadir Sekretaris Diskominfo Kaltim Edi Hermawanto Noor dan pimpinan perangkat daerah di kaltim atau yang mewakili. Dengan adanya rapat ini, diharapkan penggunaan anggaran tahun 2025 dapat lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur.

Pemerintah juga akan melakukan evaluasi berkala untuk memastikan bahwa setiap program berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.(*)

KabarIkn.com,Samarinda - Mengawali hari pertama berkantor, Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas'ud bersama Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji langsung bergerak cepat. Salah satu agenda perdana mereka adalah menerima kunjungan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, di ruang kerja Gubernur, Senin (3/3/2025).

Pertemuan tersebut bertujuan melakukan aktivasi, verifikasi dan autentifikasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) sebagai bagian dari komitmen mewujudkan sistem administrasi pemerintahan berbasis digital yang efektif dan efisien.

TTE memiliki peran penting dalam memastikan keaslian identitas pengirim dokumen, menjaga integritas isi dokumen, serta menyertakan tanda tangan sah dalam setiap dokumen atau transaksi elektronik.

Bertempat di ruang kerja gubernur lantai 2, Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, proses verifikasi diawali dengan pemindaian wajah menggunakan perangkat laptop. Proses ini berjalan lancar setelah penyesuaian pencahayaan ruangan dilakukan sesuai arahan teknis dari Kepala Diskominfo Kaltim

.

"Mohon izin, Pak, posisi cahaya di sini terlalu terang, sehingga mohon berpindah posisi," ujar Muhammad Faisal memberikan saran teknis.

Adapun proses aktivasi TTE ini mengacu pada panduan resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui beberapa tahapan, di antaranya: Mengakses Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSE) yang diakui Kementerian Kominfo. Melakukan registrasi data diri dan identitas dengan melampirkan foto KTP, NIK, alamat email dan nomor telepon, papar Noor Fitriantono selaku Manggala Informatika Ahli Muda.

Kemudian melakukan verifikasi nomor telepon dan email aktif. Menentukan dan mengatur kata sandi sesuai ketentuan, lalu login ke akun. Serta Membuat Tanda Tangan Elektronik sesuai format yang disyaratkan PSrE. Setelah proses selesai, TTE siap digunakan.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur H. Rudy Mas'ud menegaskan komitmennya menggunakan TTE untuk mendukung kelancaran administrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

"Saya berkomitmen menggunakan TTE agar administrasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berjalan dengan baik, cepat, dan efisien," tegasnya.

Pemprov Kaltim terus mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan sebagai langkah strategis menuju birokrasi yang transparan, akuntabel dan efisien.

Selain TTE, dalam kesempatan yang sama, Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kaltim turut memberikan sosialisasi terkait pemanfaatan aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi). Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Anita Natalia Krisnawati, didampingi Dewi Susanti, memaparkan manfaat serta implementasi aplikasi tersebut dalam mendukung pengelolaan arsip yang efektif dan efisien. 

Sumber : Diskominfo Prov Kaltim

Foto : PJ Gubernur Kaltim Akmal Malik Saat Memberikan Sambutan Dari Menteri Tenaga Kerja Nasional

KabarIkn.com,Balikpapan - Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur, Pemprov Kaltim menggelar kegiatan Apel Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional Tahun 2025 dengan tema “Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Dalam Mendukung Penerapan Sustem Manajemen (SMK3) Untuk Meningkatkan Produktivitas”. Kegiatan apel ini sendiri digelar di Hanggar D Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan, Kamis (06/02/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh PJ Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik. Lalu turut dihadiri oleh Ketua Diskominfo Prov Kalimantan Timur Muhammad Faisal, Kejaksaan Tinggi Kaltim, Pejabat dari kepolisian, TNI, Otorita IKN, DPRD Kaltim serta Perwakilan OPD.

Dalam Sambutannya mewakili Menteri Tenaga Kerja, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik menyampaikan bahwa pemilihan tema pada Peringatan Bulan K3 Nasional ini sejalan dengan visi misi Presiden RI Prabowo Subianto untuk menciptakan Indonesia yang berdaulat, maju dan sejahtera melalui pembangunan SDM yang unggul dan produktif.

Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) sendiri bukanlah sekedar kewajiban moral yang harus dipatuhi tetapi juga merupakan pilar utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan manusiawi.

