[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan-ORARI Lokal Balikpapan kembali menggelar bakti sosial dengan melaksanakan bersih bersih pantai di kawasan Pantai Monumen Perjuangan Rakyat (Monpora) Jl.Jenderal Sudirman depan Makodam VI Mulawarman, masih dalam rangka rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) ke 56 Tahun 2024, Minggu (14/7/2024).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 7.00 sampai 10.00 WITA tersebut diikuti puluhan anggota Orari Lokal Balikpapan mendapat support dari pihak management Restoran Biru laut tersebut berlangsung penuh kegembiraan dan penuh canda.

Hadir, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua ORARI lokal Balikpapan, Eddy Supardy -YC7VBX, perwakilan ORARI Daerah Kaltim, Matmiaji- YD7YRR, pengurus ORARI Lokal Balikpapan.

Dalam kegiatan bersih bersih pantai tersebut, panitia menyasar kawasan pantai Monpera yang memang selalu ramai dikunjungi warga kota Beriman (Bersih Indah Aman dan Nyaman) sebutan Balikpapan. 

Kegiatan membersihkan sampah plastik yang berserakan disepanjang kawasan Monpera juga sekaligus untuk memberi edukasi kepada pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan. 

Dan kegiatan ini mendapat respon positif dari pengunjung yang sudah hadir sejak pagi, dikatakan bahwa mereka mengucapkan terima kasih kepada teman teman ORARI Balikpapan. 

"Terima kasih, kepada ORARI yang hari ini melakukan bersih bersih, semoga ini dapat ditiru oleh yang lain. Selain bersih kawasan pantai juga menjadi aman untuk anak anak bermain," ujar salah satu pengunjung.

Sementara, koordinator acara , Eddy -YC7YYE menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua yang telah hadir hingga acara bersih bersih pantai selesai dan dilaksanakan dengan aman dan tertib.

" Terima kasih kepada semua anggota ORARI lokal Balikpapan yang hadir pada hari ini, juga kami sampaikan ucapan terima kasih kepada pengelola Restoran Biru Laut yang sudah ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini," tuturnya.(*)

KabarIkn.com,Balikpapan - 22 Juni 2024, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan dalam rangka edukasi dan pemasaran Surat Berharga Negara (SBN) Ritel menyelenggarakan acara Racket Fun Savings Bond Ritel Seri SBR013-T2 & SBR013-T4 yang bertajuk “Pilihan Berharga untuk Wujudkan Cita Bersama” di Mall Living Plaza Balikpapan.

Acara yang digelar pada hari Sabtu (22/06/2024) ini dihadirkan untuk mengajak komunitas pegiat olahraga di wilayah Balikpapan khususnya bulutangkis untuk menjadi bagian dari generasi yang sadar akan pengeloaan keuangan dan investasi dan mengenalkan SBR013-T2 & SBR013-T4. Kegiatan juga diselenggarakan sebagai wadah berkolaborasi dengan para komunitas dan generasi muda, dikemas dengan cara berbagi cerita inspiratif, santai dan fun.

Acara Racket Fun Savings Bond Ritel selain menghadirkan narasumber Direktur Surat Utang Negara, Deni Ridwan, juga menghadirkan Pelatih sekaligus Atlit Bulutangkis Nasional, Andrei Adistia. Dipandu oleh Rico Ceper, para narasumber berbagi pengetahuan mereka tentang perencanaan keuangan dan investasi. 

Narasumber juga berbagi cerita tentang bagaimana prinsip-prinsip olahraga bulutangkis dapat diterapkan dalam pengelolaan keuangan. Olahraga Bulu Tangkis tidak hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang membangun hubungan yang kuat, memahami keberagaman, dan menghargai nilai nilaiseperti kerja sama, fair play, dan komunikasi yang efektif sehingga menciptakan hubungan yang baik guna menciptakan cita bersama. 

Direktur Surat Utang Negara Deni Ridwan menyampaikan bahwa Surat Berharga Negara (SBN) merupakan salah satu instrumen penting yang digunakan Pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan APBN.

 SBN dari sisi Negara adalah instrumen fiskal untuk menutup defisit APBN, sedangkan dari perspektif masyarakat SBN merupakan salah satu opsi investasi yang aman dan menguntungkan. Salah satu jenis dari SBN adalah Savings Bond Ritel yang saat ini sedang ditawarkan dalam 2 seri, yaitu SBR013T2 dan SBR013T4 sebagai pilihan investasi berharga untuk wujudkan cita bersama.

