[Valid RSS]

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Upacara Peringatan 76 Tahun Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI dilaksanakan sekira pukul 09.30 Wita di Halaman Kantor Wali Kota Balikpapan. Selaku inspektur upacara Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud. Upacara hari kemerdekaan kali ini sama dengan tahun lalu, yakni menerapkan protokol kesehatan juga pembatasan tamu.

Pada pukul 10.00 Wita, Ketua DPRD Kota Balikpapan, Abdulloh membacakan naskah proklamasi, yang dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih oleh Paskibra Kota Balikpapan. Setelah itu seluruh peserta upacara menundukkan kepala sejenak untuk mengheningkan cipta. 

HUT Ke-76 RI Tahun 2021 ini mengangkat tema Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh, sebagai bentuk harapan bangsa di tengah kondisi pandemi COVID-19 yang belum usai hingga kini.

Usai upacara, Wali Kota Rahmad Mas'ud mengungkapkan, kemerdekaan Indonesia ini adalah buah dari hasil perjuangan para pahlawan. 

"Artinya kalau kita belum bisa berjuang untuk kemerdekaan Indonesia ini, paling tidak tugas kita dalam mengisi kemerdekaan yang telah pahlawan kita raih," ungkap Wali Kota Rahmad Mas'ud ( 17/8/2021).

Ia juga mengajak seluruh masyarakat dan terlibat mengisi kemerdekaan Indonesia. Apalagi dalam keadaan pandemi seperti sekarang, seluruh rakyat Indonesia berperang melawan COVID-19 bersama. 

"Makanya mari terus jaga persatuan dan kesatuan. Seperti dulu pahlawan kita memerdekakan Indonesia dari penjajah. Kita harus merdeka dari COVID-19. Apapun yang kita lakukan jika bersatu, maka akan memperoleh hasil yang maksimal," pungkasnya. (diskominfo/ cha/mgm)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN  - Dalam seminggu ini angka penambahan kasus covid-19 perhari di Kota Balikpapa mulai menurun , sementara itu angka tingkat kesembuhan juga semakin banyak. Hal ini pun direspon baik Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud. 

"  ikhtiar dan doa kita sudah, tinggal tawakal saja. tetapi dalam hal ini saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat kota Balikpapan apa yang selama ini pemerintah ambil kebijakan-kebijakan dan instruksi dari Mendagri ditaati oleh warga kita," ujar Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud , Senin (16/8/2021). 

Rahmad tetap mengingatkan untuk tidak boleh jumawa, tapi kondisi ini bisa juga tidak menutup kemungkinan bisa naik dan tentunya diharapkan mudah-mudahan turun terus. 

" Diperlukanlah apa yang jadi komitmen kita untuk selalu menerapkan prokes dan menjalankan instruksi dari pemerintah daerah karena apapun yang dikeluarkan pemerintah itu saya yakin untuk kebaikan kita semua, buktinya yang kemarin sempat 500 kasus perhari sekarang diangka 150 an penambahan kasus perhari," katanya. 

Walaupun masih banyak yang isolasi mandiri,  tetapi untuk warga isoter di Balikpapan mengalami penurunan isi menjadi 50 persen.  

Rahmad juga menghimbau  kepada warga yang sedang isoman di rumah diharapkan untum melakukan isoter di lokasi yang sudah disiapkan oleh Pemkot agar cepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

"Kami sudah siapkan beberapa isoter, lebih baik ini dimanfaatkan warga yang sedang isoman," katanya . 

Vaksinasi juga tetap berjalan dan cukup efektif walaupun masih dalam keterbatasan ketersedian vaksin, tetapi pemerintah pusat melalui Gubernur juga terus berkonsisten untuk meminta vaksinsupaya setiap saat diadakan di Kota Balikpapan. 

Capaian vaksinasi memang belum sampai 30 persen, masih diangka 24 persen. Ia berharap mudah-mudahan diakhir 2021 ini kita sampai 60 persen bisa divaksin. 

Begitupun dengan harga tes PCR yang turun, Rahmad memberi apresiasi kalau perlu gratis seperti BPJS Kesehatan, hanya saja implementasinya di lapangan betul-betul sesuai dengan amanah Presiden yakni dikisaran harga Rp450 ribu hingga Rp 550 ribu terlaksana dan teralisasi. 

"Kalau saya pribadi ingin seluruh warga gratis, tapi pemerintah tidam boleh menggratiskan," katanya. 

Apalagi APBD Kota Balikpapan banyak mengalami refocusing ke penanganan pandemi Covid-19, seperti Isolasi mandiri, isoter, petugas kesehatan juga memerlukan biaya yang cukup besar. 

"Tapi tidak mengurangi ini semua hal lain tetap harus ditangani termasuk penanganan banjir, pendidikan, rumah sakit termasuk keindahan kota," tutup Rahmad. (*)

KabarIkn.com,Balikpapan - Selasa (10/08/2021) , Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443H Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud melaksanakkan peletakan batu pertama renovasi Masjid Asy - Syifa RSPB Balikpapan.

Rahmad memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus masjid Asy - Syifa dan para dokter yang saat ini berjuang dalam menangani Covid-19.

" Inshaallah ini menjadi amal jariah untuk kita semua . percuma rumah ibadah ini kita bangun dengan senyaman dan semegah mungkin , tetapi tentunya kalau kita juga tidak bisa memakmurkan maka tidak ada artinya , " ujarnya.

