[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin ( 06/03/2023) , Komisi IV DPRD Kota Balikpapan menggelar audiensi bersama Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata ( Disporapar ) dan 24 finalis Duta Wisata Manuntung 2023.

Pada audiensi yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan , Doris berharap para finalia mampu membawa pariwisata di Kota Balikpapan agar dapat semakin maju di kancang nasional maupun internasional melalui digital. 

DPRD Balikpapan juga akan berkomitmen untuk mendukung Duta Wisata Manuntung ini dengan memberikan anggaran melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Balikpapan. 

"Kami Kan support melalui penganggaran lewar Dispora Balikpapan. Apapun yang viral akan menjadikan banyak pengunjung yang ke Balikpapan. Siapapun yang terpilih harus bisa membawa harum nama Balikpapan di bidang pariwisata," ujar Doris kepada awak media, Senin (6/3/23). 

Sementara itu , Seketaris Disporapar Kota Balikpapan Abdul Majid, mengatakan bahwa agenda audiensi ke DPRD maupun Pemkot ini untuk dapat arahan baik terkait regulasi yang dibuat pemerintah eksekutif maupun legislatif dan juga arahan lain yang bisa membuat para finalis lebih semangat.(tri/adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Memperingati hari jadi Kota Balikpapan ke - 126 pada tanggal 10 Februari 2023 nanti , masih banyak capaian yang harus dikejar oleh DPRD Balikpapan bersama dengan Pemerintah Kota.

"Masih banyak PR nya kota Balikpapan mulai dari kesehatan, pendidikan. Tentunya ini menjadi catatan kita bersama," ungkap Budiono saat diwawancarai oleh awak media,Selasa ( 07/02/2023).

Hal ini tentunya berdasarkan dengan visi dan misi Wali Kota Balikpapan, di mana pembangunan fasilitas kesehatan dan pendidikan belum semuanya mencakup di setiap kecamatan di kota Beriman.

 Budiono mengatakan bahwa menjelang HUT Kota pentingnya untuk kolaborasi dan sinergi dalam membangun kota sehingga dapat merealisasikan apa saja hal yang belum tercapai.

"HUT inikan temanya Balikpapan kolaborasi, Balikpapan sinergi. Jadi Berkolaborasi itu artinya bersama-sama kita membangun kota, dan bersinergi dalam menghadapi tantangan bersama ke depan yang lebih berat lagi," imbuhnya.

Pasca pandemi APBD Balikpapan juga mengalami kenaikan dan tentunya tujuan utama adalah arah kesejahteran masyarakat juga mesti ikut meningkat. Apalagi menyambut pembangunan IKN, Balikpapan yang sejatinya sebagai pintu gerbang dan penyangga pastinya mengalami pertumbuhan penduduk.(tri/adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Dalam beberapa bulan terakhir di Kota Balikpapan selain adanya proyek besar seperti DAS Ampal , tanda - tanda kemacetan juga sudah mulai terasa. Tentunya hal ini harus dipikirkan untuk dua sampai tiga tahun kedepan akan seperti apa dampaknya karena mengingat akan banyak orang yang masuk ke Balikpapan , apalagi menyangkut IKN.

Menanggapi hal tersebut , Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri menyampaikan bahwa jika ada pembahasan Badan Anggaran ( Banggar ) 2023 pasti akan menanyakan perihal solusi - solusi terbaik atau pelebaran jalan di beberapa titik lokasi yang bisa dilebarkan untuk mengantisipasi kemacetan.

Alwi juga menyarankan sebaiknya di titik lokasi jalan yang sering macet bisa dibangunkan fly over.

" Harusnya ada pembangunan fly over seperti di Samarinda.Jadi,bukan hanya di Jakarta tapi kita juga harus sudah mulai memikirkan kedepannya agar bisa mengatasi kemacetan ini," ujarnya kepada awak media, Senin ( 06/03/2023).

Ia sependapat, jika nanti dibangun fly over mungkin salah satunya di Muara Rapak. Tetapi, masih ada kendala yaitu di anggaran yang pastinya akan mengeluarkan sampai puluhan Miliar untuk membangun Fly Over sedangkan Kota Balikpapan masih belum memiliki anggaran yang segitu banyak dan ini tentunya harus ada bantuan dari Provinsi.

