[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan - Kamis, (21/01/2021) Terkait Press Release mengenai perkembangan Covid-19 di Balikpapan. Diketahui terdapat 124 kasus terkonfirmasi positif , 102 pasien dinyatakan sembuh dan 1 orang meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andy Sri Julianty menyampaikan penambahan 124 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Balikpapan hari ini terdiri dari 72 kasus bergejala atau suspect.

Terdapat 19 pasien terkonfirmasi dari Orang Tanpa Gejala ( OTG ) , Terdapat Juga 26 kasus positif dari riwayat tracing  ,  3 kasus positif dari tracing tempat kerja dan 4 kasus positif dari riwayat pemeriksaan antigen.

Ada juga 102 kasus yang selesai perawatan atau dinyatakan sembuh semuanya berasal dari pasien selesai Karantina Mandiri.

Terdapat 3 kasus pasien positif meninggal dunia antara lain yaitu pasien Laki - Laki , BPN 8331 berusia 39 tahun , meninggal dunia pada tanggal 21 Januari 2021 jam 05.30 di RSPB Balikpapan . 

Dengan adanya 124 kasus ini, total kasus positif di Balikpapan per 21 Januari 2021 berjumlah 8.364 orang, dirawat di rumah sakit 510  orang, isolasi mandiri 1.049 orang, pasien sembuh 6.483 dan meninggal dunia 322 orang.  ( tri ) 

Kabarikn.com, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan akan difasilitasi pemerintah pusat terkait penyusunan master plan sekaligus peta jalan untuk ekonomi kreatif (ekraf) di 2021. 

Sehubungan dengan itu, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) tengah melakukan pemetaan pelaku ekraf di seluruh kelurahan di Kota Beriman.

Kepala Bappeda Litbang Kota Balikpapan, Agus Budi Prasetyo menjelaskan, sampai saat ini pelaku ekraf yang sudah terdata baru sekitar 200an pelaku. Pihaknya sudah bersurat kepada masing-masing camat dan lurah untuk membantu melaksanakan pemetaan ini.

"Kami juga sudah melaksanakan rapat via meeting zoom dengan camat dan lurah untuk membantu pemetaan," terang Agus, Rabu (20/1/21).

Melalui pemetaan dirinya berharap, bisa mengetahui jumlah persis pelaku ekraf di Balikpapan. Nanti hasilnya akan menjadi acuan untuk menentukan pelaku ekraf di bidang apa yang dominan dan berpotensi di Balikpapan.

"Apa yang dominan dan berpotensi untuk dikembangkan. Karena kan Balikpapan sudah ditetapkan sebagai satu dari sepuluh kabupaten/ kota ekraf. Tapi Balikpapan untuk sub sektor aplikasi dan game," jelasnya.

Hal Ini berdasarkan versi pemerintah pusat. Sehingga dengan dilakukannya pemetaan ini kemungkinan ada potensi sub sektor ekraf lain yang bisa dikembangkan juga selain aplikasi dan game.

"Kalau yang kasat mata kita bisa melihat potensi di kuliner. Kemudian kriya atau kerajinan juga. Film juga baik di Balikpapan. Sementara, sub sektor ini kami melihat cukup dominan," sebut Agus.

Rupanya, di Kota Balikpapan cukup banyak kerajinan atau kriya yang dapat dikembangkan. "Master plan ini penting supaya kita bisa masukkan di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kita untuk wali kota baru," imbuhnya.

Dengan begitu saat RPJMD Tersusun, pengembangan ekraf sudah terencana dengan baik dalam dokumen. Pemkot Balikpapan juga telah mengunggah tautan untuk kuisioner potensi ekraf.

"Ini salah satu upaya pemetaan. Jadi kita tahu yang mengisi bergerak di sub sektor bidang apa. Silakan pelaku ekonomi kreatif mengisi. Kalau kurang paham bisa dibantu rekan komunitas seperti Dilo, maupun kelurahan dan kecamatan," tandasnya. (diskominfo/ ahc/ editor:mgm/*)

KabarIkn.com,Balikpapan - Rabu, (20/01/2021) Terkait Press Release mengenai perkembangan Covid-19 di Balikpapan. Diketahui terdapat 101 kasus terkonfirmasi positif , 130 pasien dinyatakan sembuh dan 3 orang meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andy Sri Julianty menyampaikan penambahan 101 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Balikpapan hari ini terdiri dari 55 kasus bergejala atau suspect.

