[Valid RSS]

Charles: Konvensi Media Siber Mengambil Tema Standar Perusahaan Pers 

Kabarikn.com,Samarinda-Konvensi Media Siber yang diselenggarakan insan Pers Kalimantan Timur, Sabtu (8/1/2022), menghadirkan Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers, M Agung Dharmajaya.

"Iya. Pak Agung sudah mengkonfirmasi ke Samarinda pagi hari, memenuhi undangan panitia menjadi narasumber dalam konvensi media siber," ucap ketua panitia, Charles Siahaan, Kamis (6/1/2022).

Konvensi Media Siber merupakan salah satu kegiatan dari acara "Outlook Pers Kaltim 2022". Selain konvensi, diadakan pula pertemuan tokoh-tokoh pers lintas generasi dengan tajuk; "Wartawan Legend Bedapatan".

Saat acara "Wartawan Legend Bedapatan" diisi dengan acara Haul mendoakan Wartawan Kaltim yang sudah meninggal dunia. Kemudian ada juga acara deklarasi kalangan pers agar salah seorang tokoh pers Kaltim, yakni Almarhum Oemar Dachlan dicalonkan sebagai Pahlawan Nasional.

"Pada malam puncak itu nanti ada pemberian penghargaan kepada Kapolda Kaltim dari PWI. Ini penghargaan karena selama tahun 2021 lalu Polda dan jajarannya di seluruh Kaltim konsisten menegakkan undang-undanga nomor 40 tahun 1999 tentang pers, jika terjadi sengketa pers," ucap Uchok, panggilan dari Charles Siahaan.

KONVENSI MEDIA SIBER

Ide menggelar konvensi media siber muncul setelah melihat dinamika pertumbuhan media siber di Kaltim yang saat ini diperkirakan telah mencapai 170 media. Sebagian media-media online itu belum bergabung dalam organisasi pers seperti Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) atau AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

Dari sekitar 170 media online di Kaltim umumnya juga belum terverifikasi oleh Dewan Pers. Bahkan baru beberapa media saja. 

"Uniknya. Meski media-media siber ini belum memenuhi syarat undang-undang pers maupun aturan dewan pers, mereka bisa menyedot APBD melalui kontrak-kontrak kerjasama pulbikasi," ujar Charles.

Dari fenomena pertumbuhan pers itu acara Konvensi Media Siber mengambil tema; Standard Perusahaan Pers. Selain menghadirkan narasumber penting dari Dewan Pers, panitia juga mengundang Kepala Dinas Kominfo Kaltim HM Faisal dan Sekretaris DPRD Kaltim M Ramadhan. 

Narasumber lain adalah para ketua organisasi perusahaan media siber di Kaltim, yaitu M Sukri (Ketua JMSI Kaltim), Rahman Amin (Ketua SMSI Kaltim) dan Sumarsono (Ketua AMSI Kaltim). 

Sedangkan peserta acara konvensi media siber panitia mengundang seluruh kepala dinas Kominfo kabupaten/kota se Kalimantan Timur dan seluruh Sekretaris DPRD kabupaten/ kota se Kaltim. 

"Para pemred media online, cetak dan televisi. Termasuk para wartawannya, silakan hadir," ucap Charles. #

KabarIkn.com,Balikpapan - Minggu ( 05/12/2021 ) , Karang Taruna Kota Balikpapan melaksanakan kegiatan puncak Bulan Bakti Karang Taruna Tahun 2021 yang dilaksanakan di Swiss Bell Hotel , Balikpapan.

Adapun rangkaian dalam kegiatan ini , Karang Taruna Kota Balikpapan memberikan penghargaan kepada pengurus Karang Taruna Kecamatan dan Kelurahan yang paling aktif juga pengurus Karang Taruna Berprestasi di tingkat kelurahan.

Ketua Karang Taruna Kota Balikpapan , Ir Muhaimin MT menyampaikan pemberian penghargaan tersebut bertujuan agar dapat memberikan motivasi dan semangat bagi para pengurus Karang Taruna yang lain agar terus berkiprah di masyarakat dan membantu tugas sosial ke masyarakatan.

