[Valid RSS]

Foto : Kepala SMP Negeri 1 Bontomarannu Kab.Gowa , Nurdin Palalang S.pd.Msi

Kabarikn.com,Gowa - SMP Negeri 1 Bontomarannu dari jumlah siswa 976 sudah di vaksin 629 suatu pencapaian lebih dari 50% ujar kepala sekolah smp negeri 1 Bontomarannu " Nurdin Palalang Spd.Msi diruang kerjanya Jum'at (3/9/21).

Nurdin juga mengatakan mengenai siswa yang renggang mau di vaksin ada beberapa faktor diantaranya kurangnya informasi yang benar akan hal mengenai hal azas manfaat vaksin tersebut, terhadap orang tua siswa tersebut,mereka datang umur siswa tersebut belum cukup 12,6 thn kebawah,ada kebijakan satu bulan berikutnya,kemudian baru bisa menjalankan vaksin,"jelasnya.

Menurunya adanya pola pikir atau manset orang tuanya tersebut harus di Edukasi lebih persuasif secara kekeluargaan dalam arti pendekatannya  secara humanis,"terangnya

Nurdin juga  mengatakan bahwa informasi vaksin secara nasional tanggal 6 - 9 - 2021, gaunnya vaksin dimulai sementara di kab. Gowa starnya lebih awal memulai vaksin karena di fasilitasi oleh Bin," pungkasnya. (irwan syam)

Foto : Kepala SLB Negeri Balikpapan Mulyono S.pd,MM

Kabarikn.com Balikpapan -Meskipun memiliki keterbatasan kebutuhan khusus Neisha Alfira Safitri (12) siswi SMP Kelas 7 Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Balikpapan berhasil menyabet juara I, pada ajang Olahraga Bola Bocce tingkat SLB  se- Provinsi Kaltim 2021

Kepala SLB Negeri Balikpapan Mulyono S.pd MM, membenarkan hal tersebut. Ia mengaku bangga melihat peserta didik dari SLB memiliki bakat dibidang non akademik. Dimana Neisha ini akan kembali berlaga mewakili provinsi Kaltim di tingkat Nasional,

“Ini suatu kebanggaan Kota Balikpapan makanya kita fokus memberikan perhatian lebih kepada siswa penyandang disabilitas. Untuk persiapan maju ke tingkat Nasional, Neisha akan dibimbing oleh guru penjas, dan akan kita berikan sarana prasana,  Semoga Naisha nanti bisa juara di tingkat Nasional,”ungkapnya, Senin (30/8/2021)

Foto : Neisha Alfira Safitri Merebut Juara 1 Lomba Membaca Puisi HUT RI 76

SLB Negeri Balikpapan selalu mengembangkan program, yaitu dengan pembelajaran diawali dari list asesmen mencakup kebutuhan anak masing-masing dan itu dipegang tenaga pendidik yang sudah berkompeten dibidangnya, dan pembelajaran sesuai dengan bakat minat anak-anak,”imbuhnya.

“Saya harap kedepan sekolah berprestasi dimanapun baik reguler ataupun sekolah khusus seperti SLB, itu memerlukan partisipasi orangtua, itu penting sekali. Karna sekolah berprestasi didukung oleh orangtua, ada tiga pilar yaitu sekolah, siswa, dan orangtua. Nah ini baru bisa mewujudkan sekolah berprestasi, apalagi anak-anak yang kita bina ini adalah anak berkebutuhan khusus,”tuturnya.

Proses pembelajaran SLB, sambungnya mengacu sesuai Kurikulum berlaku, dengan Kurikulum yang sudah di modivikasi dengan Kurikulum PLK (Pendidikan Layanan Khusus) panduanya dari direktur PLK untuk membuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) mengacunya pada sekolah-sekolah umum, tapi disekolah khusus ini sesuai dengan ketunaan," jelasnya (tri)

Foto : Ketua AJI Balikpapan , Teddy Rumengan

Kabarikn.com,Balikpapan-Sengketa ketenagakerjaan antara belasan pekerja dengan perusahaan media di Balikpapan hingga kini tak jelas penyelesaiannya.  

