[Valid RSS]

Foto : Kadiskominfo Kaltim , Muhammad Faisal

KabarIkn.com,Balikpapan - Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal bersama dengan Anggota LKPJ Gubernur  menyampaikan capaian kinerja tahun 2021, jelang LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Gubernur Kaltim),  di Hotel Jatra Balikpapan, Selasa (12/4/2022) malam.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendengarkan para Kepala OPD Provinsi Kaltim mengenai permasalahan realisasi anggaran yang digelontorkan melalui APBD Kaltim bagi OPD provinsi Kaltim selama Tahun 2021.

Muhammad Faisal dalam kegiatan ini menyampaikan pencapaian Diskominfo Kaltim sesuai indikator Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), ditahun 2021 mengalami penurunan hanya 2,22 persen,meski diakhir tahun 2023 ditargetkan 3,24 persen.

Menurutnya, penurunan indeks SPBE ini juga dialami oleh semua provinsi secara nasional atau hampir 95% daerah mengalaminya.

" Penilaian indeks provinsi, merupakan indeks komulatif dari 10 kabupaten dan kota se-Kaltim. Walaupun pemerintah pusat mengharapkan, provinsi memberikan pembinaan kepada kabupaten/kota," ujarnya.

Ditahun depan nanti pihaknya akan fokus di kabupaten Berau yang selama ini tidak memiliki SPBE.Sementara Samarinda, Kukar, Balikpapan memiliki indeks SPBE terbilang baik.

Untuk alokasi anggaran dan realisasi tahun 2021, ada 5 program pada tahun ini yaitu , pertama pengelolaan aplikasi informatika ,  kedua program informasi dan komunikasi publik , lalu program penyelenggaraan persandian untuk pengamanan informasi, keempat program penyelenggaraan statistik sektoral dan terakhir yaitu program penunjang urusan pemerintah daerah provinsi, dengan total pagu Rp 29.770.575.464 dan sudah terealisasi 91,24 persen.

Untuk saldo tersisa Rp 2.607.131.933. Sisa anggaran ini diperuntukan untuk gaji dan lain-lain.

Diskominfo Kaltim ditahun lalu juga mendapatkan beberapa prestasi diantaranya adalah peringkat ke-3 nasional dalam kemerdekaan pers, peringkat ke-3 nasional untuk literasi digital dan peringkat ke-7 nasional terkait keterbukaan informasi publik.

Rapat Dengar Pendapat (RDP), pansus DPRD Provinsi Kaltim bersama Diskominfo dan beberapa OPD ini berlangsung hingga malam larut. Dalam RDP ini beberapa persoalan menjadi perioritas bagi anggota pansus untuk dibahas secara bersama-sama. 

Salah satunya masalah pendidikan, juga menjadi alot dalam rapat hampir semua anggota pansus mempertanyakan persoalan terkait pendidikan ini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim Anwar Sanusi menjelaskan terkait salah satu pertanyaan dari anggota pansus. Salah satunya, terkait pembangunan sekolah SMK 7 Balikpapan Barat yang tidak dapat dibangun tahun ini, dikarenakan masih terhalang berbagai persoalan 

Anggota pansus tersebut juga meminta penjelasan terkait jangkauan internet di wilayah Kaltim khususnya dalam proses belajar mengajar daring yang dinilai masih banyak daerah belum terjangkau internet.

Faisal menjelaskan beberapa wilayah kini mendapatkan bantuan pemasangan tower untuk mempercepat jangkauan jaringan utamanya di wilayah bagian pelosok pedesaan. 

