[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan - Minggu ( 06/06/2021) , Pemerintah Kota Balikpapan bersama BPDB dan Dinas Sosial menyalurkan bantuan kepada para korban kebakaran di RT 02 , RT 03 , dan RT 04 Kelurahan Baru Ulu , Balikpapan Barat.

Pemerintah Kota Balikpapan juga telah membangun posko bagi masyarakat yang menjadi korban kebakaran dan rumahnya telah habis terbakar bisa tinggal sementara di posko yang telah disediakan.

Wali Kota Balikpapan , Rahmad Mas'ud menyampaikan selimut dan sembako telah diberikan kepada para korban oleh Dinas Sosial. 

" Nanti pak lurah akan mendata berapa banyak warga yang menjadi korban kebakaran ini dan nanti akan diberikan bantuan berupa rumah sewa untuk beberapa bulan ," Kata Wali Kota Balikpapan , Rahmad Mas'ud.

Sementara itu , Sekretaris Daerah Kota Balikpapan Sayid MN Fadi menyampaikan korban tewas dalam kebakaran tersebut akan diberikan santunan sekitar 5 Juta Rupiah , Rp 2.500.000 untuk biaya kuburan dan Rp 2.500.000 untuk biaya fardu kifayah. 

" Korban kebakaran sendiri diberikan bantuan oleh Dinas Sosial berupa sembako , selimut dan peralatan rumah tangga. Nanti kami akan mendata kembali untuk korban bisa mendapat biaya sewa rumah dan uang seragam anak sekolah," ujarnya.

Kepada masyarakat yang ingin membantu juga diperbolehkan memberi bantuannya ke Posko yang telah disediakan , tetapi dihimbau benar - benar memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh para korban seperti sembako.

Diketahui dalam kejadian kebakaran ini ada 21 rumah habis terbakar , 10 rumah terdampak , 44 KK ,155 jiwa dan 1 orang meninggal dunia dalam kejadian ini.

Kepala BPBD Kota Balikpapan , Suseno menyampaikan bahwa korban yang meninggal dunia diketahui terjebak di dalam rumahnya , Korban meninggal dunia tersebut atas nama Haruna ( 53 tahun ) . ( tri )

Kabarikn.com,Balikpapan- Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud memberikan sambutan dalam acara rapat paripurna ke-22 masa sidang II tahun 2021 dengan agenda pidato sambutan Walikota Balikpapan masa jabatan tahun 2022-2024 yang dirangkai dengan penyerahan memori serah terima jabatan, Rabu pagi (2/6/2021) di Ballroom Hotel Novotel.

Ada banyak program yang direncanakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, namun APBD tahun anggaran 2021 telah ditetapkan dan sedang berjalan. Sehingga program kami selaku Walikota baru akan dibahas pada APBD Perubahan 2021 dan implementasinya diperkirakan pada bulan Oktober Desember 2021," ungkapnya.

Adapun program prioritas yang disampaikan selama kampanye akan dituangkan dalam RPJMD 2021-2026 yang saat ini sedang dalam proses penyusunan.

Karena waktu periode jabatan yang terbatas sampai 2024, maka tanpa mengabaikan program yang lain, kami menekankan pada tujuh program, yakni program pertama  Reformasi Birokrasi pemerintahan yang baik agar seluruh program dapat berjalan dengan baik. 

Program yang kedua berkaitan dengan urusan kesehatan, penanganan terhadap pandemi Covid-19 akan tetap dilanjutkan dengan memperhatikan kondisi perkembangan kasus Covid-19 di Kota Balikpapan. 

Program ketiga urusan pendidikan meliputi pemberian pakaian seragam dan Pemkot Balikpapan akan memberikan subsidi iuran BPJS yang diperuntukan bagi peserta BPJS kelas 3 pekerja bukan penerima upah (PBPU).Program ini akan mulai dilaksanakan pada APBD Perubahan 2021. 

Selanjutnya program keempat penanganan banjir melalui pendekatan holistik dan kolabaratif.

yang kelima program air minum, kota Balikpapan. Untuk program keenam peningkatan kualitas estitika kota melalui modernisasi penerangan jalan umum yang akan dimulai pada tahun 2022. 

Yang terakhir program ketujuh, ekonomi kreatif pada 2021 ini sedang disusun masterplan ekonomi kreatif kota Balikpapan, di tahun 2022 akan diselenggarakan Balikpapan 10K. Event internasional ini diharapkan akan menggerakan pertumbuhan ekonomi, olahraga dan pariwisata,"jelasnya. (tri)

Kabarikn.com,Samarinda-Wali Kota Balikpapan periode 2021-2024 Rahmad Mas'ud telah resmi dilantik Gubernur Kaltim Isran Noor di Pendopo Oda Etam Samainda, Senin siang (31/5/2021).

Pelantikan juga dihadiri dari perwakilan Pemkot Balikpapan dan DPRD Balikpapan yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan sebagai Wali Kota yang dipimpin Gubernur.

Isran Noor mengucapkan selamat kepada Walikota Balikpapan yang baru dilantik dan meminta agar tidak melupakan kewajibannya dalam melaksanakan tugas.

"Amanah dari masyarakat Balikpapan dan sekaligus  kepercayaan oleh pemerintah ini agar mendapatkan berkah dan bermanfaatkan bagi masyarakat Balikpapan," ujar Isran Noor. 

Dalam kesempatan tersebut dirinya juga masih mengalami dan bersedih, pasalnya pada pelantikan Walikota Balikpapan tidak diikuti dengan Wakil Walikotanya, karena beliau beberapa saat yang lalu meninggal, sehingga yang dilantik adalah hanya Walikota Balikpapan. 

