[Valid RSS]

Foto : Pengurus PB HMI Lantik Pengurus HMI Cabang Paser 2021-2023

Kabarikn.com,Tana Paser - Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Paser mengungkapkan agar PB HMI tidak segan segan mengkritik pemerintah. 

Dalam kegiatan pelantikan  yang dihadiri oleh PB HMI, Ketum HMI Cabang Paser beserta pengurus dilantik pada periode 2021-2023 yang dilaksanakan di Hotel Kyriad, Sabtu Malam dihadiri oleh Staf ahli kesejahteraan pemerintah daerah, MD Kahmi Paser dan sejumlah elemen organisasi cipayung. 

Ketum Cabang HMI Paser Lian Sari dalam kesempatannya meminta agar PB HMI beserta pengurus PB HMI lainnya agar melakukan kritik terhadap pemerintah baik persoalan agama, ekonomi, hukum dan sosial dan isu isu strategis lainya. 

"Kita minta agar pengurus PB yang hadir malam ini agar tidak diam dan tidak segan dalam mengkritik pemerintah pusat, tolong sampaikan juga pada PB HMI lainnya," kata Lian Sari saat memberikan sambutan pertamanya sebagai Ketum HMI Cabang Paser, Sabtu (19/2/2022) malam. 

Lian Sari yang menamatkan pendidikannya sebagai sarjana pendidikan agama Islam itu juga mengajak pada semua pengurus dan organisasi cipayung agar bersama sama memberikan kontribusi yang nyata dalam pembangunan ibu kota negara (IKN) yang diletakkan oleh Presiden Jokowi. 

"Sudah waktunya HMI dan mahasiswa miliki peran penting, karena kritik dan saran sudah menjadi kewajiban kita bersama sebagai negara yang memegang asas demokrasi," terangnya. (ar)

Kabarikn.com,TANA PASER-Direktorat Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan (Binalatvogan) Kemnaker RI, menyosialisasikan program pelatihan vokasi dan pemagangan (PVP)  di Kabupaten Paser. 

Sosialisasi  yang dibuka Bupati Paser diwakili Sekda Katsul Wijaya bertempat di Gedung Awa Mangkuruku, Kamis (17/02/2022) ini, bertujuan menyebarluaskan informasi seputar upaya pemerintah dalam meningkatkan kompetensi SDM Indonesia.

Hadir sebagai nara sumber koordinator Binalatvogan Subandi, Kepala Dinas Ketenaga kerjaan Propinsi Kaltim, Kepala BLK Kaltim dan Kadis Ketenaga Kerjaan Paser.

Sosialisasi  PVP diikuti sejumlah pimpinan  OPD, Jajaran Camat serta sejumlah kepala desa dan berbagai unsur stakeholder.

Yang menarik, seperti sambutan yang disampaikan Direktur Bina Latvogan Muhammad Ali yang dibacakan koordinator Binalatvogan Subandi, mengangkat isu meningkatkan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja agar siap menghadapi dunia kerja, dapat bersaing, dan memiliki produktivitas yang tinggi di Kabupaten Paser sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN).

Yang menarik, pelatihan vokasi dan pemagangan ini, juga dilakukan pembentukan Forum Pemagangan Kabupaten Paser Tahun 2022. 

Sumber : humas Paser

Kabarikn.com,Tana Paser – “Semoga kita dapat meningkatkan standar layanan publik sehingga dapat kembali ke zona hijau”, harap Sekretaris Daerah Katsul Wijaya saat mewakili Bupati Paser membuka workshop penyusunan Standard Pelayanan Publik (SPP) di ruang rapat Sadurengas, Selasa (15/2).

Hal ini diungkapkan Katsul mengingat berdasarkan hasil Penilaian Kepatuhan Ombudsman terhadap Pemenuhan Standar Pelayanan Publik tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Paser berada pada zona kuning. Penilaian tersebut menurun dari sebelumnya yaitu tahun 2019 Kabupaten Paser berada pada zona hijau.

Katsul  pun berharap dengan mengikuti workshop dapat memberikan pencerahan dan perbaikan bagi SPP . “Dengan mengikuti workshop ini bisa menjadi pencerahan dan perbaikan terhadap peningkatan pemenuhan standard pelayanan publik serta peningkatan penilaian kepatuhan terhadap pemenuhan standard pelayanan publik di Kabupaten Paser”ujarnya.

Selain itu peserta juga diharapkan dapat berperan aktif untuk memperoleh informasi yang dapat digunakan untuk melakukan evaluasi pada masing-masing Perangkat Daerahnya. “Untuk itu, kiranya Narasumber Ibu Ria Maya Sari dapat membagi seluruh ilmu dan pencerahannya kepada kami agar nantinya kualitas pelayananpublik, daerah kami dapat berada di zona hijau” tambahnya.

Acara dilaksakankan secara luring dan daring guna memutus mata rantai di masa covid-19 yang mulai meningkat dalam beberapa pekan ini. Meskipun dilaksanakan secara prokes yang tetap diharapkan kegiatan ini meningkatkan kwalitas terhadap standard pelayanan dilingkungan Pemerintah Kabupaten Paser.