Untuk diketahui, sebanyak 19 pekerja media cetak lokal Balikpapan melakukan mogok kerja pada Oktober 2020 lalu. 

Mogok kerja itu lantaran adanya keputusan dari manajemen yang tak transparan, tidak adil dan menyengsarakan para pekerja. 

Perusahan media tersebut melakukan pemotongan gaji dengan alasan pandemi sebesar 40 persen dan pemangkasan tunjangan hari raya (THR). Pemotongan gaji bahkan dilakukan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu ke pekerja. 

Mogok kerja itu berlanjut ke demosi oleh perusahaan ke sebanyak 19 pekerja. Sejumlah jurnalis dan redaktur dimutasi menjadi cleaning service hingga loper koran. 

Ujung dari sengketa ini sebanyak 19 pekerja dipecat oleh perusahaan dengan alasan telah mangkir, meski mogok kerja telah diatur dalam Pasal 137 UU 13/2003. 

Beberapa mediasi dilakukan termasuk difasilitasi dengan Disnaker. Namun beberapa kali mediasi dan bipartit, kedua belah pihak tak menemui kata sepakat. Karenanya, AJI Balikpapan mengeluarkan lima poin pernyataan sikap: 

1. AJI mendesak Disnaker Balikpapan bekerja secara profesional dan segera mengeluarkan surat anjuran 

2. AJI mendesak Balikpapan Pos membayar pesangon belasan pekerja media di Balikpapan Pos yang dipecat sepihak, sesuai ketentuan

3. Kebijakan demosi terhadap sejumlah pekerja media di luar kompetensi merupakan pelecehan terhadap profesi khususnya jurnalis, dan bertentangan dengan UU Pers Nomor 40 Tahun 1999

4. Tindakan pemecatan sepihak terhadap belasan pekerja media di Balikpapan Pos bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan. Mogok kerja adalah hak bagi setiap pekerja dan diatur dalam Pasal 137 UU 13/2003. 

5. Atas pesangon yang belum dibayar, serta pelanggaran terhadap UU Pers, dan UU Ketenagakerjaan, AJI mendesak Disnaker memberikan teguran keras ke Balikpapan Pos,"jelas Ketua Aji Balikpapan Teddy Rumengan.(*)

KabarIkn.com,Balikpapan - Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke - 76 , Sekolah Luar Biasa ( SLB ) Negeri Balikpapan mengadakan lomba secara virtual bagi murid - murid di SLB.

Lomba yang diadakan secara virtual ini antara lain adalah lomba menulis ,  lomba baca puisi , lomba bernyanyi , lomba melukis dan lomba lain yang tidak harus dilakukan dengan cara tatap muka . Lomba ini tentunya dapat menggali kreatifitas anak murid SLB Negeri dan semangat dalam memperingati hari kemerdekaan juga dapat meningkatkan jiwa patriotisme.

Kepala Sekolah SLB Negeri Balikpapan , Mulyono menyampaikan lomba olahraga di tingkat provinsi yang diikuti oleh murid SLB Negeri beberapa waktu lalu merupakan Seleksi Keterampilan Olahraga Nasional yang dilaksanakan juga secara virtual . Lomba olahraga yang diikuti yaitu lomba Boce atau melempar bola dengan jarak yang sudah ditentukan dan diikuti oleh murid Tuna Netra ,kemudian lomba melempar bola kasti , tenis meja , bulu tangkis , basket , lompat jauh dan tolak peluru.

" Alhamdulillah kita mendapatkan 4 Medali emas antara lain Neisha Alfira Safitri mendapatkan juara 1 lomba boce dan semua murid yang mendapat juara ini akan lanjut lomba ke tingkat nasional. Kemudian ada juga juara lempar kasti , tolak peluru ," Kata Kepala Sekolah SLB Negeri Balikpapan Mulyono saat ditemui di ruang kerjanya , Senin ( 30/08/2021 ).

Saat ini masih ada waktu untuk anak anak SLB Negeri berlatih dan setelah ada informasi dari pusat prestasi untuk keterampilan olahraga nasional anak berkebutuhan khusus nanti akan diinformasikan kembali dan anak - anak tuna netra tetap akan dilatih.

