[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan – Terkait dengan New Normal , Dinas Perhubungan menyatakan bahwa penutupan jalan akan tetap dilaksanakan karena memang masih dibutuhkan dalam rangka mensosialisasikan agar masyarakat tidak berkumpul ramai dijalan.

Kepala Dishub Balikpapan, Sudirman menjelaskan bahwa yang bergerak di jalan adalah orang yang sangat penting harus bergerak di jalan. Akan ada relaksasi yang diberikan oleh dishub yaitu jalanan tetap ditutup tetapi jam operasionalnya yang diubah , yaitu dari jam 10.00 – 14.00 dan malam mulai dari jam 20.00 – 00.00 .

Kemudian , untuk sift penutupan jalan di siang hari nantinya pada setiap setengah jam penutupan jalan akan dibuka , jadi satu jam tutup lalu setengah jam jalanan dibuka kembali. Di setengah jam pembukaan jalan tersebut akan di screening , masyarakat boleh melewati jalan tersebut tetapi petugas nanti akan menghimbau untuk menggunakan masker sambil memberitahu agar menjaga jarak di jalan.

Dishub juga akan melakukan sosialisasi secara pasif menggunakan rambu lalu lintas dan nanti akan ada rambu lalu lintas yang baru, rambu lalu lintas tersebut akan dipasang minggu depan di setiap persimpangan dan jalan ramai yang rambu tersebut menghimbau agar masyarakat tetap memakai masker. Diberitahukan juga ada 2 jalan yang tetap dibuka yaitu Jl. Manunggal dan Jl. Telaga Sari,” kata Kadishub Sudirman di Pemkot Kamis (04/06/2020)

Sudirman menambahkan dari 376 petugas lapangan yang sudah berjaga di simpang jalan tersebut nantinya akan ada pengurangan petugas. Maksud dari pengurangan petugas tersebut adalah selain di jalan mereka juga difokuskan ditempat tempat yang ramai seperti di Bandara, Pelabuhan Ferry , Terminal dan beberapa tempat keramaian yang lainnya.,” jelasnya (beny)

 

 

KabarIkn.com,Balikpapan – Kamis ( 04/06/2020 ) , Pada hari ini total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Balikpapan bertambah sebanyak 5 orang , Jadi total pasien positif di Balikpapan ada 71 orang dan pasien yang dirawat ada 26 orang.

Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) di Kota Balikpapan berkurang 13 orang , Kemudian Orang Tanpa Gejala ( OTG ) bertambah 22 orang dan Orang Dalam Pemantauan ( ODP ) berkurang 5 orang. Sementara itu , spesimen yang masih ditunggu oleh Pemkot Balikpapan ada 18 spesimen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andi Sri Juliarty menjelaskan bahwa 5 orang yang terkonfirmasi positif covid-19 tersebut adalah yang pertama pasien dengan Kode BPN 67 dari hasil pemeriksaan TCM RS Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan, pasien tersebut merupakan OTG dengan KTP Bogor dan datang ke RS Kanudjoso untuk memeriksakan TCM karena akan berangkat ke Jakarta.

Kemudian pasien positif selanjutnya yaitu dengan Kode BPN 68 yang merupakan laki laki ( 39 tahun ) bekerja sebagai karyawan di bidang Migas dan memiliki riwayat kontak dengan kasus BPN 60, pasien tersebut juga penduduk dengan KTP Jawa Barat.

Lalu, Kasus BPN 69 , BPN 70 dan BPN 71 semuanya berjenis kelamin laki laki masing masing berusia 25 tahun , 33 tahun dan 19 tahun berasal dari Perusahaan yang sama . Mereka datang ke Balikpapan dengan penerbangan yang sama untuk tujuan masuk ke lokasi kerja dan dilakukan PCR di RS Pertamina Balikpapan lalu mereka dinyatakan positif swab.

Jadi , 5 kasus positif tersebut semuanya berasal dari luar Balikpapan yaitu 2 orang dari Jawa Barat , Bogor ,dan 2 orang dari Jawa Tengah .

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi juga melaporkan hasil rapid test dengan 1.057 pedagang kuliner maupun sembako yang dilakukan kemarin , dari 1.057 orang ditemukan 22 orang yang dinyatakan reaktif dan non reaktif 1.035 orang. ( triani )

Kabarikn.com,Balikpapan – Rabu ( 03/06/2020 ) , Pemkot Balikpapan melakukan kegiatan pembagian Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) tahap ke II yang merupakan program dari Pemerintah Pusat dan Presiden RI melalui Kementrian Sosial.

Walikota Balikpapan,Rizal Effendi menjelaskan di Balikpapan pada pembagian BLT tahap ke II ini ada 10.845 Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) per wilayah melalui Kantor Pos Pusat , Kantor Pos Induk maupun Dome.

Kepala Kantor Pos Balikpapan, Taufiq menjelaskan bahwa Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) ini diberikan kepada masyarakat yang terdampak covid-19. Untuk wilayah Balikpapan sendiri saat pembagian BLT tahap I totalnya ada 11.330 KPM dan yang terbayarkan ada 8.702 dan yang belum mengambil BLT ada 2.248 orang di tahap I tersebut.

“ Jadi , bagi warga yang belum mengambil BLT di tahap I bisa mengambil pada tahap II ini secara rapel sambil menunggu batas akhir pembayaran dari Kementrian Sosial,” Kata Kepala Kantor Pos Balikpapan, Taufiq.