" Kita juga mensosialisasikan kegiatan hidroponik , sosialisasi tentang jurnalistik dan peraturan terkait dengan Karang Taruna," ujarnya.

Muhaimin berharap peserta dari siswa siswi SMA/SMK yang mengikuti kegiatan ini bisa menjadi penyambung saat mereka terjun ke Karang Taruna sehingga telah dibekali dari awal kegiatan mengenai organisasi Karang Taruna.

" Harapannya pada tahun 2022 nanti pengurus Karang Taruna dapat lebih kompak , lebih exis dan kita bisa terus berkiprah untuk membantu masyarakat. Kita juga berharap bisa semakin banyak menggaet anak - anak usia muda untuk bergabung dalam organisasi Karang Taruna," pungkasnya.

Sementara  Wali kota Balikpapan Rahmad Mas'ud dalam sambutannya mengatakan salah satu kunci sukses pembangunan di daerah partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program pembangunan yang telah disusun,termasuk dalam hal pemberdayaan masyarakat peran penting Karang Taruna dan generasi muda dalam membina serta mengbangkan lingkungan khususnya dalam bisang sosial masyarakat sangatlah penting.

Bulan bakti Karang Taruna merupakan momen penguatan integritas Karang Taruna yang ada di tingkat Kabupaten atau Kota.perlu diingat kembali  bahwa Karang Taruna adalah organisasi swadaya masyarakat yang tumbuh dari oleh dan untuk masyarakat sehingga kehadirinnya agas membawa manfaat kepada masyarakat,' jelas Rahmad.

" Atas nama pemerintah kota Balikpapan saya menyambut baik dilaksanakannya kegiatan  sosialisasi keorganisasian  Karang Taruna sekaligus kegiatan pelatihan jurnalistik,hidroponik,dan UMKM/Koperasi,saya yakin kegiatan-kegiatan inovatif seperti ini dapat meningkatkan semangat peserta dalam berkarya pasca beberapa waktu lalu kita terpaksa mealksanakan pembatasan sosial akibat pandemi covid-19,"tutupnya. ( tri )

KabarIkn.com,BALIKPAPAN-Lima orang pekerja pemasangan tiang internet di Jalan Syarifuddin Yoes, BSCC Dome Balikpapan Kalimantan Timur, tersengat aliran listrik tegangan tinggi, pada Selasa (4/1) sekitar pukul 17.00 Wita. Akibat kejadian itu, salah satu dari kelima korban tewas. Kelima pekerja tersebut merupakan PT. Cahaya Ceria Cemerlang.

Koordinator Lapangan PT Cahaya Ceria Cemerlang Kota Balikpapan, Lutfi mengatakan, bahwa saat itu pihaknya ingin melakukan pemasangan tiang internet. Namun cuaca lagi tidak baik (Hujan). Maka pihaknya menunggu saat cuaca mulai terang.

"Saat cuaca mulai cerah pihaknya mulai melakukan pemasangan tiang internet. Namun naas, kejadian yang kami inginkan terjadi, para pekerja kami mengalami sengatan listrik. Hingga menewaskan salah satu pekerja kami," ujarnya saat dikonfirmasi oleh awak media di Cafe Baca, Rabu (5/1).

Ia menjelaskan, pekerja saya sudah melakukan pekerjaan dengan baik dan mengunakan safety dengan baik. Namun kejadian di lapangan tidak berjalan dengan baik. Sehingga menyebabkan kejadian yang tidak dinginkan tersebut terjadi.

"Setiap pekerjaan yang kami kerjakan sudah sesuai dengan SOP perusahaan, kami juga selalu melakukan koordinasi sebelum melakukan pekerjaan serta selalu mengingatkan kepada pekerja selalu berhati-hati dalam melakukan pekerjaan," imbuhnya. 

