[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan- Peringatan Hari Santri jatuh pada tanggal 22 Oktober setiap tahun. Untuk Peringatan Hari Santri Kota Balikpapan Tahun 2021 di meriahkan berbagai jenis lomba keagamaan. Dan selaku penyelenggara adalah PCNU Balikpapan. Demikian disampaikan Ketua Panitia Hari Santri Kota Balikpapan Ustadz Edi Purwanto kepada media ini Kamis (14.10.2021).

Menurut Ustadz Edi, peringatan hari santri kali ini mengambil tema "Santri Siaga Jiwa Raga", artinya agar dapat memberikan energi yang kuat bagi para santri. Jadi raga dan jiwa para santri harus benar-benar siap. 

Masih menurut Edi menjelaskan. Kegiatan perlombaan di mulai sejak tanggal 20 hingga 22 Oktober 2021. Dimana tanggal 20 diselenggarakan lomba Thafidz Al Qur'an, Mewarnai, Kali Grafi dan Pidato Kebangsaan. Untuk tanggal 21 khusus lomba Rebana bagi kaum wanita atau ibu-ibu.

Sedangkan puncak peringatan pada tanggal 22 Oktober 2021 diawali upacara di halaman Gedung Graha NU KM 4,5  Jl Soekarno-Hatta persisnya di simpang tiga Pasar Buton dengan Irup Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas'ud, SE. Dengan di hadiri Tokoh Ulama dan Umaro Kota Balikpapan di lagi hari. Sore hari Khotmil Qur'an dan malam Sholawat Kunta Dewa, atraksi Pagar Nusa, Istiqhotsah, Tahlil dan Do'a untuk para pendiri bangsa dan NU serta dimeriahkan pertunjukan Wayang Santri sampai pagi.

Awalnya peserta lomba melibatkan Pondok Pesantren, karena masih suasana pandemi Covid 19 dan masih berlangsung PPKM jadi para santri tidak bisa keluar pondok. Atas dasar ini lanjut Edi pihaknya tidak bisa melibatkan seluruh Santri TK/TPA dan MI yang ada di Kota Balikpapan.

Kabarikn.com,Balikpapan – Dalam rangka memperingati hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 02 Oktober 2021, Novotel ibis Balikpapan, hotel dibawah jaringan operator hotel terkenal yaitu Accor mengadakan acara bertajuk ‘Batik Showcase’ di area poolside lantai dua Novotel  Balikpapan. Sedikit berbeda dengan perayaan hari batik sebelumnya, pada perayaan Hari Batik Nasional kali ini, Novotel ibis Balikpapan menghadirkan konsep yang lebih lengkap dan sangat kental dengan karakteristik budaya Kalimantan.

General Manager Novotel ibis  Balikpapan menjelaskan “Batik Showcase ini merupakan gelaran seni yang memperlihatkan kekayaan dan keindahan budaya Indonesia khususnya dalam hal Kain Batik. 

Mulai dari proses pembuatannya (Demo Pembuatan Batik), pemakaiannya (Batik Fashion Show) hingga pemberdayaannya di masyarakat (UMKM Batik). 

Dalam gelaran acara Batik Showcase tersebut, para tamu dapat belajar membatik. Disediakan juga kesempatan bagi anak-anak hingga usia 12 tahun untuk berpartisipasi dalam lomba membatik menggunakan canting dan pewarna batik asli yang telah disediakan.

Kegiatan ini dilakukan guna menambah pengenalan dan rasa cinta terhadap kesenian dan budaya daerah. 

Tidak hanya demo pembuatan batik, ada juga serangkaian acara menarik yang berlangsung di area poolside Novotel Balikpapan. Acara tersebut seperti Batik Fashion Show, Tarian Dayak, Live Permainan Musik Sape dan ditutup dengan Tarian Kontemporer.

Gelaran acara Batik Showcase dari Novotel ibis Balikpapan ini pun kian meriah lantaran menggandeng beberapa komunitas seniman Kalimantan dan juga UMKM yang memang mempunyai kecintaan dan kreativitas yang tinggi terhadap batik nusantara, antara lain: KREKA, The Mini Boss, Batik Rumah Ampiek, Kampung Dayak Menari, Iwan Model Agency, Sanggar Seni Parahyangan dan Swaggy Waacky. 

