[Valid RSS]

Kabarikn.com,Balikpapan - Senin (13/9/2021) , Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Balikpapan menghadiri rapat yang dilaksanakan oleh Komisi III DPRD Balikpapan terkait rencana kegiatan perubahan 2021.

Kepala Dinas Pekerjaam Umum ( PU ) , Andi Yusri Ramli menyampaikan bahwa dalam rapat anggota dewan komisi III meminta presentase progres kegiatan 2021yang murni dan yang ada di perubahan diminta perinciannya apa saja yang akan diusulkan di perubahan.

Di perubahan 2021 untuk masalah banjir skema multiyears ada 20 miliar dan untuk tahapan berikutnya nanti di tahun depan murni perubahan. Rencana multiyears sendiri untuk 3 tahun , dimulai dari rencana perubahan 2021 ini.

" Adapun terkait perkembangan Telaga Sari yang ada diBalikpapan untuk investigasi nya sudah selesai, konsep penanganan juga sudah disiapkan konsultan nya dan akan melaksanan kegiatan dilapangan," ujarnya.

Kebijakan PU sendiri yang akan dilaksanakan nanti adalah rekanan yang mempunyai kemampuan untuk pelaksanaan pekerjaan. Untuk tahap darurat mereka mencari rekanan yang berada disekitar lokasi kejadian yang memiliki kemampuan secara teknis dan finansial.

Anggaran untuk waduk telagasari sendiri masih dihitung oleh Bidang Cipta Karya dengan Konsultannya karena ada Penyesuaian kembali oleh pihak dewan masalah ketebalan Blantik Tanah.

" Kisaran anggaran nya bisa kurang bisa lebih tapi diharapkan se-efisien mungkin penggunaan nya , sekitar 1,7 - 2 Miliyar," pungkasnya. ( adys )

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin ( 13/09/2021 ) , Seluruh sekolah SMP dan MTS melakukan simulasi assesment nasional berbasis komputer yang biasa dikenal dengan AKM untuk kelas VIII. 

Masing - masing sekolah harus menyiapkan 45 peserta didik dan akan dibagi 2 sesi , tanggal 13 - 17 September 2021. Kemudian besok untuk SD kelas V juga akan melaksanakan simulasi untuk AKM karena AKM mereka juga berbasis komputer dibagi tanggl 14 - 15 september 3 wilayah , 16 - 17 3 wilayah dan masing masing berisi 35 siswa yang dibagi 2 shift.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan Ir.Muhaimin,MT menyampaikan bahwa Assesment ini adalah pengganti Ujian Nasional ( UN ) dan mulai berlaku tahun depan.

Untuk vaksinasi pelajar sendiri saat ini sudah diatas 25%. " Kita bersyukur hari ini juga ada bantuan dari BIN , besok juga ada bantuan dari Polda Kaltim melalui SPN kemudian juga ada bantuan dari masyarakat yang lain dan kita berharap mudah - mudahan vaksin untuk pelajar bisa disegerakan," ujarnya.

Dengan adanya bantuan vaksinasi ini juga menambah semangat jika nanti Kota Balikpapan sudah turun PPKM level 4 ke level 3 sudah dilakukan simulasi dan peserta didiknya sudah divaksin nanti akan dilaksanakan Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ) secara terbatas.

" Kami sekarang sedang berupaya meminta bantuan dari Dinas kesehatan , TNI/POLRI dan KKP juga turut membantu. Jadi , semangat untuk membantu pelajar dilaksanakan vaksin dari berbagai pihak sangat luar biasa ," imbuhnya.

Muhaimin menambahkan untuk target PTM sendiri tergantung dua hal , pertama apakah Kota Balikpapan akan turun dari level 4 ke level 3 dan yang kedua rekomendasi atau persetujuan wali kota selaku gugus tugas.

" PTM nanti kita kembali ke mekanisme bahwa untuk PTM terbatas , syaratnya sendiri tidak harus siswa divaksin melainkan guru yang divaksin. Tetapi ini juga keyakinan orangtua karena mereka lebih nyaman kalau anaknya juga divaksin , " pungkasnya. ( tri )

Kabarikn.com,Balikpapan - Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 Balikpapan kembali diperpanjang sampai 20 September 2021. Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ) bagi para murid masih bisa dilaksanakan setelah tanggal 20 September , untuk sekarang PTM masih belum bisa dilaksanakan.

Kadisdikbud Kota Balikpapan Ir.Muhaimin,MT menyampaikan bahwa di sela-sela tanggal 7 September sampai 20 September Disdikbud akan coba melakukan simulasi PTM ke beberapa sekolah sebagai bagian dari persiapan PTM kalau tanggal 20 September nanti Balikpapan bisa turun mencapai Level 3 ,Senin ( 06/09/2021 ).