“Setiap pilihan yang kita buat memiliki potensi besar dalam membentuk masa depan dan menentukan kualitas hidup kita. SBR013 mengajak masyarakat untuk memahami pentingnya setiap keputusan 

dalam mencapai cita-cita, karena setiap keputusan dalam setiap pilihan memiliki dampak langsung terhadap masa depan kita bersama”, tambah Deni.

Acara ini juga diwarnai dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana peserta antusias mengajukan bberbagai pertanyaan tentang cara berinvestasi dalam SBN Ritel. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan masyarakat Balikpapan dan wilayah sekitarnya, serta mendukung upaya pemerintah dalam mencapai kemandirian pembiayaan untuk mencapai tujuan pembangunan  nasional.

Saat ini pemerintah sedang menerbitkan salah satu instrumen investasi SBN Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR013-T2 dan SBR013-T4 yang mulai ditawarkan tanggal 10 Juni s.d 4 Juli 2024. Kupon yang ditawarkan untuk SBR013-T2 adalah sebesar 6,45% dengan tenor 2 tahun. Sementara SBR013- T4 ditawarkan dengan kupon sebesar 6,60% dengan tenor 4 tahun. Masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di SBR013-T2 dan SBR013-T4 saat ini sudah dapat melakukan registrasi dengan cara

menghubungi 26 Mitra Distribusi yang telah ditetapkan melayani pemesanan pembelian secara langsung melalui sistem elektronik (layanan online), yaitu:

 

KabarIkn.com,Balikpapan - Sehubungan dengan telah dimulainya tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Balikpapan menggelar kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pilkada dengan tema “Menjaga Netralitas ASN, TNI/Polri dalam Pilkada 2024”. Kegiatan ini digelar di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Rabu (03/07/2024).

Komisioner Bawaslu Kota Balikpapan, Ahmad Azis menyampaikan bahwa kegiatan terkait netralitasi ASN, TNI/Polri ini sangat penting karena dapat mencegah terjadinya konflik kepentingan dengan adanya kegiatan Pilkada nanti. Kemudian, penggunaan fasilitas negara juga tidak diperbolehkan dalam Pilkada.

" Sama seperti pemilu sebelumnya bahwa netralitas ini sangat penting, sehingga tidak menimbulkan perpecahan antara ASN lain. Seperti ketika salah satu ASN atau pejabat yang memihak kepada salah satu pasangan calon nanti akan berakibat tidak baik,” ujarnya.

Jika dilihat SKB antara bawaslu, KASN, Menteri Dalam Negeri itu ada 16 item larangan terkait ASN itu sendiri. Larangan tersebut seperti memakai fasilitas negara, mengarahkan orang lain untuk memilih salah satu pasangan calon dan ada tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon.

Pengawasan fasilitas negara yang dimaksud itu seperti kendaraan dinas maupun gedung - gedung pemerintahan yang non komersial.

“ Namun kekhawatiran kita adalah jangan sampai ada gedung - gedung pemerintah yang dipakai untuk kegiatan kampanye seperti gedung kelurahan atau lurah yang mengarahkan massa,” katanya.

Ahmadi menambahkan yang hadir pada kegiatan sosialisasi kali ini bukan hanya ASN yang ada di tingkat kota, tetapi mulai dari kecamatan, kelurahan, KUA maupun Kementerian Agama.

Untuk sejauh ini pelanggaran ASN pad pilkada belum ada ditemukan.Tetapi, jika dilihat dari sejarah pilkada 2020 terdapat 3 kasus kemudian pada pemilu 2024 lalu ada 4 kasus.

“ Pada pemilu 2024 ini sudah ada dua kasus yang sudah direkomendasikan oleh KASN, hasil dari penanganan pelanggaran ASN yang dilakukan oleh Bawaslu dan masih menunggu rekomendasi dari KASN,” pungkasnya. (tri)

KabarIkn.com,Balikpapan - 21 Juni 2024, Kementerian Keuangan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Balikpapan menyelenggarakan sosialisasi mengenai peran pembiayaan l Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta edukasi literasi investasi melalui Surat Berharga Negara (SBN) Ritel Seri SBR013T2 dan SBR013T4. Acara ini dilaksanakan di Aula Kantor Walikota Balikpapan.

Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat/pegawai, camat dan lurah di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan serta pejabat/pegawai unit vertikal Kementerian Keuangan Wilayah Kalimantan Timur, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, dan Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Timur.

Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Muhaimin, dalam sambutan pembuka menekankan pentingnya pemahaman yang benar mengenai APBN dan literasi keuangan. “Edukasi ini relevan agar kita semua dapat mengelola keuangan pribadi dengan lebih baik dan terencana,” ujarnya.

Ia juga menggarisbawahi peran APBN dalam mensejahterakan rakyat melalui berbagai program dan proyek prioritas. Selanjutnya, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Timur, M. Syaibani, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah literasi terkait pembiayaan APBN. Diharapkan para ASN dapat menyebarluaskan informasi ini kepada masyarakat Balikpapan.

Direktur Surat Utang Negara Deni Ridwan menyampaikan keynote speech mengenai Surat Berharga Negara (SBN) merupakan salah satu instrumen penting yang digunakan Pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan APBN. SBN dari sisi Negara adalah instrumen fiskal untuk menutup defisit APBN, sedangkan dari perspektif masyarakat SBN merupakan salah satu opsi investasi yang aman dan menguntungkan. Deni juga menekankan kepada seluruh peserta sosialisasi pentingnya mengelola keuangan dengan baik dan bijak. “Jangan sampai gaya hidup saat ini dibiayai oleh penghasilan di masa depan, namun kebutuhan di masa depan harus dipenuhi dengan penghasilan saat ini”, jelasnya.

Pemaparan materi pertama oleh narasumber Kasubdit Pengembangan dan Pendalaman Pasar Surat Utang Negara, Direktorat Surat Utang Negara, Chandra A.S. Wibowo yang menyampaikan terkait Pembiayaan APBN untuk Pembangunan Negeri. Dalam paparan tersebut, Chandra memaparkan tentang APBN yang merupakan alat untuk mencapai tujuan Negara. Utang merupakan konsekuensi dari kebijakan fiskal ekspansif yang diperlukan agar Pemerintah dapat menjalankan fungsi yang prioritas dan mendesak dengan lebih cepat (tanpa penundaan). 

Peran APBN terus diperkuat dalam mendukung perlindungan masyarakat, transformasi perekonomian, serta pembangunan yang inklusif Hal 2/2 dan berkesinambungan. Kinerja APBN hingga April 2024 tetap terjaga positif, namun Pemerintah selalu waspada untuk mengantisipasi dan mitigasi semua risiko.

Materi kedua disampaikan oleh narasumber Kasubdit Analisis Keuangan dan Pasar Surat Utang Negara, Direktorat Surat Utang Negara Novi Puspita Wardani yang menyampaikan terkait SBN Ritel:

Instrumen Pembiayaan APBN dan Investasi untuk Negeri. Dalam APBN, utang digunakan untuk menutup defisit dan membiayai pengeluaran non utang guna mendukung pencapaian target pembangunan. Salah satu instrumen pembiayaan APBN adalah Surat Berharga Negara (SBN), yang terdiri dari Surat Utang Negara dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). 

Novi menyampaikan saat ini pemerintah sedang menerbitkan salah satu instrumen investasi SBN Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR013T2 dan SBR013T4 yang mulai ditawarkan tanggal 10 Juni s.d 4 Juli 2024. Novi juga menjelaskan terkait apa itu SBR, struktur SBR013T2 dan SBR013T4, cara pembelian, mekanisme early redemption, dan siapa saja Mitra Distribusi untuk pembelian SBR013 tersebut.

Acara ini juga diwarnai dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana peserta antusias mengajukan berbagai pertanyaan tentang cara berinvestasi dalam SBN Ritel. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan masyarakat Balikpapan dan wilayah sekitarnya, serta mendukung upaya pemerintah dalam mencapai kemandirian pembiayaan untuk mencapai tujuan pembangunan nasional.(*)

 

 

Oleh Danang Agung: Anggota Kahmi Balikpapan

KabarIkn.com - Polisi Republik Indonesia (Polri) memasuki usia 78 tahun. Usia yang serupa dengan Republik ini. Perjalanan sebuah institusi yang bukan muda lagi, namun sudah matang dan penuh dengan pengalaman dan berbagi macam tantangan.

Agung nian Motto Polri yang berbunyi Rastra Sewakottama yang berarti "Pelayan utama Bangsa". Hal itu berarti memang sosok Polisi hadir untuk melayani bangsa ini. Jiwa melayani Polisi harusnya sejak awal sudah terbentuk sebagai bukti pengabdian bagi negara ini.

Secara ideal tugas Polisi memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, Menegakkan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat sehingga masyarakat bisa hidup tenang, tentram, tertib dan damai.

