[Valid RSS]

Foto : Penyerahan secara simbolis Anggota DPRD Paser Ikhwan Antasari kepada warga disaksikan oleh Kepala Desa Olong Pinang dan Ketua BPD Olong Pinang

Kabarikn.com,Tana Paser - Politisi DPD Partai Golkar yang juga anggota DPRD Paser menindaklanjuti aspirasi masyarakat dari Desa Olong Pinang akan ketersedian kebutuhan tandon air. Untuk itu hari ini Selasa, (23/8/2022) Ketua Fraksi Golkar itu bersama timnya menyalurkan 100 unit lebih tandon yang berkapasitas 1000 liter air.

"Alhamdulillah hari ini kita menyerahkan 100 unit lebih tandon air ke warga Desa Olong Pinang. Dengan kapasitas 1000 liter diharapkan mampu membantu masyarakat untuk kebutuhan air bersih," kata Ikhwan pada media.

Sebelumnya ini adalah bentuk usulan warga lewat reses beberapa tahun yang lalu, dan tahun ini baru terealisasi.

"Alhamdulillah tahun bisa terealisasi lewat pokok pikiran dan aspirasi saya," ungkapnya.

Kemudian bantuan tandon air yang disalurkan itu juga merupakan program pemerintah daerah, sehingga pihaknya berharap program ini terus berlanjut.

"Program seperti ini harus berlanjut di seluruh desa yang ada di Kabupaten Paser. karena ini juga bagian dari program pemerintah daerah," terangnya.

Disinggung tentang persiapan pemilu 2024, Ikhwan yang juga sebagai Ketua DPD Partai Golkar Paser mengajak pada semua anggota DPRD Paser dari Golkar aktif dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai dapilnya masing masing.(ar)

Kabarikn.com, Tana Paser - PT Kideco Jaya Agung menggelar seminar kesehatan "Cegah dan Tangani Stunting (Cating)" di Hotel kiryad Sadurengas Tapis yang di ikuti oleh perwakilan dari 19 puskesmas yang ada di Kabupaten Paser, Selasa (23/8/2022).

"Seminar ini merupakan salah satu kontribusi sosial dari PT Kideco dalam usaha Percepatan Penurunan Stunting," Tutur Deputi CPO PT Kideco Jaya Agung Hery Cahyono.

Isu stunting merupakan ancaman terutama para orang tua, pengetahuan tentang pemenuhan gizi anak pada 1.000 hari pertama kehidupan sangat mempengaruhi kehidupan anak di masa mendatang.

"Dengan adanya seminar ini, akan terjadi peningkatan pengetahuan dan koordinasi lintas sektor dalam upaya pencegahan penanganan stunting," jelasnya.

Menurut Hery, kita wajib mempersiapkan generasi Indonesia mendatang. Semoga agenda hari ini dan materi yang disampai dapat memberikan wawasan yang lebih luas bagi seluruh tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Paser.

"Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas, mewujudkan generasi penerus yang hebat di masa mendatang," ungkap Hery dengan optimis.

PT Kideco Jaya Agung juga memberikan bantuan kepada perwakilan dari 19 Puskesmas tersebut berupa Antropometri Kit dan penyampaian materi oleh narasumber dari Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Paser.

Seminar tersebut dibuka Deputi CPO PT Kideco Jaya Agung Hery Cahyono. dan dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Ketua Satgas Stunting Kaltim, dan Perwakilan Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Paser. (Mekka Madinah)

Photo : Wakil Ketua II DPRD Paser H. Fadli Imawan Bersama Ketua KPU Abdul Qoyim dan Ketua Bawaslu Aprianto Abdullah.

Kabarikn.com, Tana Paser - Terdapat perbedaan pelaksanaan antara pemilu 2019 dengan pelaksaan 2024 mendatang. Salah satu perbedaan signifikan yaitu bahwa partai politik lama tidak perlu melakukan verifikasi faktual, pemangkasan jangka pelaksanaan kampanye dan berkaitan dengan jumlah kursi anggota legislatif, akan di gunakan data semester dua pada 2022.

Memasuki tahap pendaftaran dan verifikasi administrasi partai yang akan berakhir 14 hari kedepan. tercatat telah terdaftar 32 partai politik termasuk 16 partai politik terbaru saat ini.

"Verifikasi ini di laksanakan sebagai bagaian dari rangkaian tahapan pemilu 2024 dan pencegahan adanya nama ganda di partai politik, untuk penetapan kursi akan berlangsung 9 februari jadi kemungkinan data yang kita gunakan adalah data semester 2 tahun 2022," Tutur Ketua KPU Kabupaten Paser Abdul Qayyim Rasyid.

Pemaparan tersebut disampaikan pada rapat kerja pimpinan DPRD Paser terkait penyelenggaraan pemilu 2024 yang dihadiri oleh Ketua KPU, Bawaslu, opd terkait, dan di pimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Paser Fadly Imawan, di gelar di ruang rapat Bapekat DPRD Paser, Selasa (16/8/22).

Berkenaan dengan data pemilih berkelanjutan, KPU berharap pemuktahiran data pemilu berkelanjutan dapat menjadi perhatian masyarakat secara luas. Masyarakat dapat mengecek secara mandiri melalui aplikasi ‘Lingdungi Hakmu’ untuk memastikan lokasi pemilihan dan agar dapat melaporkan dirinya apabila tidak terdaftar sebagai pemilih.

