[Valid RSS]

KabarIkn.Com,Balikpapan-Dalam rangka persiapan Idul Fitri Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) yang juga merupakan Gugus Tugas Covid 19 ikut turun ke lapangan untuk menangani persiapan tersebut.

Kepala BPBD Balikpapan, Suseno menjelaskan bahwa mereka sebagai Gugus Tugas Covid 19 turut dalam menangani kesehatan, penanganan masalah sosial, penutupan jalan. Dalam tim mereka ikut terlibat tetapi untuk turun ke lapangan melihat kondisi terlebih dahulu, karena di samping itu mereka ikut terlibat penanganan covid ini juga harus siaga jika terjadi bencana yang lain.

Pelaksanaan penyemprotan disinfektan yang dilaksanakan oleh BPBD tetap berjalan rutin setiap hari yang diatur jadwalnya maupun jika ada permintaan. Untuk musibah kebakaran dalam suasana covid 19 ini dikabarkan berkurang, Suseno juga berharap agar masyarakat dapat mengikuti aturan yang berkaitan dengan Covid 19 seperti selalu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

"Untuk bencana ya masyarakat juga harus waspada terhadap penggunaan kompor, penggunaan listrik dan dilihat mulai ada musim penghujan masyarakat juga dapat perduli terhadap lingkungannya," Kata Kepala BPBD Balikpapan, Suseno.

BPBD juga telah mempersiapkan posko jika ada hal yang tidak diinginkan terjadi seperti personil, sarana dan prasana juga telah dipersiapkan. Ada 8 posko yang sudah di persiapkan di masing masing kecamatan dan mereka juga menurunkan 300 personil BPBD selama persiapan Ramadhan kemarin dan menjelang Idul Fitri.(triani)

 Suseno juga turut mengucapkan Selamat Idul Fitri 1441 H.Mohon Maaf Lahit dan Bathin

 

Kabarikn.com,Balikpapan - Selasa ( 19/05/2020 ), Terkait penyebaran Covid 19 di Balikpapan, Diketahui pada hari ini pasien positif Covid 19 di Kota Balikpapan bertambah satu orang.

 Pasien yang terkonfirmasi positif tersebut yaitu laki laki ( 48 tahun ) memiliki riwayat perjalanan Dinas dari Jawa Barat ke kota Balikpapan. Hasil dari screening Rapid Test untuk pembelian tiket pasien tersebut reaktif dan langsung dilakukan test swab yang hasilnya adalah terkonfirmasi positif.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menjelaskan bahwa dengan demikian total pasien positif di Kota Balikpapan menjadi 47 orang. Pemkot juga mendapatkan hasil dari test lab TCM di Rumah Sakit Kanudjoso, hari ini mendapat tambahan satu pasien yang hasilnya terkonfirmasi negatif berusia 17 tahun dari cluster Temboro, Magetan. Karena pasien tersebut sudah 2x melakukan swab dan hasilnya negatif maka hari ini diperbolehkan pulang.

Kemudian, Balikpapan juga mendapat tambahan hasil rapid test yang dilakukan secara mandiri dan ada 11 pasien yang menjadi PDP pada hari ini, mereka memiliki kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif. Sehingga pada hari ini jumlah pasien PDP yang dirawat menjadi 44 orang.

Pasien ODP juga mendapat tambahan, dari 272 ODP sekarang menjadi 327 ODP yang artinya ada tambahan ODP sebanyak 55 orang. Pemkot saat ini juga masih menunggu 35 spesimen.(tn/tri)

 

 

Kabarikn.com,Balikpapan - Minggu ( 17/05/2020 ), Pemkot Balikpapan melakukan Press Conference mengenai perkembangan covid 19 di Kota Balikpapan.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menjelaskan bahwa total pasien yang terkonfimasi positif di Balikpapan tidak mengalami perubahan, tetap 46 pasien positif. Akan tetapi, pada hari ini pemkot menerima 13 hasil swab yang mana diantaranya satu pasien terkonfirmasi positif yang dirawat sejak tanggal 28 April 2020 hasil swab nya telah negatif sebanyak 2 kali test sehingga pasien tersebut diperbolehkan meninggalkan Rumah Sakit.

Dengan demikian pasien positif di Balikpapan yang sedang dirawat berkurang dari 15 pasien menjadi 14 pasien, untuk pasien sembuh dari 29 orang menjadi 30 orang. Pemkot juga masih menerima kasus swab ulang yang ternyata masih belum dinyatakan positif, sehingga mereja masih tetap dirawat di Rumah Sakit.

Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) di Kota Balikpapan ada 7 pasien yang hasil swab nya negatif sehingga dapat segera meninggalkan Rumah Sakit. Akan tetapi Balikpapan juga mendapatkan tambahan 10 pasien PDP baru dari hasil rapid test mandiri yang dilakukan oleh beberapa Rumah Sakit swasta dan dengan demikian total pasien PDP di Balikpapan yang kemarin tercatat 158 hari ini menjadi 169 pasien. PDP yang dirawat kemarin 30 sekarang menjadi 33 pasien, PDP sembuh 128 orang.

Sementara itu Orang Dalam Pemantauan ( ODP ) di Kota Balikpapan berkurang sebanyak 42 orang, kalau kemarin 297 orang pada hari ini tercatat 255 orang. Jumlah spesimen yang sedang dalam proses pemeriksaan masih ada 34 spesimen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andi Sri Julianty menambahkan bahwa pasien sembuh pada hari ini adalah laki laki ( 19 tahun ) dari cluster temboro. 7 pasien PDP negatif di Rumah Sakit semuanya masih ada di BBLK, kemudian ada penambahan 10 PDP baru yang merupakan orang orang mandiri sehingga mereka bukan dirawat di rumah sakit tetapi melakukan rapid test untuk berbagai keperluan.

