[Valid RSS]

Kabarikn.com,Balikpapan— Guna ingin melakukan penyegaran dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kota Balikpapan pada Senin (27/12/2021) melakukan pelantikan terhadap sejumlah Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemkot Balikpapan. 

Pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin langsung Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud didampingi Sekda Kota Balikpapan Sayid MN Fadli. 

Adapun pejabat yang baru dilantik yakni, Dahniar yang sebelumnya menjabat Asisten III Administrasi Umum bergeser menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan,  kemudian Arbain Side yang sebumnya menjabat Staf Ahli Bidang Pemerintahan bergeser menjadi Asisten III Administrasi  Umum. 

Walikota mengaku yakin mereka yang ditempatkan diposisi baru bisa menjalankan tugas sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. 

“Kami tentu berharap amanah ini dijalankan sebaiknya guna semakin memantapkan kinerja pemkot Balikpapan dalam memberikan pelayanan ke masyarakat dan melaksanakan agenda pembangunan,” ujar Rahmad Mas’ud. 

Selama ini banyak mengalami ke kosongan dijabatan tinggi pratama, diharapkan OPD semakin optimal dan sinergi koordinasi dengan OPD lainnya semakin baik. 

Termasuk agenda pembangunan di 2022 menanti untuk dikerjakan, apalagi dengan situsai pandemi yang kian membaik, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan di Balikpapan dan bekerja inovatif, serta memotivasi agar pegawai berani menyampaikan gagasan baru guna memberikan warna baru demi kemajuan OPD,” jelasnya. 

Rahmad juga berharap mereka yang baru dilantik dapat bekerja dengan maksimal, karena kinerjanya akan dievaluasi secara bertahap dan berkala, oleh karena ini harus mampu menjaga amanah. “Bekerjalah dengan baik dan selalu sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” tutup Rahmad. (*)

Kabarikn.com,Balikpapan - Senin (20/12/2021), Tim Pansus Aset DPRD Kota Balikpapan melakukan sidak ke kantor BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) .

Plt BPKD Balikpapan , Pujiono mengatakan pansus aset sudah dibentuk 2 bulan yang lalu untuk mentreatment baik itu temuan BPK maupun aset lainnya. Dengan adanya Pansus mereka akan mempercepat Bagaimana menyelesaikan permasalahan aset.

" Banyak sekali aset-aset baik legalitas maupun keberadaannya itu perlu kita konsolidasi supaya keamanan dari sisi aset kita khususnya di pemerintah Kota Balikpapan terjamin,"ujarnya.

BPKAD disupervisi oleh KPK khusus sertifikasi tanah, ditarget kan setahun 150 harus bersertifikat.

Pujiono menyampaikan Progres sekarang sangat rumit, tetapi semoga kemauannya dewan khususnya Pansus aset dapat ditemukan. Penanganan aset kedepan supaya linier sesuai dengan aturan yang ada, tetapi yang pengadaan sebelumnya harus di treatment satu persatu.

Disamping itu BPKAD harus menangani aset dari pihak ketiga, banyak dari yang ketiga itu seperti Perumahan Regency, Perumahan Balikpapan Baru, dan lain-lain dari fasum fasos nya. ( adys )

KabarIkn.com,Balikpapan - Kegiatan Vaksinasi Covid - 19 bagi anak usia 6 - 11 Tahun di Kota Balikpapan resmi dilaksanakan di BSCC Dome Balikpapan , pada Senin ( 15/12/2021 ) pagi tadi.

Kegiatan vaksinasi ini diikuti oleh para murid dari SDN 013 dan SDN 014 Kelurahan Gunung Bahagia. Dua SD tersebut dipilih karena sekolah mereka posisinya dekat dengan Dome dan kondisi sekolah , guru maupun orangtua siap untuk menghadirkan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan , Dr. Andi Sri Juliarty mengatakan proses persiapan vaksinasi ini hanya sehari tetapi ia cukup senang karena melihat para murid - murid beserta orang tuanya maupun guru antusian untuk datang. 

" Kita menargetkan 1.550 anak yang mengikuti vaksinasi pada hari ini. Bagi anak - anak lain kami membuka pelayanan vaksinasi di puskesmas setiap hari Selasa dan Kamis untuk usia 6 - 11 tahun , untuk hari Rabu dan Sabtu tetap untuk lansia , " ujarnya.

Saat ini anak - anak sedang libur sekolah dan para orang tua tidak perlu khawatir karena mereka bisa mendapatkan vaksinasi di Puskesmas.

Dinas Kesehatan Kota Balikpapan juga memberikan kesempatan bagi sekolah yang ingin melaksanakan vaksinasi terpadu di sekolahnya dipersilahkan untuk menghubungi puskesmas wilayah dan tim akan datang ke sekolah.

Dr. Andy Sri Juliarty menambahkan , selain itu akan dibuka juga pelayanan vaksinasi anak ini setiap hari Selasa dan Kamis di BSCC Dome atau di Gedung Kesenian Balikpapan.

" Sasaran kita untuk vaksinasi anak se Kota Balikpapan 81.404 berdasarkan dengan data dari disdukcapil hari ini. kemudian kita targetkan selesai di bulan Februari ," pungkasnya. ( tri )

Kabarikn.com,Balikpapan - Rabu (15/12/2021) , Pemerintah Kota Balikpapan menetapkan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) untuk tahun 2022 mendatang, Upah tersebut naik menjadi Rp 49 ribu. 

Wali Kota Balikpapan , Rahmad Mas'ud menyampaiman bahwa UMK di Kota Balikpapan telah disetujui Gubernur Kaltim, yang dimana kebijakan tersebut mengikuti Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. 

" Untuk kaum buruh dan pengusaha akan disepakati baik baik untuk kenaikan UMK ini karena intruksi dari pusat, semoga bisa diterima semua pihak" ujarnya , Senin ( 15/12/2021 ).

Ia menambahkan sampai sejauh ini belum ada Penolakan atas kenaikan tersebut dan mudah - mudahan jangan sampai ada penolakan. ( adys ) 

 

Kabarikn.com,Balikpapan - Senin (13/12/2021) , Pemerintah Kota Balikpapan menggelar Rapat Koordinasi Forkopimda dengan Lintas Sektoral yang dilaksanakan di Aula Pemkot Balikpapan, terkait dengan Persiapan Nataru (Libur Natal dan Tahun Baru).

Dalam rapat kali ini , Wali Kota Balikpapan Rahmad Maa'ud menyampaikan pada persiapan menjelang Nataru ini ia meminta agar masyarakat tetap waspada, jangan lengah dan tetap mematuhi prokes.

Pemerintah Kota Balikpapan memerintahkan agar alun-alun seperti Lapangan Merdeka tidak dibuka atau tidak difungsikan saat periode Nataru nanti , Karena merupakan bagian dari intruksi pusat supaya dalam pengetatan ini juga ada pelonggaran.

" sementara terkait objek wisata juga dibatasi 75% dan dilakukan pengawasan ketat membentuk posko dibeberapa titik,"ujarnya.

Dalam pengawasan ini Pemerintah sudah pasti akan mengawasi situasi , begitu juga dengan Forkopimda.

" Kita tunggu saja pas hari H nya, apakah ada perubahan lagi dari Pemerintah Pusat atau tidak, tapi yang diharapkan jangan ada penutupan tapi pembatasan," pungkasnya. ( adys )