[Valid RSS]

KabarIkn.Com,Balikpapan - Jumat ( 01/05/2020 ), Pemerintah Kota Balikpapan mendapat Bantuan 5000 pcs APD dari Pemerintah Pusat.

Wakil Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud menjelaskan bahwa APD ini sangat diperlukan dan mudahan dengan adanya bantuan yang terus masuk ini dapat menunjang untuk tenaga medis.

Terkait 32 Pasien yang terkonfirmasi positif di Balikpapan diharapkan jangan sampai ada pasien yang bertambah lagi. Tetapi, jika dilihat dari trend sekarang bisa saja akan bertambah dan masyarakat dianjurkan untuk tetap mentaati himbauan dari Pemerintah Kota.

" Untuk Cluster sekarang tracking nya sudah lokal kalau kemarin kan bisa diketahui mereka riwayat perjalanannya darimana saja. Sekarang di tengah masyarakat sudah beredar termasuk di beberapa wilayah di Kalimantan Timur" kata Wakil Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud.

Mengenai PSBB sedang diusulkan juga dicari celahnya terlebih dahulu dan jika memang harus dilakukan PSBB tersebut akan dilaksanakan.

" Walaupun kita adakan PSBB tetapi masyarakat tidak disiplin percuma saja dan kita juga tidak perlu melaksanakan PSBB jika masyarakat disiplin," ujarnya.

Sementara, Direktur Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo Eddy Iskandar menjelaskan bahwa bantuan dari APD tersebut akan di distribusikan semuanya oleh gugus tugas provinsi ke semua Kepala Dinas di Daerah Kabupaten Kota dan selanjutnya di distribusikan ke Rumah sakit yang menangani Covid 19.

Ada peningkatan kasus di beberapa tempat yaitu Berau, Penajam, Samarinda dan Balikpapan. Untuk PCR sudah diaktifkan dan minggu ini sudah ada pelatihan tenaga medis untuk di bimbing menggunakan PCR.

" Kemungkinan untuk minggu ini sudah ada untuk pengiriman PCR," Kata Direktur Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo, Eddy Iskandar (by)

 

 

KabarIkn,Balikpapan - Kamis ( 30/04/2020 ), Pemerintah Kota Balikpapan mendapatkan 3 hasil swab test dari BBLK Surabaya. Diketahui 3 hasil swab test tersebut menyatakan bahwa pasien nya terkonfirmasi positif.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menjelaskan bahwa pada saat ini jumlah pasien positif corona di Balikpapan bertambah menjadi 32 orang.

Pasien positif tersebut yang pertama berjenis kelamin perempuan (30) ibu rumah tangga , yang kedua berjenis kelamin laki laki (32) memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya dan pasien ketiga berjenis kelamin laki laki (16) dari cluster gowa.

Ada satu pasien yang sudah cukup lama dirawat, seorang perempuan (49) pasien tersebut cluster dari perjalanan jepang dan hasil swabnya sudah diterima terkonfirmasi negatif sehingga hari ini dinyatakan sembuh.

Rizal menambahkan bahwa Balikpapan juga mendapat tambahan 4 pasien PDP sehingga jumlah PDP di Balikpapan bertambah menjadi 43 orang. Untuk pasien ODP pada hari ini tidak banyak perubahan jumlahnya menurun menjadi 688 orang dari 689 orang.

" Kita masih menunggu hasil yang masih dalam pemeriksaan sebanyak 36 test swab," ujarnya. ( triani )

 

 

KabarIkn.Com-Balikpapan-Rabu(29/04/2020), Pemerintah Kota Balikpapan melakukan penyampaian perkembangan situasi penanganan wabah covid 19 di Balikpapan.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menjelaskan bahwa Pasien yang terkonfirmasi positif di Balikpapan untuk hari ini tidak ada dan mereka masih menunggu hasil test yang masih tersisa di BBLK Surabaya.

Diketahui kemarin di Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan ada 1 pasien PDP berjenis kelamin perempuan dan berusia 35 Tahun Meningal Dunia pada pagi hari tadi pukul 07.00. Hasil swab test tersebut baru dikirimkan dan belum diketahui hasil test tersebut.

Jadi, tercatat sudah ada 6 pasien yang meninggal di Balikpapan, 1 Pasien positif dan 5 Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ). Hari ini Pasien PDP di Balikpapan bertambah 2 Pasien, 1 Pasien dari ODP dan 1 Pasien sudah lama dirawat.

" Untuk pasien ODP di Balikpapan tidak mengalami banyak perubahan, pada saat ini Pasien ODP ada 689 pasien," Kata Walikota Balikpapan, Rizal Effendi.

Tadi pagi, Pemerintah Kota Balikpapan mendapat bantuan APD Asmat dari dua lembaga yaitu Para Dosen Stiepan, lalu Akademi Bahasa Asing ( ABA ) dan PT. Mitsubishi.

Rizal menambahkan bahwa besok Pemerintah Kota Balikpapan akan mendapat bantuan APD yang cukup besar dari Gerakan Peduli Corona Balikpapan yang dilakukan oleh para pengusaha pengusaha dan barangkali besok bantuan yang diterima nilainya bisa diatas satu miliar.