Dalam program Batik Showcase ini sendiri, proses pembuatan batik yang dilakukan secara live bersama KREKA dan The Mini Boss, juga memanfaatkan linen OOO – out of order (linen yang tidak terpakai lagi) yang nantinya akan disulap menjadi kain dasar tempat pewarnaan batik. Hal ini sejalan dengan salah satu program Planet 21 Accor mengenai pemanfaatan  Ini Linen for Life serta sebagai bentuk pelaksanaan program Rediscover Indonesia yang memungkinkan para tamu tidak hanya sekedar menginap melainkan untuk menghargai alam, budaya, dan adat istiadat melalui empat pilar: kuliner, seni dan budaya, kebugaran dan kesehatan, serta destinasi.(**)

KabarIkn.com,Jakarta - Indonesia Digital Conference (IDC) yang diselenggarakan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) tahun 2021 akan merekam sejumlah inovasi dan penguatan ekonomi digital.

Ketua Umum AMSI Wenseslaus Manggut mengatakan IDC tahun ini berusaha merekam inovasi tersebut dan menyuguhkannya untuk khayalak ramai. Dia berharap para pembuat kebijakan dan pelaku industri bisa menemukan cara berkolaborasi yang efektif, saling menguntungkan, serta kian mempermudah kehidupan banyak orang.

“Pandemi ini benar-benar mempercepat penetrasi digital dalam setiap elemen kehidupan manusia. Semua hal tiba-tiba dilakukan secara nirkontak, dari urusan sosial, pendidikan, hingga urusan transaksi ekonomi,” kata Wens yang juga Chief Content Officer (CCO) Kapanlagi Youniverse.

Menurut Wens akselerasi digital dalam segala lini kehidupan terlihat pada begitu banyaknya inovasi teknologi dalam berbagai bidang.

Sekretaris Jenderal AMSI Wahyu Dhyatmika mengatakan IDC adalah sebuah acara tahunan yang  diselenggarakan sejak 2019.  IDC menjadi wadah berkumpulnya para pemimpin bisnis, pembuat  kebijakan, pelaku usaha, dan para profesional, untuk memotret perkembangan terkini dan masa depan Indonesia dari lensa digital.

IDC AMSI 2021 akan berlangsung bulan November. Ketua Panitia Pelaksana IDC 2021 Machroni Kusuma mengatakan sebagai langkah awal dalam kegiatan ini akan berlangsung Road to IDC tanggal 15 sampai 18 November, selanjutnya tanggal 24 dan 25 November.

Kegiatan Road to IDC selama tiga hari tersebut akan berlangsung di delapan provinsi. Di Sumatera Selatan, Road to IDC dengan tema Akselerasi Digital Pariwisata Sumatera Selatan. Di Kalimantan Timur: Digitalisasi UMKM, Solusi Jitu Membangkitkan Ekonomi Kalimantan Timur.

Lalu di Jawa Barat: Percepatan Ekonomi Desa Melalui Digitalisasi dan Jawa Tengah: Digitalisasi Pariwisata Karimunjawa.

Di Jawa Timur: Digitalisasi, Kunci Akselerasi Jawa Timur Bangkit dan Bali: Akselerasi Digitalisasi UMKM Bali. Kemudian di Sulawesi Selatan: Pemulihan Ekonomi Sulawesi Selatan Melalui Digitalisasi Pariwisata dan Sulawesi Utara: Akselerasi Digital KEK Pariwisata dan Dukungan Perbankan.

“Acara puncak IDC 2021 digelar tanggal 24 dan 25 November,” kata Roni yang juga Founder Beritaindonesia.link, Selasa (12/10/2021).

Menurut Roni tema utama IDC 2021 tentang “Lompatan Digital: Inovasi dan Akselerasi”  diambil karena Indonesia telah memasuki era jaringan seluler generasi kelima (5G). Ini menjadi sebuah lompatan besar bagi inovasi digital di Indonesia. 

Tak hanya itu, implementasi jaringan 5G juga menjadi momentum percepatan akselerasi transformasi digital. 

