Arzaedi :Agar Pedagang Ke UPT Untuk Mendapatkan Lapak Retribusi Tidak Sampai Rp 150 Perbulan
-
kabarikn.com

Kabarikn.com,Balikpapan-Masih banyaknya Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Pandansari yang masih berjualan di area Fasilitas Umum (Fasum) membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Balikpapan kembali melakukan penertiban. Pasalnya PKL pasar Pandansari ada yang tidak mendapatkan lapak atau petak di lantai 2 dan 3 di gedung pasar Pandansari.
Menanggapi Hal itu, Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan Arzaedi Rachman mengatakan, terkait keluhan pedagang yang mengaku tidak mendapat lapak di lantai 2 dan 3 Pasar Pandansari, pihaknya mempersilakan para pedagang untuk datang ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Pandansari Balikpapan.
Ia menjelaskan, nanti di UPT diarahkan masuknya dimana, di blok mana. Silakan ke kantor UPT, nanti ditunjukkan tempatnya. Saya bilang retribusinya tidak sampai Rp 150 ribu 1 bulan.
"Sampai saat ini yang baru mendaftar melalui UPT Pasar Pandansari ada 30 pedagang, tapi orangnya tidak ada kembali lagi. Jika ingin mendapatkan lapak atau kios di lantai 2 dan 3 Pasar Pandansari, bagi pedagang yang berjualan di luar pasar datang saja ke kantor UPT dengan membawa foto kopi KTP dan KK, nanti UPT menunjukkan lokasinya," kata Arzaedi Selasa (6/7).
"Datang saja ke kantor UPT dengan membawa foto kopi KTP dan KK, nanti UPT menunjukkan lokasinya di blok mana pedagang berjualan. Tapi bayar retribusi," ujarnya.
Terkait lapak yang berada di lantai 2 dan 3 Pasar Pandansari ada pemiliknya, Arzaedi membantah. Menurut Arzaedi, seluruh lapak yang ada di Pasar Pandansari adalah milik Pemerintah Kota Balikpapan.
Arzaedi menuturkan, kalau tempat yang kosong silakan. Makanya dari itu, sekarang ke UPT jangan katanya-katanya. Jadi kalau katanya-katanya repot. Datang saja ke UPT, nanti UPT akan menunjukan tempatnya dimana.
"Sepanjang petak atau lapak belum disewa, belum terisi akan disewakan. Yang jelas, lapak atau petak di Pasar Pandansari itu milik Pemkot Balikpapan. Kalau sudah ada yang menyewa tapi tidak ditempati, akan dilihat sewanya bayar atau tidak," pungkasnya.(tim)