Dia menuturkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban dan diselesaikan secara kekeluargaan. Alhamdulillah semua berjalan lancar dan baik dan pihak perusahaan siap bertanggung jawab atas musibah yang terjadi kepada para korban.

Dirinya menambahkan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali, pihaknya akan melakukan pekerjaan dengan lebih hati-hati lagi, dan selalu mengikuti SOP yang telah ditetapkan oleh perusahaan.(**)

Foto : Ketua Karang Taruna Kota Balikpapan , Ir.Muhaimin MT

Kabarikn.com,Balikpapan-Karang Taruna Kota Balikpapan akan menggelar Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) Tahun 2021 di Swiss-Bell Hotel Balikpapan pada hari Minggu (5/12/2021). Acara dihadiri oleh Wali kota Balikpapan Rahmad Mas'ud,Dinas Sosial Balikpapan,Ketua MPKT Kota Balikpapan, Dinas Koperasi UMKM dan  Perindustrian Balikpapan.

Ketua Karang Taruna Balikpapan Ir Muhaimin MT mengatakan bahwa program acara yang dilaksanakan antara lain berupa penyerahan  penghargaan pada karang taruna  berprestasi dan teraktif, dilanjutkan dengan pemberian bantuan  kepada Veteran,acara sosialisasi keorganisasian Karang raruna,pelatihan Hidroponik dan pelatihan jurnalistik

" Acara tersebut akan di buka langsung oleh Wali kota Balikpapan sekaligus sambutan kegiatan Bulan Bhakti Karang Taruna ke-61," jelas Muhaimin.

Menurutnya  sebanyak 100 peserta yang mengikuti pelatihan terdiri dari Anggota Karang Taruna, pelajar SMA/SMK se- Balikpapan, untuk  pembagian  sembako 60 paket diperuntuk untuk keluarga Veteran.

Bulan Bhakti Karang Taruna ke 61 Tahun 2021 sekaligus untuk menentukan program kegiatan pada Bulan Bhakti Karang Taruna (BBKT) 2022.

Muhaimin berharap pengurus Karang Taruna Kota Balikpapan dan Karang Taruna Kecamatan, Kelurahan mampu mensosialisasasi informasi penting tetap menjalankan protokol kesehatan,pada saat beraktivitas dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

" Dengan dukungan Karang taruna Balikpapan untuk menjadi garda terdepan dalam penanggulangan percepatan pencegahan dan memutus mata rantai sebaran covid-19 sehingga diharapkan covid-19 di Balikpapan secepatnya berakhir," pungkas Muhaimin.(Beny)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Muhammad Ikrar Galang Nusantara menerima SK Plt Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Balikpapan, Rabu, (22/12/2021) di Samarinda. 

Hal ini disampaikan Galang, panggilan akrabnya saat tiba di Balikpapan didampingi Sekretaris, Said Abdilah dan Bendahara Joya Marcyella Seven Jon. 

Galang menyampaikan, SK DPD KNPI Balikpapan yang diterimanya memadatkan untuk segera menggelar Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Balikpapan dalam tiga bulan kedepan. 

"Sk yang diterima berbunyi, mempersiapkan penyelenggaraan Musda KNPI Balikpapan, berkoordinasi dengan OKP peserta dan pemilik suara," katanya, Kamis (23/12/2021). 

Ia menjelaskan, SK dan amanah yang diterimanya diberikan langsung oleh Ketua DPD KNPI Kalimantan Timur (Kaltim), Tito Sugiarto di Samarinda. 

"Saya sampaikan, terkait KNPI yang lain itu bukan domain dan kapabilitas saya mengomentari. Yang saya ketahui saat ini di Provinsi Kaltim ada bang Tito, dari Ketua KNPI Pusat itu bang Abdul Aziz," ucap Galang. 

"Dan Abdul Aziz ketua KNPI Pusat yang mempunyai SK Kemenkumham. Dimana SK Kemenkumham sejauh ini yang hanya ada satu yaitu kepada Abdul Aziz di Pusat," sambung Galang. 

