[Valid RSS]

Kabarikn.com,Balikpapan- Pemerintah baru saja mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Secara simbolis, Inpres diluncurkan oleh Menko PMK (Pembangunan Manusia dan Kebudayaan), Muhadjir Effendy di Kantornya, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat pada Kamis (3/2/2022).⠀⠀

Turut hadir secara langsung Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti; Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono; Pimpinan Komisi IX DPR, Emanuel Melkiades Laka Lena; serta pejabat lainnya. Juga hadir dan menyaksikan secara daring, sejumlah pejabat negara dan seluruh Gubernur, Bupati, Walikota se-Indonesia.⠀⠀

Tujuan penerbitan Inpres untuk memastikan seluruh penduduk terlindungi dalam program JKN-KIS dengan meningkatkan kepatuhan dan mendorong peningkatan kepesertaan. Dan meningkatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas dan menjamin keberlangsungan program JKN.⠀⠀

“Inpres ini mengamanatkan kepada 30 K/L termasuk Gubernur, Bupati, Walikota, untuk mengambil langkah-langkah strategis yang diperlukan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing untuk melakukan optimalisasi pelaksanaan program JKN,” tutur Muhadjir Effendy.⠀⠀

Inpres merupakan tindak lanjut pelaksanaan dari Undang-Undang 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Program JKN bersifat wajib hingga mengharuskan warga Indonesia menjadi peserta dengan prinsip gotong-royong dalam menanggung beban jaminan kesehatan.⠀⠀

Usai menghadiri peluncuran Inpres, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Balikpapan, Muhaimin mengatakan pemerintah kota Balikpapan mendukung kebijakan yang baru saja dikeluarkan tersebut.⠀

“Apalagi kebijakan ini sejalan dengan yang sudah menjadi program prioritas pak Wali Kota. Di mana sejak Oktober 2021 telah menggratiskan iuran bagi peserta kelas III BPJS Kesehatan,” ucapnya yang menghadiri peluncuran Inpres Nomor 1 Tahun 2022 secara virtual mewakili Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud, SE., ME.⠀

Peluncuran tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Andi Sri Juliarty dan Kepala Satpol PP Balikpapan, Zulkifli di Ruang VIP Room Balikpapan.⠀⠀

Plt. Sekda Muhaimin mengatakan dengan adanya Inpres tersebut juga memberikan standar yang jelas pelayanan kesehatan dan pembagian tugas dalam jaminan kesehatan masyarakat.⠀⠀

“Jadi bagus, ini percepatan cakupan kepesertaan JKN,” tukasnya. “Sehingga ini menggerakkan semua lembaga atau lintas sektoral. Bukan hanya bidang kesehatan. 

Sumber : Humas

KabarIkn.com,Balikpapan - Kamis ( 03/02/2022) , Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud melantik 30 Anggota Pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah ( BPPD ) Kota Balikpapan Periode 2021 - 2024.

Dalam sambutannya , Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud juga turut mengucapkan selamat kepada para anggota BPPD yang baru saja dilantik. Walaupun trend covid - 19 saat ini cukup naik tetapi beliau yakin bahwa ini tidak akan mengurangi semangat untuk memajukan dunia usaha khususnya pariwisata yang ada di Kota Balikpapan.

Dunia pariwisata seperti yang diketahui jauh sebelum pandemi Covid - 19 bahwa negara maju maupun negara kaya justru ranahnya semua ke Pariwisata dan Indonesia dianugerahi alam yang begitu mewah dan indah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

" Saya berkomitmen dalam kepemimpinan saya akan mensupport 100% bagaimana pariwisata di Kota Balikpapan dapat maju dan bila ada sarana prasarana yang kurang mari kita bicarakan bersama karena pasti ada kaitannya," ujarnya.

Dengan majunya program pariwisata maka ekonomi akan tumbuh sepwrti mall , perhotelan dan UMKM tidak akan bisa dipisahkan. Dengan adanya para anggota yang baru saja dikukuhkan diharap dapat menghidupkan pariwisata dan tentunya bisa menghasilkan PAD bagi Kota Balikpapan.

Sementara itu , Ketua BPPD Kota Balikpapan Joko Purwanto mengatakan pembentukan Badan promosi ini sudah diamanahkan Undang - Undang Nomor 10 Tahun 2009 yang harus dilakukan dalam rangka membantu Pemerintah Daerah untuk menggerakkan Industri Pariwisata.

" Jadi pariwisata ini sudah merupakan industri , sebelum pandemi covid - 19 pariwisata sudah meningkat menduduki peringkat kedua setelah pemasukan bagi negara setelah CPO . Maka dengan dikukuhkannya Badan Promosi Pariwisata Daerah Kota Balikpapan kita akan bangkit , Badan Promosi ini sifatnya membantu Pemerintah Kota untuk memfungsikan daerah kita ," katanya.

Pariwisata sendiri sudah menjadi program unggulan Wali Kota Balikpapan dan mereka siap untuk mengsukseskan. Dengan adanya pariwisata yang bangkit maka ekonomi pastinya akan timbul.

Joko menambahkan pariwisata sendiri adalah kreatifitas , apalagi menjelang Ibu Kota Negara ( IKN ) Kota Balikpapan akan menjadi magnet dan teras untuk orang orang yang datang. Event - Event yang dilaksanakan akan sangat besar , disini diharapkan hal promosi bukan hanya menjadi tugas mereka tetapi diharap semua OPD juga ikut terlibat.

