[Valid RSS]

Pasien Perempuan Berusia 35 Tahun Meninggal Dunia,Total Pasien Meninggal di Balikpapan 6 Orang

KabarIkn.Com-Balikpapan-Rabu(29/04/2020), Pemerintah Kota Balikpapan melakukan penyampaian perkembangan situasi penanganan wabah covid 19 di Balikpapan.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menjelaskan bahwa Pasien yang terkonfirmasi positif di Balikpapan untuk hari ini tidak ada dan mereka masih menunggu hasil test yang masih tersisa di BBLK Surabaya.

Diketahui kemarin di Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan ada 1 pasien PDP berjenis kelamin perempuan dan berusia 35 Tahun Meningal Dunia pada pagi hari tadi pukul 07.00. Hasil swab test tersebut baru dikirimkan dan belum diketahui hasil test tersebut.

Jadi, tercatat sudah ada 6 pasien yang meninggal di Balikpapan, 1 Pasien positif dan 5 Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ). Hari ini Pasien PDP di Balikpapan bertambah 2 Pasien, 1 Pasien dari ODP dan 1 Pasien sudah lama dirawat.

" Untuk pasien ODP di Balikpapan tidak mengalami banyak perubahan, pada saat ini Pasien ODP ada 689 pasien," Kata Walikota Balikpapan, Rizal Effendi.

Tadi pagi, Pemerintah Kota Balikpapan mendapat bantuan APD Asmat dari dua lembaga yaitu Para Dosen Stiepan, lalu Akademi Bahasa Asing ( ABA ) dan PT. Mitsubishi.

Rizal menambahkan bahwa besok Pemerintah Kota Balikpapan akan mendapat bantuan APD yang cukup besar dari Gerakan Peduli Corona Balikpapan yang dilakukan oleh para pengusaha pengusaha dan barangkali besok bantuan yang diterima nilainya bisa diatas satu miliar.

Beliau juga memohon kesabaran bagi warga Kota Balikpapan yang akan menerima bantuan sembako. Karena data yang masuk di Dinas Sosial dari laporan Kelurahan dan RT sekarang ini bertambah lagi jumlahnya mencapai melebihi jumlah yang telah dipersiapkan.

Ada 70.000 KK yang akan dibantu, ternyata kemarin data tersebut sudah mencapai 78.000 KK. Jadi, data tersebut harus di verifikasi terlebih dahulu oleh Dinas Sosial karena anggaran yang digunakan hanya untuk 70.000 KK.

Disisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Dr. Andi Sri Julianty kembali memberikan himbauan kepada masyarakat Kota Balikpapan bahwa jika ada gangguan kesehatan segera cek ke Fasilitas Kesehatan.

Mengenai PSBB, persiapan nya telah dilakukan dan waktunya nanti akan benar benar ditetapkan lagi.(tn)