" Bisa saja kita para anggota dprd saat ini menyorakkan untuk pembangunan Fly Over. Bukan hanya untuk di satu titik macet , tetapi seperti dari Muara Rapak sampai dengan Gunung Sari memang perlu dibangun,"pungkasnya. (tri/adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Tepatnya pada tanggal 10 Februari 2023 nanti Kota Balikpapan merayakan HUT yang ke 126. Pada HUT tahun ini mengusung tema " Balikpapan Kolaborasi , Balikpapan Sinergi ".

Pada usia Ke - 126 Kota Balikpapan tentunya ada beberapa hal yang harus evaluasi terutama persiapan Kota Balikpapan untuk menyongsong Ibu Kota Negara ( IKN ).

Ketua DPRD Kota Balikpapan , Abdulloh S.Sos menyampaikan mereka mengevaluasi sejak jaman perjuangan para pendahulu - pendahulu sampai saat ini apa yang sudah dicapai dan apa yang masih belum tercapai.

"Mengenai apa hal yang belum tercapai itu seperti kita lihat apa masyarakat di Kota Balikpapan sudah adil dan makmur atau belum,"ujarnya.

Tetapi , tingkat kemiskinan di Kota Balikpapan sudah sangat menurun dan angka pekerja juga semakin meningkat. Hal ini menandakan bahwa Kota Balikpapan sudah menjadi kota yang maju , apalagi menyambut Ibu Kota Negara ( IKN ).

Abdulloh menambahkan , dalam hal ini tentunya Pemerintah Kota wajib bisa meningkatkan Sumber Daya Manusia ( SDM ) agar para masyarakat Balikpapan tidak menjadi penonton di Kota sendiri. ( tri/adv )

KabarIkn.com,Balikpapan - Menanggapi Mosi Tidak Percaya yang dilayangkan oleh beberapa Fraksi kepada Ketua DPRD Balikpapan , Tim Badan Kehormatan ( BK ) menggelar konferensi pers untuk menyampaikan hasil dari penelaahan mereka , Senin ( 27/02/2023 ).

Dalam konferensi pers kali ini dihadiri langsung oleh Ketua Badan Kehormatan ( BK ) DPRD Balikpapan Ali Munsjir Halim didampingi dengan Capt.Umar Hatta dan Wiranata Oey.

Ketua BK Ali Munsjir menyampaikan awalnya terdapat lima fraksi yang mengajukan " Mosi Tidak Percaya " tetapi pada saat masuk kepada verifikasi yang dimulai pada tanggal 20 Februari 2023 ada satu fraksi yang mencabut laporannya.

" Didalam proses pengaduan itu disebutkan pimpinan dewan , anggota DPRD , masyarakat ataupun perorangan diperbolehkan untuk mengadu kepada Badan Kehormatan ( BK ) terutama yang menyangkut dengan pelanggaran Tatib dan Kode Etik," ujarnya.

Saat Badan Kehormatan melakukan verifikasi kepada fraksi BK membuat resume untuk melihat betul - betul apakah memang ada pelanggaran tatib dan kode etik dari laporan yang mereka buat.

" Karena, mosi tidak percaya ini tidak mempunyai legal standing tetapi hanya gerakan politik saja dan didalam mosi tersebut ada tuntutan - tuntutan pengaduan. Ini tentunya harus dilakukan verifikasi untuk melihat fakta didalamnya," katanya.

 Selanjutnya , setelah BK melakukan verifikasi kepada Ketua DPRD sambil berkonsultasi dengan ahli hukum berdasarkan dari penjelasan ternyata Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh dinyatakan tidak bersalah.

" Permasalahan Mosi Tidak Percaya ini kami nyatakan clear. Tidak ada yang dilanggar oleh Ketua DPRD Balikapapan , ini hanya kesalahpahaman saja terhadap penerapan dari peraturan yang ada sehingga terjadi perbedaan pendapat antara Ketua DPRD dengan Fraksi," pungkasnya.(tri/adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Selasa ( 07/2/2022 ) , DPRD Kota Balikpapan melaksanakan Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke - 126 Kota Balikpapan. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Novotel Balikpapan.

