[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan - Beberapa hari yang lalu warga Kota Balikpapan dibuat geram dengan tersebarnya video yang memperlihatkan alat pelindung diri ( APD ) yang berserakan di sekitar Tempat Pemakaman Umum Covid -19 KM.15 yang diduga milik petugas pemakaman pasien covid -19.

Menanggapi hal tersebut , Anggota Komisi I DPRD Kota Balikpapan Sri Hana,SE menyampaikan bahwa ia sangat kecewa mengetahui adanya APD yang berserakan di TPU tersebut karena itu termasuk penyebaran covid-19 karena APD dibiarkan begitu saja dan tidak dibakar.

" Kita tidak boleh berprasangka buruk apakah itu APD dari Petugas ataupun orang yang datang. Saya berharap dapat segera dicari siapa pelaku yang telah membuang APD itu ," ujarnya.

Sri Hana berharap semoga jika pelaku sudah ditemukan segera dapat ditindak lanjuti dan diharap untuk para petugas atau siapapun untuk tidak membuang APD di sembarangan tempat. ( tri )

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin ( 15/03/2021 ) , DPRD Kota Balikpapan melaksanakan kegiatan Rapat Paripurna terkait Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi DPRD Balikpapan terhadap Nota Penjelasan Wali Kota Balikpapan atas Rancangan Peraturan Daerah Tentang Penyelenggaraan Kearsipan.

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan , Budiono menyampaikan Harapannya kedepan arsip Pemerintah Kota Balikpapan itu menjadikan bank data dan salah satunya ini adalah era teknologi ,  tentunya Elektronik dan jaringan itu menjadi hal yang ajukan bersama sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku.

Secara umum para Fraksi DPRD Balikpapan mendukung dan tentunya karena saat ini belum terkoneksi jaringan untuk elektronik.

" Sebetulnya kita ini harusnya punya perangkat jaringan dari masing-masing SKPD dan bukan hanya di perpustakaan saja. Nanti kita juga akan mengagendakan untuk menunggu jawaban dari Wali Kota terhadap pandangan umum tadi ," ujarnya. ( tri )

KabarIkn.com, Balikpapan - Jum'at ( 19/03/2021 ) , DPRD Kota Balikpapan mendapat Kunjungan Kerja dari DPRD Samarinda. Kunjungan Kerja ini diterima langsung oleh Yosef dari Protokol DPRD Kota Balikpapan . 

Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda , Joni Sinatra Ginting,SE,SH,MH menyampaikan  dalam kunjungan kerja ini mereka membahas mengenai hal yang ada hubungannya dengan regulasi perda yang ada di DPRD Kota Balikpapan.

Perihal pembahasan yang lain adalah terkait masalah Kunjungan Kerja yang dilakukan oleh DPRD Kota Balikpapan .

" Dengan adanya Perpres 33 banyak menghambat anggota dewan khususnya , sehingga perjalanan yang dilakukan saat ini kebanyakan minus ," ujarnya.

Ia juga menyampaikan kalaupun Ibu Kota Kaltim itu berada di Samarinda , mereka mengakui bahwa Balikpapan jauh lebih baik dibandingkan Kota Samarinda. Tetapi dengan sudah dilantiknya Wali Kota Samarinda yang baru minimal akan mengejar masalah infrastruktur , masalah kebersihan yang tertinggal. ( tri )

KabarIkn.com,Balikpapan - Selasa ( 09/03/2021) , DPRD Kota Balikpapan mendapat Kunjungan Kerja dari DPRD Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan.

DPRD Kab Tabalong berkunjung ke DPRD Kota Balikpapan dalam rangka berkaitan dengan Pengawasan dan Input hasil Reses. 

Ketua Komisi I DPRD Kota Balikpapan , Johny NG menjelaskan DPRD Kab Tabalong berkunjung ke Balikpapan membahas tentang bagaimana bentuk reses di Kota Balikpapan. Telah dijelaskan bahwa kegiatan reses itu sebuah aspirasi dari masyarakat yang ditampung oleh DPRD dan akan dibantu untuk menyelesaikan permasalahan warga .