Pasca menerima SK Plt Ketua DPD KNPI Balikpapan, Galang akan bergerak cepat untuk berkoordinasi menyelenggarakan Musda KNPI Balikpapan. 

Pengusaha Muda ini mengaku sedang berkoordinasi dengan OKP dan senior-senior KNPI Balikpapan untuk mendapatkan arahan selanjutnya. 

Selain itu, ia juga bakal berkeliling untuk mendatangi petinggi daerah. 

"Kita juga akan mendatangi Wali Kota Balikpapan, Ketua DPRD, unsur-unsur Forkompinda, Polresta, Dandim dan bila diperlukan bersilahturahmi dengan badan yudikatif seperti Kajari atau Pengadilan," tandasnya. 

Ia juga berharap OKP dapat bergabung, mengingat KNPI Balikpapan adalah rumah bersama Pemuda-Pemuda Balikpapan. 

"KNPI ini rumah, di dalamnya banyak kamar kosong. Kita siapkan untuk OKP, jadi silahkan masuk terbuka lebar kita sama sama jaga rumah ini," ucap Galang. 

Galang juga menekankan bahwa amanah yang diterimanya hanyalah Plt Ketua DPD KNPI Balikpapan yang ditugasi untuk menggelar Musda secepatnya. 

" Amanah saya menyelenggarakan Musda dan rangkul OKP. Tapi jika ada yang tanya apakah saya nanti akan maju mencalonkan di Musda, yah saya ingin maju di Musda," kata Muhammad Ikrar Galang Nusantara. (tri)

KabarIkn.com,Balikpapan - Melalui proses pemilihan demokrasi yang harmonis akhirnya Sukirno terpilih menjadi Ketua DPC Hipakad Balikpapan Masa Bakti 2021-2026, di Markas Komando DPD Hipakad Kaltim Bermoral & Bermartabat Balikpapan Kota, Rabu (1.12.2021).

Dalam pemilihan tersebut Sukirno berhasil memperoleh suara terbanyak pertama, Taufik Djohan  suara terbanyak kedua dan Kusnadie suara terbanyak ketiga. Dengan demikian Taufik Djohan secara langsung menduduki posisi Sekretaris dan Kusnadie sebagai Bendahara.

Dalam sambutannya Sukirno mengatakan terima kasih atas amanat yang diberikan untuk menjadi Ketua DPC Hipakad Balikpapan. Dan berharap kerja sama yang harmonis harus benar-benar di terjalin.

Masih menurut Sukirno menambahkan. Dengan terpilih dirinya berharap dapat mendata potensi Anak Kolong di Balikpapan. Memberikan sumbangsih kepada Pemkot Balikpapan dengan jalurnya. Dapat bersinergi dengan ormas-ormas lain serta mendukung sesuai dengan kapasitas berbagai macam kegiatam dari Pembina.

Kepada DPD Hipakad Kaltim berharap adanya dukungan dan pembinaan serta terbukanya komunikasi tanpa batas sehingga komunikasi internal tidak terhambat.

Sementara itu Penerima Mandat Pembentukan DPC Hipakad Balikpapan Taufik Djohan mengatakan. Selanjutnya KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) terpilih akan menyusun struktur organisasi bersama dengan Tim Formatur. Dan direncanakan dalam waktu 1 minggu ini semua akan rampung.

"Secepatnya kami akan menyusun struktur organisasi bersama dengan Tim Formatur. In Shaa Allah dalam minggu ini juga semua akan rampung, "ungkap Taufik Djohan. (edy)

KabarIkn.com, Jakarta – Stempel hoaks pada karya jurnalistik yang dikeluarkan aparat menjadi sorotan dalam Indonesia Fact-checking Summit 2021. Hal itu diangkat dalam sesi berjudul “Menggugat Monopoli Kebenaran dalam Stempel Hoaks: Siapa yang Bisa Memeriksa Fakta”. 

Para pembicara yang hadir yaitu Gaib Maruto Sigit, Ketua Departemen Hukum dan Advokasi Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Caroline Damanik (Wakil Redaktur Pelaksana Kompas.com), Nuril Hidayah (Ketua Komite Litbang Mafindo). 

