[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan – Sabtu ( 30/05/2020 ) , Pemkot Balikpapan melakukan kegiatan Press Realase mengenai penyebaran covid 19 di Kota Balikpapan. Diketahui bahwa pada hari ini Pemkot Balikpapan menerima cukup banyak hasil test swab yaitu 29 hasil swab yang berasal dari Lab PCR RS Pertamina Balikpapan maupun TCM RS Kanudjoso Djatiwibowo.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menjelaskan bahwa ada tambahan 2 kasus orang yang terkonfirmasi positif dari hasil Lab PCR RS Pertamina Balikpapan. Pasien positif tersebut 1 seorang laki laki dengan berusia 51 tahun yang merupakan Orang Tanpa Gejala ( OTG ) dan 1 Pasien laki laki berusia 49 tahun juga merupakan OTG .

Dengan demikian total kasus positif di Balikpapan bertambah menjadi 60 orang , pasien yang dirawat berjumlah 20 orang , pasien sembuh 38 orang dan meninggal 2 orang. Pada hari ini juga ada 3 pasien yang terkonfirmasi negatif , 1 pasien dengan kode BPN 36 dari hasil lab PCR RS Pertamina yang merupakan cluster ABK , lalu pasien dengan kode BPN 46 dari hasil lab TCM Kanudjoso Djatiwibowo berusia 70 tahun juga dinyatakan negatif , kemudian pasien dengan kode BPN 48 berusia 35 tahun terkonfirmasi  negatif dari Lab PCR RS pertamina.

Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) di Kota Balikpapan bertambah 8 pasien , jadi ada 44 orang yang dirawat pada saat ini. Kemudian, Orang Tanpa Gejala ( OTG ) yang dalam pengawasan ada 96 orang terdapat penambahan OTG sebanyak 4 orang tetapi ada OTG yang terkonfirmasi negatif sebanyak 19 orang. Orang Dalam Pemantauan ( ODP ) di Kota Balikpapan bertamabh 16 orang.

Rizal menambahkan dalam menghadapi permasalahan tersebut Pemkot Balikpapan akan memperketat kegiatan Rapid test. Rapid test ini diberlakukan terutama kepada penduduk yang bukan dari Kalimantan Timur yang singgah di Balikpapan harus melakukan swab untuk menjaga agar penyebaran covid 19 tidak semakin luas tersebar di Balikpapan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andi Sri Juliarty menjelaskan bahwa mulai nomor urut Balikpapan 42 sampai dengan Balikpapan 60 , diketahui ada 10 yang terkonfirmasi positif berasal dari KTP Luar Kalimantan Timur. ( beny )

 

 

Kabarikn.com,Balikpapan – Jumat ( 29/05/2020 ) , Pemkot Balikpapan telah melakukan rapat koordinasi dengan Kapolda dan Kesdam dalam rangka menyamakan presepsi dalam pelaksanaan New Normal. Selain itu akan dilaksanakan juga pengawasan ketat terutama di Pintu Masuk Bandara dan Pelabuhan, mereka sedang memantapkan rencana kewajiban bagi mereka yang dari luar Kalimantan Timur untuk melengkapi pemeriksaan kesehatannya.

Mengenai perkembangan covid 19 di Balikpapan , pada hari ini diketahui kasus terkonfirmasi positif bertambah 4 orang. 2 pasien merupakan hasil lab dari BBLK Surabaya yang baru datang dan 2 pasien lainnya merupakan dari hasil lab di PCR RS Pertamina Balikpapan. Dengan demikian, total pasien terkonfirmasi positif di Balikpapan berjumlah 58 orang , pasien dirawat dirumah sakit bertambah menjadi 21 orang.

