[Valid RSS]

KabarIkn.Con-Balikpapan-Berdasarkan hasil uji Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kota Balikpapan dinyatakan positif terjangkit virus Covid-19, Pasien ini telah dirawat insentif sejak 6 April 2020.

 Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan dr Andi Sri Juliarty  menjelaskan pasien sudah lama dirawat tapi hasilnya baru keluar sekarang.

 "Pasien tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah, dan  artinya memang pasien terkena melalui transmisi lokal alias penularan lokal",  ungkap dr Andi Sri Juliarty selesai menerima bantuan alat kesehatan di Lapangan Udara Dhomber Balikpapan, Sabtu (18/4/2020).

 Dirinya mengatakan masih menelusuri jejak pasien, dan pasien  mengingat-ingat pernah kontak dengan siapa saja dan kasus penularan lokal bukan kali pertama di Balikpapan karena sebelumnya juga ada beberapa pasien yang juga tertular melalui transmisi lokal." Karena itulah  sejak akhir Maret 2020 Balikpapan ditetapkan sebagai zona merah Covid-19"pungkasnya.

 Sehingga per Sabtu (18/4/2020) kasus PDP di Balikpapan bertambah menjadi 42 orang, dengan rincian 24 orang di RS Kanujoso Djatiwibowo, RS Pertamina Balikpapan 7 orang, RS Beriman 4 orang, dan RS TNI Harjanto 7 orang.

 Jumlah orang dalam pantauan (ODP) menurun dari 512 orang menjadi 496 orang dan total jumlah sembuh 4.(tn)

 

KabarIkn.Com-Balikpapan - Bank BRI memberikan bantuan kepada Pemerintah Kota Balikpapan untuk puskesmas dan kelurahan. Bantuan tersebut berupa 67 westafel, 1.170 masker dan 70 sembako untuk puskesmas dan kelurahan.

BRI peduli kepada wabah covid 19 ini terutama kepada masyarakat yang terdampak dan bantuan tersebut juga menyesuaikan terutama handsinitizer, masker,westafel dan sembako.

Ahmad Muzakky Wapinwil  BRI mengatakan juga terdapat YBM yaitu Yayasan Baitul Maal yang zakat pegawai BRI tiap bulannya dipotong ke YBM dan mereka yang akan menyalurkan bantuan tersebut ke seluruh masyarakat yang membutuhkan,” kata Wapinwil BRI Ahmad Muzakky diloby Pemkot Balikpapan Jumat (17/04/2020)

Untuk kantor cabang BRI sementara pengunjungnya  dibatasi untuk mengatasi terjadinya kerumunan agar tidak terjadi penularan. Dalam situasi seperti ini yang paling terdampak adalah mengenai pengkreditan karena hampir semua nasabah yang terdampak meminta keringanan,” jelasnya (nk)

 

 

BERAU-Tepat hari HUT KORPRI Ke-48 Pemerintah Kabupaten Berau menggelar upacara sekaligus merayakan HUT Hari Kesehatan Nasional (HKN), upacara dipimpin langsung Bupati Berau, Muharram dan dihadiri Seluruh Pegawai Negri Sipil (PNS), Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) baik BUMN maupun BUMD, di Halaman Kantor Bupati Berau, Jum'at (29/11/2019).

Dalam semangat HUT KORPRI Ke-48, Presiden Indonesia, Joko Widodo berpesan melalui sambutan

KabarIkn.Com-Balikpapan-Pemerintah Kota Balikpapan menerima dua surat dari Gubernur Kalimantan Timur. Berisi tentang kebijakan anggaran Pemerintah Provinsi untuk penanganan pandemi Covid-19 atau Virus Corona.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi memaparkan bahwa surat pertama Gubernur Kaltim berisi tentang pemotongan bantuan keuangan, Jika sebelumnya hanya 25% sekarang menjadi 50 %.

 "Jika bantuan yang kita terima sebesar Rp104 miliar, itu berarti sekitar Rp50 miliar akan dipangkas,” katanya di Kantor Wali Kota, Kamis (16/4/2020).

 Rizal juga menjelaskan bahwa pemerintah provinsi  memangkas dana bagi hasil pajak kendaraan. Pemangkasan ini cukup besar sekitar  60 %.

 “Jika Target yang akan diterima dari bagi hasil pajak daerah sekitar Rp317 miliar lebih, ini akan dipangkas sekitar Rp194 miliar,” jelasnya.

Jadi total dana sekitar  Rp250 miliar,  akan dipangkas oleh  Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Padahal pemerintah kota sudah menyiapkan Rp240 miliar untuk penanganan di Kota Minyak.

“Ini tentu  memberatkan Pemkot Balikpapan karena lakukan perhitung, refocusing anggaran, tiba-tiba kita terima surat pemberitahuan baru dari Gubernur. Sehingga dilakukan lagi perhitungan baru oleh tim anggaran apakah masih bisa kita penuhi Rp 240 miliar ditambah memenuhi kebutuhan lain seperti banjir dan beberapa hal yang strategis lainnya,” tambah Rizal (tn).

 

 

BERAU-PT. Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS), sebuah perusahaan bergerak dalam mengelola channel fee, dipungut dari operator kapal. Pngelola channel fee tersebut untuk dialokasikan pada pengaturan lalu lintas pelayaran juga perawatan alur supaya aman dilayari.

Direktur PT. APBS, Donald Arifiyanto menerangkan, PT. APBS adalah penyelenggara konsesi dari Pelindo III