Gaib Maruto Sigit mengatakan label hoaks tidak bisa diberikan secara serampangan. “Apalagi terhadap karya jurnalistik yang telah melalui proses verifikasi lapangan dan dikeluarkan oleh media kredibel,” ujarnya Kamis, 16 Desember 2021.

Ia menekankan, “Yang bisa memberikan penilaian dari karya jurnalistik adalah Dewan Pers bukan instansi lain.” Ia pun menekankan agar media yang memiliki conflict of interest dengan kepentingan bisnis, tidak melakukan pemeriksa fakta pada karya jurnalistik media lain. 

Tidak hanya soal stempel hoaks. Konten mis-disinformasi kerap beredar lebih cepat dan luas dibandingkan konten terverifikasi. Media massa serta pengecek fakta, yang memverifikasi konten, harus memiliki prioritas dan strategi distribusi yang tepat agar hoaks tersebut padam seketika. 

Pembahasan ini mengemuka dalam diskusi daring sesi dua bertajuk, “Format dan Pola Distribusi Konten Cek Fakta: Mengapa Konten Verifikasi Kalah Viral dari Hoaks?”,  rangkaian Indonesia Fact Check Summit 2021 ini. Hadir dalam diskusi sesi dua ini Aribowo Sasmito (Co-founder and Fack Check Specialist Masyarakat Anti Fitnah Indonesia), Wydia Angga (Producer Podcast Cek Fakta KBR), dokter Adaninggar Prima Nariswari (Youtuber/Tiktoker dengan kontek cek fakta), Fritz V. Wongkar (Tim Cek Fakta TV-Kabar Makassar), serta penanggap dari Google Indonesia, Arianne Santoso.

Fritz beserta rekan-rekannya di Kabar Makassar memilih format tayangan video via Youtube guna menangkal penyebaran hoaks sejak tiga bulan lalu. Publik dapat mengaksesnya via channel Kabar Makassar. Mereka sengaja memilih Youtube karena platform daring ini memiliki pengakses tertinggi di Indonesia, setidaknya berdasarkan survei HootSuite-We Are Social pada Januari 2021. 

“Saat ini di newsroom kami hanya ada tujuh orang, jadi nanti ke depan, harapannya bisa lebih banyak (sumber daya),” ujar Fritz yang berencana menggelar pelatihan ke kampus-kampus agar bisa menjaring pengecek fakta potensial di wilayahnya. 

Kolaborasi pengecek fakta yang tergabung di Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) dengan Radio KBR memilih format suara dalam pembongkaran hoaks. Konten mereka itu ditayangkan setiap Senin dengan durasi 15 menit lewat siniar (podcast). Konten yang sama juga disiarkan secara daring via laman KBR.ID. “Saat ini sudah ada 173 episode, setiap episode membahas lima hoaks,” kata Wydia dari KBR. 

Pemilihan lima hoaks itu berdasarkan ranking hoaks yang paling riuh dari temuan Mafindo. Aribowo memaparkan, kerjasama yang terjalin pasca Media Summit 2018 silam itu mulanya menggunakan format siaran namun semenjak pandemi berubah format karena pembatasan interaksi secara langsung dengan pengecek fakta di KBR. 

“Kami ambil lima hoaks dengan engagement tertinggi dari pantauan Mafindo karena itu yang engagement-nya tertinggi, berarti jadi sorotan masyarakat,” imbuh Wydia seraya menambahkan penyebaran via siniar lebih mudah dibandingkan siaran radio yang sifatnya berlalu begitu saja. 

Berdasarkan pengalamannya, konten bernada negatif dan berkaitan dengan isu politik merupakan yang paling sering muncul untuk dibahas dalam siniar Cek Fakta yang dikelola KBR. “Konten yang diplintir itu lebih sulit untuk dijelaskan karena terkadang publik menganggap foto atau videonya tidak dimodifikasi,” terang Aribowo.