" Kita menargetkan supaya bisa menang disana , karena jarang Kalimantan Timur mendapatkan juara untuk anak kelas tuna netra apalagi di cabang olahraga. Lomba tingkat nasional ini masih menggunakan daring , guru dan murid membuat video langsung pada saat pertandingan ," pungkasnya. (tri)

KabarIkn.com,Jakarta - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dengan dukungan Google News Initiative dan Cek Fakta menyelenggarakan Training Literasi Berita (News Literacy) bagi publik, mahasiswa, akademisi, dan jurnalis. Training ini diselenggarakan di 10 wilayah yaitu: Kalimantan Barat, Aceh, Maluku-Maluku Utara, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Papua-Papua Barat. 

Irfan Djunaidi, Wakil Ketua II AMSI dalam sambutan pembukaan training perdana literasi berita yang dimulai di Kalimantan Barat ini menyampaikan pelatihan ini diselenggarakan dengan harapan para  peserta dapat mengidentifikasi informasi yang berdasarkan fakta dan yang tidak sesuai fakta. “Saat ini kondisi memang tidak mudah karena banyaknya berita atau informasi yang bercampur (fakta dan bukan fakta) dengan tujuan tertentu,” katanya, Rabu (1/9).

Meski demikian ia mengharapkan peserta dari pelatihan daring ini, ke depannya dapat terlibat dalam gerakan melawan informasi bohong (hoaks). “Kemampuan memverifikasi informasi yang benar sangat bermanfaat bagi masyarakat. Karena itu diharapkan peserta dapat terlibat menahan laju sebaran hoaks atau informasi bohong, yang saat ini dampaknya cukup besar, dan merusak sendi-sendi sosial, bahkan mempengaruhi kebijakan,” katanya. 

Sedangkan Irene Jay Liu, News Lab Lead Google Asia Pacific (APAC) melalui video pengantar menyampaikan pentingnya keterlibatan semua pihak melawan mis-informasi.  Ia berharap pelatihan ini dapat membantu masyarakat mengidentifikasi informasi tersebut benar berdasarkan fakta atau hanya fiksi.

“Terlebih di era pandemi, jika kita tidak dapat membedakan antara informasi yang benar dan fiksi, itu bisa menjadi masalah hidup dan mati. Apalagi informasi tersebut adalah informasi penting yang akan menjadi pertimbangan untuk mengambil keputusan penting bagi keluarga yang mereka cintai,” ujarnya.

Sebelumnya AMSI telah mentraining 20 jurnalis dari media anggota AMSI sebagai trainer Literasi Berita dan kemudian menyelenggarakan training bagi publik ini. Pada kedua  training tersebut, AMSI mengadopsi kurikulum yang dirumuskan oleh Masato Kajimoto, Associate Professor di University of Hong Kong. 

Melalui video pengantar, saat pembukaan training yang diikuti lebih dari 30 peserta ini, pendiri Asian Network of News and Information Educators (ANNIE) tersebut mengatakan kurikulum ini lebih dari sekedar materi membongkar fakta. “Tapi kurikulum ini juga membahas hal lain yang merupakan bagian dari literasi berita,” ujarnya. 

Materi yang akan diterima peserta mencakup di antaranya dampak media sosial terhadap pemahaman publik pada informasi, mewaspadai efek makna ganda pada efek visual atau foto berita dan lain-lain. Peserta akan menerima 7 materi terkait literasi berita. 

Hingga akhir September, AMSI menargetkan setidaknya 300 orang dari berbagai unsur mendapatkan pemahaman terkait isu ini. 

Narahubung:

Irfan Junaidi, Wakil Ketua II AMSI +62 815-6275-092

KabarIkn.com - Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Ruas Balikpapan-Samboja (Seksi 1 dan Seksi 5) dalam kunjungan kerja ke Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa (24/8/2021) sore waktu setempat.

