[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan - Minggu, (09/05/2021 ) Terkait Press Release mengenai perkembangan Covid-19 di Balikpapan. Diketahui terdapat 12 kasus terkonfirmasi positif dan 27 pasien dinyatakan sembuh.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andy Sri Julianty menyampaikan penambahan 12 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Balikpapan. Penambahan 7 kasus positif dari riwayat suspek  , 3 kasus dari tracing kasus  , dan 2 kasus positif dari OTG.

Terdapat juga 27 kasus yang selesai perawatan atau dinyatakan sembuh yaitu dari RS Bhayangkara 1 pasien ,RSKD 5 pasien , RSPB 4 pasien , RS Siloam 8 pasien dan  Isolasi Mandiri 9 Pasien. 

Dengan demikian total pasien positif per tanggal 09 Mei 2021 berjumlah 16.308 , pasien dirawat di rumah sakit 95 , isolasi mandiri 250 , pasien sembuh 15.379 dan pasien meninggal dunia 584 orang. ( tri )

 

Kabarikn.com, Balikpapan-Pemerintah Kota menggelar Safari Ramadhan 1442 Hijriah/ 2021 M di Masjid Agung  At-Taqwa Balikpapan. Senin(3/05/2021)  

Safari Ramadhan yang dipimpin Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dan didampingi Ketua Dewan Masjid Agung At-Taqwa Salahuddin Siregar dan dihadiri undangan lainnya.

Serangkaian kegiatan telah dilaksanakan Pada Safari Ramadan kali ini salah satunya penyerahan bantuan kepada Ketua Masjid Agung At-Taqwa Mesjid  berupa 1 Unit Vacum Cleaner dan 15 Mukena  yang di serahkan langsung oleh Walikota  Balikpapan Rizal Effendi secara simbolis.

Momentum safari Ramadhan ini digunakan Walikota Balikpapan Rizal Efendi untuk mengingatkan kembali kepada warga masyarakat kota Balikpapan agar tetap menjalankan Protokol kesehatan serta mengikuti semua himbauan dari Pemkot Balikpapan. 

“Saya mengingkatkan kembali kepada masyarakat agar tetap menjalankan Protokol kesehatan dan mengikuti semua himbauan Pemerintah terkait percepatan penanganan Covid – 19″, ucap Rizal.

“Termasuk larangan untuk mudik lebaran, kebijakan ini diambil semata -mata untuk kebaikan kita bersama  yang lebih besar”, lanjutnya.

Rizal Effendi menuturkan sangat patut bersyukur dengan kondisi saat ini, pasalnya kondisi kota Balikpapan dan Indonesia pada umumnya telah menunjukan progres yang cukup baik dalam beberapa bulan terakhir.

“Kini masyarakat telah cukup leluasa untuk beraktivitas kembali, biasa kembali perlahan -lahan memulihkan  perekonomian walaupun belum sepenuhnya normal”,tuturnya.

“Saya mengapresiasi seluruh pengurus Masjid At-Tagwa yang telah menerapkan protokol kesehatan saat pelaksanaan ibadah di tengah pandemi COVID-19," ujarnya.

Rizal kembali menegaskan , sesuai  dengan edaran oleh menteri agama pelaksanaan Sholat Idul fitri boleh dilaksanakan di masjid dan di mushola saja.

Menurut Rizal, COVID-19 tidak hanya terjadi di Balikpapan, tapi juga di seluruh Indonesia dengan jumlah kasus positif mencapai ratusan ribu orang dalam sehari semalam. Pandemi COVID-19 ini juga terjadi di seluruh dunia.  Di India, jumlah kasus positif semakin banyak akibat tidak melakukan penerapan protokol kesehatan. (beny)

KabarIkn.com,Balikpapan - Sabtu, (01/05/2021 ) Terkait Press Release mengenai perkembangan Covid-19 di Balikpapan. Diketahui terdapat 21 kasus terkonfirmasi positif , 33 pasien dinyatakan sembuh dan 1 pasien meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andy Sri Julianty menyampaikan penambahan 21 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Balikpapan. Penambahan 15 kasus positif dari riwayat suspek  , 3 kasus dari tracing kasus  , dan 3 kasus positif dari OTG.

Terdapat juga 33 kasus yang selesai perawatan atau dinyatakan sembuh yaitu dari RSPB 1 pasien , RS Bhayangkara 3 pasien , RST 4 pasien dan Isolasi Mandiri 25 Pasien . 

Terdapat penambahan 1 kasus positif Covid-19 meninggal dunia yaitu BPN 15.306 , pasien laki laki ( 50 Tahun ) meninggal dunia pada tanggal 1 Mei 2021 pukul 09.25 WITA di RSKD.

Dengan demikian total pasien positif per tanggal 01 Mei 2021 berjumlah 16.131 , pasien dirawat di rumah sakit 154 , isolasi mandiri 260 , pasien sembuh 15.141 dan pasien meninggal dunia 576 orang. ( tri )

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin ( 03/05/2021 ) , Tim Satgas Covid-19 Kota Balikpapan melakukan Vaksinasi Massal Khusus Lansia yang dilaksanakan di Masjid At - Taqwa.