" Bila suatu desa memiliki jaringan fiber optik, maka dapat dilakukan penarikan fiber optik ke desa yang lain agar jangkauan pemasangan jaringan lebih dekat,"pungkasnya.(Bs/Adv/Diskominfo Prov Kaltim)

Foto : Kadiskominfo Prov Kaltim , Muhammad Faisal

Kabarikn.com,Balikpapan-Senin (11/4/2022) Asosiasi Penyelenggara  Jasa Internet Indonesia (APJII) Kaltim menggelar Safari Ramadhan. Adapun yang turut hadir dalam acara tersebut Kadiskominfo Kaltim Faisal,Plt.Kadiskominfo Balikpapan Farid dan pengurus APJII se Kaltim. Kegiatan ini berlangsung di Platinum Hotel Balikpapan.

Kepala Diskominfo Kaltim Faisal menyampaikan bahwa ia memberikan apresiasi kepada APJII , ada 3 Pilar yang disampaikan salah satu pilar adalah  meminta agar supaya pengurus wilayah dan daerah masing masing untuk melakukan kolaborasi dengan stekholder.

" Semua ini sudah dilakukan oleh APJII Kalimantan Timu untuk berkaloborasi banyak pihak di provinsi kalimantan timur dan ini adalah langkah bagus, beberapa waktu lalu mereka melakukan audensi kepada kami," kata Faisal kepada awak media.

Faisal menambahkan Insya Allah setelah lebaran nanti akan diadakan FGD persolan teknis blankspot jaringan internet di provinsi kaltim.

" Bulan depan kita akan gelar juga di Balikpapan dan seluruh anggota APJII kita undang sambil kita diskusi bagaiman untuk mengatasu dan mempercepat prosesnya di provinsi kaltim," pungkasnya. (Adv/tri)

Kabarikn.com,Samarinda - Tak terasa 20 (dua puluh) hari kedepan, sesuai agenda Pemerintah Pusat menyongsong 30 April 2022 mendatang mulai diberlakukannya Analog Switch Off (ASO). Peralihan atau migrasi sistem penyiaran analog ke digital untuk tahap pertama diberlakukan di 56 wilayah Indonesia. Selanjutnya, ASO tahap 2 pada 25 Agustus 2022 dan tahap 3 pada 2 November 2022.

“Prinsipnya Provinsi Kaltim siap mensukseskan program ASO, Kaltim siap berdaulat secara digital di sistem penyiaran ini,” ucap Muhammad Faisal Kadiskominfo Kaltim, Sabtu (9/4).

Dikatakan Faisal, semua lembaga penyiaran televisi lokal Kaltim sudah beralih ke digital, ada beberapa yang menyatakan tidak beralih namun telah siap menghentikan siarannya.

“Saat ini saja di Kota Samarinda sudah bisa menikmati siaran tv digital sebanyak 27 channel, dengan kualitas gambarnya yang bersih, jernih suaranya dan canggih teknologinya. Di Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sudah punya 25 channel,” bebernya.

Lebih lanjut Faisal menuturkan, ada dua wilayah siaran di Kaltim yang akan siap siar pada 30 April 2022 mendatang dari enam zona yang ada. Yakni Kaltim-1 terdiri dari Kota Samarinda, Kota Bontang dan Kabupaten Kutai Kertanegara sedangkan Kaltim-2 untuk Kota Balikpapan dan Kabupaten PPU.

“Cukup dengan membeli antena digital di toko elektronik, pasang di outdoor kemudian lacak channelnya melalui mekanisme biasa di televisi, maka nikmatilah siaran digital gratis. Namun, khusus untuk perangkat televisi yang belum digital maka diperlukan lagi alat yang disebut Set Top Box (STB) juga sudah banyak dipasaran cuma hati-hati membelinya perhatikan ada label kominfo tanda sudah tersertifikasi,” jelasnya menerangkan.

Set Top Box (STB) resmi Kominfo yang tersertifikasi, dijamin bisa digunakan dan semua fitur yang ada di siaran TV digital dapat digunakan.

"Ini untuk memastikan bahwa SetTop Box (STB) yang digunakan nanti sesuai syarat-syarat ditetapkan pemerintah, salah satunya dilengkapi dengan fitur Early Warning System (EWS) wajib ada," sambungnya.