“ K3 tidak hanya berkaitan dengan upaya pencegahan kecelakaan kerja tetapi juga merupakan investasi strategis untuk menekan kerugian usaha, meningkatkan kualitas hidup dan memperkuat daya saing maupun produktivitas nasional,” ujarnya.

Berdasarkan laporan dari BPJS Ketenagakerjaan Nasional selama 3 tahun terakhir jumlah kecelakaan kerja termasuk penyakit akibat kerja terus menunjukkan tren peningkatan.

“ Maka dari itu budaya K3 harus terus ditingkatkan dan penurunan angka kecelakaan kerja harus menjadi prioritas utama,” katanya.

Akmal menambahkan pembangunan budaya K3 memerlukan kolaborasi dan komiten dari semua pihak. Ia mengajak kepada para pemimpin industri dapat menjadi teladan dalam penerapan K3 dan memberikan perhatian serius pada keselamatan dan kesehatan kerja.(bs/adv/diskominfo prov kaltim)

KabarIkn.com,Balikpapan - Asosiasi Media Siber (AMSI) Kalimantan Timur menggelar kegiatan Konvensi Media Siber dengan tema "Media Lokal diantara AI,IKN dan Publisher Right" yang digelar di Hotel Grand Tiga Mustika Balikpapan, Sabtu (28/12/2024).

Hadir sebagai narasumber Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Pers Dewan Pers Periode 2022-2025 Atmaji Sapto Anggoro, Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhytmika dan Kepala Diskomunfo Prov Kaltim, H.Muhammad Faisal.

Faisal menyambut baik kegiatan Konvensi Media Siber yang diadakan oleh AMSI Kalimantan Timur. Apalagi kegiatan ini juga merupakan silaturahmi dengan wartawan wartawan legend. Selain itu tentunya harus ada muatan intelektual seperti seminar, talkshow maupun bimtek.

" Ini harus dilakukan supaya kita tidak cuma hanyut dengan hura hura atau entertain maupun ceremonial saja, tetapi ada pengetahuan yang kita dapat," ujarnya.

Ia menyarankan untuk kegiatan seperti ini juga diadakan zoom jangan terpaku dengan narasumber yang harus datang secara offline seperti saat era covid-19.

" Base Practice itu juga bagus untuk dilakukan, seperti kita undang rekan rekan dari Liputan 6 atau yang lainnya untuk dapat sharing terkait mengembangkan media online," pungkasnya.(t/adv/diskominfo prov kaltim)

KabarIkn.com,Balikpapan - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Email Dinas Bagi Perangkat Daerah di Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan ini digelar di Hotel Swiss Bell, Kamis (21/11/2024).

Mewakili Kepala Diskominfo,Kepala Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Prov Kaltim, Irene Yuliantini menyampaikan kegiatan ini sangat penting apalagi di era transformasi digital dan semua kegiatan Pemerintahan akan berubah menjadi serba elektronik.

“ Pemanfaatan tekhnologi lambat laun akan menjadi bagian dari tugas pokok dan fungsi dalam rangka memberikan pelayanan,” ujarnya.

Salah satunya yaitu adalah pemanfaatan email dalam mendukung kegiatan kedinasan. Adapun berbagai aplikasi yang digunakan saat ini banyak menggunakan email sebagai kunci masuk akses aplikasi. 

Foto : Kepala Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kaltim Irene Yuliantini Saat Memberikan Sambutan mewakili Kadiskominfo 

"Disamping NIP yang banyak digunakan agar dapat mengakses aplikasi ini,” katanya.

Irene menambahkan dengan mengingat pentingnya email, maka dengan adanya sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan wawasan kepada seluruh pegawai agar dapat memanfaatkan email sebaik mungkin. Termasuk penggunaan email dalam pengamanan data dan informasi di instansi masing-masing.

Sementara itu, Bidang TIK dan Persandian Agus Eko Santoso menyampaikan kegiatan ini salah satu upaya Diskominfo dalam menjaga dan memudahkan pekerjaan para pegawai di lingkungan Pemprov Kaltim dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.

Foto : Bidang TIK dan Persandian Diskominfo Kaltim, Agus Eko Santoso

“ Maka dengan adanya email ini diharap bisa membantu bagi dinas dan para pegawai di lingkungan Pemprov Kaltim untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi,” Kata Agus.

