[Valid RSS]

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melaksanakan pendataan keluarga tahun 2021 mulai 1 April - 31 Mei 2021. Di Balikpapan, Wali Kota Rizal Effendi menjadi orang pertama yang didata para petugas pada Kamis (1/4/21) pagi di Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan. 

Pendataan ini dilakukan sebagai validasi data. Tujuannya untuk pelaksanaan kebijakan peningkatan dan pemerataan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat. Kegiatan Ini dilaksanakan serentak setiap lima tahun sekali melalui kunjungan ke keluarga dari rumah ke rumah. 

Pendataan Keluarga sebagai amanat Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Serta Peraturan Pemerintah No 87 tentang Perkembangan Kependudukan, Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga.

Usai pendataan, Wali Kota juga menyampaikan sejumlah hal demi suksesnya pelaksanaan Pendataan Keluarga 2021 ini. "Baru saja saya dan keluarga di data oleh kader pendata sebagai bentuk komitmen pada Pendataan Keluarga 2021. Kepada seluruh masyarakat, saya minta untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pendataan ini," ungkapnya.

Wali Kota mengimbau agar masyarakat memberikan informasi yang benar, sehingga data yang dihasilkan akurat sesuai nama dan alamat untuk pembangunan Kalimantan Timur yang berdaulat. 

"Kepada seluruh elemen yang bertugas dalam Pendataan Keluarga 2021, mulai dari manajer pengelolaan, manajer data, supervisor, hingga kader pendata di seluruh Kaltim, saya minta dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh integritas, transparan, dan akuntabel," ungkapnya.

Dirinya pun berpesan agar petugas memastikan penerapan Protokol Kesehatan Pandemi Covid-19 pada saat melaksanakan Pendataan Keluarga 2021. "Yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer pada saat bertugas. Berencana itu keren," tandasnya. (Diskominfo/ cha/ mgm)

KabarIkn.com,Balikpapan - Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan melaporkan 27 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 pada Senin (29/03). Sedangkan selesai isolasi mandiri sebanyak 67 kasus, dan tidak ada kasus meninggal dunia.

Sejak program vaksinasi secara masif dan dikombinasikan dengan PPKM mikro, tingkat terkonfirmasi kasus Covid-19 di Kota Balikpapan pada umumnya mengalami penurunan. Terlebih lagi pada tenaga kesehatan kian melandai, dibandingkan sebelum adanya vaksinasi dan PPKM mikro.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, pada awal mula pandemi bulan Maret hingga Desember 2020 terdapat jumlah terkonfirmasi positif bagi nakes sebanyak 222 kasus. Kemudian, pada Januari 2021 menurun ke angka 121 kasus.

Berlanjut ke bulan Februari 2021 yang kembali menurun ke angka 77 kasus. Hingga memasuki bulan Maret 2021, kasus terkonfirmasi positif pada nakes tercatat sebanyak 19 kasus.

Saat ini cakupan vaksinasi bagi tenaga kesehatan secara kumulatif diangka 106.4 persen.

Angka tersebut sama dengan 6.130 capaian vaksinasi nakes dari target 5.759, atau nakes yang telah mendapatkan vaksinasi melebihi target sasaran awal. Pencapaian vaksinasi sebesar 106.4 % tersebut berdasarkan data sementara dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.(*)

KabarIkn.com,Balikpapan - Rabu, (23/03/2021 ) Terkait Press Release mengenai perkembangan Covid-19 di Balikpapan. Diketahui terdapat 59 kasus terkonfirmasi positif , 44 pasien dinyatakan sembuh 1 pasien meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andy Sri Julianty menyampaikan penambahan 59 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Balikpapan.

Terdapat juga 44 kasus yang selesai perawatan atau dinyatakan sembuh yaitu dari Embarkasi Haji 2 Pasien , RSKD 14 Pasien , RSUD Beriman 13 Pasien , RS.Siloam 4 Pasien , dan Isolasi Mandiri 11 Pasien.

Terdapat 1 kasus pasien positif meninggal dunia antara lain yaitu pasien Laki Laki , BPN 14.120 berusia 65 tahun , meninggal dunia pada tanggal 22 Maret 2021 jam 13.33 WITA. 

Dengan demikian total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 per tanggal 23 Maret 2021 berjumlah 14.718 orang , dirawat di Rumah Sakit 242 orang , Isolasi Mandiri 544 orang , pasien sembuh 13.400 dan meninggal dunia 532 orang . ( tri )

KabarIkn.com,Balikpapan - Kamis, (25/03/2021 ) Terkait Press Release mengenai perkembangan Covid-19 di Balikpapan. Diketahui terdapat 61 kasus terkonfirmasi positif , 61 pasien dinyatakan sembuh 4 pasien meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andy Sri Julianty menyampaikan penambahan 61 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Balikpapan.

Terdapat juga 61 kasus yang selesai perawatan atau dinyatakan sembuh yaitu dari RSUD Beriman 26 pasien  dan Isolasi Mandiri 35 Pasien.

Terdapat 4 kasus pasien positif meninggal dunia antara lain yaitu pasien Laki Laki , BPN 14.566 berusia 74 tahun , meninggal dunia pada tanggal 24 Maret 2021 jam 20.42 di RSKD . Pasien Perempuan , BPN 13.786 berusia 54 tahun , meninggal dunia pada tanggal 24 Maret 2021 jam 21.35 di RS Bhayangkara.

Pasien Perempuan , BPN 14.005 berusia 76 tahun , meninggal dunia pada tanggal 25 Maret 2021 jam 07.35 di RSKD. Pasien Laki - Laki , BPN 14.594 berusia 61 tahun , meninggal dunia pada tanggal 25 Maret 2021 jam 01.20 di RSKD.

Dengan demikian total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 per tanggal 25 Maret 2021 berjumlah 14.818 orang , dirawat di Rumah Sakit 239 orang , Isolasi Mandiri 523 orang , pasien sembuh 13.520 dan meninggal dunia 536 orang . ( tri )

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin, (15/03/2021 ) Terkait Press Release mengenai perkembangan Covid-19 di Balikpapan. Diketahui terdapat 66 kasus terkonfirmasi positif , 65 pasien dinyatakan sembuh 4 orang meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andy Sri Julianty menyampaikan penambahan 66 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Balikpapan hari ini terdiri dari 24 kasus bergejala atau suspect.

Terdapat 4 pasien dari riwayat tracing tempat kerja ,  2 dari pelaku perjalanan dan 31 dari perluasan tracing kasus , 5 kasus dari positif Orang Tanpa Gejala ( OTG ). 

Ada juga 65 3 kasus yang selesai perawatan atau dinyatakan sembuh yaitu semuanya telah selesai dari Isolasi Mandiri. 

Terdapat 4 kasus pasien positif meninggal dunia antara lain yaitu pasien Laki Laki , BPN 14.153 berusia 56 tahun , meninggal dunia pada tanggal 14 Maret 2021 jam 01.00 di RS Kanudjoso . Pasien Laki - Laki  , BPN 14.349  berusia 51 tahun , meninggal dunia pada tanggal 14 Maret 2021 jam 16.45 di RS Pertamina Balikpapan  .

Lalu pasien Laki - Laki , BPN 13.781 berusia 57 tahun meninggal dunia pada tanggal 15 Maret 2021 jam 07.49 di RS Kanudjoso Balikpapan. Pasien Laki - Laki BPN 13.965 , berusia 73 tahun meninggal dunia pada tanggal 15 Maret 2021 jam 01.47 di RS Kanudjoso . ( tri )