
KabarIkn.com,Balikpapan - Jumat ( 15/05/2020 ), Pemerintah Kota Balikpapan melakukan Press Conference mengenai perkembangan Covid 19 di Balikpapan.
Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menjelaskan bahwa total pasien positif covid 19 tidak mengalami perubahan, jumlah keseluruhannya 45 orang, lalu jumlah pasien yang dirawat ada 14 orang dan pasien yang sudah dinyatakan sembuh di rumah sakit ada 29 orang yang sudah diperbolehkan pulang.
Diketahui pada hari ini jumlah pasien PDP cukup banyak tambahan yaitu ada 38 kasus PDP, penambahan ini juga dikarenakan beberapa Rumah Sakit Swasta telah melaksanakan Rapid Test secara mandiri. Ada satu pasien PDP yang meninggal dunia pada hari ini di Rumah Sakit Kanudjoso berjenis kelamin laki laki ( 20 tahun ) yang juga diketahui memiliki riwayat penyakit tb paru dan hasil swab nya juga belum diterima dari BBLK Surabaya.
Kemudian, jumlah ODP pada hari ini berkurang dari jumlah 301 orang sekarang menjadi 266 orang. Pemkot masih menunggu 21 spesimen yang dikirim ke BBLK Surabaya, kemudian juga ada spesimen baru yang dikirimkan karena TCM di Rumah Sakit Kanudjoso dan PCR di Rumah Sakit Pertamina belum berfungsi dengan baik sehingga sebagian hasil swab masih harus dikirim ke Surabaya.

Foto : Pasien Sembuh Boleh Pulang
Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan, Dr. Andi Sri Julianty menambahkan bahwa untuk pemeriksaan test swab di Rumah Sakit Pertamina baru dilaksanakan pada jam 13.00 siang tadi. TCM di Rumah Sakit Kanudjoso sudah berlangsung selama tiga hari, Dr. Tika selaku pihak dari Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan menjelaskan kalau TCM di RS Kanudjoso sudah ada 15 dan hasilnya ada sebagian besar yang negatif sehingga sudah bisa pulang, lalu ada satu yang error karena bermasalah di spesimen.
Rizal menambahkan bahwa salah satu indikasi pembukaan Bandara maupun Pelabuhan di Balikpapan adalah PDP menjadi naik, karena orang orang melakukan Rapid Test dan dari Rapid Test tersebut baru ditemukan ada yang terindikasi reaktif covid 19 maka orang tersebut masuk ke dalam PDP.
Kemarin pemkot juga menemukan ada 20 pekerja dari kutai kartanegara yang masuk melalui pelabuhan laut dan ternyata semua rapid test mereka negatif sehingga dapat dipulangkan kembali ke Kukar.
Mengenai Bantuan yang diberikan oleh Perusahaan, maupun pihak swasta dan yang memberikan bantuan baik APD maupun sembako. Tercatat saat ini total bantuan sembako yang diterima berupa Beras jumlahnya 6.425 kg dan sudah dikeluarkan sebanyak 1.605 kg. Lalu Gula sebanyak 30 kg sudah semuanya di salurkan, kemudian Minyak 148 liter sudah di salurkan, telur sebanyak 2.009 piring sudah disalurkan sebanyak 1.068, kemudian paket sembako sebanyak 2.041 sudah disalurkan sebanyak 920 sembako.(triani)