Kominfo menyebutkan ada beberapa tanda khusus di kemasan perangkat penjualan set top box tersertifikasi Kominfo, yakni terdapat tulisan DVB T2, tulisan "Siap Digital" dan gambar maskot Modi.

"Ada 20 merk Set Top Box (STB) resmi sertifikasi Kominfo terkini dikutip dari situs Siaran Digital Kominfo,” tutup Faisal. (cht/pt/*)

Kabarikn.com,Jakarta - Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur berkunjung ke Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik Indonesia (LKPP) untuk konsultasi kebijakan dan prosedur penggunaan media publikasi di lingkup Pemerintahan Daerah Prov.Kaltim, bertempat di Kompleks Rasuna Epicentrum, Jalan Epicentrum Tengah Lot 11 B. Kamis ( 7/4 ). 

Hasil dari konsultasi tim Kominfo Kaltim diwakili Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publikasi dan Kehumasan, Kepala Sub Bagian Keuangan, dan Pejabat pengadaan bahwa berdasarkan peraturan LKPP RI nomor 5 Tahun 2021 tentang Pedoman Pengadaan jasa media online termasuk pada pengadaan barang/jasa yg dikecualikan.

Jasa media online termasuk ke dalam pengadaan barang/jasa dilaksanakan dengan tarif barang/jasa yang dipublikasikan secara luas kepada masyarakat namun tidak terbatas atau pengadaan barang/jasa yg dikecualikan. 

Berdasarkan Keputusan Kepala LKPP RI, Nomor 122 Tahun 2022 Abdullah Azwar Anas mengatakan tentang tata cara Penyelenggaraan Katalog Elektronik, yang diterbitkan pada tanggal 1 April 2022 maka memudahkan bagi penyedia media untuk daftar ke e-katalog dengan tahapannya sekarang lebih sederhana terdiri dari 3 langkah 

"Tahapan yang dijelaskan dalam peraturan no 5 tahun 2021ialah 1. Tahapan perencanaan, 2. Persiapan pengadaan, 3. Tahapan Pembelian dan Pelaksanaan kontrak" ujar Abdullah Azwar A.

Perencanaan pengadaan dilaksanakan berdasarkan Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah tentang Pedoman Perencanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. 

Pada tahap perencanaan pengadaan, PA/KPA menyusun perkiraan biaya (RAB) berdasarkan perkiraan volume dan tarif barang/jasa, perkiraan volume diidentifikasi berdasarkan realisasi volume pada tahun-tahun sebelumnya dan proyeksi/perkiraan peningkatan kebutuhan pada tahun selanjutnya, pejabat pengadaan melaksanakan pemilihan penyediaan dengan nilai paling banyak Rp. 200.000.000.00 (dua ratus juta) dan tidak ada tendensi pemecahan paket. 

Melalui usulan etalase e-catalog yang ada diportal LKPP, maka dari Pemerintah Daerah melalui Biro Barang dan Jasa dapat mengusulkannya segera ke LKPP,penyedia sesuai diisyaratkan pada Aplikasi Sistem Informasi Kinerja Penyedia (SiKap) yang merupakan subsistem dari portal SPSE yang digunakan untuk mengelola data/informasi mengenai data kualifikasi pelaku usaha dan riwayat kinerja penyedia barang/jasa beserta data produk yang dimiliki oleh penyedia tersebut. 

Percepatan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Dalam Pengelolaan Keuangan Daerah, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia dan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mengeluarkan Surat Edaran Bersama, Nomor 027/2929/SJ, Nomor 1 Tahun 2021 pada tanggal 11 Mei 2021 sebagai berikut, Penggunaan Kuitansi untuk pengadaan barang dan jasa lainnya dengan nilai paling banyak  Rp 50.000.000.00 ( Lima puluh juta rupiah) . (Bgs/ty/*)

Kabarikn.com,Samarinda - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Kaltim, Muhammad Faisal didampingi Kepala Seksi Pelayanan Informasi dan Penguatan Kapasitas Sumber Daya Komunikasi Publik.