Dalam Rapat Paripurna tersebut dihadiri oleh Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud , unsur Forkompimda dan Tokoh Masyarakat Kota Balikpapan. 

HUT Kota Balikpapan ke - 126 tahun ini mengusung tema " Balikpapan Kolaborasi, Balikpapan Sinergi”. Tema ini diusung untuk mengajak seluruh Elemen masyarakat bersama bahu membahu serta gotong royong membangun Kota Balikpapan menjadikan kota yang Aman dan Nyaman di huni.

Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan setinggi - tingginya kepada seluruh komponan masyarajat Kota Balikpapan.

"Karena atas dukungan dan partisipasi semua pihak , sehingga program pembangunan yang direncanakan pemerintah dapat terlaksana dengan baik. Terbukti dengan diterimanya 16 panji keberhasilan yang diumumkan pada saat upacara HUT Provini Kaltim ke 65 di Samarinda pada waktu lalu," ujarnya.

Dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) tahun 2008- 2028, Kota Balikpapan merupakan pusat kegiatan nasional yang memiliki peran penting skala nasional sebagai simpul transportasi laut dan udara nasional. 

 Arah pembangunan kewilayahan yang telah ditetapkan dalam rencana tata ruang wilayah Kota Balikpapan tahun 2012- 2032 untuk menjadikan Balikpapan sebagai kota jasa yang dinamis, selaras dan hijau demi mendukung fungsinya sebagai pusat pertumbuhan nasional.

" Dengan berbagai ragam potensi yang dimiliki oleh Kota Balikpapan, melalui strategi dan pendekatan yang komprehensif, efektif dan efisien serta pembangunan yang berbasis Smart City menjadi solusi inovatif guna mewujudkan kota yang berdaya saing,"imbuhnya.

Abdulloh menambahkkan , penambahan Smart City di Kota Balikpapan merupakan wujud dari komitmen pemerintah yang dilakukan melalui Akselerasi dan Sinergitas pembangunan daerah dan sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah Kota Balikpapan tahun 2022-2026.

 Fokus Smart City Kota Balikpapan untuk menjadikan Balikpapan sebagai kota yang nyaman dan layak huni (the most liveble city) yang menggambarkan sebuah kota dengan atmosfir dan lingkungan yang nyaman untuk ditinggali.

" Kami berharap seluruh lapisan masyarakat dapat senantiasa menjaga dan semakin meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa khususnya di Kota Balikpapan," pungkasnya. (tri/adv)

 

KabarIkn.com.Balikpapan - Hingga memasuki tahun ke-5 masa tugas Anggota DPRD Kota Balikpapan Periode 2019-2024 dapat dikatakan berjalan cukup baik dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat. Terutama dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja eksekutif, penggunaan anggaran APBD maupun kinerja terhadap kepala daerah.

Selain sebagai fungsi pengawasan, seluruh aggota DPRD Balikpapan selama ini menjalin sinergi dengan baik bersama kepala daerah serta jajaran dibawahnya. 

Hal itu terbukti di setiap adanya pembahasan dan persetujuan oleh anggota DPRD baik dalam rancangan peraturan daerah (Perda) untuk peningkatan APBD, membentuk Perda bersama kepala daerah, maupun pengawasan terhadap pelaksanaan Perda maupun penggunaan anggaran APBD. 

Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh, S.Sos mengatakan sebanyak 4 Komisi di DPRD selama hampir lima tahun sudah menjalankan fungsinya masing-masing. Baik terkait dengan pembentukan Perda, anggaran, kewenangan dalam hal pengawasan, pengawasan terhadap pelaksanaan Perda serta pengawasan dalam segala bentuk kebijakan pemerintah daerah. 

"Hasil kerja keras 45 Anggota DPRD Kota Balikpapan telah di buktikan dengan beberapa kali meraih penghargaan. Salah satunya adalah penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra Tahun 2021 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia", kata Abdulloh saat dihubungi media ini melalui telepon selulernya, Kamis, 23/2/2023.

Menurut Abdulloh, lembaga wakil rakyat dibawah komandonya itu sejak 2019 lalu sudah tiga kali menerima penghargaan secara berturut-turut. Dan Semua penghargaan itu diterimanya secara langsung dari kementerian terkait. 