Guna mensosialisasikan pentingnya menghentikan penyebaran hoaks, Aribowo dan Wydia memilih menyematkan jargon-jargon yang mudah diingat lewat siniar dan siaran. Misalnya, semboyan sharing yang penting bukan yang penting sharing, care with what you share. “Yang paling sering juga jaga emosi, tahan jari, verifikasi sebelum dibagi,” tambah Aribowo. 

Dokter spesialis penyakit dalam, Adaninggar Prima Nariswari tergerak membuat konten cek fakta karena dirinya merasa semasa pandemi kerap beredar informasi yang menyesatkan di berbagai media sosial. Konten-konten menyesatkan itu semakin viral jika pesannya disampaikan oleh pejabat publik atau public figure. “Saya memilih buat meluruskan dari lingkungan terdekat dulu,” kata Adaninggar.

Sementara itu pada sesi ketiga, narasumber banyak menyoroti soal peredaran iklan digital (programmatic ads) dari perusahaan teknologi digital yang kontennya memuat informasi palsu. Kondisi ini memprihatinkan karena pada sisi lain, media daring memerlukan pemasukan. 

Guna mengatasi kondisi tersebut, para pemantik serta penanggap dalam diskusi bertajuk “​​Membersihkan Iklan Digital (Programmatic Ads) di Media Online dari Potensi Mis/Disinformasi” mendorong perlunya menciptakan ekosistem bisnis yang sehat. Media tetap menjaga kualitas dengan menayangkan iklan yang mematuhi kode etik periklanan dan tidak menyebarkan kebohongan. 

Pemantik dalam diskusi ketiga ini, masing-masing, Fakhrurrodzi Baidi (CEO Riauonline.co.id), Moch. Rifki (Head of Publisher Development MGID Indonesia), Heru Margianto (Managing Editor Kompas.com), serta penanggap Denia Isetianti (warganet yang kontennya digunakan tanpa izin dalam pariwara daring), dan FX. Lilik Dwi Mardjianto (Dosen Program Studi Jurnalistik Universitas Multimedia Nusantara).

Heru menyatakan, pihaknya memutus kerjasama dengan MGID Indonesia karena konten-konten programmatic ads dari perusahaan tersebut kental dengan hoaks. Pelatih pengecek fakta ini memberikan contoh konten iklan produk penurun berat badan yang menggunakan foto hasil comotan dari internet dan narasi yang difabrikasi. 

Pengiklan membalut produknya dengan cerita fiksi terkait temuan produk penurun berat badan hingga 15 kilogram dalam satu pekan oleh Rini Kusumastuti. “Yang brutal, sampai-sampai (konten dibuat seolah-olah) Menteri Sosial Risma memberikan penghargaan dan mendukung produk itu,” tegas Heru sembari menegaskan hasil pengecekan fakta tidak menemukan informasi soal temuan perempuan tersebut tidaklah benar adanya.  

Alih-alih memutus kerjasama dengan MGID, pengelola programmatic ads, Fakhrurrodzi Baidi menyatakan, pihaknya terus memberikan kritik dan masukan kepada MGID. “Kami kirim via email kepada mereka. Kalau tidak membaik juga maka kredibilitas media juga ikut memburuk. Kalau begitu mungkin kami akan putus kerjasama sementara,” kata Fakhrurrodzi menambahkan.

Menyoal praktik buruk programmatic ads tersebut, Lilik Dwi Mardjianto mengusulkan agar pengiklan, agensi periklanan, perusahaan penyedia teknologi iklan, serta publisher atau media berkolaborasi guna membahas penyelesaiannya. “Ini klise dan pasti lama,” ujar Lilix.

Pihak media, sambung Lilix, mau tidak mau perlu melakukan terobosan dengan mengedepankan prinsip konten aman baru memikirkan profit. Bisa dengan membentuk tim guna verifikasi konten programmatic ads. Selain itu mengedepankan kerjasama dengan perusahaan teknologi yang mengutamakan kualitas konten iklan. 