Andi Abdul Razak menerima kunjungan Komisi Penyiaran Daerah (KPID) Kaltim. Bertempat di ruang kerja Kepala Dinas Diskominfo Provinsi Kaltim, Jl Basuki Rahmat No 41, Samarinda, Kamis (7/4/2022).

Pertemuan tersebut berlangsung hangat  dihadiri oleh 6 (enam) dari 7 (tujuh) Komisioner KPID Kaltim yang baru saja dilantik oleh Gubernur Kaltim H. Isran Noor diantaranya Ketua KPID Kaltim Irwansyah, Wakil Ketua KPID Kaltim, Ali Yakin Ishak Dedy Pratama, Adji Novita Wida Vantina, Hajaturamsyah, dan Tri Heriyanto.

Pertemuan tersebut membahas terkait dunia Penyiaran di Kalimantan Timur dan terkait fungsi hingga rencana kerja KPID Kaltim sebagai Lembaga yang aktif melaksanakan pengawasan terhadap penyiaran di Bumi Etam.

Dalam kesempatan itu Faisal mengapresiasi KPID Kaltim yang telah gerak cepat, sudah membuat strukturnya, kemudian bersilaturahmi dan berkoordinasi.

“Sebuah langkah maju, mudah-mudahan kedepannya dapat menjalankan fungsi dan berbagai program kerja yang realistis, tegas, sesuai dengan amanat negara yang telah diberikan kepada KPID, serta terus bersinergi dengan Diskominfo Kaltim,” ucap Faisal.

Senada Ketua KPID Kaltim, Irwansyah juga menyampaikan  dalam melaksanakan tugasnya 1 (satu) periode kedepan, KPID Kaltim akan terus berkonsultasi dan berkoordinasi tentunya, dengan seluruh pihak termasuk Diskominfo Kaltim.

Untuk itu, pihaknya berterima kasih kepada Kadiskominfo Kaltim atas perhatian dan masukan serta saran yang diberikan. Dirinya berharap kedepannya KPID Kaltim  dapat selalu berkoordinasi dan saling dukung dengan Diskominfo Kaltim, sambungnya.

"Saling dukung untuk terciptanya harmonisasi dan kemajuan penyiaran,”pungkasnya. (rey/pt/*)

Kabarikn.com,Samarinda-Dinas Kominfo Kalimantan Timur menggelar Literasi Digital Antihoaks menggandeng organisasi Gerakan Antihoaks Jurnalis Kaltim. Pekan tadi (30 dan 31 Maret 2022) dua acara digelar, dengan audiens siswa-siswi SMK Negeri 18 Lempake Samarinda dan SMA Negeri 13 Samarinda.

"Tahun ini tema kita menangkal hoaks menjelang 2024. Kita mengantisipasi menjelang tahun politik tahun 2024 akan lebih banyak hoaks bertebaran dan membanjiri media-media sosial kita," kata HM Faisal, Kepala Dinas Kominfo Kaltim, Senin (4/4/2022).

Menurut Faisal, perang terhadap hoaks harus dari hulunya. Yaitu dengan mencerdaskan pengguna internet disemua lapisan. Upaya pencerdasan bermain media sosial itu dapat dilakukan dengan memperbanyak kegiatan literasi digital antihoaks.

"Kita mengajak semua pihak yang punya kepedulian menjaga media sosial dari penyebaran hoaks untuk aktif dalam literasi digital antihoaks," ujar Faisal. Dia bersyukur dalam hal literasi digital, Kaltim termasuk tiga besar terbaik secara nasional pada tahun 2021 lalu.