Menindak lanjuti arahan dari Kementrian Kesehatan , setelah melihat data perbandingan data  lebih banyak pelayan publik yang dilakukan vaksin daripada lansia sehingga harus dilakukan percepatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan , Dr.Andi Sri Juliarty menyampaikan cara melakukan percepatan itu salah satunya adalah mendekatkan akses ke Lansia tersebut , dimana pada bulan ramadhan ini mereka lebih sering berkumpul di masjid maka Dinas Kesehatan diberikan akses untuk memberikan layanan di masjid.

Pada hari ini yang mengikuti Vaksinasi Massal di Masjid At - Taqwa ditargetkan 250 orang. 

" Secara nasional data pada bulan Ramadhan menurun dan lebih banyak pelayan publik. Tetapi untuk di Balikpapan data nya stabil untuk lansia , karena kita membuka aplikasi pendataan melalui Kominfo dan dari situ kita lihat masih banyak yang mendaftar ," ujarnya. ( beni )

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi meminta masyarakat Balikpapan kembali membenahi penerapan protokol kesehatan. Pasalnya sejumlah kasus terkonfirmasi positif berasal dari kluster keluarga. 

Dirinya mengungkapkan, dari jumlah kasus terkonfirmasi positif hari ini, Sabtu (24/4/21), ada yang perlu dicermati. Bahwasanya lebih dari 50 persen merupakan usia 10 hingga 35 tahun. "Ini lebih dari 50 persen. Berarti usia muda yang banyak terkonfirmasi positif," beber Rizal. 

Menurutnya hal ini harus jadi kewaspadaan. Apalagi belakangan sejumlah kelonggaran telah diberikan. Kemudian kecenderungan pertambahan kasus terjadi pada usia muda. "Selain itu diantara kasus tersebut ada pedagang pasar," katanya.

Ia meminta masyarakat meningkatkan kehati-hatian. Tak hanya pedagang pasar, bahkan kasus yang dialami ibu rumah tangga juga meningkat. "Cukup tinggi, ibu rumah tangga ada delapan kasus," katanya. 

Sebanyak tiga pelajar juga menyumbang angka kasus. Padahal pembelajaran tatap muka belum dilaksanakan. "Sudah ada pelajar yang terkonfirmasi positif, padahal sekolah belum masuk," ujarnya. 

Untuk beberapa kasus usia muda, mayoritas merupakan kluster keluarga. "Kemudian ada pelajar juga. Karena kami melakukan tracing pada keluarga. Jadi merupakan perluasan dari kluster keluarga," lanjut Ketua Satgas Covid-19 Balikpapan ini.

Penambahan kembali kluster keluarga ini, menunjukkan adanya kebocoran dalam penerapan protokol kesehatan Di keluarga. "Bisa jadi saat buka puasa atau kegiatan lain," katanya.total kumulatif kasus COVID-19 hingga kini sudah mencapai 15.926 orang. Untuk kasus kematian mencapai 572 orang. 

Melihat kasus yang masih terjadi dan belum benar-benar melandai, maka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro disebutkannya akan kembali berlanjut untuk Jilid V. "Kita perpanjang lagi dua pekan," sebutnya. 

untuk diketahui, hari ini, angka terkonfirmasi positif mencapai 43 orang. Jika dilihat tiga hari ke belakang, angka kasus 49, 48, dan 43. Jumlah kasus ini rinciannya, 21 orang dengan gejala, 13 orang dari perluasan tracing, dan 6 dari riwayat orang tanpa gejala (OTG). Selain itu, 2 orang positif dengan riwayat perjalanan dan 1 riwayat penularan di tempat kerja. 

Selain penambahan kasus, ada juga pasien selesai isolasi, mencapai 35 Orang. Semuanya adalah dari pasien isolasi mandiri. "Alhamdulillah kematian tidak ada" ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty. 

Dio, sapaan Andi Sri Juliarty juga membeberkan angka keterisian di rumah sakit perawatan COVID-19. Ia menyebutkan, dari 523 unit tempat tidur terisi 140 unit atau 26 persen. 

"Selain itu untuk ICU, dari total 43 unit, terisi 19 unit. Atau sama dengan 44 persen," sebut dalam rilis kasus COVID-19 Kota Balikpapan di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome. 

Ia melanjutkan, untuk keterisian kamar di embarkasi haji, saat ini masih terdapat tempat tidur yang bisa digunakan. "56 tempat tidur untuk pasien isolasi laki-laki, dan 38 untuk pasien isolasi perempuan," ungkapnya. 

Dalam kesempatan tersebut Dio juga membeberkan cakupan vaksinasi. Yakni untuk vasksinasi dosis pertama di Balikpapan, cakupannya mencapai 29,1 persen. 

Sementara untuk vaksinasi dosis kedua mencapai 18,1 persen. "Adapun data untuk pelaksanaan vaksinasi hari ini belum termasuk data ini," ungkapnya lagi. (diskominfo/ cha)