Era baru ini juga bakal membuka banyak peluang dan berdampak besar terhadap peningkatan produktivitas, penyerapan tenaga kerja, hingga penguatan ekonomi digital di dalam negeri. Oleh karena itu, momentum tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal, demi sebuah tujuan besar untuk memperkuat ekonomi nasional Tanah Air. 

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan menghubungi:

Machroni Kusuma (Ketua Panitia), HP: +62 877 0860 0066

Ramadhian Fadillah,  HP: +62 812 1228 3321

Verrianto Madjowa, HP: +62 812 9931 9030

Hesti, HP: +62 0812 9397 4993

KabarIkn.com,Balikpapan - Sebanyak 34 Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kota balikpapan mendapatkan Bimbingan Teknis Pemberdayaan Pekerja Sosial Masyarakat yang diselenggarakan oleh kementerian sosial pusat.Pembukaan kegiatan dilakukan senin 20/9 oleh Direktur PSPKKM Kementerian sosial.

Ketua IPSM Nasional DR.ir Giwo Rrubianto Wiyogo melaporkan bahwa kegiatan Bimbingan Teknis Pemberdayaan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dilaksanakan guna penguatan kelembahgaan PSM. “Selain itu juga untuk memberikan bekal pengetahuan kepada PSM tentang dasar-dasar praktik pekerjaan sosial.

Bimtek ini seharusnya di lakukan secara berjenjang bimtek pelatihan dasar yang di lakukan oleh kabupaten kota,bimtek pelatihan lanjutan yang di lakukan oleh Provinsi dan bimtek khusus yang di lakukan oleh kementerian Sosial.’lanjutnya.

Plt kasi pemberdayaan potensi dan sumber kesejahteraan sosial di Dinas Sosial Balikpapan Elvira Pinga Rossana mengatakan kepada semua PSM yang mengikuti zoom tersebut memberi semangat.

“Ikuti kegiatan bimtek Zoom ini dengan sebaik-baiknya sampai selesai  untuk menyamakan persepsi demi meningkatkan dan mengatasi permasalah kesejahteraan sosial masyarakat di kota Balikpapan, terlebih di masa pandemi. Terima kasih atas kontribusi dan lanjutkan pengabdian bapak ibu semua dalam mengabdi dan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat Kota kota balikpapan. Yakinlah apa yang bapak ibu lakukan selaku PSM adalah bagian dari ibadah.”ucapnya.

Ujang ali Rahmat selaku Ketua IPSM Kota Balikpapan menambahkan untuk meningkatakan kemampuan tenaga PSM yang menangani berbagai permasalahan sosial dan meningkatkan jejaring kerja antara PSM dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta memberikan motivasi PSM dalam membantu pemerintah terhadap penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Kota balikpapan ini.

Materi cukup padat di mulai dari senin sampai sabtu,alhamdulillah teman teman masi semangat untuk menyimak Bimtek membantu PSM memahami jati dirinya program-program apa yang tersedia, apa yang harus dilakukannya, dan sebagainya. Sehingga kerja-kerja PSM menjadi efektif, efisien dan profesional. “Hal ini tidak saja menjadi tolok ukur keberhasilan PSM sebagai individu atau IPSM sebagai wadah organisasi sebagai mitra Kementerian Sosial dalam memberikan layanan sosial,”pungkasnya. ( iful )

 

KabarIkn.com,Jakarta -- Kehadiran media sangat penting dalam memberikan informasi yang akurat, akuntabel, dan independen bagi masyarakat. Terlebih saat ini, ketika begitu banyak mis dan disinformasi yang beredar di media sosial sehingga memperparah polarisasi di masyarakat. Peran media krusial sebagai sumber rujukan (clearing house) di tengah banjir informasi tersebut.

Di sisi lain kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap media digital tidak seperti yang diharapkan. Berdasarkan laporan Digital News Report 2021 yang diluncurkan Reuters Institute, tingkat kepercayaan publik terhadap media secara rata-rata global meningkat selama masa pandemi dibandingkan periode sebelumnya, dari 44% menjadi 50%. Sedangkan tingkat kepercayaan publik Indonesia pada media ada pada angka 39%. 