MELIBATKAN POLITISI

Acara Literasi Digital Antihoaks di dua sekolah pekan tadi menghadirkan narasumber anggota DPRD Kaltim Dr H Rusman Ya'qub yang juga anggota Komisi IV membidangi pendidikan. Rusman menyampaikan materi terkait peran politik generasi muda dan ancaman terhadap negara akibat penyebaran hoaks.

Narasumber lainnya Charles Siahaan, Ketua Antihoaks Jurnalis Kaltim dan Tri Wahyuni, Ketua Forum Jurnalis Perempuan Kaltim. Umumnya siswa-siswi menyambut antusias dan banyak di antaranya baru menyadari bahaya dan ancaman terhadap warga jika memproduksi dan menyebarkan hoaks.

Rusman Ya'qub mengingatkan para siswa tentang kondisi masyarakat pengguna internet yang aktif di media sosial. Saat ini, menurutnya masih ada polarisasi dua kubu berbeda yang selalu saling menghujat dan berlawanan. Dua kubu itu yang dulu dikenal dengan istilah kubu cebong dan kubu kampret. Pembentukan kubu-kubu ini sebagai buah dari persaingan politik Pemilihan Presiden yang telah berlangsung sejak erah tahun 2014 silam.

"Kubu cebong itu pendukung Pak Jokowi dan kubu kampret itu pendukung Pak Prabowo. Ini sampai sekarang masih berkelahi di media sosial. Gak ada habis-habisnya. Padahal, yang bersaing dalam Pilpres sudah berdamai. Pak Prabowo menjadi menterinya Pak Jokowi," cerita Rusman.

Setelah Prabowo Subianto bergabung dalam kabinet Presiden Joko Widodo, istilah kampret berubah menjadi kadrun. Kubu-kubu ini yang berkelahi ini kemudian saling serang menyerang dan diantaranya menggunakan narasi-narasi hoaks. Bahkan kuat dugaan ada yang menunggangi untuk mengambil kesempatan kelompok tertentu untuk kepentingan kelompoknya.

Rusman Ya'qub mengajak para pelajar untuk jeli-jeli saat menerima pesan di berbagai platform media sosial. Jika menemukan judul-judul berita yang provokatif, sebaiknya menahan diri untuk tidak menyebarkannya lagi ke orang lain. Dia mengajak para pelajar untuk disipilin melakukan konfirmasi atau tabayun, jika menemukan pesan-pesan berupa teks, foto maupun video di berbagai media sosial.

WASPADA JEJAK DIGITAL

Sementara Tri Wahyuni mengajak para pelajar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Pelajar harus mengetahui bahwa jejak digital dalam internet itu tidak bisa dihapus. Karena sewaktu-waktu jika memang ada yang membutuhkan bisa dilacak kembali, meski secara pandangan mata sudah dihapus dari dinding akun medsos.

Beberapa perguruan tinggi dan juga perusahaan besar, menurut Tri Wahyuni, sudah ada yang menyertakan persyaratan pencantuman akun media sosial sebelum diterima masuk kuliah atau kerja. Dari media sosial itu tim seleksi mempelajari bagaiamana karakter orang tersebut sehingga akan berpengaruh pada diterima atau tidaknya masuk perguruan tinggi atau kerja.

"Jadi, waspada dengan jejak digital ini," ucap Tri Wahyuni.

Narasumber lainnya, Charles Siahaan memberikan materi mengenai sejarah hoaks yang beredar di seluruh dunia. Menurut Charles yang juga Pemred media siber Beritakaltim itu, hoaks sudah ada sepanjang peradaban. Bahkan sejak zaman nabi Adam dan Hawa, di mana datangnya rayuan untuk memakan buah khuldi. Saat itulah hoaks diproduksi pertama oleh iblis.

Charles memberikan gambaran tentang ancaman yang harus diterima para produsen dan penyebar hoaks. Selain karena menyebarkan hoaks adalah perbuatan iblis yang pasti membuat orang berdosa, perbuatan itu juga mengakibatkan seseorang bisa masuk penjara.