Tugas Polisi itulah sepatutnya menjadi dambaan masyarakat Indonesia. Sehingga, jika tupoksi Polri tersebut dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan, tak perlu lagi Polri bersusah payah untuk terus membangun citra dirinya.

Citra Polri dengan sendirinya akan terus melekat dihati masyarakat, sebagai institusi, pengayoman dan pelayanan masyarakat. 

Sayang, saat ini citra Polri sedang dalam titik nadir. Beberapa peristiwa tindak kejahatan malah melibatkan oknum Polisi sebagai pelakunya. Masih menjadi ingatan jelas bagi masyarakat, peristiwa rekayasa tembak menembak yang dibuat Ferdy Sambo. Seorang perwira Polri bintang dua yang seharus menjadi contoh bagi seluruh jajaran Polisi malah menjadi otak pelaku atas meninggalnya Brigadir Joshua Hutabarat ditangannya. Ironisnya, skenario kebohongan diciptakan untuk menutupi peristiwa tersebut. 

Terkait penanganan peredaran Narkoba, ternyata ada beberapa oknum Polisi malah menjadi beking dan terlibat jauh didalamnya. Salah satunya Irjen Teddy Minahasa diduga malah mengedarkan narkoba. Vonis hukuman seumur hidup telah diketok hakim untuknya. Padahal sebelumnya tuntutan hukuman mati yang jadi ancamannya. 

Bukan itu saja, bau busuk terkait beking perjudian dan tambang illegal illegal masih riuh kita dengar. Seolah-olah Polri kita tak ada bagus -bagusnya dimata masyarakat. Keberadaan Polisi saat ini seoalah-olah menjadi momok yang menjadi virus bagi bangsa ini.

Ditambah lagi, kasus Vina yang saat ini kian hangat dalam perhatian publik, menjadi tantangan buat Polri secara profesional mengungkapnya. Kasus yang seharusnya mudah dikuak buat institusi seragam coklat ini, malah menjadi blunder akibat ketidak profesionalan polisi yang sejak awal diduga merekayasa para pelaku. 

Pelaku yang tidak bersalah malah mendapatkan hukuman yang tak ringan. Sedangkan pelaku sebenarnya entah siapa belum dapat diungkapkan. Malah saat ini beberapa oknum Polisi diminta untuk diperiksa atas pemeriksaan mereka yang gegabah pada pihak yang diduga tak bersalah.

Semua peristiwa negatif tersebut harusnya membuat Polri harus berbenah secara serius. Mengambil pelajaran berharga agar Polri kembali kepada tujuan utama sebagai sosok Rastra Sewakottama atau pelayan utama bangsa. 

Beberapa upaya memperbaiki citra polisi ditengah-tengah derasnya kritikan sudah banyak dilakukan, diantaranya secara konsisten tanpa diskriminasi, diterapkannya penjatuhan sanksi tegas kepada anggota Polri yang melakukan pelanggaran, sehingga diharapkan dapat menimbulkan efek jera.

Namun sayang hal itu kadang masih jauh panggang dari api. Kita masih dipertontonkan dengan polah dan prilaku Polisi yang jauh dari nilai-nilai Tribrata Polri.

Bangsa ini pernah memiliki sosok polisi berpangkat jendral yakni Hoegeng Iman Santoso. Menapak karir polisi dari bawah hingga menjadi Kapolri ke-5 periode 1968-1971. Dia begitu hidup sederhana sebagai pejabat negara. 

Teladan Jenderal Hoegeng bukan hanya soal kejujuran dan antikorupsi. Hoegeng juga sangat peduli pada masyarakat dan anak buahnya. Saat sudah menjadi Kapolri dengan pangkat Jenderal berbintang empat, Hoegeng masih turun tangan mengatur lalu lintas di perempatan

Usia 78 tahun Polri harusnya mengembalikan Polisi kepada semangat tauladan Hoegeng. Menjadikan institusi Polri sebagai Lembaga yang dirindukan masyarakat untuk mencari perlindungan, keamanan yang mengayomi. 

Namun kerinduan itu malah berubah menjadi kebencian dan ketidakpercayaan pada institusi Polri. Dimana masyarakat apatis, bahkan dimedia sosial netizen sempat berkelakar ada dan tidak adanya Polisi bagi bangsa ini tak penting. Jika pemikiran ini dibiarkan bersemayang lama dihati masyarakat, dipastikan bangsa ini akan kian terpuruk. 

Karenanya, Polri harus merespon dengan keseriusan berbenah dan bersih-bersih ditubuhnya. Membuka ruang koreksi perbaikan dari manapun datangnya. 