Kepercayaan publik Indonesia ini masih lebih rendah dibandingkan publik di Hongkong, Malaysia, Jepang, Australia, Singapura dan Thailand. 

Karena itu Asosiasi Media Siber Indonesia melibatkan sekitar 50 perwakilan anggota dari berbagai wilayah dan pengurus, merumuskan panduan dan indikator kepercayaan media digital dengan menyelenggarakan pertemuan para pihak di Tangerang Selatan pada 8-10 Oktober 2021 dan lalu. Kegiatan yang sama akan dilakukan Makassar pada 15-17 Oktober 2021 mendatang. Kedua kegiatan tersebut terselenggara atas dukungan dari Internews dan USAID MEDIA.

Wenseslaus Manggut, Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia mengatakan langkah ini dilakukan agar kepercayaan publik terhadap media digital terus meningkat. “Sebagai penjaga demokrasi, kepercayaan publik bagi media online sangat diperlukan, karena hal itu juga berdampak pada aspek bisnis keberlanjutan (sustainability) media digital ke depan,” kata Wenseslaus Manggut di Jakarta, Senin (11/10).

Ia juga menambahkan langkah ini sejalan dengan upaya Kelompok Kerja Media Sustainability Dewan Pers untuk meningkatkan kualitas media digital. “Dewan Pers akan mengeluarkan regulasi baru agar ekosistem media digital semakin baik. Perumusan pedoman dan indikator ini merupakan jalan menyambut regulasi baru Dewan Pers tersebut,” ujarnya.

Berdasarkan riset berbagai lembaga di tingkat internasional  menunjukkan rendahnya kepercayaan publik pada media digital karena rendahnya pengetahuan publik tentang bagaimana cara kerja media, serta buruknya transparansi media. Karena itu proses perumusan indikator kepercayaan publik yang dilakukan AMSI juga mengundang organisasi masyarakat sipil dan agensi iklan yang selama ini aktif bersinggungan dengan media digital. 

Hadir saat pertemuan di Tangerang Selatan yaitu Siti Juliantari Rachman (Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch/ ICW). AMSI juga mengundang Wahyu Susilo (Direktur Eksekutif Migrant Care), Kepala Newsroom Kantor Sekretariat Presiden Widiarsi Agustina, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Aziz dan Managing Director Wavemaker Indonesia Amir Suherlan.  Mereka  menyampaikan pandangan dan masukan secara daring. 

Rencananya saat pertemuan di Makassar AMSI akan mengundang pemantik diskusi dari unsur perwakilan pemerintah lokal, pemerintah pusat, organisasi non pemerintah lokal serta akademisi  untuk menyampaikan indikator kepercayaan media digital berdasarkan perspektif masing-masing lembaga. “Kehadiran narasumber eksternal ini sebagai bentuk komitmen untuk mendengarkan masukan dari berbagai pihak. AMSI akan membentuk Tim khusus untuk merumuskan panduan dan indikator kepercayaan media digital ini,” kata Wahyu Dhyatmika menambahkan. 

Sementara itu Eric Sasono, Chief of Party Internews menambahkan Internews dan USAID melalui Program MEDIA menyampaikan mendukung upaya ini karena keberadaan media diperlukan untuk menjaga demokrasi. “Perumusan trust indicators ini menjadi cara untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus untuk mendukung model bisnis media digital,” ujarnya. ***

KabarIkn.com,Nunukan - Barang Bukti (Barbuk) penyelundupan ribuan Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) dari berbagai merk diterima KPP Bea Cukai TMP C Nunukan dari Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16/SBC/3 Kostrad di jalan Pelabuhan Baru, kecamatan Nunukan Timur, kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Senin (20/9/2021). 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC/3 Kostrad, Letkol Arh Drian Priyambodo, S.E., dalam rilis tertulisnya di Makotis Satgas, jalan Fatahilah, setelah mengikuti acara serah terima minuman mengandung Etil Alkohol (MMEA) barang hasil operasi/tangkapan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16/SBC/3/Kostrad selama periode bulan Januari hingga September 2021. 