"Sebab ada undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang ITE atau informasi dan transaksi elektronik," ucap Charles.

Hal lainnya dari penyebaran hoaks, menurut Charles, merugikan diri sendiri karena baik menerima / mendownload maupun menyebarkan pesan hoaks, menghabiskan kuota internet.

"Jadi, untuk apa menyebarkan hoaks. Selain dosa dan terancam masuk penjara, juga menghabiskan kuota," ujarnya. 

Kegiatan Literasi Digital Antihoaks sebelumnya juga digelar dalam acara talkshow yang berlangsung di arena pameran Kaltim Fair di hall Bigmal Samarinda. Pembicaranya, selain anggota DPRD Kaltim Rusman Ya'qub, Charles Siahaan dan Tri Wahyuni juga, ada Kepala Dinas Kominfo Kaltim dan seorang akademisi dari Unmul, Dr. Silviana Purwanti.(*)

Kabarikn.com,Balikpapan – Rapat Koordinasi Teknis Daeah (RAKONTEKDA) yang dilaksanakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provisi Kalimantan Timur dengan tema ‘Mewujudkan Peternakan dan Kesehatan Hewan yang Maju, Mandiri dan Modern untuk Ketahanan Pangan Asal Ternak dan Kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Timur yang Berdaulat’, bertempat di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, belum lama ini.

Rakontekda dibuka oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Isran Noor, setelah dibuka secara resmi acara dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen dan penyerahan secara simbolis dari perwakilan perusahaan tambang kepada Gubernur Kaltim sebanyak 123 ekor sapi.

"Program dan kegiatan pembangunan Peternakan Kaltim diarahkan mendukung pengembangan Mini Ranch untuk penyediaan daging yang berkelanjutan," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim, Munawwar.

Selanjutnya, DPKH Provinsi Kaltim akan melakukan Kembali Kerjasama dengan 11 Perusahaan PKP2B dan 7 perusahaan IUP, sesuai dengan pernyataan komitmen yang dilakukan oleh perwakilan dari PT. KPC dan PT. Alamjaya Bara Pratama secara langsung dihadapan Gubernur Kaltim.

Salah satu terobosan yang telah dilakukan dalam mendukung tercapainya peningkatan populasi Sapi adalah tindak lanjut Pergub 50/2018 tentang Penataan Pemberian Izin dan Non Perizinan di Bidang Pertambangan, Kehutanan dan Perkebunan Kelapa Sawit di Provinsi Kaltim "Lebih dikenal dengan sapi komitmen," sebutnya.

Narasumber pada Rakontekda adalah Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang diwakili oleh Sekretaris Ditjen PKH, Makmun Junaidin, serta Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Kementan RI yang diwakili oleh Subkoordinator Pengembangan Pemasaran, Andri Hanindyo Wibowo.

Dilanjutkan oleh anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramoni dan dari Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Provinsi Kalimantan Timur, Hidayanti Darma.

Rakontekda kali ini juga diadakan penandatanganan komitmen dari kabupaten / kota yang membidangi peternakan untuk melakukan sinergitas dan penyelarasan pelaksanaan program kegiatan sehingga meningkatkan kinerja pembangunan peternakan yang berkualitas.(tp/pt/*)

KabarIkn.com,Balikpapan - Mewakili Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor , Kadiskominfo Prov Kaltim Muhammad Faisal membuka langsung peresmian Kantor Utama Media Nasia Unusantara.com dan Studio TV Nusantara.com yang bertempat di Jl.Z.A Maulani RT.42 No.07 Kel.Damai Bahagia Balikpapan , Kamis ( 31/03/2022).

Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Faisal mengucapkan selamat dan sukses untuk media nasional UNusantara.com dan IKN TV Channel yang pada hari ini telah diresmikan.

" Mudah - Mudahan ini dapat menambah khasanah media di Kalimantan Timur," ujarnya.