Selamat HUT Polri ke 78, kembalilah kepada khitahmu sebegai Rastra Sewakottama yakni Pelayan Utama Bangsa.

KabarIkn.com, Balikpapan - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menampilkan berbagai macam produk UKM sawit dalam kegiatan Indonesia City Expo (ICE) 2024 di area BSCC Dome Balikpapan pada tanggal 4-6 Juni 2024.

ICE 2024 merupakan pameran Pembangunan dengan tema Kota Sejahtera Indonesia Maju sebagai rangkaian kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Keterlibatan BPDPKS dalam ajang pameran ini adalah dalam rangka mempromosikan kebaikan-kebaikan sawit dan menyampaikan berbagai peluang kemitraan UKMK sawit BPDPKS dengan stakeholder pemerintahan kota se Indonesia.

Dalam Talkshow Promosi Sawit Baik Bincang UKMK Sawit dan Kebaikan Sawit untuk Negeri Kepala Divisi Usaha Kecil Menengah dan Koperasi BPDPKS, Helmi Muhansyah menyampaikan berbagai upaya BPDPKS dalam membangun kemitraan UKMK Sawit.

“Kegiatan-kegiatan UKMK sawit untuk tahun 2024 sampai bulan Mei antara lain Semarak UKMK berbasis Sawit di Sumatera Utara, Pengenalan Produk UMKM Berbahan Kelapa Sawit di Sulawesi Tengah, Workshop Pengembangan Produk Kerajinan dan Pembuatan Batik Sawit Skala UKMK Berbahan Kelapa Sawit  di Yogyakarta, Workshop UMKM dan Kewirausahaan Petani Sawit Milenial Wilayah Perbatasan Negara di Kalimantan Barat, Workshop Pengolahan Limbah Lidi Sawit di Provinsi Bangka Belitung, Workshop Pemberdayaan pondok pesantren pengolahan limbah kelapa sawit sebagai material produk kerajinan di Kalimantan Utara, Workshop Sosialisasi Pemanfaatan Produk Oleofood Sawit (CBS,Non Diary Creamer, Frying Fat, Shortening) Pada Industri Perhotelan dan Bisnis Kuliner di Bali serta Promosi UKMK Sawit dalam International Business Solutions Expo (IBSE) 2024 special tema Menggali Peluang Transformasi UKMK Sawit Menuju Pasar Global," ungkap Helmi.

Untuk sawit berkelanjutan BPDPKS terus berkolaborasi dengan seluruh stakeholder dalam pengembangan UKMK sawit di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam Gelar Wastra UKMK Sawit Nusantara BPDPKS menampilkan pagelaran busana berbasis wastra sawit dan dikombinasikan dengan menampilkan berbagai produk berbasis UKMK sawit. 

Produk - produk turunan sawit yang diperagakan antara lain helm dari tandan kosong sawit, kerajinan berbasis lidi sawit dan teh dari daun sawit.

Sebelumnya dalam pembukaan Rakernas Apeksi Presiden Joko Widodo menyampaikan 70 persen penduduk Indonesia akan ada di perkotaan pada tahun 2045.

Jokowi menyampaikan keinginannya agar seluruh kota di Indonesia nyaman dihuni dan juga dicintai warga dan wisatawan yang berkunjung.

“Kita ingin menjadikan semua kota itu lifeable nyaman dihuni, dan juga loveable orang berkunjung senang dan ingin kembali berkunjung,” ungkap Presiden Jokowi.

Berbagai produk UKMK Sawit yang ditampilkan di booth BPDPKS seperti batik yang dibuat dengan malam dari sawit, kerajinan dari lidi sawit, sabun dan lilin dari turunan sawit, produk pangan dengan minyak sawit merah dapat dikembangkan dan dijadikan cindera mata untuk wisatawan yang berkunjung di kota-kota di Indonesia.(*)

KabarIkn.com,Balikpapan - Rapat pembentukan kepengurusan Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (ORARI) lokal Balikpapan masa sisa waktu 2022-2025 berlangsung di Sekretariat Orari Lokal (Orlok) Balikpapan, Jl.Telaga Sari, Balikpapa, Kalimantan Timur (Kaltim) berlangsung santai dan dihadiri puluhan anggota ORARI Lokal Balikpapan, Minggu (23/6/2024).