" Kita juga menanyakan tentang APBD DPRD Kab Tabalong. karena disana terlihat peranan DPRD nya agak berkurang dan hanya bertumpuk kepada Bupati ," ujarnya. 

Ketua Komisi I DPRD Kab Tabalong , H. Supriani juga menyampaikan bahwa banyak hal yang telah didapatkan dari Kunker ini , karena para anggota DPRD

Kota Balikpapan telah melaksanakan reses dan telah menginput hasil Reses ke SIPD . DPRD Kab Tabalong sendiri juga akan mengambil contoh masukan dari DPRD Balikpapan yang nantinya akan dilaksanakan oleh DPRD Tabalong. 

DPRD Kab Tabalong sendiri baru melaksanakan Kegiatan Reses di tahun 2021 ini , Jadi mereka berkunjung ke Balikpapan juga sambil belajar bagaimana reses itu dilaksanakan. ( tri )

KabarIkn.com,Balikpapan - Terkait PAW Anggota DPRD Balikpapan Riri Saswita Diano sampai saat ini DPRD Belum Menerima Surat PAW dari Fraksi PDIP 

Wakil Ketua DPRD Balikpapan , Budiono menyampaikan bahwa mengenai PAW DPRD Balikpapan mengikuti aturan dari KPU. Didalam Dapil II Balikpapan Tengah untuk PDIP mendapatkan 2 Kursi dan untuk suara ketiganya jika dilihat dari hasil Pleno KPU Balikpapan itu adalah Suwanto . Namun demikian , DPRD Balikpapan tetap mengajukan prosedur administrasi dan menunggu surat keputusan dari Partai. 

" Kita akan bersurat ke DPP melalui DPD bahwa dengan Akte Kematian Alm. Riri Saswita Diano berarti harus mengajukan PAW sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku ," pungkasnya. ( tri )

Kabarikn.Balikpapan- Ketua Komisi I DPRD Balikpapan Fraksi Golkar Johny NG, menyambut baik vaksin Covid-19 Sinovac bisa digunakan untuk kelompok masyarakat ,ASN,TN Polri 

" Kita melihat salah satu contoh di daerah lain seperti Jakarta dan kota lain memberikan kesempatan untuk melakukan vaksin terhadap lansia," kata Ketua Komisi 1 DPRD Balikpapan Johny NG.Kamis (4/3/21)

Johny NG meminta Pemerintah agar dapat membuat program vaksinasi untuk khusus lansia , karena keamanan bagus serta efek samping juga sangat aman pengguna vaksin untuk diatas 60 tahun.

Diketahui orang lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun diperbolehkan mendapatkan Vaksin covid-19.Keputusan ini setelah Badan Pengawasan Obat dan Makanan(BPOM) memberikan emergency use authorization (EUA) atau izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 Sinovac untuk lansia, perlu diketahui kasus kematian akibat Covid-19 di Indonesia merupakan lansia. 

"Menjadi keharusan tentunya bagi pemerintah untuk menetapkan memberi pemberian penggunaan vaksin yang tersedia yaitu saat ini adalah CoronaVac menjadi prioritas untuk juga diberikan kepada kelompok lansia," tegas Johny. ( beny )

Kabarikn.com,Balikpapan - Beberapa waktu lalu Satlantas Polresta Balikpapan telah mulai memberlakukan Zero Tolerance atau tidak adanya toleransi bagi kendaraan yang parkir di badan jalan dan Rupanya kebijakan ini menimbulkan penolakan dari beberapa masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Subari menyampaikan saat dilaunching kebijakan Zero Tolerance tersebut telah disampaikan ke masyarakat bahwa akan ada sosialisasi Zero Tolerance . 