Dengan beroperasinya dua seksi terakhir tersebut, maka jalan tol Balikpapan-Samarinda yang merupakan jalan tol pertama di Pulau Kalimantan tersebut akan beroperasi secara penuh.

"Ini capaian yang patut kita syukuri karena kita ingin pembangunan infrastruktur itu tidak hanya terpusat di Pulau Jawa saja atau di Pulau Sumatra tapi juga merata ke pulau-pulau yang lain," ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya saat peresmian yang berlangsung di Gerbang Tol Manggar, Kota Balikpapan.

Presiden Jokowi pun berharap keberadaan jalan tol ini dapat membantu menciptakan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Kalimantan Timur dan juga memperbaiki jaringan logistik yang lebih efektif dan efisien.

"Sehingga akan memperbaiki daya saing kita, utamanya komoditas-komoditas yang diproduksi di Provinsi Kalimantan Timur sehingga akses semakin lancar dan bisa menurunkan biaya logistik," imbuhnya.

Selain itu, keberadaan jalan tol sepanjang 97,27 Km tersebut juga diyakini akan membantu meningkatkan daya saing produk-produk ekspor yang dimiliki Provinsi Kalimantan Timur.

"Sehingga menjadikan ekonomi di Provinsi Kalimantan Timur semakin efisien dan semakin kompetitif," ucap Presiden.

Untuk diketahui, jalan tol Balikpapan-Samarinda terbagi menjadi lima seksi, yakni Seksi 5 Ruas Manggar-Karang Joang (10,74 km), Seksi 1 Ruas Karang Joang-Samboja (21,66 km), Seksi 2 Ruas Samboja-Muara Jawa (30,98 km), Seksi 3 Ruas Muara Jawa-Palaran (17,30 km) dan Seksi 4 Palaran-SS Mahkota II (16,59 km).

Turut hadir mendampingi Presiden dalam peresmian tersebut adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, dan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur. 

Balikpapan, 24 Agusutus 2021

Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden 

Website: https://www.presidenri.go.id

YouTube: Sekretariat Presiden

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Nyaris setahun perselisihan hubungan industrial antara salah satu perusahaan media cetak lokal dengan belasan karyawannya tak kunjung tuntas. Hal ini membuat para pekerja mendatangi kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan pada Selasa (31/8). 

Para pekerja mempertanyakan sejauh mana progress penanganan perselisihan oleh Disnaker. Sebab pihak Disnaker dinilai cukup lamban dalam menangani persoalan perselisihan pekerja dengan perusahaan. 

"Kami datang kesini karena sudah cukup sabar menunggu, hampir setahun sudah masalah ini belum tuntas. Kami hanya ingin kejelasannya saja sudah sampai dimana prosesnya," ujar Rusli, Ketua Serikat Buruh Media Balikpapan. 

Para pekerja pun disambut oleh sejumlah pejabat hubungan industrial Disnaker Kota Balikpapan untuk memberikan penjelasan. Permasalahan para pekerja media cetak lokal di Balikpapan ini disebut-sebut menjadi prioritas utama untuk segera diselesaikan mengingat permasalahan ini sejak tahun 2020. Pihak Disnaker meminta para pekerja memaklumi lantaran Mediator HI yang menangani sebelumnya meninggal dunia dan permasalahan kasus ini dinamikanya cukup kompleks. Saat ini ditindaklanjuti oleh Mediator HI lainnya yang ditunjuk oleh Kadisnaker.

"Berkasnya sudah kami telusuri, ada 9 perselisihan hubungan industrial yang perlu ditindaklanjuti untuk dikeluarkan Surat Anjuran. Untuk permasalahan ini menjadi prioritas utama karena sudah lama" ungkap Kepala Seksi Persyaratan Kerja Disnaker Kota Balikpapan Husnul Hotimah didampingi Kepala Seksi Pencegahan dan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Yemmy Hendrawan Putra, dan Kepala Seksi Kelembagaan Hubungan Industrial dan Kesejahteraan Tenaga Kerja Kasma Ervina Haida.