Dewan Periklanan Indonesia juga perlu memastikan seluruh penyelenggara periklanan tunduk pada etika pariwara Indonesia. Prinsip swakrama yang dasarnya dibentuk oleh komunitas periklanan itu sendiri perlu dipegang teguh. “Sudah ada anjuran agar pelaku periklanan melakukan konfirmasi ulang jika menemui informasi yang diduga tidak benar atau tidak tepat,” tambah Lilix.

Menanggapi berbagai kritikan tersebut, Moch. Rifki sebagai perwakilan MGID mengaku sudah melakukan pembenahan bertahap ke manajemen dan tim kontennya. Mereka juga memanfaatkan piranti verifikasi serta pengecekan informasi secara manual guna mengeliminir konten-konten iklan yang diduga disinformasi. 

“Di internal kami lakukan edukasi untuk mekanisme advertorial yang benar. Kepada manajemen juga kami sampaikan edukasi terkait pendekatan kepada market Indonesia ada hal-hal yang penting diperhatikan dari sisi konten,” tutur Rifki yang menggunakan skema High Safety Ranking kepada iklan-iklan yang masuk ke MGID dari pengiklan. 

Korban dari penggunaan konten di media sosial yang tidak bertanggungjawab untuk pariwara, Denia Isetianti mengapresiasi media massa dan MGID yang menyatakan permohonan maaf secara terbuka usai memuat foto tanpa izin dibalut narasi yang tidak benar. 

Warganet bisa mengikuti langkah Denia dengan mengirimkan somasi kepada media massa jika ada foto atau dokumen elektronik miliknya tanpa izin. “Yang jadi catatan saya adalah ketika iklan (yang memuat foto saya) sudah diturunkan, ada lagi iklan dengan foto orang lain. Itu harus diperhitungkan lebih lanjut (oleh media massa) karena jika dipermasalahkan ke polisi dan gugatan pasti panjang urusannya. Denda paling banyak Rp12 miliar dan pasalnya tidak mengharuskan ada kerugian (dari pelapor),” kata Denia. 

Hari ini total peserta yang menghadiri tiga sesi diskusi terfokus mencapai 425 peserta. Rangkaian diskusi dan training Indonesia Fact-checking Summit 2021 masih akan berlangsung hingga Senin, 20 Desember 2021. Pendaftaran FGD dan training silakan mengisi link https://bit.ly/PendaftaranFGDIndonesiaFactCheckingSummit2021. Link Google Meet akan dikirim otomatis pada link yang didaftarkan. Sedangkan pendaftaran webinar silakan mengisi link bit.ly/DaftarWebinarFact-CheckingSummit2021 link otomatis akan dikirim ke email yang didaftarkan. ***

KabarIkn.com,Jakarta – Pandemi Covid-19 yang menerpa sepanjang hampir dua tahun tidak menyurutkan pertumbuhan periklanan digital di Indonesia. Hal ini disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate. Menurutnya, adopsi interaksi digital di masa pandemi mengalami peningkatan menjadi 58% di bulan Juli tahun 2020 dari 20% di tahun 2017 lalu.

"Tren digitalisasi turut mendorong periklanan di ruang digital. Peningkatan layanan digital selama pandemi mencapai 21 juta orang, sehingga pasar periklanan makin bergeliat di Indonesia," kata Johny saat menjadi pembicara kunci Indonesia Digital Conference (IDC) 2021 yang ini diselenggarakan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) secara virtual ini, Kamis (25/11).

Menkominfo mengemukakan bahwa peningkatan ruang digital di Indonesia wajib diselingi dengan regulasi yang jelas dan komprehensif, khususnya dalam hal perlindungan data pribadi bagi konsumen atau masyarakat Indonesia. Selain terdapat Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik, pemerintah tengah menyusun Rancangan UU Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP).

"Seiring berkembangnya teknologi, tengah disusun produk hukum yang komprehensif, payung hukum utama perlindungan data pribadi di Indonesia, yaitu RUU PDP," katanya.