Diungkapkan Dansatgas, barang-barang tersebut merupakan hasil tangkapan oleh anggota tiap Pos Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16/SBC pa di jalur-jalur lintas batas hingga jalur tikus wilayah cakupan Satgas. " Sebanyak 836 Kaleng, 870 Botol dan 11 Jerigen dengan jumlah 1026.55 Liter MMEA diamankan oleh Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC/3 Kostrad, ” ujar Dansatgas. 

Lebih lanjut dikatakan, penyerahan barang bukti dilakukan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Nunukan di JL. Pelabuhan Baru, Kecamatan Nunukan Timur, Kabupaten Nunukan, yang diserahkan langsung Dansatgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC, Letkol Arh Drian Priyambodo, S.E, bersama Pasi Intel Satgas Lettu Arh Bayu Sekti W, S.T.Han kepada Kepala KPPBC TMP C Nunukan Chairul Anwar. 

"Ratusan minuman keras berbagai merek diantaranya, Walton sebanyak 698 Kaleng @500ml, Beer Bintang 467 Botol @620ml, Guinness 191 Botol @620ml, Black Jack's 177 Botol @700ml, Arak 11 Jerigen @5 Liter, Brona 62 Kaleng @500ml, Diablo 48 Kaleng @500ml, Golden Ice Likeur 10 Botol @700ml, Hollan Beer 24 Kaleng @330ml, Prost Beer 11 Botol @620ml, Parakee Red Wine 2 Botol @3Liter, Chivas Regal 2 Botol @1Liter, Good Day 3 Botol @360ml, R&B Likeur 2 Botol @700ml, Arak Tradisional (Highland) 2 Botol @700ml, Mon's 4 Kaleng @330ml, Regal Likeur 1 Botol @700ml, Lemon's Beer 1 Botol @700ml, R&B Likeur 1 Botol @350ml merupakan hasil tangkapan oleh anggota Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC yang melakukan patroli wilayah beberapa bulan lalu," terang Dansatgas. 

Dijelaskan pula, salah satu tugas Satgas Pamtas di wilayah perbatasan membantu aparatur kewilayahan dalam mencegah masuknya barang-barang ilegal ke wilayah NKRI 

“Satgas Pamtas akan selalu berkoordinasi terus dengan instansi terkait, guna memperkecil angka penyelundupan barang ilegal di wilayah perbatasan, dengan memperketat serta patroli di jalan tikus perbatasan,” terangnya. 

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Nunukan, Chairul Anwar mengungkapkan bahwa apa yang telah dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC sangat berkontribusi membantu tugas pokok Bea Cukai dalam upaya mencegah masuk dan menyebarnya minuman keras serta barang ilegal lainnya ke wilayah Indonesia. 

Dikatakan juga, bahwa miras tidak hanya berdampak kepada perorangan tetapi juga sangat merugikan negara karena masuk ke Indonesia tidak sesuai dengan prosedur dalam pelaksanaan kegiatan barang-barang ilegal, lebihnya lagi dalam kehidupan sosial, serta merupakan faktor penyebab terjadinya tindak kejahatan. 

"Kami juga sangat terbantu dengan kegiatan yang dilakukan Satgas, salah satunya patroli untuk mencegah terhadap peredaran barang ilegal di wilayah perbatasan, sehingga mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan,"  tutur Chairul Anwar. 

“Terima kasih atas kerja sama yang dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC/3 Kostrad dalam mencegah peredaran barang ilegal yang masuk ke Indonesia melalui jalan tidak resmi, serta kami (KPPBC) setelah acara serah terima ini, akan laksanakan pendataan dan pemusnahan barang MMEA,” tutup Chairul.

Kabarikn.com,Balikpapan- Klub lari lintas alam Balikpapan Hash House Harriers (BHHH) menggelar acara bersih-bersih pantai, Minggu 10/10 pagi. Puluhan hasher (sebutan pelari lintas alam ala hash) memunguti sampah di sepanjang Pantai Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera), Klandasan, dan mengumpulkannya di kantong-kantong plastik. 

“Ini wujud syukur kami dan kita semua karena keadaan Balikpapan yang semakin baik setelah dua tahun ini menghadapi keterbatasan akibat wabah COVID-19,” kata Pentil Merah, panitia acara. 

Balikpapan kini berada di Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 di mana masyarakat sudah diizinkan beraktivitas terbuka di tempat umum walaupun masih harus dalam protokol kesehatan yang ketat. 