Beliau juga memohon kesabaran bagi warga Kota Balikpapan yang akan menerima bantuan sembako. Karena data yang masuk di Dinas Sosial dari laporan Kelurahan dan RT sekarang ini bertambah lagi jumlahnya mencapai melebihi jumlah yang telah dipersiapkan.

Ada 70.000 KK yang akan dibantu, ternyata kemarin data tersebut sudah mencapai 78.000 KK. Jadi, data tersebut harus di verifikasi terlebih dahulu oleh Dinas Sosial karena anggaran yang digunakan hanya untuk 70.000 KK.

Disisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Dr. Andi Sri Julianty kembali memberikan himbauan kepada masyarakat Kota Balikpapan bahwa jika ada gangguan kesehatan segera cek ke Fasilitas Kesehatan.

Mengenai PSBB, persiapan nya telah dilakukan dan waktunya nanti akan benar benar ditetapkan lagi.(tn)

KabarIkn,Balikpapan - Kamis ( 30/04/2020 ), Pemerintah Kota Balikpapan mendapat bantuan dari Gerakan Balikpapan Peduli Corona Covid 19.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menjelaskan bahwa Diawali dengan penyerahan 1000 paket sembako di wilayah timur dan pada hari ini bantuan yang diberikan itu berupa 5000 pcs APD Hasmat, Desinfektan, Handsinitizer, Masker N 95 sebanyak 809 pcs dan Sarung Tangan Karet.

Pemkot juga mendapatkan bantuan dari PT. Asabri Persero berupa 100 paket sembako yang terdiri dari 5kg Beras, 1liter Minyak Goreng, Gula Pasir dan Mie Instan. Paket sembako ini terbilang sangat penting sekali dan Pemerintah Kota telah menyiapkan 70 Ribu KK untuk diberikan sembako.

Bantuan Pembagian Sembako ini diketahui ada 3 asalnya yaitu bantuan dari pemerintah pusat ke kementrian sosial dengan jumlahnya yang pertama sekitar 10 ribu lebih dan diterima setiap bulannya 200 ribu tetapi harus belanja sembako.

Lalu, ada Bantuan Langsung Tunai dari pusat senilai 600 ribu untuk 3 bulan yang dicairkan oleh Pemerintah pusat melalu dua jalur, yang pertama melalui Bank BNI dan BRI akan menyalurkan sekitar 4000 dan 10000 akan disalurkan melalui kantor pos.

Rizal menambahkan jalur tunjangan sosial yang kedua melalui Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ada 16.000 dan ditambah 25.000 akan mendapatkan bantuan sembako atau uang tunai sebanyak 250 ribu / bulan. ( tn )

 

 

KabarIkn.Com-Balikpapan - Selasa ( 28/04/2020 ), Balikpapan kembali mendapatkan 1 tambahan pasien positif corona. Pasien tersebut berjenis kelamin laki laki berumur 35 tahun dan memiliki riwayat perjalanan dari Jawa Barat.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menjelaskan bahwa kasus corona di Balikpapan yang positif bertambah menjadi 29 orang. Kasus pasien meninggal dunia berusia 75 tahun diketahui memiliki hasil test negatif corona dan ada penambahan 2 kasus PDP sehingga kasus PDP di Balikpapan bertambah menjadi 37 orang. Kasus ODP di Balikpapan hari ini berjumlah 728 orang bertambah 44 orang.

Pihak dari Gugus tugas covid 19 juga memberikan informasi bahwa mereka mengapresiasi kepada masyarakat. Sejak dikeluarkan himbauan terkait dengan pelaksanaan ibadah dari rumah.

Gugus tugas telah melaksanakan sosialisasi dan mereka menggerakkan gugus tugas yang ada di kecamatan, kelurahan sampai dengan RT bekerja sama dengan para tokoh informal yang ada di daerah tersebut untuk menyampaikan mengenai kegiatan ibadah dari rumah. Sampai saat ini akhirnya dengan penuh kesadaran mereka semua sudah mulai mengikuti himbauan dari Pemerintah.

Sementara Direktur RSKD menjelaskan, hari ini RSKD Balikpapan juga mendapatkan bantuan berupa 5000 pcs Alat Pelindung Diri ( APD ) dan APD ini akan di distribusikan oleh Gugus Tugas Covid Provinsi untuk semua daerah di Kaltim, Seperti Balikpapan, Samarinda, Bontang, Penajam, PPU, Tanah Grogot dan semua daerah di Kaltim yang merawat pasien covid tersebut.

Selain APD sebelumnya sudah di distribusikan Masker, Masker N - 95, dan ada beberapa sepatu boots yang sudah didistribusikan ke Dinas Kesehatan juga masing masing Rumah Sakit.,” ucapnya

Jadi, untuk APD dimasing masing Rumah Sakit semestinya sudah mencukupi dan tidak ada lagi kendala Rumah Sakit yang kekurangan APD. Jika terjadi lonjakan pasien mereka bisa mengajukan ke dinas kesehatan atau  gugus tugas karena masih ada deposit APD,”(tn)

 Rincian bantuan baju APD dari BNPB Pusat yang diterima untuk Balikpapan:

 RSU Kanujoso 300

Dinkes 300

RST 100

RSUD 100