Kegiatan rapat dipimpin langsung Pelaksana tugas (Plt) Ketua ORARI Lokal Balikpapan, Eddy Supardy dan dihadiri perwakilan dari pengurus ORARI Daerah (Orda) Kalimantan Timur, Dewan Penasehat dan Pengawas (DPP)serta anggota ORARI dan Calon Amatir (Camar).

Seperti diketahui, Eddy Supardy menjabat sebagai Plt Ketua ORARI lokal Balikpapan berdasarkan surat keputusan ORARI Daerah Kaltim bernomor, Kep 361/ODKT/VI /2024. Tentang Pengangkatan Pelaksana Tugas untuk Melaksanakan Musyawarah Lokal Orari Daerah Kalimantan Timur Lokal Balikpapan dan Menjalankan Administrasi Organisasi dari sisa waktu periode 2022-2025 tertanggal 10 Juni 2024 yang ditandatangani oleh Ketua ORARI Daerah Kaltim, Aji Ilmuddin-YB7 UN.

Sehingga dengan terbitnya SK Kep 361/ODKT/VI /2024 maka secara otomatis kepengurusan sebelumnya yang dipimpin oleh Senja Reuni -YC7 VDS sudah tidak berfungsi lagi.

Eddy Supardy yang memiliki Call sign atau nama panggilan YC7 VBX ini meminta kepada seluruh anggota ORARI lokal Balikpapan untuk senantiasa mendukung program program yang akan dilaksanakan Orlok Balikpapan.

Dirinya juga mengharapkan kritik dan masukan dari anggota yang bisa membuat Organisasi Radio Amatir ini menjadi semakin maju dan semakin kompak dalam menjalankan misi sosial di masyarakat.

Saat ditanya mengenai permasalahan protes yang dilontarkan pengurus sebelumnya, Plt Ketua ORARI Balikpapan ini hanya menaggapi dengan santai.

"Untuk protes dan sebagainya, silahkan mereka mengajukannya ke pengurus ORARI Pusat, namun saya masih berharap teman teman disana bisa kembali move on, untuk gabung bersama kami guna membesarkan Organisasi ini bersama sama,"ajak Eddy.

Karena lanjut Eddy, protes bukan jalan terbaik, tapi berkolaborasi bersama adalah yang terbaik. Cuma apabila memang masih ingin protes, saya menyarankan melalui jalur yang benar. Silahkan lanjutkan ke pengurus ORARI Pusat, karena yang bisa membatalkan SK Plt ORDA Kaltim adalah SK ORARI Pusat.

"Sebaiknya silahkan berkomukasi ke pusat, apabila ada keputusan dari Orari pusat tentang pembatalan SK Plt dari Orda, maka saya akan mundur," tegas Eddy.(*)

KabarIkn.com,Balikpapan - Ketua APEKSI Eri Cahyadi didampingi oleh Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud telah resmi membuka kegiatan Indonesia City Expo (ICE) 2024 di BSCC DOME Balikpapan, Selasa (04/06/2024).

Hampir semua delegasi dari 98 daerah mengisi ruang pameran ICE 2024 ini yang tentunya berdampak positif bagi perekonomian Kota Balikpapan.

Ketua APEKSI, Eri Cahyadi menyampaikan pada kegiatan pameran ICE ini menunjukkan kekuatan dalam kebersamaan.

“ Inshaallah kita akan memberikan suatu sumbangsih jika ada aplikasi satu ditempat kota lain maka akan kita terapkan di kota yang lainnya tanpa menerapkan APBD,” ujarnya.

Ia juga berterima kasih atas sambutan yang diberikan saat datang ke Balikpapan untuk menyelenggarakan kegiatan APEKSI. 

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan bahwa APBD yang dikeluarkan ada sekitar 16 Miliar sebagai tuan rumah APEKSI. Tentunya dampak positifnya uang peredaran dan para pelaku UMKM bisa lebih hidup sesuai dengan program prioritas Pemkot Balikpapan.

“Hasil hitungan peredaran uang kita dengan delegasi yang datang ada sekitar kurang lebih 45 Miliar yang artinya ini sangat berdampak positif,” ujarnya.

Hotel-hotel termasuk guest host penuh, UMKM berjalan lancar dan bisnis transportasi juga full bahkan sampai kekurangan.

Rahmad juga berterima kasih atas dipercayakan nya Kota Balikpapan menjadi tuan rumah kegitan Rakernas APEKSI Ke-17 Tahun 2024 ini, sekaligus mempromosikan atau menyampaikan ke publik bahwa pemindahan Ibu Kota Negara wajib didukung dan disukseskan untuk menuju peradaban Indonesia Emas 2045.(tri)