Sementara ini jika dilihat tempat yang memadai untuk parkir bagi masyarakat memang cukup sulit ,  masih terbatas dan cukup jauh sementara belum ada penunjang untuk mobilisasi.

" Saya kira ini perlu menjadi catatan khususnya kepolisian agar dapat di evaluasi lagi terkait Zero Tolerance ini. Kebijakan Zero Tolerance ini juga harus ada pendukungnya dan jangan sampai tidak disertai dengan pendukung , " ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa kebijakan Zero Tolerance yang dilaksanakan oleh Satlantas ini sudah termasuk bagus hanya saja yang dilapangan belum siap. 

DPRD Balikpapan nantinya juga akan turut menyampaikan kepada unsur pimpinan , karena dalam hal ini masyarakat yang meras dirugikan juga harus diperhatikan. ( tri )

KabarIkn.com,Balikpapan - Rabu ( 03/3/2021 ) , Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan yaitu Nelly Turuallo , SE melaksanakan kegiatan Reses DPRD Kota Balikpapan Masa Sidang I Tahun 2021. Dalam Resesnya dihadiri oleh 5 Perwakilan RT , RT 19 , RT 20 , RT 21 , RT 22 , RT 23 Kelurahan Karang Jati , Balikpapan Tengah.

Nelly menyampaikan bahwa dalam reses kali ini ada beberapa aspirasi masyarakat yang sifatnya Urgent untuk segera ditindak lanjuti . Terdapat permasalahan mengenai Drainase yang diketahui sudah mengalami longsor dari tahun 2017 yang lalu , tetapi sampai tahun ini belum ditindak lanjuti. 

Diketahui RT setempat sudah melakukan prosedural , menyampaikan permasalahan tersebut kepada Pemerintah melalui Kelurahan namun sampai sekarang belum ditindak lanjuti.

" Tentunya dalam Reses ini kita akan melihat jika ada masalah yang sifatnya sudah pada posisi emergency , akan kita sampaikan kepada dinas terkait untuk mendapatkan prioritas penanganan," Kata Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan , Nelly Turuallo , SE.

Terdapat juga aspirasi dari masyarakat mengenai Gang yang sempit dan ditepi jalannya memang terdapat parit . Warga setempat meminta agar lebih bagus parit itu ditutup sehingga warga dapat leluasa melewati  jalan tersebut.

" Usulan Usulan tersebut umumnya juga dari gabungan 5 RT , yang satu masalah berdampak pada 5 RT di Kel. Karang Jati tersebut ," pungkasnya. ( tri )

 

KabarIkn.com,Balikpapan - Mengenai Pergantian Antar Waktu ( PAW ) Anggota DPRD Balikpapan Riri Saswita Diano yang meninggal dunia beberapa waktu lalu dan sampai saat ini DPRD Balikpapan belum menerima surat PAW dari Partai PDIP . 

Sekretaris DPRD Kota Balikpapan , Makmur menympaikan untuk PAW sendiri yang pasti harus ada surat dari Partai lalu mengusulkan ke DPRD  dan DPRD akan meminta berkas berkas ke Partai , setelah itu Ketua DPRD akan menyurat ke Pemerintah Kota untuk melanjutkan membuatkan SK ke Gubernur Kaltim.

" Sampai saat ini Partai PDIP belum memberikan surat ke DPRD Balikpapan terkait PAW Pak Riri dan siapa yang ditunjuk nantinya itu kewenangan dari Partai PDIP ," ujarnya. ( tri )

 

KabarIkn.com,Balikpapan - Selasa ( 02/03/2021 ) , Ketua Komisi I DPRD Kota Balikpapan yaitu H.M. Johny NG,S.T melaksanakan Kegiatan Reses DPRD Kota Balikpapan Masa Persidangan I Tahun 2021 di Jalan Pupuk Timur, Balikpapan Selatan. Kegiatan Reses ini juga turut dihadiri oleh Camat ,  Lurah seluruh Balikpapan Selatan , maupun Ketua RT.

