
KabarIkn.com,Balikpapan - Dalam rangka mengidentifikasi arah pengembangan serta kebutuhan tenaga teknis Teknologi Informasi di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Penyusunan Pedoman Pengembangan Government Chief Information Officer Provinsi Kalimantan Timur Tahap 1. Kegiatan ini digelar di Hotel Four Points Balikpapan, Rabu (18/09/2024).
Tenaga Ahli Inixindo Jogja, Umar menyampaikan dalam pelaksanaan SPBE ada tahapan - tahapan yang dimana biasanya dalam kegiatan apapun pasti ada perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Pada perencanaan kemarin mereka membuat daftar apa saja yang harus dilakukan, kemudian pada pelaksanaan akan dibuat pedoman - pedoman yang nanti pada saat ada proses monitoring dan evaluasi mereka bisa menilai apakah yang dilaksanakan sudah sesuai.
“ Kemarin kita membuat perencanaan dan hari ini menyusun pedoman yang fokus kepada SDM. Rangkaian proses ini nantinya akan kita coba penuhi untuk memastikan sistem pemerintahan berbasis elektronik di Provinsi Kalimantan Timur dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Foto : Tenaga Ahli Inixindo Jogja, Umar
Kegiatan ini dilakukan agar nantinya Diskominfo Prov Kaltim khususnya OPD dapat memiliki perencanaan, jadi nantinya dapat bekerja secara efektif atau sudah mengetahui apa saja pekerjaan yang harus dilakukan sehingga bisa mengetahui apa saja yang menjadi panduannya.
“ Harapannya adapun tahapan - tahapan tata kelola ini keuntungannya bisa didapatkan ketika kita nanti melaksanakan dengan segala sesuatunya yang terencana dan termonitor. Sehingga bisa efektif dan efisien dalam pengeluaran anggaran, perencanaan kegiatan dan SDM nya,” katanya.
Umar menambahkan bahwa pada kegaiatan ini juga ada yang dinilai khususnya seberapa digital Provinsi Kaltim. Maksud dari digital tersebut adalah layanan - layanan yang ada bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dengan mudah,cepat, murah dan tuntas dengan memanfaatkan tekhnologi.
Artinya, dari nilai 1 yang dinilai kurang sampai 5 yang dimana sudah optimal maka provinsi Kalimantan Timur mengejar target dengan nilai 3,5 yang dimana sudah memuaskan dalam konteks digitalnya.
“ Kalau dari nilai yang dilihat Provinsi Kalimantan Timur sudah cukup baik dan ada kelebihan tetapi masih ada peluang - peluang untuk ditingkatkan,” imbuhnya.

Foto : PLT Kabid Aptika, Denny Ruliansyah
Sementara itu, PLT Kabid Aptika Denny Ruliansyah menyampaikan adapun tujuan lain dari kegiatan ini yaitu mereka coba untuk memetakan terkait pelatihan atau bimtek yang bisa dilakukan maupun kerjasamakan dengan BPSDM yang berkaitan dengan SPBE.
Inipun salah satunya untuk memenuhi indikator dan menaikan indeks. Tujuannya juga untuk menambah data dukung dan penilaian asesment dari Kemenpan RB Tahun 2024. (bs/adv/diskominfo prov kaltim)