“Cukup memasukkan NIK, akan tercamtum kita terdaftar di tps, kecamatan dan kabupaten apa,” jelasnya.

Berkaitan dengan anggaran yang diperlukan untuk pelaksanaan pemilu pada pemilihan presiden akan berasal dari APBN, sedangkan untuk Pilkada akan bersumber dari pemerintah daerah.

“Pemilu kan skema pembiayaan dari APBN, untuk pilkada kemarin sudah kami ajukan gambaran umum pelaksanaan pilkada 2024 dengan kisaran dana sebesar Rp44,9 Miliar,” jelasnya.

Di 2024 akan di utamakan menggunakan sistem aplikasi untuk meminimalisir penggunaan kertas sehingga perekrutan personil seperti PPK yang rencananya akan dilaksanakan oktober mendatang akan mengutamakan kemahiran IT dan usia maksimal 50 tahun untuk menghindari hal yang terjadi di pemilu sebelumnya.

“Sarana dan prasarana pileg maupun pilpres di tingkat kabupaten, kecamatan, desa kami berharap bantuan dari pemda seperti ketersediaan personil atau sekretariat, SDM akan di rekrut berdasarkan domisili,” papar qoyyim (Mekkamadinah).(ar)

Kabarikn.com,Tana Paser - Pada penurunan Bendera Merah Putih HUT RI ke-77, giliran Wakil Bupati Paser Masitah yang akan menjadi Inspektur dalam Upacara Penurunan yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Paser, yang dimulai sekitar Pukul 17.15 Wita, Selasa (17/8/2021).

Turut hadir dalam upacara penurunan, barisan TNI/Polri, ASN di lingkungan Pemkab Paser, dan ratusan pelajar mulai jenjang Sekolah Dasar (SD) hinggga SMA serta berbagai tamu undangan.

Penurunan bendera Merah Putih oleh pasukan gabungan Paskibraka TNI dan Polri pun berjalan baik dan sukses yang ditandai dengan tepuk tangan dan antusiasme masyarakat yang terlihat memenuhi sekitar halaman kantor Bupati Paser.

Setelah penurunan bendera, prosesi ditutup dengan laporan Komandan Upacara kepada Inspektur bila upacara telah dilaksanakan, lalu dilanjutkan pembubaran pasukan.

Nelly Elfilida Herliani, Pemegang baki pada prosesi penurunan Bendera menyampaikan perasaan harunya karena acara ini berjalan dengan lancar. Dirinya mengaku tidak menyangka mendapat kepercayaan untuk menjalan posisi tersebut.

"Senang, sedih dan kaget bercampur jadi satu. bisa menjadi bagian dari paskibraka dan mengemban posisi ini.Tidak nyangka akan sebaik ini," tuturnya. (ADV)

Foto : Kepala Posyantekdes Uko Kecamatan Muara Komam Kabupaten Paser Ali Maulana Dahrun

Kabarikn.com,Tana Paser - Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna Desa (Posyantekdes) Uko berhasil mendapatkan predikat terbaik pertama dari 9 kabupaten kota dan dipastikan akan mewakili Kaltim sebagai katagori terbaik secara kelembagaan.

"Berbeda seperti tahun sebelumnya, Alhamdulillah tahun ini Posyantekdes Uko berhasil mendapatkan terbaik pertama sebagai lembaga pengelola TTG terbaik. Sebelumnya kita berhasil mendapatkan predikat pertama di Kaltim katagori inovasi dan masuk ke nasional mendapatkan terbaik ke 4 dari 48 kabupaten yang ada di Indonesia," kata Kepala Posyantek Desa Uko Ali Maulana Dahrun pada media.

Perlu diketahui peran Posyantekdes saat ini sangat penting keberadaanya terutama pengembangan usaha kecil mikro menengah (UMKM). Seperti produk yang ada di Desa Uko masyarakatnya mengembangkan produksi ikan kering sehingga pengembangan nya perlu dibantu dengan alat teknologi sederhana agar tidak terdampak polusi udara.

"Dengan adanya Posyantekdes mereka dari UMKM atau kelompok tani yang membutuhkan teknologi yang sederhana yang bisa meningkatkan produksi dan menambah pendapatan mereka bisa ke Posyantekdes, dengan adanya alat jemur efek rumah kaca maka bisa membantu masyarakat desa uko untuk mengembangkan produksinya Tampa kontaminasi debu," kata Ali Maulana.

Menurutnya dengan adanya Posyantekdes dibantu dengan alat teknologi sederhana maka petani atau pun UMKM yang ada akan menambah penghasilan produksinya yang tadinya 10 bisa menjadi 15.

"Targetnya adalah peningkatan ekonomi desa, karena dengan alat teknologi sederhana mampu meningkatkan jumlah produksi sebelumnya," terangnya.

Kemudian juga dia mencontohkan bagaimana upaya yang dilakukan agar ekonomi UMKM yang ada di desa dilirik oleh masyarakat luar, seperti budidaya madu yang dikelola masyarakat setelah dilakukan pemanenan dibeli oleh Posyantekdes untuk dikemas sehingga menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi seperti itulah peran dan fungsi yang dilakukan Posyantekdes Uko membantu petani dan UMKM yang ada. 

Posyantekdes selain mendapatkan apresiasi oleh Pemerintah Daerah juga dibantu oleh perusahaan dari PT Kideco Jaya Agung yang pola kerjasamanya dibangun sebagai kemitraan untuk pengembangan pengemasan dan pengembangan teknologi produksi dan pemasarannya.(ar)