Husnul mengatakan pihaknya akan menyelesaikan permasalahan para pekerja media ini semaksimal mungkin, diharapkan pekerja bersabar dan memaklumi. Hanya saja pihak Disnaker tidak dapat memastikan waktu surat Anjuran dapat diterbitkan.

"Saya tidak menjanjikan secara pasti kapan dapat diselesaikannya surat anjuran, tapi kami berupaya maksimal dan memprioritaskan. Karena penyelesaian surat Anjuran ini juga pesan dari Kepala Dinas agar segera diselesaikan permasalahan pekerja media ini," ungkapnya. 

Untuk diketahui, sebanyak 19 pekerja media cetak lokal Balikpapan ini mogok kerja pada bulan Oktober 2020 lalu. Mogok kerja dilakukan lantaran puncak dari adanya keputusan dari manajemen yang tak transparan, tidak adil dan menyengsarakan para pekerja. Seperti melakukan pemotongan gaji dengan alasan pandemi sebesar 40 persen dan pemangkasan Tunjangan Hari Raya (THR). Pemotongan gaji ini dilakukan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu ke pekerja. 

Mediasi pun dilakukan termasuk difasilitasi dengan Disnaker. Namun beberapa kali mediasi dan bipartit, tidak menemui jalan keluar atau kesepakatan. Alhasil para pekerja maupun perusahaan tinggal menunggu anjuran dari Disnaker yang saat ini sedang dalam proses analisa oleh pihak Disnaker. (*)

KabarIkn.com - Presiden Joko Widodo meninjau langsung sodetan akses jalan menuju rencana ibu kota negara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur. Sodetan akses tersebut berlokasi di Jalan Tol Balikpapan-Samarinda KM 14 yang dilewati Presiden dalam perjalanan dari Kota Samarinda ke Kota Balikpapan pada Selasa, 24 Agustus 2021.

"Kita melihat ini melihat lebih detail lagi karena untuk membangun ibu kota baru yang paling penting adalah infrastruktur menuju ke sana dulu untuk nanti membawa logistik," ujar Presiden di lokasi.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 15.33 WITA dan tampak didampingi oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Ketiganya tampak berdiskusi seraya melihat peta dan meninjau langsung dengan teropong.

"Tadi saya dengan Pak Menhan dengan Pak Menteri PUPR untuk melihat secara detail juga. Tadi kita diskusi mengenai kira-kira di mana pelabuhan, di mana _airport_. Kalau kita melihat ke lapangan seperti ini akan lebih mudah. Itu saja," lanjutnya.

Menhan Prabowo menyampaikan saran kepada Presiden bahwa lokasi calon IKN merupakan lokasi yang strategis. Menurutnya, harus ada keberanian untuk memindahkan ibu kota sehingga bisa memisahkan pusat pemerintahan dari pusat ekonomi.

"Kita harus ada keberanian untuk memindahkan ibu kota, memisahkan pusat pemerintahan dari pusat keuangan, perdagangan, industri," ungkap Menhan.

Menhan menilai, pemindahan ibu kota negara sudah disiapkan dengan matang melalui berbagai studi dan pertimbangan. Untuk itu, pihaknya juga mendukung rencana tersebut untuk diteruskan.

"Saya kira ini saya sangat mendukung, saya menyarankan kepada Presiden bahwa kita harus teruskan Pak, begitu saran saya, dan Menteri PU juga sudah meyakinkan bahwa ini memang persiapannya sudah sangat matang," jelas Menhan.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, menyebut bahwa pemerintah dan masyarakat Kalimantan Timur berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas penetapan titik simpang sodetan ke arah IKN. Menurutnya, akses tersebut nantinya akan memberikan kecepatan bagi mobilitas masyarakat dari Kota Balikpapan dan Samarinda ke arah ibu kota negara.

"Kalau dukungan pemerintah daerah pasti sudah sangat kami lakukan kepada masyarakat bersama-sama. Kawasan ini adalah kawasan hutan dan lahan negara, jadi tidak ada masalah dengan lahan," ujar Gubernur Kalimantan Timur. 

Balikpapan, 24 Agustus 2021

Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden 

Website: https://www.presidenri.go.id

YouTube: Sekretariat Presiden