Terdapat 21 pasien terkonfirmasi dari Orang Tanpa Gejala ( OTG ) , Terdapat Juga 21 kasus positif dari riwayat tracing  ,  dan 2kasus positif dari riwayat pelaku perjalanan .

Ada juga 130 kasus yang selesai perawatan atau dinyatakan sembuh yaitu dari RS Beriman 2 pasien , dari RS Kanudjoso 2 pasien , 1 pasien dari Embarkasih Haji dan  Karantina Mandiri 90 pasien.

Terdapat 3 kasus pasien positif meninggal dunia antara lain yaitu pasien Laki - Laki , BPN 7020 berusia 74 tahun , meninggal dunia pada tanggal 9 Januari 2021 jam 13.30 . Pasien Laki - Laki , BPN 8153 berusia 66 tahun , meninggal dunia pada tanggal 18 Januari 2021 jam 03.00 di RS Kanudjoso dan Pasien Perempuan , BPN 7703 berusia 64 tahun meninggal dunia pada tanggal 20 Januari 2021 jam 02.55 di Kanudjoso Balikpapan.

Dengan adanya 101 kasus ini, total kasus positif di Balikpapan per 20 Januari 2021 berjumlah 8.240 orang, dirawat di rumah sakit 468  orang, isolasi mandiri 1.070 orang, pasien sembuh 6.381 dan meninggal dunia 321 orang.  ( tri ) 

 

KabarIkn.com,Balikpapan - Satpol PP Balikpapan menyampaikan hasil dari Razia Masker yang dilaksanakan pada hari ini , Rabu ( 20/01/2021).

Sekretaris Satpol PP Balikpapan , Selvi Rahmadina menyampaikan terdapat 31 orang pelanggar dengan pembayaran denda sebanyak 6 orang dan menyediakan masker sebanyak 25 orang , sehingga total razia masker pada hari ini berjumlah 5.392.

Dari total 5.392 tersebut dirincikan pembayaran denda sebanyak 1.599 , menyediakan masker sebanyak 757 orang dan melakukan kerja sosial sebanyak 3.036 orang.

Sedangkan untuk hasil kegiatan penegakan PPKM  pada tanggal 20 Januari 2021 berjumlan 143 terlanggar dengan rincian 77 pelaku usaha dan 66 perorangan ,  sehingga total rekapitulasi sampai dengan hari ini sebanyak 484 dengan rincian pelaku usaha 239 , perorangan 245 dengan rincian Balikpapan Kota sebanyak 95 pelanggaran , Balikpapan Tengah sebanyak 33 pelanggaran ,Balikpapan Selatan sebanyak 149 Balikpapan Timur sebanyak 53 pelanggar , Balikpapan Utara sebanyak 108 pelanggar dan sebanyak 46 pelanggar. ( Tri )

KabarIkn.com,Balikpapan - Selasa, (19/01/2021) Terkait Press Release mengenai perkembangan Covid-19 di Balikpapan. Diketahui terdapat 202 kasus terkonfirmasi positif , 95 pasien dinyatakan sembuh dan 3 orang meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andy Sri Julianty menyampaikan penambahan 202 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Balikpapan hari ini terdiri dari 58 kasus bergejala atau suspect.

Terdapat 92 pasien terkonfirmasi positif Orang Tanpa Gejala ( OTG ), Terdapat Juga 43 kasus positif dari riwayat tracing  , 7 kasus positif dari rapid antigen dan 2 kasus positif dari riwayat pelaku perjalanan .

Ada juga 95 kasus yang selesai perawatan atau dinyatakan sembuh yaitu dari RS Kanudjoso 1 Pasien , dari RS Restu ibu 1 pasien , dari Embarkasi Haji 3 pasien  dan dari Karantina Mandiri 90 pasien.

Terdapat 3 kasus pasien positif meninggal dunia antara lain yaitu pasien Laki - Laki , BPN 7017 berusia 67 tahun , meninggal dunia pada tanggal 19 Januari 2021 jam 04.20 di RS Kanudjoso. Pasien Laki - Laki , BPN 7565 berusia 60 tahun , meninggal dunia pada tanggal 19 Januari 2021 jam 04.30 di RS Kanudjoso dan Pasien Laki-Laki , BPN 7616 berusia 50 tahun meninggal dunia pada tanggal 19 Januari 2021 jam 07.55 di RSUD Beriman.

Dengan adanya 202 kasus ini, total kasus positif di Balikpapan per 19 Januari 2021 berjumlah 8.139 orang, dirawat di rumah sakit 456  orang, isolasi mandiri 1.114 orang, pasien sembuh 6.251 dan meninggal dunia 318 orang.  ( tri )