[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin ( 04/05/2020 ) Terkait kasus covid 19 di Balikpapan, Walikota Balikpapan Rizal Effendi memberitahukan bahwa kasus yang terkonfirmasi positif bertambah menjadi 3 pasien.

Diketahui 1 pasien positif berjenis kelamin laki laki ( 18 tahun ) dari cluster Magetan, Jawa Timur. Lalu, 1 pasien berjenis kelamin laki laki ( 28 tahun ) yang sudah dirawat di rumah sakit dan 1 pasien positif juga berjenis kelamin laki laki ( 66 tahun ), pasien yang terakhir ini telah meninggal dunia pada tanggal 25 April 2020.

Rizal menambahkan bahwa ada seorang pasien positif yang hasil test swab nya sudah negatif 2 kali berturut turut, sehingga hari ini pasien tersebut dinyatakan sembuh dan dapat keluar dari Rumah sakit.

" Masih ada pasien positif kita di Rumah Sakit yang berulang kali test swab nya masih positif, sehingga masih dirawat di Rumah Sakit sampai sekarang," Kata Walikota Balikpapan, Rizal Effendi.

Pasien PDP di Balikpapan yang memiliki hasil swab negatif yang diperoleh hari ini ada 8 pasien dan pasien tersebut sudah bisa pulang dari Rumah Sakit. Jadi, jumlah Pasien PDP di Balikpapan yang dirawat di Rumah Sakit saat ini masih tercatat 44 pasien.

“ Lalu, untuk jumlah ODP di Balikpapan kali ini tercatat 442 orang atau berkurang 115 orang dibandingkan data sebelumnya. Pemerintah Kota Balikpapan juga masih menunggu 35 spesimen dari BBLK Surabaya kemudian 3 swab test masih dalam perjalanan pengiriman ke Jakarta,” jelasnya (ben)

 

KabarIkn.Com,Balikpapan-Wali Kota Rizal Effendi didalam acara Press Con juga menjelaskan tetang PSBB,menurutnya bahwa dalam situasi status apapun PSBB atau tidak, tidak ada penutupan pasar. Pemkot sendiri akan melakukan penetapan dan sudah memanggil Dinas Pasar untuk melakukan pembahasan dengan UPT dan para ketua pedagang.

" Hal tersebut dibuat agar pasar sendiri lebih disiplin baik pedagang maupun juga pembelinya dan ada kemungkinan nanti kita akan membatasi para pembeli yang masuk kepasar. Ada kemungkinan kita akan membuat jarak jarak pedagang yang ada di pasar," Kata Walikota Balikpapan, Rizal Effendi.

Juga dimohon kepada para pedagang dan pembeli agar tertib dan jangan sampai pasar menjadi tempat baru penularan covid 19 ini.

Pemerintah Kota Balikpapan juga melakukan Teleconference Mengenai penerbitan surat Dinas Pehubungan Udara menindaklanjuti tentang larangan jalur penerbangan dengan perkecualian. Pengecualian tersebut diantaranya nanti akan dibuka lagi penerbangan khusus penumpang di beberapa jalur dan kemungkinan termasuk di Bandara SAMS sepinggan.

" Hari ini saya mengirim surat kepada Dikjen Perhubungan Udara meminta agar Bandara Sepinggan tetap di berlakukan sesuai, dimana penutupan Bandara itu berlaku sampai dengan 31 Mei," ujarnya (nn).

 

 

KabarIkn.Com-Balikpapan - Jumat ( 01/05/2020 ), Pemerintah Kota Balikpapan mendapatkan 4 hasil test swab negatif dari BBLK Surabaya. 1 Pasien negatif dari cluster gowa, 2 pasien negatif dari pasien yang dirawat di Rumah Sakit Pertamina dan 1 Pasien negatif dari pasien yang dirawat di Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menjelaskan bahwa hari ini dilaporkan ada pasien PDP berjenis kelamin perempuan ( 42 ) meninggal dunia di Rumah Sakit Kanudjoso pada pukul 01.30 malam tadi.

Karena hasil test pasien tersebut positif tetapi test swabnya baru dikirim sehingga penanganan pemakaman dilakukan secara prosedur covid 19 dan sudah dimakamkan pada malam hari tadi.

Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan, dr. Andi Sri Julianty menjelaskan bahwa sekarang di seluruh rumah sakit di Balikpapan untuk kewaspadaan semua pasien yang masuk dengan kondisi berat akan dilakukan Rapid Test.

Oleh karena itu, telah di sepakati Rumah Sakit Kanudjoso dengan rujukan pertama bahwa semua pasien dengan kondisi yang berat akan Rapid Test. Pasien tersebut juga belum boleh dinyatakan positif sampai hasil swan pasien tersebut tiba.

Diketahui pasien PDP di Balikpapan bertambah satu pasien dari 43 menjadi 44 pasien dan pasien ODP bertambah tiga pasien dari 688 menjadi 691 pasien. Kemarin satu pasien juga dinyatakan sembuh berjenis kelamin perempuan ( 47 ) yang sudah dirawat sampai 49 hari dan berasal dari cluster jepang (tn).

KabarIkn.com,Balikpapan - Sabtu ( 02/05/2020 ), Terkait kasus covid 19 di Balikpapan, Walikota Balikpapan Rizal Effendi memberitahukan bahwa ada satu pasien PDP dinyatakan meninggal dunia pada pukul 07.23 pagi tadi di Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo.

Pasien yang meninggal tersebut berjenis kelamin perempuan yang merupakan seorang pedagang kaki lima dan memiliki riwayat perjalanan dari Jawa dan Madura. Hasil Rapid Test pasien tersebut dikonfirmasi positif covid 19 dan telah dimakamkan sesuai dengan protokol Covid 19.

Dengan adanya kasus tersebut maka jumlah pasien PDP di Balikpapan yang meninggal dunia berjumlah 8 orang. Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andi Sri Juliarty menjelaskan, Kasus pasien positif covid 19 di Balikpapan berjumlah 32 orang, kemudian jumlah PDP yang dirawat ada 43 orang dan jumlah pasien ODP yang dipantau tersisa 657 orang.," jelas (nn)

 

KabarIkn.Com,Balikpapan - Jumat ( 01/05/2020 ), Pemerintah Kota Balikpapan mendapat Bantuan 5000 pcs APD dari Pemerintah Pusat.

Wakil Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud menjelaskan bahwa APD ini sangat diperlukan dan mudahan dengan adanya bantuan yang terus masuk ini dapat menunjang untuk tenaga medis.

Terkait 32 Pasien yang terkonfirmasi positif di Balikpapan diharapkan jangan sampai ada pasien yang bertambah lagi. Tetapi, jika dilihat dari trend sekarang bisa saja akan bertambah dan masyarakat dianjurkan untuk tetap mentaati himbauan dari Pemerintah Kota.

" Untuk Cluster sekarang tracking nya sudah lokal kalau kemarin kan bisa diketahui mereka riwayat perjalanannya darimana saja. Sekarang di tengah masyarakat sudah beredar termasuk di beberapa wilayah di Kalimantan Timur" kata Wakil Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud.

Mengenai PSBB sedang diusulkan juga dicari celahnya terlebih dahulu dan jika memang harus dilakukan PSBB tersebut akan dilaksanakan.

" Walaupun kita adakan PSBB tetapi masyarakat tidak disiplin percuma saja dan kita juga tidak perlu melaksanakan PSBB jika masyarakat disiplin," ujarnya.

Sementara, Direktur Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo Eddy Iskandar menjelaskan bahwa bantuan dari APD tersebut akan di distribusikan semuanya oleh gugus tugas provinsi ke semua Kepala Dinas di Daerah Kabupaten Kota dan selanjutnya di distribusikan ke Rumah sakit yang menangani Covid 19.

Ada peningkatan kasus di beberapa tempat yaitu Berau, Penajam, Samarinda dan Balikpapan. Untuk PCR sudah diaktifkan dan minggu ini sudah ada pelatihan tenaga medis untuk di bimbing menggunakan PCR.

" Kemungkinan untuk minggu ini sudah ada untuk pengiriman PCR," Kata Direktur Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo, Eddy Iskandar (by)