Salah satunya penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra Tahun 2021 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia yang diterimanya di auditorium Dr. Ir. Soejarwo, Gedung Manggala Wana Bakti Jakarta.

Lanjut Abdulloh, penghargaan bergengsi tersebut merupakan sebuah kebanggaan, karena dari tahun 2019, 2020 dan 2021 DPRD Balikpapan sudah tiga kali mendapat penghargaan 

"Ini merupakan bukti nyata bahwa DPRD Kota Balikpapan sangat komitmen membangun Kota Balikpapan. Dan berkat keharmonisan wakil rakyat dalam menjalankan tugas dan fungsinya", tutur Abdulloh.

Diungkapkan, hingga saat ini kebersamaan, soliditas dan keharmonisan tetap berjalan baik di lingkungan DPRD Kota Balikpapan. Hingga memasuki tahun ke-5 masa tugas Anggota DPRD masa bakti 2019-2024. 

"Beda pendapat dalam negara demokrasi adalah wajar, yang penting membuahkan solusi yang cerdas untuk kepentingan masyarakat Kota Balikpapan", terangnya.(*)

KabarIkn.com - Tim Panitia Khusus ( Pansus ) Prasarana Sarana Utilitas Umum DPRD Balikpapan menggelar rapat dengan menghadiri para OPD terkait , Senin ( 06/02/2023).

Wakil Ketua Pansus PSU DPRD kota Balikpapan, Alwi Al Qadri mengatakan rapat kali ini menindaklanjuti hasil dari pertemuan pada Januari lalu di mana adanya kesepakatan penyerahan PSU 2% dari Pengembang ke Pemerintah Kota Balikpapan untuk dijadikan TPU.

"Kami (Pansus PSU) sangat menyambut baik karena ada etikad baik dari 35 pengembang untuk menunaikan kewajibannya. pada Rabu ini, para Asosiasi akan melakukan MoU ke Notaris untuk melaksanakan kesepakatan penyerahan yang akan kami saksikan secara langsung," ujarnya.

Sudah ada 35 pengembang yang tergabung dalam 3 Asosiasi dan menyetujui melakukan pembebasan lahan untuk fasilitas TPU. Terdapat sekitar 17 hektare yang di tunjuk dan dijadikan satu tempat untuk penyediaan TPU, yaitu di daerah Balikpapan Timur.

Bagi pengembang besar lainnya yang tidak kooperatif maka akan ditindak secara tegas karena sudah semestinya harus mentaati peraturan yang berlaku. (tri/adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh telah selesai melakukan Pencocokan dan Penelitian ( Coklit ) yang digelar oleh KPU Balikpapan di Ruang Rapat Kantor DPRD Balikpapan , Selasa (14/02/2023).

Abdulloh menyampaikan bahwa sebagai Ketua DPRD Balikpapan ia meyakinkan masyarakat yang berdomisili di Kota Balikpapan harus bisa berpartisipasi sebagai peserta pemilih.Mengenai tekhnis sendiri ia tidak tau bagaimana caranya KPU beserta Bawaslu Balikpapan untuk bisa mengakomodir itu semua.

" Jadi intinya bagaimana warga bisa diperjuangkan sebagai warga pemilih," ujarnya.

Pemerintah melalui pimpinan tertinggi di tingkat RT juga sudah berupaya keliling untuk mendata ulang masyarakat yang tidak berdomisili Kota Balikpapan. Dari hasil temuan secara random masih banyak di setiap rt yang memiliki warga bukan domisili Balikpapan , kurang lebih di setiap rt ada 20 - 30 warga.

" Saya sendiri juga sudah turun ke lapangan dan mendata warga , orang belum mendata saya sudah mulai mendata makanya saya tau,"imbuhnya.

Abdulloh menambahkan sistem pengerjaan di kantor capil semuanya sudak elektronik , jadi sepanjang ketua RT mnedata warganya yang berdomisili tapi belum resmi menjadi warga di lingkungan tersebut jika diurus ke capil maka tidak akan lama prosesnya. (tri/adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin ( 06/02/2023) , Tim Pansus Balikpapan memanggil beberapa Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) dan Badan Pertanahan Nasional ( BPN ) dalam rapat yang digelar oleh Tim Pansus DPRD Balikpapan.