Pertambahan 4 pasien positif tersebut yaitu 1 laki laki ( 25 tahun ) yang merupakan OTG , 1 laki laki ( 17 tahun ) dari cluster temboro , Jawa Timur. Lalu, 2 pasien positif lainnya merupakan hasil dari PCR RS Pertamina Balikpapan yiatu 1 laki laki ( 36 tahun ) yang merupakan OTG dan 1 pasien ( 58 tahun ) memiliki riwayat perjalanan dari Jawa Barat.

Kemudian, Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) di Kota Balikpapan bertambah 11 orang jadi total pasien PDP pada saat ini berjumlah 36 orang yang dirawat. Orang Tanpa Gejala ( OTG ) dari hasil rapid test bertambah 8 orang , jadi pasien OTG pada saat ini berjumlah 188 orang . Lalu, Orang Dalam Pemantauan ( ODP ) berkurang 39 orang , pada saat ini berjumlah 206 orang.

Sementara itu , spesimen dalam pemeriksaan yang masih ditunggu oleh Pemkot  Balikpapan ada 21 spesimen. Diharapkan juga kepada masyarakat Balikpapan jika nanti ada kelonggaran pada New Normal maupun pengurangan pembatasan diminta kepada masyarakat agar tetap waspada dan tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.( tn/tr )

 

Kabarikn.com,Balikpapan - KENORMALAN baru atau new normal sama sekali belum menjadi kemenangan melawan korona. Seperti yang dikatakan Presiden Joko Widodo, new normal  ialah upaya produktif, tetapi tetap aman dari covid-19.

Kita mafhum jika rencana pemberlakuan new normal merupakan upaya untuk menyelamatkan perekonomian. Sejak pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diberlakukan, hingga pertengahan Mei, sudah 7 juta pekerja di-PHK. Karena itu, pemberlakuan new normal menjadi harapan meredakan badai, sementara riset tentang obat dan vaksi terus berjalan.

Indonesia pun tidak sendiri dalam menuju new normal. Beberapa negara Eropa dan juga beberapa negara bagian di Amerika Serikat telah lebih dulu menjalankan new normal , sedangkan Inggris sebentar lagi juga akan menyusul.

Meski begitu, harus diakui bahwa pemerintah memasuki perang itu dengan kondisi yang berbeda bila dibandingkan dengan Inggris dan Amerika Serikat.

Seperti dengan mudah dilihat di kurva worldometers, grafik kasus baru di Tanah Air belumlah seperti di kedua negara itu yang cenderung melandai. Kurva kasus di Indonesia masih naik-turun dengan penambahan 415 kasus kemarin.

Jika pemerintah menerapkan new normal dalam waktu dekat, yakni saat kurva belum jelas melandai, pertaruhan kita dalam babak baru perang melawan korona ini sesungguhnya amat besar. Pertaruhan ini kita gantungkan pada kedisiplinan orang per orang.

Kemarin Presiden meninjau kesiapan new normal dengan mengunjungi stasiun MRT Bundaran HI dan Summarecon Mall, Bekasi, Jawa Barat.

Bekasi dikatakan akan menjadi percontohan karena kurva R0 (R naught) sudah di bawah 1. Ini mengartikan angka reproduksi kasus dari seorang penderita.

Selain di Bekasi, Presiden mengisyaratkan sejumlah provinsi lain dengan kurva R0 di bawah 1 juga akan menerapkan new normal pada tahap awal ini.

KabarIkn.com,Balikpapan – Kamis ( 28/05/2020 ) , Pemkot Balikpapan melakukan press rilis mengenai perkembangan Covid-19 di Kota Balikpapan. Diketahui Pemkot Balikpapan mendapatkan 2 hasil test dari Lab PCR Rumah Sakit Pertamina Kota Balikpapan dan dari 1 hasil test lab tersebut terkonfirmasi positif.

Walikota Baikpapan, Rizal Effendi menjelaskan bahwa Pasien yang terkonfirmasi positif tersebut dengan kode BPN 54 yang merupakan laki laki ( 24 tahun ) dan bukan warga Kota Balikpapan. Belajar dari kasus tersebut ada beberapa kasus yang terindikasi bahwa orang yang datang untuk keperluan pekerjaan terkonfirmasi positif covid-19.

