[Valid RSS]

Kabarikn.com,Balikpapan - Sabtu ( 16/05/2020 ), Pemkot Balikpapan melakukan Press Conference mengenai perkembangan kasus Covid 19 di Kota Balikpapan.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menyampaikan bahwa hari ini Pemkot Balikpapan mendapatkan 9 hasil test swab. Diantara hasil swab tersebut dinyatakan 2 positif dan 7 negatif. Dua hasil swab positif tersebut yaitu 1 kasus positif baru laki laki ( 70 tahun ) memiliki riwayat kontak dengan pasien positif sebelumnya, kemudian 1 kasus swab ulang positif yang merupakan ABK dan tetap dirawat di Rumah Sakit.

Total pasien positif covid 19 di Balikpapan jumlahnya menjadi 46 Orang, yang dirawat ada 16 orang, pasien sembuh 29 orang, dan pasien meninggal dunia 2 orang. Kemudian untuk 7 hasil swab negatif itu adalah pasien PDP dan yang bersangkutan bisa meninggalkan Rumah Sakit.

Secara keseluruhan total pasien PDP di Balikpapan ada 129 orang, yang dirawat saat ini ada 31 orang, yang dinyatakan sembuh 121 orang dan yang pasien meninggal dunia ada 7 orang.

Rizal menambahkan untuk ODP mengalami peningkatan sebanyak 31 orang, dari 266 orang kemarin sekarang menjadi 297 orang. Spesimen yang masih ditunggu saat ini berjumlah 48 spesimen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andi Sri Julianty menjelaskan kalau salah satu dari 2 pasien yang positif corona tersebut merupakan transmisi lokal didalam keluarga. Pertama yang terkena covid 19 adalah istri dari pasien tersebut dan setelah dilakukan tracking kemungkinan juga dari kelompok ibadahnya.(tn/tri)

 

KabarIkn.com,Balikpapan - Jumat ( 15/05/2020 ), Pemerintah Kota Balikpapan melakukan Press Conference mengenai perkembangan Covid 19 di Balikpapan.

 Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menjelaskan bahwa total pasien positif covid 19 tidak mengalami perubahan, jumlah keseluruhannya 45 orang, lalu jumlah pasien yang dirawat ada 14 orang dan pasien yang sudah dinyatakan sembuh di rumah sakit ada 29 orang yang sudah diperbolehkan pulang.

Diketahui pada hari ini jumlah pasien PDP cukup banyak tambahan yaitu ada 38 kasus PDP, penambahan ini juga dikarenakan beberapa Rumah Sakit Swasta telah melaksanakan Rapid Test secara mandiri. Ada satu pasien PDP yang meninggal dunia pada hari ini di Rumah Sakit Kanudjoso berjenis kelamin laki laki ( 20 tahun ) yang juga diketahui memiliki riwayat penyakit tb paru dan hasil swab nya juga belum diterima dari BBLK Surabaya.

Kemudian, jumlah ODP pada hari ini berkurang dari jumlah 301 orang sekarang menjadi 266 orang. Pemkot masih menunggu 21 spesimen yang dikirim ke BBLK Surabaya, kemudian juga ada spesimen baru yang dikirimkan karena TCM di Rumah Sakit Kanudjoso dan PCR di Rumah Sakit Pertamina belum berfungsi dengan baik sehingga sebagian hasil swab masih harus dikirim ke Surabaya.

Foto : Pasien Sembuh Boleh Pulang

Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan, Dr. Andi Sri Julianty menambahkan bahwa untuk pemeriksaan test swab di Rumah Sakit Pertamina baru dilaksanakan pada jam 13.00 siang tadi. TCM di Rumah Sakit Kanudjoso sudah berlangsung selama tiga hari, Dr. Tika selaku pihak dari Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan menjelaskan kalau TCM di RS Kanudjoso sudah ada 15 dan hasilnya ada sebagian besar yang negatif sehingga sudah bisa pulang, lalu ada satu yang error karena bermasalah di spesimen.

Rizal menambahkan bahwa salah satu indikasi pembukaan Bandara maupun Pelabuhan di Balikpapan adalah PDP menjadi naik, karena orang orang melakukan Rapid Test dan dari Rapid Test tersebut baru ditemukan ada yang terindikasi reaktif covid 19 maka orang tersebut masuk ke dalam PDP.

Kemarin pemkot juga menemukan ada 20 pekerja dari kutai kartanegara yang masuk melalui pelabuhan laut dan ternyata semua rapid test mereka negatif sehingga dapat dipulangkan kembali ke Kukar.