Hal ini juga untuk menjadikan Kota Balikpapan agar layak dihuni , berkelanjutan yang maju dan modern tentunya dalam bingkai madinatul iman. Ini juga sering disampaikan Rahmad kepada para warga , Madinatul iman adalah konteks dimana manusia yang mempunyai peradaban tinggi dengan kemajemukan keberanekaragaman suku dan budaya bahkan agama.

" Agama apapun yang kita yakini terutama bagi kita yang muslim mari kita jalankan keyakinan kita . Kalau keyakinan dengan nilai - nilai norma dan ajaran kita selalu berpegang teguh inshaallah pasti akan terwujud , " jelasnya.

Rahmad menambahkan tadi malam telah diumumkan oleh Presiden bahwa luar pulau Jawa - Bali , Kalimantan Timur masih berada di peringkat 1 PPKM Level 4 termasuk Kota Balikpapan.

" Saya berharap semoga komitmen kita bersama , bahu - membahu kita menolong saudara kita yang sedang Isoman ini adalah tugas dan kewajiban kita untuk saling membantu," pungkasnya. ( tri )

Kabarikn.com, Balikpapan - Wali kota H Rahmad Masud mengajak seluruh elemen masyarakat dalam momen hari Kemerdekaan untuk merdeka dari covid -19.Caranya semua pihak harus ikut berjuang, saling bahu membahu, bergotong royong menolong yang lemah dan sakit. termasuk menghindari sikap saling menyalahkan.

Saat ini diperlukan perjuangan bersama melawan covid-19 yang terjadi bahkan masih tinggi di wilayah Kaltim, Balikpapan. Kata wali kota momen peringatan kemerdekaan ini menurutnya harus dilakukan bersama-sama untuk memerdekakan diri dari wabah covid-19.

“Kita hidup dunia sekarang ya harus dihadapi tentu dengan momentum hari kemerdekaan ini dulu kita berjuang, pahlawan-pahlawan, pemuda-pemuda berjuang untuk melawan penjajahan sekarang tahun ini  kita berjuang memerdekaan diri dari covid,” tandasnya saat sambutan pra penyaluran BSU ini bagi pekerja penerima upah kota Balikpapan melalui BPJamsostek, di Hotel Jatra, Jumat (13/8/2021). 

“Kenapa bangsa kita bisa merdeka dan menang karena persatuan dan kesatuan saling bahu membahu dan gotong  royong sehingga bisa merdeka. Di momen ini kita perlukan kalau ingin bebas dan merdeka dari covid diperlukan persatuan dan kesatuan, saling bahu membahu gotong royong dan saling bantu sesame saudara paling tidak mengingatkan pentingnya prokes,”  ujarnya.

Menurutnya dibutuhkan kerjasama dan gotong royong semua stakeholder untuk meringankan beban masyarakat meskipun diakui semua pihak merasakan dampaknya termasuk pelaku usaha. 

Kondisi sulit bukan hanya dialami masyarakat ini juga dialami banyak perusahaan namun demikian, tidak perlu menyalahkan pemerintah atau pemangku kebijakan.  

Rahmad memberikan pula apresiasi bagi BPJamsostek dan pemerintah pusat yang memberikan BSU kepada pekerja yang terdaftar di BPJamsostek. Pada tahun 2021 ini, pemerintah menyalurkan Rp1 juta kepada pekerja yang masih digaji dibawah UMK. 

“Ini tanggung kita untuk gotong royong bahu membahu  untuk meringankan saudaraa-saudara terkhusus BPJS Keternakerjaan kepedulian mereka ini patut kita kita contoh mudah-mudahan perusahaan yang lain peduli karyawan-karyawannya,”  katanya saat sambutan dihadapan Deputi Direktur BPJamsostek Wilayah Kalimantan Rini Suryani dan jajaranya.

Diketahui di Balikpapan terdapat 14.500 lebih pekerja yang akan menerima bantuan subsidi upah (BSU) dari pemerintah pusat melalui BPJamsostek. Mereka yang menerima bantuan ini karyawan yang bekerja di wilayah yang menerapkan PPKM level 3 dan 4.(*)

Kabarikn.com,Balikpapan-Walaupun pasien positif masih di 400 an / hari tetapi lebih banyak yg isoman daripada yang masuk Rumah Sakit. Data hari ini ,BOR ICU ,89,7 persen,BOR TT ISOLASI,78,42 persen.

Ijin kami mengusulkan strategi selanjutnya adalah bagaimana kita mengelola pasien Isoman agar tidak menjadi berat. Karena jika memberat maka akan butuh rumah sakit lagi",kata Kepala DKK Kota Balikpapan Dr.Andi Sri Juliarty, dalam rilisnya Sabtu (7/8/2021). 

Antara lain :

1. Testing - tracing terus tingkatkan 

2. Setelah terdeteksi yg positif segera rujuk ke lokasi isolasi tersentralistik

3. Segera beri obat pada hari pertama

4. Karantina dan awasi kontak erat selama 5 hari jangan sampai keluar rumah. Dan exit test antigen.

5. Tetap siagakan oksigen

6. 5M khususnya pembatasan mobilitas masyarakat tetap dipertahankan dulu 

7. Naikkan kasus sembuh. 

" Sudah 3 hari ini jumlah kasus sembuh lebih banyak dari kasus positif Alhamdulillah," ucapnya 

Ia berterima kasih atas dukungan sinergitas tanpa batas 

" Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita dalam perang menghadapi pandemi ini," pungkasnya. (*)