Saat ini kemungkinan Gugus Tugas Covid 19 Kota Balikpapan akan memberlakukan seperti yang ada di DKI Jakarta , yaitu mereka yang akan bertugas ke Balikpapan harus melakukan test swab agar saat mereka datang semuanya aman.

Kemudian, ada 1 kasus terkonfirmasi negatif dengan kode BPN 49 yaitu laki laki ( 51 Tahun ) merupakan pasien pertama sembuh yang ada di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.

Pada saat ini PDP di Kota Balikpapan mendapat penambahan 5 pasien dan 2 pasien terkonfirmasi negatif, jadi pasien PDP yang dirawat saat ini menjadi 27 orang. Kemudian, Orang Tanpa Gejala ( OTG ) mendapat tambahan 3 orang dan totalnya menjadi 180 orang , OTG dalam pengawasan 103 orang dan OTG hasil negatif ada 77 orang.

Sementara itu , untuk Orang Dalam Pengawasan ( ODP ) di Kota Balikpapan ada pengurangan sebanyak 10 orang dari 309 menjadi 299 orang. Spesimen yang masih dalam pemeriksaan ada 21 spesimen. ( triani )

KabarIkn.com,Balikpapan – Rabu ( 27/05/2020 ) , Pemkot Balikpapan melakukan kegiatan press rilis mengenai perkembangan penyebaran Covid 19 di Kota Balikpapan. Diketahui pada hari ini Pemkot Balikpapan mendapatkan 2 hasil test lab baik dari PCR Rumah Sakit Pertamina Balikpapan dan Lab TCM Rumah Sakit Kanudjoso.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menjelaskan bahwa dari 2 hasil test lab tersebut 1 terkonfirmasi positif dengan kode BPN 53 hasil lab dari PCR Rumah Sakit Balikpapan laki laki ( 53 tahun ) yang merupakan transmisi lokal. Kemudian, 1 kasus dari hasil TCM Rumah Sakit Kanudjoso terkonfirmasi negatif dengan kode BPN 39 yang merupakan seorang Perempuan berusia ( 62 tahun ) mendapatkan hasil swab negatif 2x berturut turut sehingga pada hari ini pasien tersebut bisa meninggalkan Rumah Sakit.

Dengan demikian total pasien positif di Balikpapan bertambah menjadi 53 orang , pasien yang  dirawat 17 orang, pasien sembuh 34 orang dan pasien meninggal tetap 2 orang. Sementara itu , Orang Dalam Pemantauan ( ODP ) bertambah cukup banyak yaitu ada 10 tambahan baru , 2 dari kasus PDP yang dirawat dan 8 dari kasus Orang Tanpa Gejala ( OTG ).

Jadi, untuk pasien PDP yang dirawat pada hari ini tercatat jumlahnya 24 orang dan total pasien PDP keseluruhan di Balikpapan menjadi 208 pasien. Orang Tanpa Gejala ( OTG ) di Balikpapan berkurang 5 orang dan saat ini tercatat yang tadinya 172 menjadi 167 OTG. Kemudian Orang Dalam Pemantauan ( ODP ) berkurang 18 orang , yang sebelumnya 327 sekaraang menjadi 309 ODP.

Sementara itu Pemkot Balikpapan pada hari ini juga sudah melakukan kegiatan Rapid Test di Plaza Balikpapan termasuk juga karyawan di Toko Bazzar . Peserta yang dilakukan Rapid Test berjumlah 235 orang dan semua hasilnya Non Reaktif. Rizal menambahkan bahwa sampai hari ini masih ada 12 spesimen yang masih ditunggu oleh Pemkot Balikapapan dan spesimen yang masih dalam perjalanan ada 9 . ( tn/tr )