Rizal menambahkan bahwa ada kemungkinan BLT Provinsi dari APBD Provinsi akan didistribusikan berjumlah 23.767 kepala keluarga dalam bentuk uang 250 ribu yang meliputi 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Balikpapan Timur, Balikpapan Selatan dan Balikpapan Kota.

Lalu, bersamaan dengan hal tersebut Pada Hari Senin Pemkot Balikpapan akan membagikan sembako tahap ke II dari Pemerintah Kota sebanyak 46. 741 kepala keluarga.

Diketahui juga saat menjelang lebaran akan dilakukan Rapid Test. bagi para petugas, Imam, Pendeta maupun Pastur akan diminta melakukan Rapid test. Rapid test massal akan dilakukan untuk mengantisipasi sehingga penyebaran Covid 19 benar benar dapat di deteksi.(triani)

 

 

Wali Kota : Pasien Positif di Balikpapan Tidak Mengalami Perubahan

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin ( 18/05/2020 ), Pemkota Balikpapan melakukan kegiatan press conference mengenai Bantuan dan Perkembangan Covid 19 di Kota Balikpapan.

Mengenai Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) dari kementrian sosial, hari ini kepala kantor pos sudah datang ke Pemkot Balikpapan untuk melaporkan bahwa mereka sudah mendapatkan kabar dan data dominasi penerima. Penerima bantuan tersebut berjumlah 10. 845 Kepala Rumah Tangga dan pendistribusian bantuan tersebut sudah disepakati dimulai pada hari Rabu mulai jam 08.00 Pagi.

Jadi 10.845 Kepala Rumah Tangga mulai hari Rabu akan menerima Bantuan Sosial Tunai dari Kementrian Sosial dan mulai besok undangan akan dibagi melalui RT. Kemudian, pada hari ini juga mulai di distribusikan bantuan sembako Pemerintah Kota Balikpapan yang berjumlah 4.815 kepala keluarga. Sembako tersebut akan di distribusikan terutama di Kecamatan Balikpapan Barat, Balikpapan Tengah dan Balikpapan Utara.

Sementara itu, Walikota Balikpapan Rizal Effendi menjelaskan mengenai perkembangan covid 19 di Kota Balikpapan. Diketahui pasien positif di Balikpapan tidak mengalami perubahan, hanya saja pasien PDP yang dirawat bertambah satu dan penambahan dari pasien ODP sebanyak 17 orang. Pemkot masih menunggu 34 spesimen yang belum diterima hasilnya.

Sehubungan dengan surat edaran yang diberikan oleh Pemerintah Kota dan Gugus Tugas Covid 19 dengan Forkopimda, dewan masjid dan pihak gereja. Jadi ada 2 kegiatan ibadah tanpa mengurangi himbauan pemerintah Melaksanakan Ibadah di Rumah Saja, tetapi berdasarkan kesepakatan ibadah bisa juga dilaksanakan diluar rumah.

Terkait kenaikan Isa Almasih tanggal 24 mei nanti pemerintah kota sudah menyetujui untuk dilaksanakan di Gereja dengan patokan pedoman kesehatan yang sangat ketat dan bersamaan dengan itu Pemkot juga bersepakat memberikan pelaksanaan sholat Idul Fitri di masjid dan di mushola. Juga akan dilakukan Rapid Test oleh Imam, Pastur Gereja, Pendeta, Pengurus Masjid dan dilaksanakan Mulai Besok (triani).

 

 

Kabarikn.com,Balikpapan - Sabtu ( 16/05/2020 ), Pemkot Balikpapan melakukan Press Conference mengenai perkembangan kasus Covid 19 di Kota Balikpapan.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menyampaikan bahwa hari ini Pemkot Balikpapan mendapatkan 9 hasil test swab. Diantara hasil swab tersebut dinyatakan 2 positif dan 7 negatif. Dua hasil swab positif tersebut yaitu 1 kasus positif baru laki laki ( 70 tahun ) memiliki riwayat kontak dengan pasien positif sebelumnya, kemudian 1 kasus swab ulang positif yang merupakan ABK dan tetap dirawat di Rumah Sakit.

Total pasien positif covid 19 di Balikpapan jumlahnya menjadi 46 Orang, yang dirawat ada 16 orang, pasien sembuh 29 orang, dan pasien meninggal dunia 2 orang. Kemudian untuk 7 hasil swab negatif itu adalah pasien PDP dan yang bersangkutan bisa meninggalkan Rumah Sakit.

Secara keseluruhan total pasien PDP di Balikpapan ada 129 orang, yang dirawat saat ini ada 31 orang, yang dinyatakan sembuh 121 orang dan yang pasien meninggal dunia ada 7 orang.

Rizal menambahkan untuk ODP mengalami peningkatan sebanyak 31 orang, dari 266 orang kemarin sekarang menjadi 297 orang. Spesimen yang masih ditunggu saat ini berjumlah 48 spesimen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andi Sri Julianty menjelaskan kalau salah satu dari 2 pasien yang positif corona tersebut merupakan transmisi lokal didalam keluarga. Pertama yang terkena covid 19 adalah istri dari pasien tersebut dan setelah dilakukan tracking kemungkinan juga dari kelompok ibadahnya.(tn/tri)