Mengenai Bantuan yang diberikan oleh Perusahaan, maupun pihak swasta dan yang memberikan bantuan baik APD maupun sembako. Tercatat saat ini total bantuan sembako yang diterima berupa Beras jumlahnya 6.425 kg dan sudah dikeluarkan sebanyak 1.605 kg. Lalu Gula sebanyak 30 kg sudah semuanya di salurkan, kemudian Minyak 148 liter sudah di salurkan, telur sebanyak 2.009 piring sudah disalurkan sebanyak 1.068, kemudian paket sembako sebanyak 2.041 sudah disalurkan sebanyak 920 sembako.(triani)

 

 

Kabarikn.com,Balikpapan - Kamis ( 14/05/2020 ), Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengunjungi Posko Siaga Covid 19 di Rumah Sakit Tentara. Diketahui, dari 9 pasien sembuh yang dirawat di Rumah Sakit Kanudjoso dan RST Hardjanto ada 1 pasien positif yang dinyatakan sembuh dan sudah diperbolehkan pulang pada hari ini.

Pasien bernama Darmawati, pasien yang telah dirawat dari tanggal 08 April 2020 tersebut merupakan salah satu dari 9 pasien positif corona yang sembuh di Balikpapan pada hari ini. Darmawati merupakan pasien pertama yang sembuh di RST Hardjanto sesuai dengan protokol kesehatan 2 kali hasil swab yang dilakukan di BBLK Surabaya dinyatakan negatif.

Kasedam VI Mulawarman Kolonel Ckm Puguh Menambahkan, dengan dinyatakan sembuhnya salah satu pasien tersebut maka dapat dibuktikan bahwa tim medis bekerja dengan bersungguh sungguh didalan penanganan Covid 19 ini. Tim medis RST Hardjanto akan tetap berusaha agar Anggota Kodam Mulawarman dan juga masyarakat Balikpapan tetap berusaha mencegah dan jangan sampai terinfeksi virus covid 19 ini (tn).

 

KabarIkn.com,Balikpapan - Kamis ( 14/05/2020 ), Pemerintah Kota Balikpapan melakukan Teleconference bersama Bapak Presiden RI melaunching Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dengan tagar #BanggaBuatanIndonesia.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menjelaskan bahwa launching ini dalam rangka untuk membangkitkan perekonomian Nasional terutama membangkitkan UMKM sehingga kita diminta seluruh Warga Negara Indonesia untuk menggunakan produk Bangsa Indonesia.

Selain itu, kita juga diminta untuk membangkitkan UMKM Lokal. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Balikpapan sedang menyiapkan sekitar 50 Ribu sembako tahap ke II. Bantuan tahap ke II ini diketahui komposisi barangnya sedikit berubah, terutama tidak ada telur karena saat ini orang orang sedang berbondong bondong mencari telur untuk bahan lebaran.

" 50 ribu telur tersebut akan kami ganti dengan kue kering buatan sekitar 100 UMKM Kota Balikpapan," Kata Walikota Balikpapan, Rizal Effendi.

Pemkot juga menargetkan kalau tanggal 19 paket bantuan sembako tahap II tersebut sudah harus di distribusikan sebelum lebaran. Ada 100 UMKM yang saat ini juga sedang menyiapkan 50 ribu toples kue kering dan hal ini juga dalam rangka membangkitkan UMKM di Kota Balikpapan agar dapat hidup (triani).

 

KabarIkn.com,Balikpapan - Rabu ( 13/05/2020 ), Pemerintah Kota Balikpapan melakukan kegiatan press conference mengenai perkembangan kasus Covid 19 di Balikpapan. Diketahui, Pemkot pada hari ini mendapatkan 24 hasil test swab dari BBLK Surabaya.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menjelaskan bahwa dari 24 hasil test swab tersebut 1 pasien PDP berjenis kelamin perempuan yang meninggal pada tanggal 29 April 2020 diketahu hasil test nya negatif. Kemudian, ada 15 pasien PDP yang hasil test swab nya juga negatif sehingga pada hari ini sudah diperbolehkan pulang kerumah.

Selanjutnya, ada 4 pasien positif yang hasil swab nya negatif untuk pertama kali sehingga masih harus di test swab yang kedua kali. Ada juga 2 kasus test swab pasien positif yang hasil test swabnya diketahui masih positif dan tetap dirawat di Rumah Sakit.

 Rizal menambahkan bahwa ada 2 Kasus Positif baru, 1 pasien laki laki ( 27 tahun ) bekerja sebagai ABK dan 1 pasien laki laki ( 60 tahun ) memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta. Untuk ODP pada hari ini tercatat 233 orang.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andi Sri Julianty menjelaskan bahwa alat TCM ( Test Cepat Molekuler ) di Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo pada saat ini sudah dilakukan pada 11 pasien yang dirawat di Rumah Sakit Kanudjoso.

" Jadi mereka belum menerima slot baru dari luar tetapi hal ini fokus kepada pasien yang ada di dalam dan besok hasilnya akan disampaikan kepada Dinas Kesehatan Balikpapan," Kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andi Sri Julianty.

Untuk pasien positif terbanyak di Balikpapan ada di Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo, di Rumah Sakit Tentara ada 6 pasien positif, di Rumah Sakit RSUD ada 1 pasien dan di Rumah Sakit Hermina 1 Pasien,” jelasnya (by) .