Sejalan dengan itu, pemerintah akan membuka ruang kerja sama dengan stakeholder lain seperti akademisi, pelaku industri, masyarakat hingga media. Johny mengatakan kolaborasi ini penting agar layanan digital di Indonesia semakin terkoneksi dan maju. "Periklanan digital di masa depan perlu beradaptasi secara menyeluruh dan ada pendekatan baru ke masyarakat," tambahnya.

Di forum yang sama, Ads Privacy Lead Google Asia Pacific Mike Katayama menyambut baik kolaborasi antar stakeholder yang diutarakan Menkominfo. Menurut Mike, regulasi yang baik dipercaya dapat mendorong pertumbuhan layanan digital dan konsistensi bisnis. Sejalan dengan itu, pelaku industri harus membaca teliti regulasi dan menjalankan bisnis dengan tetap menghargai privasi data.

"Akhirnya, kita bisa menemukan standar baru untuk perilaku, standar baru untuk teknologi tidak hanya digunakan untuk Google tapi untuk semuanya. Sehingga sektor bisnis dan pemerintah dapat bekerja sama," kata Mike dalam sesi kedua IDC bertema "Era Baru Digital Advertising Pasca Regulasi Perlindungan Data".

Pada sesi yang sama Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk., Ririek Adriansyah mengatakan keberadaan RUU PDP sangat penting dan perlu diatur dengan sempurna. Menurutnya, data analytical sangat bermanfaat bagi pemerintah. Di sisi lain perlindungan data peribadi perlu diatur, sehingga tidak merugikan salah satu pihak. "Saya rasa kita perlu mencari titik temu yang optimal, dengan tetap melindungi data pribadi dan secara positif melindungi data pribadi masyarakat," kata Ririek.

Managing Director Wavemaker Indonesia Amir Suherlan mengatakan pelaku industri harus memahami dengan perlindungan data pribadi. Untuk itu, pelaku industri perlu didorong untuk menemukan format baru dalam hal penggunaan data. "Saya yakin kita sudah mulai belajar cari alternatif lain. Karena concern perlindungan data ini sudah dimulai di negara lain jauh lebih awal," katanya.

Hal senada juga diutarakan CEO Trans Corporation Atiek Nur Wahyuni. Menurutnya bisnis media dan entertainment di pasar global meningkat sebesar 4,2%. Bahkan di Indonesia, peningkatannya lebih signifikan yakni mencapai 9,6%. Seiring dengan hal itu, Trans Media juga concern terhadap perlindungan data pribadi.

"Karena data adalah sebuah aset besar yang berguna dan tentu harus digunakan dengan bijak dan baik. Perlindungan data bagi konsumen juga menjadi prioritas kami dalam menjalani bisnis," ujarnya.

Diskusi yang berlangsung selama lebih dari dua jam ini dimoderatori Ketua Indonesia Digital Association (IDA) Dian Gemiano dan host Bella Fawzi.  Puncak IDC AMSI 2021 yang berlangsung 24-25 November ini dibuka Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto. AMSI menghadirkan pembicara utama Wakil Menteri Perdagangan Jerry, Menteri Kesehatan Budi Gunadi dan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate. 

Ketua Panitia IDC 2021 Machroni Kusuma mengatakan IDC merupakan kegiatan akbar AMSI diharapkan pada tahun 2022 bisa diselenggarakan lebih besar lagi melibatkan seluruh wilayah perwakilan AMSI di Tanah Air. Hingga November ini AMSI memiliki perwakilan 23 wilayah yang meliputi 25 provinsi dengan anggota mencapai 372 perusahaan media online.  

Puncak IDC AMSI 2021 yang berlangsung dua hari ini terselenggara berkat dukungan dari Google, Astra, PT. BNI (Persero) Tbk., Bank Raya, PT. PLN (Persero), PT. Pertamina (Persero), bank bjb, PT. Bank Central Asia Tbk., PT. Bank Pembangunan Daerah Bali, Bank Jatim, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Bali Mall, Kedai Tiga Nyonya Palembang, Bankaltimtara, MS Glow. **