Ketua Komisi I DPRD Kota Balikpapan , Johny NG menyampaikan pada reses kali ini banyak aspirasi dari wilayah masing masing RT di Balikpapan Selatan terkait masalah Semenisasi Jalan , Drainase dan termasuk juga PDAM di PT. HER yang sampai saat ini belum ada masuk.

Lalu, ada juga aspirasi mengenai masalah Pasar Sepinggan yang diminta agar tahun kedepannya dapat dijadikan pasar modern. Dalam hal ini tentunya nanti DPRD juga akan berharap dari Pihak Perdagangan akan membuat anggaran untuk menjadikan Pasar Sepinggan menjadi pasar yang modern.

" Adapun mereka yang mengeluh  tentang jalanan rusak di sekitar pasar maupun pedagang tidak tertib tentu nanti nya Pak Lurah dengan Pak Camat dan OPD sudah diingatkan untuk melakukan mediasi agar dapat mencari solusi yang terbaik dalam permasalahan ini. Semua aspirasi yang masuk kepada saya tentunya pasti akan perjuangkan khususnya di Wilayah Balikpapan Selatan agar dapat meringankan beban masyarakat" ujarnya. ( tri )

KabarIkn.com,Balikpapan - Saat ini masalah kasus Covid - 19 di Kota Balikpapan sudah mulai turun angka peningkatannya . Maka dari itu PPKM Mikro diharapkan tetap berjalan agar RT mengerti apa yang harus mereka lakukan . 

Ketua Komisi I DPRD Kota Balikpapan  Johny NG menyampaikan terkait dengan masalah vaksin , karena vaksin ini terbatas diharapkan kepada Ketua Gugus Tugas Covid -19 Balikpapan agar dapat lebih pro aktif mencari informasi kepada Gubernur kapan rencananya vaksin itu akan tiba lagi di Kota Balikpapan.

" Sekarang kita lihat vaksin masih banyak kekurangan apalagi akan bertambah vaksinasi khusus untuk Haji . Khususnya untuk lansia seharusnya dapat didahulukan ," ujarnya.

Johny NG juga menyampaikan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan kiranya agar semua puskesmas yang ada di Kota Balikpapan agar dapat segera di renovasi apabil memang sudah waktunya. Diketahui Puskesmas merupakan pelayanan publik yang memang harus dibuat lebih bagus dan ditingkatkan. ( tri )

KabarIkn.com,Balikpapan - Diketahui permasalahan lahan di Stadion Batakan yang belum dibayarkan masih berlanjut sampai saat ini . Menanggapi permasalahan ini pihak dari DPRD Balikpapan sudah berkomunikasi tentang pembebasan lahan yang wajib dibayarkan di Stadion Batakan tersebut. 

Anggota DPRD Kota Balikpapan , Taufik Qul Rahman menyampaikan Inshaallah pada tahun ini sudah ada pembayaran untuk penggantian lahan tersebut , karena anggaran yang telah dibahas oleh DPRD Balikpapan pada beberapa waktu lalu kurang lebih ada 10 Miliar. 

Jadi , anggaran tersebut wajib digunakan untuk pembayaran lahan dan diperkirakan sekitar bulan 4 akan dilakukan pembayaran. 

" Kita tetap akan mengawasi , tetap menggiring dan tetap memperjuangkan aset masyarakat di lahan mereka yang dipakai oleh stadion batakan," ujarnya. 

Ada sekitar 20 lebih warga yang mengalami kerugian dan mempunyai hak tanah stadion yang belum terbayarkan. 

Menurut prediksi Taufik kemungkinan besar Pemerintah Kota menggunakan anggaran APBD dan tidak mungkin serta merta akan langsung memberikan untuk penggantian lahan tentunya ada kajian yang harus dilaksanakan sehingga titik kebenaran nya dilegalitas. ( tri )