Asisten Administrasi Umum Murhariyanto menekankan melalui Bagian Organisasi akan ada pemantauan progress pemenuhan  standard pelayanan kepada perangkat daerah  dan diharapkan PD sudah menyusun standard pelayanan.

Turut hadir yang mewakili Inspektur Inspektorat, Kabag Organisasi M Arief Meydiastono, Para camat dan perwakilan Puskesmas se Kabupaten Paser. 

Sumber : Humas Paser

Kabarikn.com,TANA PASER- Bupati Paser diwakili Sekda Paser Katsul Wijaya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi pelatihan vokasi dan pemaganga Binalatvogan Kemnaker RI.

Ini menurut Sekda,  sebagai wujud komitmen  bersama baik itu pemerintah daerah, BUMN/BUMD dan swasta dalam upaya menciptakan SDM berkualitas yang siap kerja.

Karena itu lanjut Sekda, tidak dapat di pungkiri, sejak Pandemi melanda, banyak sektor terpukul karenanya, yang akhirnya berimbas pada pengurangan tenaga kerja. 

“Namun demikian, kondisi tersebut juga membuat masyarakat berpikir keras dan belajar serta melihat berbagai peluang untuk terus bertahan yang akhirnya menuntut terciptanya ide-ide kreatif dan menjadikannya inovasi,” kata nya.

Jika melihat perkembangan perekonomian sekarang yang secara perlahan mulai terlihat membaik seiring dengan program vaksinasi yang dilaksanakan, pemerintah tentu  berdampak signifikan terhadap berbagai sektor, termasuk terhadap kebutuhan tenaga kerja.

“Oleh karena itu, menurut kami kegiatan hari ini patut mendapat apresiasi sebagai komitmen kita bersama dalam upaya menciptakan SDM berkualitas yang siap pakai dan siap terjun ke dunia kerja,” sebut Katsul.

Ditambah lagi dengan ditetapkan IKN Nusantara di Kalimatan Timur, tentu sebagai daerah yang terletak disekitarnya segalanya harus di persiapkan, termasuk dalam hal ketenagakerjaan. 

“Putra putri daerah Kalimantan Timur khususnya Paser harus mampu bersaing dan jangan sampai hanya jadi penonton saja dalam semua tahapan pembangunan IKN.

Kami harap, melalui kegiatan sosilasasi ini semua pihak turut berkontribusi terutama perusahaan untuk menyediakan program pemagangan kerja,” tandas Katsul. 

Sumber : humas Paser

Kabarikn.com,TANA PASER-Penataan kawasan Pasar Panyembolum Senaken  untuk menghilangkan kesan kumuh dinilai belum maksimal setelah dilakukan revitalisasi beberapa bagian. 

Diantaranya adalah kawasan pedagang sayur sementara atau kawasan penampungan, dan untuk menata kawasan tersebut, tahun ini Pemkab Paser menganggarkan Rp8 miliar.

Karena pembangunan lapak dikawasan pasar penampungan akan direalisasikan tahun 2022 ini, maka seluruh pedagang yang ada akan direlokasi dilahan kosong yang berada di bagian belakang atau berdekatan blok pedagang ikan.

Untuk mematangkan kepindahan ratusan pedagang sayur ini, Wabup Paser Hj Syarifah Masitah Assegaf, Selasa (15/02/2022) pagi meninjau kawasan yang akan ditempati pedagang dan termasuk lahan penampungan.

Melihan kehadiran Wabup Masitah, puluhan pedagang sayur dan beberapa bahan pokok ini, langsung menghadang rombongan Wabup, dan sejumlah pedagang melontarkan nada protes, dan momohon bisa  ditempatkan dilahan parkir yang ada.

Meskipun ratusan pedagang  menolak ditempatkan dikawasan yang ditetapkan, namun  kehadiran Wabup bersama Kadis Perindakop Hairul Saleh, Kabid Perdagangan Zainal Ilmi dan Kepala UPTD Pasar Arsat, melalui pendekatan dan dialog, akhirnya pedagang bersedia pinda kekawasan yang ditetapkan. 

“Kami siap pindah ibu Wabup, tapi harus semuanya, dan tidak ada yang diistimewakan,” kata puluhan pedagnag.

Menurut Wabup Masitah, kepindahan ini hanya sementara. Karena pada tahun 2022 ini, Pemkab Paser menganggarkan pembangunan lapak dilokasi yang ada saat ini.

Tehadap permohonan dilokasi parkir, Wabup Masitah mengaku tidak dapat dilakukan. Mengingat lahan parkir untuk mobil tahun ini akan dilakukan penataan dengan alokasi anggaran Rp400 juta.

“Untuk parkir motor juga tidak bisa kita iyakan. Kalau kedua lokasi itu ditempati, meskipun sementara, dimana lokasi parkir,” kata Masitah.

Lalu Wabup berharap para pedagang untuk  pindah ke lokasi yang sediakan. “Para  pedagang tidak usah  takut tak ada warga yang berbelanja. Nanti kita tata dan akses masuk warga kita atur,” ucap Masitah. 

Sumber : humas Paser