Kadiskominfo Prov Kaltim , Muhammad Faisal menyampaikan bahwa saat ini media online marak sekali. Data terakhir dari Kemenkominfo di tahun 2021 di Indonesia ada 42 ribu media online dan baru 1.700 yang sudah terverifikasi dewan pers.

" Alhamdulillah hari ini ketika melakukan peresmian media UNusantara.com sudah terverifikasi dewan pers dan tinggal verifikasi faktual," Imbuhnya.

Mengenai dukungan , kalau sebagai pembinaan tentu saja Diskominfo akan mensupport tetapi kalau untuk anggaran akan dilihat dulu kemampuannya dan harus ada regulasi yang dilengkapi.

Faisal menyarankan media dapat bergabung dengan asosiasi media online yang sudah teraliansi dengan dewan pers. ( tri )

Kabarikn.com,Bontang - Adanya pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) membawa hikmah tersendiri bagi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Faisal. Menurutnya dengan adanya IKN akan mempercepat transformasi digital di Kalimantan Timur.

"Ini karunia Kaltim, IKN akan percepat pembangunan terutama terjadi percepatan transformasi digital yang luar biasa,"sebutnya pada Rapat Koordinasi Bidang Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian se Kalimantan Timur Tahun 2022, berlangsung di Ballroom Hotel Sintuk Bontang, Senin (28/3).

Faisal mengatakan mudah-mudahan percepatan transformasi digital dapat diimbangi, jangan sampai di IKN dengan akses yang nyaman hanya digunakan untuk bermain game saja.

Dengan demikian, maka manfaat dari transformasi digital tidak dapat digunakan dengan sebaiknya.

"Kita beruntung adanya IKN, tower dan infrastruktur dibangun dengan bagus, sehingga terjadi loncatan luar biasa selama dua tahun ini," ungkapnya.

Dirinya mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan literasi digital agar nanti menyambut precepayan transformasi digital.

"Saya sedih kita disebut kota penyangga IKN, kita bukan penyangga IKN, tapi kita besar sama-sama IKN,"tutur Faisal.

Dia minta masyarakat bersyukur terlibat dalam IKN, dan mengambil manfaat dari adanya IKN. (Prb/ty/*)

Kabarikn.com,Samarinda — Diakhir penutupan pameran Borneo Explore (Kaltim Fair) 2022, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur mendapatkan penghargaan Juara 2 Kategori Stan Desain terbaik.

Pemberian piala penghargaan diberikan oleh Kadis DPMPTSP Kaltim, Puguh Harjanto di Atrium Big Mall Samarinda. Minggu (27/3) malam.

Adapun untuk stan terbaik Juara I diraih SKK Migas, Juara III PT. Pupuk Kaltim. Berikutnya, Stan Informasi Publik Juara I Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Prov. Kaltim, Juara II Dinas Kesehatan dan Juara III Bank Kaltimtara.

Untuk kategori Stan Inovasi Juara I Dinas Perindustrian Dan Koperasi Kota Samarinda, Juara II Dinas Pariwisata Prov. Kaltim dan Juara III BKKBN Prov. Kaltim.

Dilanjutkan Stan Kreatifitas Juara I Dinas Pangan Tanaman Pangan & Hortikultura, Juara II Dinas Perikanan dan Kelautan Prov. Kaltim serta Juara III Universitas Muhammadiyah Kaltim. Terakhir, Stan favorit di raih Badan Pendapatan Daerah Prov. Kaltim.

Ditemui usai penutupan, Awang Fauzan Rahman selaku Kasi Kemitraan Media Komunikasi Publik Diskominfo Prov Kaltim menyampaikan rasa terimakasihnya untuk Tim panitia pameran Borneo Explore Kaltim Fair 2022 atas penilainnya dan ucapan terimakasih juga kepada seluruh staf yang sudah maksimal untuk menampilkan yang terbaik.