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan sekaligus Koordinator rapat pansus , Budiono menyampaikan dalam rapat mereka membahas mengenai kewajiban pengembang di dalam penyerahan lahan sebanyak 2% dari total lahannya untuk fasilitas Tempat Pemakaman Umum ( TPU ).

" Didalam Perda No.05 Tahun 2013 tentang penyediaan sarana dan prasarana itu diatur , ada 2% kewajiban pengembang agar dapat menyerahkan lahannya untuk pemakaman dan 4% untuk pendidikan. Tapi yang kita pansuskan hari ini hanya 2% untuk pemakaman," ujar Budiono.

Ada 3 asosiasi pengembang yang menghimpun dan rencananya akan menyerahkan sekitar 17 hektar lahan dari konversinya di lerasan masing - masing.

" Contoh 1 pengembang mungkin ada yang punya lahan mungkin 10 hektar berarti tinggal dihitung dua persennya. Tapi bukan di lahan itu yang akan diserahkan tetapi dijadikan satu lahan yaitu di daerah Balikpapan Timur," katanya.

Budiono menambahkan Fasilitas Umum ( Fasum ) dan Fasilitas Sosial ( Fasos ) lainnya juga belum diserahkan oleh pengembang dan akan dikejar terus oleh Tim Pansus DPRD. Karena , menyesuaikan dengan Perda No.05 Tahun 2013 yang 40% untuk fasum dan fasos seperti jalanan , ruang terbuka hijau , pendidikan dan ada pemakaman.

" Jadi pada intinya dari total 300 lebih pengembang di Balikpapan masih baru beberapa yang menyerahkan sekitar 17 hektar lahan," pungkasnya. ( tri/adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Suwanto mendorong dinas terkait untuk mendata secara pasti Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Kota Balikpapan. 

Suwanto menyampaikan bahwa pendataan real presisi terkait UMKM di Balikpapan ada sebanyak 1.500 UMKM di marketplace Sobat UMKM Balikpapan yang telah dilaunching pada hari Selasa ( 07/02/2023 ) lalu.

" Saya harap mudahan nanti kedepannya ada data real di Balikpapan UMKM. Karena dari kurang lebih 47.000 UMKM dari data Sistem Online Single Submission (OSS) sementara baru ada 1.500 yang bisa dirangkum," ujara Suwanto kepada awak media , Rabu (08/02/2023).

Untuk targetnya pihak dari Komisi II sangat mendukung untuk pendataan secara benar UMKM yang berjalan di Kota Balikpapan sehingga data itu betul, khusunya terhadap persiapan UMKM menyambut Ibu Kota Nusantara (IKN). 

"Dalam melihat perkembangan ekonomi UMKM ini jelas jangan sampai yang dapat bantuan yang tidak masuk UMKM, sudah dilakukan peninjauan juga," pungkasnya. (tri/adv)

 

KabarIkn.com,Balikpapan - Beberapa hari lalu, Komisi I DPRD Kota Balikpapan melakukan kunjungan kerja ke Universitas Gadjah Mada (UGM) di Daerah Istimewa Yogyakarta membahas terkait wawasan kebangsaan.

Anggota Komisi I DPRD Balikpapan , Puryadi menyampaikan bahwa dalam pembahasan ini mereka ingin menerapkan serta meningkatkan Wawasan Kebangsaaan masyarakat dalam pola kehidupan sehari-hari.

" Kami juga sempat melakukan sosialisasi kepada beberapa paguyuban yang ada di Kota Balikpapan untuk memahami wawasan kebangsaan ini lebih dalam. Kemarin juga kita telah mengumpulkan paguyuban Alhamdulillah yang hadir banyak. Dari paguyuban-paguyuban itu ada sekitar 96 orang perwakilan yang hadir," ujarnya kepada awak media , Rabu ( 01/02/2023).

Puryadi berharap hal ini dapat diadopsi dan diterapkan di ranah masyarakat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan juga instansi-instansi terkait yang ada di Kota Beriman. Termasuk seperti menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap pagi hari supaya dapat mengingat lagi dan mencintai tanah air.(tri/adv)