
Kabarikn.com,Tana Paser - Manis, kecil, legit adalah satu gambaran jajanan tradisional yang dimiliki oleh Kabupaten Paser bernama Jaja kue cincin.
UMKM Jaja kue cincin sudah ada sejak dahulu dikembangkan oleh salah satu keluarga bernama melan dengan memberi nama kue Jaja cincin.
Melan mengatakan kue cincin yang dikembangkan terbuat dari gula aren dan itu digunakan sudah turun temurun.
"Kue cincin khas Paser bahan dasarnya selain tepung, juga menggunakan bahan dasar gula aren yang berwarna merah, kalo gulanya berwarna hitam hasilnya tidak bagus," kata melan pada media, Senin (8/8/2022).
Disebutkan gula aren di peroleh dari warga lokal Paser di kecamatan long kali."jadi kami mengambil gulanya dari long kali," kata melan.
Kata melan berdagang kue cincin sudah sejak lama, ini dilakukan secara turun temurun dari orang tua.
Perlu diketahui kue Jaja cincin sebelumnya sudah sering mengikuti kegiatan UMKM yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah dalam rangka pengembangan dan peningkatan UMKM di daerah.
"Kami pernah diajak mengikuti kegiatan PKK di taman lembayung dalam rangka memperkenalkan pusat oleh oleh kabupaten Paser yang di buka oleh Bupati Paser dr Fahmi Fadli bersama ketua PKK Sinta Fahmi Fadli," ungkapnya.
Terbatasnya pasokan gula aren saat ini tentunya menjadi kendala, walaupun sebenarnya keinginan dari kue Jaja Cincin ingin mengembangkan lebih banyak cabang, tidak hanya di tanah Grogot tapi setiap kecamatan.
"Kue Jaja Cincin cukup diminati masyarakat, Alhamdulillah dalam waktu 3 hari bisa menghabiskan 10 kg dan kurang lebih 2 Minggu bisa menghabiskan 20 kg," ungkapnya.
Tidak hanya itu, kue Jaja Cincin ternyata juga mendapatkan pesanan dari luar provinsi yaitu di Jawa.
"Dalam satu tahun kue Jaja Cincin bisa mendapatkan pesanan dari Jawa sebanyak 6 paket," tutupnya
Dilansir dari laman humas Paser Bupati Paser sangat mendukung produk lokal Paser (10/4/2021)
"Keberadaan pusat oleh oleh dan UMKM dengan konsep yang ada diharapkan memberikan semangat untuk memberdayakan potensi lokal dan senantiasa kita pasti dukung pengembangan UMKM," ungkapnya.
Bupati Paser juga berharap UMKM terus memiliki semangat untuk mengembangkan kreasi dan kreativitas produksinya karena sesuai dengan visi misi Bupati Paser dan wakil Bupati Paser UMKM dapat menciptakan Paser MAS (Masyarakat Adil dan Sejahtera).(Berita ADV UMKM)