"Mudah-mudahan ini sebagai evaluasi agar di tahun depan Diskominfo Kaltim dapat prestasi yang lebih baik lagi," ungkap Fauzan. (hend/pt/*)

Kabarikn.com,Samarinda - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Prov Kaltim ingin mengajak masyarakat untuk memahami Cara Menangkal Hoaks di tahun 2024 dengan menghadirkan Talkshow “Tangkal Hoaks Jelang 2024” yang diadakan di Atrium Big Mall Samarinda, Kamis (24/3).

Jelang tahun politik mendatang, gesekan antar masyarakat bisa saja terjadi karena merebaknya berita Hoaks. Hoaks kini bahkan sudah menjadi bagian dari politik dan susah dipisahkan.

Faisal selaku Kepala Diskominfo Kaltim menyampaikan di acara Talkshow Tangkal Hoaks Jelang 2024,  sekarang saja Hoaks sudah banyak berbahaya mengganggu bisa menggangu stabilitas bahkan iklim kondusif Kalimantan Timur.

" Jadi berbahaya kita wajib memerangi Hoaks siapa saja warga Indonesia dimana saja dan kapan saja," ajaknya.

Lanjut dikatakannya Pemerintah pusat melalui Kementrian Kominfo juga setiap hari rilis dengan menggunakan stempel Hoaks tersebut merupakan berita-berita yang tidak perlu dipercaya. Tetapi, kita akan capek juga selalu memerangi terus, sekarang kita memulai mengajak masyarakat untuk melek bahwa paham-paham saja ini berita Hoaks tidak perlu disebarluaskan tidak perlu di share lagi sudah cukup sampai kita saja, sambungnya.

Sekarang kita gencar tidak saja memerangi anti Hoaks, tetapi kita mengajak masyarakat sadar ini berita Hoaks jangan ikut-ikutan di sebar, terang Faisal menegaskan. (hend/pt/*)

Foto : Kadiskominfo Kaltim HM.Faizal tengah menekan bell bertanda resmi membuka pameran Borneo Fair 2022 di Samarinda

Kabarikn.com,Samarinda - Mewakili Gubernur Kaltim H Isran Noor, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Muhammad Faisal membuka secara resmi Pameran Borneo Explore (Kaltim Fair) 2022 yang berlangsung di Atrium Big Mall Samarinda, Rabu (23/3/22).

Borneo Explore Kaltim 2022 ini dihadirkan menurutnya, mendorong peningkatan investasi dan mengakomodir para pelaku UKM untuk lebih berinovasi dalam karya dan usaha, serta mengikuti perkembangan yang terjadi.

Expo ini sangat penting, tidak saja bagi kalangan usahawan yang menjadikannya sebagai media promosi, akan tetapi juga sangat penting bagi Pemerintah, Investor dan masyarakat pada umumnya.

Untuk mendapatkan informasi tentang penanaman investasi, perkembangan di bidang ekonomi, industri dan perdagangan, baik berskala besar maupun kecil yang melibatkan masyarakat luas.

"Terutama saat ini kita dihadapkan dengan pembangunan Ibukota Negara, Ibu Kota Nusantara yang nantinya pasti akan sangat berpengaruh pada semua sektor pembangunan dan sektor kehidupan di Kalimantan Timur,"harapnya.

Pada kesempatan tersebut dirinya mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengkampanyekan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), sebagai usaha bersama untuk memakai produk lokal dan membeli produk daerah dalam rangka membangun pertumbuhan ekonomi.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk berkunjung dan menyukseskan Borneo Explore Kaltim 2022 ini, namun tetap mematuhi Protokol Kesehatan,"pintanya.

Selain itu, bagi kalangan UMKM, PKK dan Dekranasda yang selama ini aktif menggerakkan masyarakat dalam kegiatan ekonomi produktif, juga dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga terjalin hubungan dan interaksi positif dengan para mitra usaha dan pelanggannya. (Prb/ty/*)