Mengenai pembagian BLT tahap ke II berjumlah 10.845 KPM karena tambahan yang ada ditahap I data nominasinya belum dicetak untuk Balikpapan. Pada hari ini kantor pos bergerak ke seluruh titik pembagian BLT mulai dari Manggar , Dome, Kampung Baru semuanya dibayarkan termasuk di Pemkot Balikpapan sendiri.

Diharapkan ada pendampingan di masing masing titik bayar, PSM , TKSK , RT maupun Lurah dapat hadir dan turut mendampingi di masing masing titik bayar tersebut untuk dapat membantu pihak dari kantor pos. ( beny )

KabarIkn.com,Balikpapan – Rabu ( 03/06/2020 ) , Dalam kegiatan  Press Realase yang dilaksanakan Pemkot Balikpapan terkait dengan perkembangan covid-19 di Balikpapan. Diketahui pada hari ini terdapat 3 pasien tambahan yang terkonfirmasi positif covid-19.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menjelaskan bahwa dari adanya 3 pasien tambahan tersebut maka pasien yang dinyatakan positif covid-19 di Balikpapan bertambah menjadi 66 pasien, pasien yang dirawat ada 21 orang , pasien sembuh 43 orang dan meninggal 2 orang. Untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) tetap 22 orang pada saat ini.

Orang Tanpa Gejala ( OTG ) terjadi pengurangan sebanyak 75 orang , dari 31 otg dalam pengawasan sekarang tersisa 22 orang. Lalu, Orang Dalam Pengawasan ( ODP ) berkurang 15 orang , dari 130 menjadi 115 ODP.  Jadi, dari 3 kasus positif tersebut ada 1 orang terkonfirmasi positif yang sudah lama yaitu BPN 63 karena hasil swab nya masih positif.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andi Sri Juliarty menyampaikan bahwa pasien yang kemarin terkonfirmasi positif adalah laki laki (  50 tahun ) ter screening dari hasil TCM di Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo , karena yang bersangkutan akan berangkat ke Jakarta.

Kemudian, 3 orang yang terkonfirmasi positif pada hari ini yaitu 1 pasien perempuan ( 35 tahun ) Ibu Rumah Tangga yang merupakan OTG . Lalu , pasien positif selanjutnya BPN 65 adalah seorang laki laki ( 33 tahun )  yang memiliki kontak berat dengan pasien PDP di Rumah Sakit Pertamina dan pasien positif terakhir adalah orang yang akan melakukan perjalanan , orang tersebut berasal dari Jawa lalu masuk ke Balikpapan untuk tujuan ke Lokasi dilakukan swab dan dinyatakan positif.  ( triani )

KabarIkn.com,Balikpapan – Senin ( 01/06/2020 ) , Pemkot Balikpapan melakukan kegiatan Press Realase terkait perkembangan Covid 19 di Kota Balikpapan. Diketahui pada hari ini Pemkot Balikpapan menerima 12 hasil test lab , Ada 3 hasil yang sangat penting pasiennya dirawat di RS TNI Hardjanto.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menjelaskan bahwa 1 dari hasil lab tersebut dinyatakan terkonfirmasi positif baru dan swab nya dilakukan di Samarinda . Sehingga pada saat ini pasien positif di Kota Balikpapan bertambah menjadi 62 pasien positif dan Pemkot Balikpapan juga menerima 2 hasil test swab yang terkonfirmasi negatif sehingga pasien tersebut pada hari ini dinyatakan sembuh dan dapat meninggalkan Rumah Sakit.

Dengan demikian pasien positif yang dirawat di Rumah Sakit berjumlah 17 orang. Kemudian Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) di Kota Balikpapan pada hari ini berkurang dan sisa 22 PDP yang dirawat di Rumah Sakit. Ada penambahan Orang Tanpa Gejala ( OTG ) sebanyak 4 orang , jadi OTG dalam pengawasan dari 37 orang saat ini menjadi 41 orang.

Jumlah Orang Dalam Pemantauan ( ODP ) di Balikpapan berkurang 33 orang , dari 213 orang saat ini menjadi 180 orang dan diketahui masih ada 17 spesimen yang ditunggu hasilnya oleh Pemkot Balikpapan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andi Sri Juliarty menjelaskan bahwa dari 12 hasil test yang diterima dari Rumah Sakit A W Syahrani , Samarinda bahwa 1 pasien terkonfirmasi positif , 2 hasil negative dan yang lainnya juga negatif sehingga sudah diperbolehkan pulang.

Rizal menambahkan bahwa mengenai pelaksaan PCR atau test swab berlaku di tanggal 03 Juni 2020 dan sosialisasi sudah berlangsung. Pelaksanaan test tersebut akan dilaksanakan selagi menunggu situasi di lapangan . Kemudian , mengenai tempat hiburan nantinya akan dibuka secara bertahap diawali dengan pembukaan Tempat Ibadah terlebih dahulu.

Ditekankan juga kepada masyarakat Balikpapan bahwa diadakannya kelonggaran itu bukan berarti disiplinnya menurun dan berkali kali ditegaskan jangan sampai dilakukan kelonggaran tiba tiba angka positif di Kota Balikpapan meningkat. ( triani )