Dengan adanya email ini bagi para pegawai di lingkungan Pemprov Kaltim dapat memudahkan para pegawai dalam melaksanakan tugas.

“ Apalagi di era reformasi ini sekarang semua melakukan transformasi digital dan salah satunya dalam pemanfaatan layanan. Kegiatan secara manual nantinya secara otomatis akan menjadi elektronik,” pungkasnya. (Bs/adv/diskominfo prov kaltim)

KabarIkn.com,Balikpapan - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Satu Data Summit “Data Statistik dan Geospasial Terintegrasi untuk Mewujudkan Satu Data Indonesia” di Hotel Novotel Balikpapan, Kamis (07/11/2024).

Dalam Sambutannya, Kepala Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Faisal menyampaikan ASKOMPSI dalam tahun ini sudah menyelenggarakan 4 kegiatan di Majalengka, Jakarta, Semarang dan Balikpapan. Dari data yang sudah masuk di register ada 148 orang hadir diluar OPD Pemprov Kaltim.

“Terimakasih buat para tamu dari luar Kalimantan Timur yang sudah hadir pada kegiatan ini termasuk dari Bapedda, BPS Provinsi Kaltim dan BPS Kabupaten/Kota,” ujarnya.

Foto : Kepala Diskominfo Provinsi Kaltim, Muhammad Faisal

Sesuai dengan tema kegiatan hari ini disadari bahwa betapa pentingnya data yang akurat,mutakhir, maupun terpadu sebagai landasan untuk mengambil suatu keputusan dan perencanaan pembangunan. Data yang berkualitas tentunya akan mempermudah Pemerintah dalam menyusun kebijakan efektif guna mengoptimalkan program pembangunan dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

“Sebagai Provinsi yang terus berkembang dan menjadi salah satu pusat perekonomian di Kalimantan, Kalimantan Timur memiliki tantangan besar dalam pengelolaan dan penyebaran data,” katanya.

Ketersediaan data Statistik dan Geopasial yang terintegrasi adalah kebutuhan mendesak untuk menyokong pembangunan terlebih di era digital saat ini. Ketika data menjadi sebuah aset strategi.

Faisal menambahkan melalui satu data summit ini diharap dapat membangun sistem yang kuat untuk integrasi data serta meningkatkan sinergi antar Pemerintah Pusat,Pemerintah Daerah, Lembaga Statisik, Instansi Geopasial dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Kami dari diskominfo kaltim berkomitmen penuh untuk memenuhi kebijakan satu data Indonesia dengan berkolaborasi bersama semua pihak,”katanya.

Sementara itu, Sekda Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni sangat menyambut baik kegitan Satu Data Summit yang digelar oleh Diskominfo Prov Kaltim ini.

Foto : Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni

“Mudah-mudahan kedepannya dengan tema yang berbeda dan dinamis, forum ini bisa terus dilaksanakan,” Kata Sekda Prov Kaltim Sri Wahyuni.

Dengan adanya kegiatan Satu Data Summit ini Pemprov Kaltim berharap ada pengalihan informasi dan memperluas upaya untuk menuju satu data indonesia.

Kalimantan Timur sendiri sudah memiliki peraturan Gubernur Kaltim No.48 Tahun 2021 tentang Satu Data Indonesia, dimana Kominfo bertindak sebagai Wali Data,Kemudian Pergub tentang penyelenggaraan statistik sektoral di lingkungan Pemerintahan Daerah.

“Saya sangat mengapresiasi bahwa penyelenggaraan data statistik sektoral sudah sangat baik berkat Tim Kominfo yang bisa mengawal dengan baik,”pungkasnya.(bs/adv/diskominfo prov kaltim)

KabarIkn.com,Balikpapan - Biro Organisasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan evaluasi pembinaan, penataan dan pengendalian kelembagaan perangkat daerah dan UOBK Rumah Sakit Daerah tahun 2024, di hotel Novotel Balikpapan, Senin (28/10).

Mewakili Kepala Biro Organisasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Kepala Bagian Kelembagaan dan Analisis Jabatan, Biro Organisasi Setda Prov. Kaltim Adriani menyampaikan, salah satu penilaian reformasi birokrasi adalah terkait evaluasi kelembagaan.