Hujan lebat yang turun di awal pukul 07.00 sempat menunda kegiatan. Namun begitu hujan reda, para hasher berdatangan di Monpera dan langsung beraksi. 

Mereka membagi orang menjadi dua kelompok besar, satu bergerak ke utara hingga pagar tembok proyek reklamasi Sea View dan satu lagi ke selatan hingga muara parit besar Prapatan. Selama aksi juga bergabung para pengunjung Monpera dan turut mengumpulkan sampah di pantai. 

Menjelang siang, terkumpul 30 kantong sampah, atau lebih kurang 100 kg plastik, kertas, dan lain-lain. 

“Satu pickup penuh,” kata Outhouse, hasher senior dan lama menjadi Grand Master (GM) BHHH. Sampah dari laut dan pantai itu kemudian dibuang ke TPS Prapatan. 

Menurut Pentil Merah, kegiatan ini merupakan kegiatan selingan BHHH dan dijadwalkan digelar sebulan sekali dengan berpindah-pindah tempat. 

“Bulan depan kami gelar di Pantai Manggar,” ujarnya. 

Klub lari lintas alam Balikpapan Hash House Harriers berdiri sejak Juli 1975. Pada awalnya para pelari, termasuk para pendirinya, adalah para ekspatriat yang bekerja untuk perusahaan-perusahaan jasa pengeboran minyak. Namun kemudian keanggotaannya meluas dan siapa saja yang gemar berolahraga lari lintas alam dan secara hash, boleh bergabung.

“Secara hash itu maksudnya antara lain kita berlari mengikuti tanda yang sudah ditentukan. Jadi larinya dalam jalur tertentu,” jelas PG, ekspatriat asal Prancis yang . Panjang trek atau jarak tempuh bervariasi, mulai dari terpendek 6 km hingga 12 km lebih. Sesuai namanya lari lintas alam, maka sebagian besar trek mengikuti bentang alam, naik turun bukit, menempuh semak belukar dan kebun dan hutan, menyeberang parit dan sungai atau memintas rawa. 

“Yang menyenangkan, setiap minggu, jalurnya berpindah-pindah sehingga treknya selalu berbeda. Itu bikin kita tidak pernah bosan,” kata Aci dan Mimi, yang selalu hadir di mana pun BHHH lari.( ***/nv)

Kabarikn.com,Balikpapan-Kegiatan Sertifikasi Uji Kompetensi Sertifikasi Tagana yang hari ini Senin 20/9 dilaksanakan secara Virtual ( Zoom ) Meeting dilaksanakan Oleh 3 Propinsi yaitu Kalimantan Timur dengan jumlah peserta 188 orang, Kalimantan selatan dengan jumlah peserta 200 orang, dan Propinsi Kalimantan Utara 25 orang.

Total peserta kelas VI berjumlah 413 Orang.

Koordinator Tagana Balikpapan M Bahrul Nur, mengatakan sebelum pelaksanaan uji kompetensi, pihak Kemensos memberikan materi bimbingan teknis Tagana kelas VI secara daring dan 38 anggota Tagana Balikpapan mengikuti Zoom ini dengan antusias Diharapkan seluruh anggota Tagana Balikpapan akan lulus kompeten dan mendapat sertifikasi dari pihak Kemensos, sebagai bukti bahwa Tagana Balikpapan mampu dalam penanganan kebencanaan,” 

jelas Kepala Seksi Perlindungan Korban Bencana Dinas Sosial Balikpapan Teguh Wijanarko S.Sos Sangat mendukung kegiatan ini 

“Materi yang terima dalam uji kompentensi ini tentunya semua berkaitan dengan cara dan teknis  penanganan saat kami bertugas  di daerah bencana.,”.ujarnya

Ia menambahkan,” Untuk materi ada empat obyek yang harus di kuasai oleh setiap angota yakni PB, LDP, manajemen logistik dan KSB.” Materinya meliputi penanggulangan bencana, layanan dukungan psikososial dan pembentukan kampung siaga bencana. itu semua materi yang kami terima dan harus di kuasai lewat uji kompentensi ini.” Tuturnya ( iful/* ) 

Editor : tri