"Mudah-mudahan pemilihan pendamping Walikota Balikpapan nanti mengikuti prosedur yang berlaku," harapnya. 

Isran juga kembali mengingatkan dengan kondisi Covid-19 yang menjadi hal sangat penting ditangani oleh semua pihak dan  seluruh kepala daerah di Kaltim, jangan sampai berkembang dan meluas terjadi peningkatan akumalasi kasus Covid-19 di Kaltim. 

"Kita bersyukur karena saat ini telah terjadi pelandaian konfirmasi positif Covid-19 di Kaltim, dan kebetulan Balikpapan ini adalah sebuah prestasi pemerintahan yang terbaik di Kaltim. Tetapi Balikpapan juga memiliki prestasi terbesar tertinggi konfirmasi covid-19," ujar Isran. 

Hal tersebut terjadi karena Kota Balikpapan ini pintu gerbang masuknya pendatang dari berbagai wilayah, sehingga ini menjadi konsekuensi Balikpapan terhadap penambahan kasus Covid-19.

"Tapi dengan segala macam upaya dan didukung semua pihak TNI Polri, Covid-19 bisa dapat dikendalikan hingga saat ini, kita berharap setelah beberapa minggu setelah musim mudik lebaran ini tidak terjadi lagi lonjakan Covid-19 khususnya di Kota Balikpapan," aku Isran.  

Isran juga mengingatkan, Walikota Balikpapan bukanlah bawaan dari Gubernur, tapi sebagai mitra kerja sama yang baik, jadi suatu hal yang tidak mungkin jika Gubernur memberikan instruksi khusus, keculai instruksi yang berasal dari pemerintah pusat.

"Semua kebijakan yang dilaksanakan oleh Pemkot Balikpapan tentu berasal dari Walikota Balikpapan itu sendiri dan mendapat persetujuan dari DPRD kota Balikpapan," katanya. 

"Kita percaya dan menyakini kota Balikpapan akan terus berkembang dan dapat mempertahankan prestasinya selama ini dibawa pimpinan Rahmad Mas'ud," tutup Isran.(*)

Foto : Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud Meninjau Ruang Isolasi Pasien Covid - 19 di Hotel Grand Tiga Mustika

KabarIkn.com,Balikpapan - Selasa ( 01/06/2021 ) , Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud beserta Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Dr. Andi Sri Juliarty meninjau langsung Hotel Grand Tiga Mustika yang akan dijadikan tempat Isolasi Pasien Covid-19.

Dalam hal ini Pemerintah tetap berkomitmen untuk bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Balikpapan. Masukan dan ide dari Pemerintah Kota mungkin terbilang cukup baik , tetapi jika ada saran dan ide yang lebih baik lagi dari masyarakat bisa disampaikan selama itu bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Balikpapan dan Pemerintah Kota Balikpapan akan melakukan untuk kebaikan masyarakat.

" Hasil evaluasi selama ini nanti akan kami bicarakan kepada Kepala DKK dan akan diskusikan hal apa lagi yang harus kita siapkan , Salah satunya alternatif pemindahan pasien Covid-19 ke hotel ," Kata Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud.

Dari hasil peninjauan di lapangan untuk SOP pasien yang dari awal masuk untuk di isolasi tidak bercampur dan SOP dari hotel tersebut sudah masuk standar SOP satgas Covid-19.

" Kamar yang disiapkan untuk Pasien Isolasi Covid-19 ada 56 Kamar ," ujarnya.

Sementara itu , Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Dr. Andi Sri Juliarty menyampaikan bahwa karyawan hotel telah diberikan pelatihan selama 2 hari , memberikan mereka vaksinasi , melakukan cek antigen dan menyiapkan APD bagi para karyawan hotel.

" Ada 15 karyawan rutin yang ditugaskan . Selain itu ada Tim medis kami, relawan PMI , dan tim dari Satpol PP untuk pengamanan ," Kata Kepala DKK Kota Balikpapan , Dr. Andi Sri Juliarty. ( tri )

Kabarikn.com SAMARINDA - Walikota Balikpapan terpilih Rahmad Mas'ud beserta Istri Nurlena hadir pada gladi bersih pelantikan di Odah Etam Komplek Kantor Gubernur kaltim Jalan Gajah Mada, Minggu (31/5/2021).

Berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri dengan nomor 131.64/3427/OTDA per 25 Mei 2021. Rahmad Mas'ud dan (almarhum)Thohari Azis resmi menjadi Walikota dan Wakil Walikota Kota Balikpapan periode 2021 - 2024.

Pasangan Rahmad - Thohari yang merupakan calon tunggal memperoleh 160.929 suara atau 62,48 persen yang diusulkan oleh koalisi partai, pasangan ini mengalahkan kotak kosong dalam pilkada Balikpapan. 

Dijadwalkan besok 31 Mei 2021 pukul 14.00 pelantikan akan dimulai dan dipimpin langsung oleh Gubernur Kaltim Isran Noor.

Sebagai informasi Rahmad Mas’ud mulai mengenyam pendidikan dasar di SD Negeri 017 Baru Tengah pada 1983. Setelah itu melanjukan pendidikan sekolah menengah pertamanya di MTs Negeri Balikpapan pada 1989. Setelah lulus di SMA Negeri 3 Balikpapan pada 1995, Rahmad Mas’ud memilih melanjutkan pendidikanya di Fakuktas Ekonomi, Universitas Thridarma Balikpapan.

"Ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan pada gladi bersih kali ini, antara lain sound system dan adanya kucing yang masuk," pesan Kepala Bagian Protokol Kaltim, Yuyun kepada panitia. (teguh p/pt) 

Sumber : Diskominfo Prov Kaltim