Kegiatan Penataan dan pengendalian kelembagaan perangkat daerah sebagai tindak lanjut, penilaian evaluasi kelembagaan dan kematangan organisasi perangkat daerah dilingkungan Pemprov Kaltim, dapat membantu pejabat perancang organisasi dan pengambil keputusan untuk menentukan struktur yang paling sesuai dengan kondisi lingkungan yang berkembang. 

"Jadi reformasi birokrasi terdapat indikator penilaian salah satunya rencana aksi dan evaluasi kelembagaan," katanya.

Diektahui evaluasi kelembagaan ini juga untuk mendukung pencapaian hasil evaluasi reformasi birokrasi. Sesuai regulasi dilakukan penilaian yakni, dimensi struktur organisasi dan dimensi proses organisasi.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pembinaan dan Pengendalian Penataan Perangkat Daerah 

Sementara penilaian dilakukan dua kementerian yakni, Kemenpan dan Kemendagri.

Selain itu kegiatan ini juga sebagai tindak lanjut dari pengisian evaluasi dilakukan secara mandiri, sehingga kegiatan ini pihak Biro Organisasi melakukan verifikasi dan validasi data yang telah disampaikan setiap perangkat daerah.

"Saat ini juga kamu melaksanakan verifikasi dan validasi data yang telah disampaikan perangkat daerah sebelumnya telah dilakukan secara mandiri," tuturnya.(bs/adv/diskominfo prov kaltim)

KabarIkn.com,Balikpapan – Pemerintah Kota Samarinda telah menerima alokasi Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) dengan nilai anggaran sebesar Rp 588,36 miliar pada Triwulan III tahun 2024.

Berdasarkan hasil rapat Radalok yang digelar oleh Biro Administrasi Pembangunan, Rabu (23/10/2024) terungkap bahwa progres realisasi fisik mencapai 82,95%, sudah melebihi target yang dipatok sebesar 75%.

Meski Kota Tepian masih menghadapi tantangan yakni pada realisasi keuangan yang masih berada di angka 48,19%. Pencapaian ini sedikit di bawah target keuangan sebesar 58%. Meski begitu, Pemkot Samarinda tetap optimis dapat meraih target dan terus bersinergi kedepannya

“Kami tetap optimis bahwa semua pekerjaan akan selesai tepat waktu. Kami terus bekerja keras untuk memastikan setiap anggaran terserap secara optimal dan proyek-proyek pembangunan dapat berjalan lancar demi kesejahteraan masyarakat . Kami juga terus memperkuat koordinasi dengan semua pihak terkait agar setiap hambatan di lapangan dapat segera diatasi,” ungkap Suryo Priyo Raharjo, ST,. M.T selaku Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Samarinda.

Suryo menambahkan pada Triwulan IV mendatang, Pemerintah Kota Samarinda menargetkan penyelesaian 100% realisasi fisik dan 98% realisasi keuangan.

Dirinya pun menilai adanya bankeu amatlah positif bagi akselerasi pembangunan infrastruktur di Samarinda.

“Bankeu yang diberikan Pemprov Kaltim sangat bisa menunjang kita juga disamping melalui APBD Murni. Harapan kedepannya semoga terus bisa sinergis, sehingga nantinya bisa semakin optimal,” pungkasnya.

Disamping itu, Pemprov Kaltim juga mengingatkan agar Pemerintah Kota Samarinda menginventarisasi potensi SiLPA dana Bankeu Tahun Anggaran 2024 untuk dilaporkan pada Radalok Triwulan IV, serta untuk memedomani Peraturan Gubernur Kaltim terbaru terkait pengelolaan dana bantuan keuangan.

Tampak hadir dalam Radalok tersebut Kepala Bagian Pengendalian Administrasi Pelaksanaan Pembangunan Wilayah, Biro Adbang Setdaprov Kaltim Erwin Dharmawan beserta jajaran pemprov Kaltim, termasuk perwakilan pemerintah kabupaten / kota terkait.

Dengan komitmen kuat dari berbagai pihak, Pemerintah Kota Samarinda diharapkan dapat mencapai target yang ditetapkan, sehingga pembangunan yang didukung oleh Bankeu ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (bs/adv/diskominfo prov kaltim)