" Pada Tahun ini Badan Promosi Pariwisata Daerah ( BPPD ) juga akan melaksanakan Event Balikpapan Great Sale ( BGS ) dan Borneo Travel Mark untuk bisa mendatangkan wisatawan," pungkasnya. ( tri )

Plt Sekdakot Balikpapan Ir.Muhaimin,MT

Kabarikn.com,Balikpapan-Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Muhaimin mengatakan, seluruh elemen masyarakat Balikpapan harus mengambil momentum dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.⠀

Hal ini disampaikan Plt. Sekda Muhaimin, ketika mewakili Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, SE., ME, sebagai narasumber dalam webinar “Balikpapan New Megapolitan”  dalam rangka memperingati HUT Ke-125 Balikpapan, Rabu (2/2/2022). Narasumber yang juga hadir Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh, dan Wahyullah.⠀⠀

“HUT Kota Balikpapan tahun ini sangat krusial karena 2022 merupakan momentum bagi kita karena pembangunan IKN dimulai. Apalagi Saat ini Kabupaten PPU sudah terjadi aktivitas pembangunan yang dampak juga dirasakan Balikpapan sebagai penyangga IKN,” kata Plt. Sekda Muhaimin.⠀⠀

Sejalan dengan itu maka seluruh pihak harus bersemangat mempersiapkan Balikpapan sebagai penyangga IKN. Balikpapan, kata Plt. Sekda Muhaimin, memiliki modal yang tidak dimiliki daerah lain.⠀⠀

Yang pertama, posisi strategis. “Masyarakat kita sering menyebut bahwa Samarinda adalah ibu kota Kalimantan Timur, tetapi Balikpapan merupakan ibu kota Kalimantan,” ujarnya.⠀⠀

Modal yang kedua yakni infrastruktur. Keberadaan bandar udara internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan dan Pelabuhan Semayang, dekat dengan akses Nusantara.⠀⠀

“Bandara dan pelabuhan ini akan sibuk dalam mempersiapkan IKN. Bahkan kini, ketika belum dilakukan pemindahan, sudah sangat ramai,” jelasnya. Penumpang datang dari berbagai daerah.⠀

Modal ketiga ialah akomodasi yang lengkap dan memadai dibanding wilayah lain dalam ekosistem IKN.⠀⠀

Dengan pemindahan IKN, Balikpapan akan menerima dampak yang luar bisa. Pertanyaan berikutnya, ialah perlunya strategi khusus dalam membangun Balikpapan, agar tidak hanya bersumber pada keuangan negara seperti APBD atau APBN.⠀

Modal keempat ialah keberadaan institusi pertahanan dan keamanan yang akan menjamin keamanan daerah. “Intitusi hankam kita sudah ada Kodam VI/ Mulawarman dan Polda Kaltim. Keberadaan institusi ini dekat dengan IKN sehingga dapat menjamin keamanan,” imbuh Muhaimin.(**)

⠀

Kabarikn.com,Balikpapan -Pemerintah Kota Balikpapan kembali melaksanakan rapat forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) di Aula Kantor Wali Kota Balikpapan, Rabu (2/2/2022). Rapat ini membahas perkembangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Balikpapan.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud menyampaikan, Balikpapan telah menerima Instruksi Menteri Dalam Negeri bahwa Balikpapan masih ditetapkan di level 1. Kendati secara de facto Balikpapan sejak 27 Januari hingga kini melonjak hingga 40 kasus per hari yang terkonfirmasi positif.

Padahal penilaian pemerintah pusat menunjukkan, pada tanggal 15-25 Januari kasus COVID-19 di Balikpapan berada di bawah angka 10. "Artinya harusnya kita berada di zona merah. Dari provinsi menetapkan kita di zona merah," sebutnya.

Rapat forkopimda tersebut juga menghasilkan keputusan, bahwa akan dikeluarkan surat edaran terkait kegiatan masyarakat. Termasuk pertemuan tatap muka di sekolah.

"Nanti dalam waktu dekat kami akan keluarkan edaran. Kami ikuti sebagian besar instruksi Mendagri," terangnya.

Ia memastikan akan ada pembatasan kegiatan masyarakat pasca terjadinya kenaikan angka kasus harian ini. Walau kemungkinan tidak secara dramatis, tapi demi menekan kasus lebih besar lagi, harus ada pembatasan.

"Lebih baik kita mencegah daripada mengobati. Nanti ada surat edaran termasuk pemberlakuan di tempat umum. Mungkin jam dan berapa persen kapasitasnya," tuturnya.

Kendati untuk penutupan tidak dilakukan, namun nantinya ada syarat dalam pelaksanaan kegiatan masyarakat termasuk protokol kesehatan.

"Untuk Pembelajaran Tatap Muka akan tetap dilakukan. Namun jika ada kasus di sekolah, kelasnya yang akan ditutup selama lima hari. Jadi tidak akan ditutup (sekolah) tapi ada pembatasan," jelasnya.

Selain itu, ia menambahkan, bagi siswa yang belum mendapatkan vaksinasi dua kali juga terpaksa ditunda untuk mengikuti PTM. 

Sumber : diskominfo/cha/mgm

KabarIkn.com,Balikpapan - Rabu ( 02/02/2022) , Pemerintah Kota Balikpapan bersama OPD terkait melaksanakan Press Realase terkait Perkembangan Covid - 19 di Kota Balikpapan.

Beberapa hari ini terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid - 19 yang cukup tinggi di Balikpapan mencapai 40 kasus terkonfirmasi positif. 

Dalam press realase , Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud menyampaikan bahwa Kota Balikpapan saat ini ditetapkan sebagai zona merah oleh provinsi. Setelah melakukan rapat forkopimda tadi Pemkota Balikpapan juga akan mengelurkan beberapa surat edaran terkait pembatasan kegiatan masyarakat.

Surat edaran terkait Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ) nanti juga akan dikeluarkan.

" Untuk ketentuan Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ) nanti menunggu instruksi dari Kemendagri ,"pungkasnya. ( tri )