
Kabarikn.com,Tana Paser - Dinas Lingkungan Hidup bersama Politeknik Negri Samarinda menggelar pelatihan buat abon dari ikan toman di Tahura Lati Petangis, (28/10/2021).
Menurut DLH Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Pengelolaan Daerah Penyanggah Tati Indrawati mengatakan bahwa ikan toman yang ada di danau Tahura cukup banyak sehingga perlu diberdayakan agar bisa dikenal juga.
Kegiatan itu melibatkan dari kelompok tani hutan dan kelompok wanita tani dari 3 kelompok dengan jumlah peserta 15 orang yang datang dari Desa Petangis, Desa Saing Prupuk, dan Desa Teberu Paser Damai.
Salah satu narasumber dari Politeknik Negri Samarinda saat dihubungi lewat via telpon Evi Setiyowati, S. Pd. T., M. Sc menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian kepada Masyarakat.
"Bahwa pelatihan pembuatan abon kami lakukan dengan memanfaatkan sumberdaya alam lokal yang ada yang ada di Tahura Lati Petangis, karena sumberdaya alam yang ada sangat melimpah dan masih belum ada pemanfaatan yang maksimal yang bernilai ekonomis tinggi" kata Evi Setiyowati (1/11/2021).
Pelatihan itu di gelar pasalnya ikan toman sangat melimpah. Karena sebelumnya belum ada pemanfaatan dari daging ikan toman tersebut. "Mau dibuat apa supaya kedepannya bisa bermanfaat dan bernilai daya jual tinggi," tuturnya.
Menurutnya juga kenapa abon ikan toman, karena seperti tujuan kami awaknya, ikan toman bisa di olah dan bisa menambah daya jual beli yang tinggi.
Penyerahan spinner ini juga merupakan penutup dari rangkaian kegiatan pelatihan pembuatan abon ikan toman di tahura lati petangis.
"Kami berharap Kedepannya Tahura Lati Petangis Selain menjadi ikon pariwisata juga dengan hadirnya abon dari ikan toman itu bisa menambah _something to buy_ yang ada di Tahura Lati" tutupnya.(ar)