" Pemerintah Kota Balikpapan sebenernya sudah dua kali melakukan simulasi. Pertama untuk mengingatkan kembali Prokes dan kedua untuk mempersiapkan peserta didik, guru dan sekolah. Intinya seperti kata Pak Walikota Prokes Diperketat , " ujarnya. 

Pola penerapan PTM masih sama seperti yang dulu,  disekolah terdapat gugus tugas  kemudian waktu jam belajar hanya 2 jam untuk SD dan untuk SMP 2 setengah jam.

" Mekanismenya nanti karena murid SMP belum semuanya divaksin maka kita akan prioritaskan PTM untuk murid yang telah divaksin terlebih dahulu untuk simulasinya," pungkasnya . ( adys )

KabarIkn.com,Balikpapan - Sesuai hasil dari pertemuan Wali Kota Balikpapan dengan Kementrian melalui via zoom disampaikan bahwa di Kalimantan Timur salah satunya Kota Balikpapan masuk dalam daerah yang PPKM Level 4 nya diperpanjang.

Wali Kota Balikpapan , Rahmad Mas'ud menyampaikan walaupun berada dalam daerah Level 4 aktivitas masyarakat tidak diperketat seperti beberapa waktu lalu , semua aktivitas berjalan dengan normal tetapi prokes tetap harus dijalankan dan intruksi dari mendagri harus tetap dilaksanakan , Senin ( 06/9/2021 ). 

" PPKM ini diperpanjang sampai tanggal 20 September. Walaupun kegiatan masyarakat di perlonggar bukan berarti kita membebaskan , instruksi mendagri tetap kita laksanakan tetapi kesadaran warga yang sangat utama. Tapi saya yakin masyarakat Balikpapan bisa taat dan menjalankan instruksi dari Pemerintah ," ujarnya. 

Belum diketahui apa alasan PPKM Level 4 di Balikpapan diperpanjang kembali. Rahmad mengatakan mungkin hal ini dilihat dari trend penurunan yang sudah signifikan tetapi belum diketahui apa indikatornya. 

" Indikatornya mungkin karena vaksinasi kita belum mencapai 50% atau dari segi yang lainnya karena penyekatan jalan juga sudah kita lakukan," pungkasnya. ( tri )

KabarIkn.com,Balikpapan - Rabu ( 01/09/2021 ) , Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud melaunching langsung program kegiatan vaksinasi massal covid - 19 bagi ibu hamil sekaligus penandatanganan MoU dengan persatuan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI ) dan  TP - PKK Kota Balikpapan yang dilaksanakan di Dome Balikpapan.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud menyampaikan ada sekitar 1.200 ibu hamil yang mengikuti vaksinasi masal pada hari ini dan dengan upaya ini diharap bisa menekan angka kematian akibat covid - 19 di Balikpapan.

Beberapa waktu lalu telah dilakukan vaksin kepada 70 ibu hamil pertama , kemudian setelah dipantau selama seminggu paska dilakukan vaksin 70 ibu hamil tersebut tetap sehat dan tidak mengalami gejala yang cukup berat dan pada hari ini mulai dilakukan kegiatan vaksinasi massal. 

" Ini kita programkan terus dan jika ada warga yang hamil bisa datang ke sini untuk divaksin. Ini program pemerintah yang cukup baik untuk mencegah penyebaran virus khususnya bagi Ibu hamil , " ujarnya. 

Pemerintah sudah mengkaji dan menyampaikan sesuatu yang terbaik untuk warganya termasuk ibu hamil , ini merupakan salah satu tugas Pemerintah untuk melindungi masyarakatnya agar tetap sehat.

" Bagi ibu hamil tolong segera daftar vaksin agar program pemerintah tetap berjalan dengan baik , " imbuhnya.  

Selain itu , Kadinkes Kota Balikpapan Dr. Andi Sri Juliarty menyampaikan yang sudah mendaftar vaksinasi massal khusus ibu hamil ini ada 1.208 orang , namun dinas kesehatan menyiapkan sampai 2.500 dosis vaksin pada hari ini.

" Ada peningkatan kematian ibu hamil di tahun 2020 dan di tahun 2021 sekarang. Peningkatan ini didalamnya adalah karena ada ibu yang terkonfirmasi positif covid - 19 dan meninggal dunia . Oleh karena itu kita mengambil pelajaran dari ini ,harus dicegah dan 1 upaya pencegahan selain 5 M adalah vaksinasi , " katanya.

Ia menjelaskan dari tahun 2021 sampai dengan bulan Agustus sudah ada 15 kasus kematian ibu hamil dan dari 15 kasus tersebut ada 11 yang positif terpapar covid - 19.

" Pada tahun 2020 ada sekitar 99 kasus ibu hamil terkonfirmasi positif covid - 19 , tahun 2021 sampai dengan bulan Agustus ada 72 kasus , " pungkasnya. ( tri )