[Valid RSS]

Foto : Bhabinkamtibmas Graha Indah Aiptu Wempi mendampingi warga melakukan Rapid tes Antigen gratis

KabarIkn.com,Balikpapan - Pasca adanya salah satu Minimarket berdomisili di bangun reksa, yang terdapat beberapa karyawannya terpapar covid-19  dan penutupan minimarket di area bangun Reksa, Graha Indah Balikpapan Utara.

Satgas Penanganan Covid-19 kota Balikpapan dibantu satgas PPKM Mikro RT melakukan tracing terhadap puluhan warga di area tersebut.

Himbauan dan ajakan warga yang berjualan di Pasar Bangun Reksa terus dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Graha Indah Aiptu Wempi Antariksa agar  melakukan Rapid Antigen gratis di posyandu RT 21 Bangun Reksa, Graha Indah.

" Rapid antigen gratis di laksanakan setelah sebelumnya Bhabinkamtibmas Graha Indah, Lurah Graha Indah, Ketua RT Bangun Reksa serta Puskesmas Graha Indah melakukan koordinasi sehubungan dengan adanya Cluester Mini Market di area Bangun reksa, " jelasnya.

Wempi menyampaikan, ada 78 warga dan Pedagang pasar bangun reksa melakukan Rapid tes antigen. Rapid Antigen gratis ini di arahkan kepada pedagang pasar dan warga sekitar dalam rangka Tracing dan Testing untuk upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

" Dari hasil tersebut terdapat 9 warga dan pedagang positif.  Dengan rincian 5 warga positif dan 4 pedagang positif, " ucapnya.

Hadir dalam pelaksanaan Rapid antigen  tersebut Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Danang Aries Susanto dan Kanit Binmas Polsek Bpp Utara Iptu Suliyono serta Personil Patroli Beat Polresta Balikpapan, 

" Alhamdulillah Rapid Antigen Gratis dalam rangka Tracing dan Testing berjalan aman dan lancar, dan ada didapati beberapa warga pedagang yg Positif, dan selanjutnya di arahkan untuk isolasi mandiri dalam pantauan Puskesmas Graha Indah," ujarnya.

Dalam kesempatan lain Kapolsek balikpapan Utara melalui Kanit Binmas Polsek Bpp Utara Iptu Suliyono, sangat mengapresiasi tindakan cepat untuk memutus mata rantai penularan covid dengan Tracing dan Testing ini, disini sangat terlihat jelas Sinergitas antara Polsel bpp Utara, Kelurahan Graha Indah, Satgas Covid19, Puskesmas Kel.Graha Indah dan Bhabinkamtibmas Kel.Graha indah bahu membahu berupaya melakukan tindakan cepat penanganan covid19 agar tidak semakin meluas. ( tn )

KabarIkn.com,KUTAI BARAT -  Kabupaten Kutai Barat dengan luasan wilayah sebesar 20,381,59 km2 dan terdiri dari 16 kecamatan dan 194 desa ternyata mempunyai luasan areal perkebunan sebesar 202.585 Ha dengan jumlah tenaga kerja perkebunan sebanyak 49.948 orang,

“Dari data tahun 2020 yang tertera dapat papan informasi di acara ternyata di Kubar mempunyai perkebunan Lada seluas 126 Ha dengan produksi 5 ton, Kelapa seluas 1.061 Ha dengan produksi 202 ton, Kakao seluas 505 Ha dengan produksi 19 ton dan Karet dengan luas 45.249 Ha berproduksi sebanyak 26.077 ton. Kemudian ada tentu perkebunan Kelapa Sawit seluas 153.870 Ha dengan produksi sebesar 1.293.587 ton” kata Muhammad Faisal Kadiskominfo Prov Kaltim.

Khusus untuk perkebunan kelapa sawit dimana sudah 6 pabrik di Kutai Barat dengan data untuk tahun 2020 adalah, “Kapasitas terpasangnya 355 ton/jam dan kapasitas terpakai sebanyak 346,82 ton/jam, Dengan TBS 1.2993.567 Ton, Kernel 62.893,88 ton dan CPO 328.151,58 Ton” lanjut Faisal menyampaikan. 

Nah, tak salah dalam sambutannya Gubernur Kaltim Isran Noor pada kunjungan ke perkebunan karet di Kampung Juaq Asa, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kubar mengatakan,

“Di Barong Tongkok ini memang awalnya areal perkebunan, karena tanahnya seperti ini warnanya, ciri-ciri tanah yang subur mengandung nutrisi yang bagus bagi tanaman warnanya ya seperti ini, padahal disini tidak ada gunung berapi, dari zaman Jepang dan Belanda disini sudah jadi perkebunan” kata orang nomor 1 Kaltim ini.

Jadi tanah disini subur dan ini merupakan peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan perkebunan terutama karet,

“Karet bukan saja untuk keperluan industri hilir, tapi juga bisa untuk campuran aspal sehingga menghasilkan kualitas jalan yang bagus. Jadi para petani karet, sawit, lada atau apapun perkebunan dia adalah orang-orang yang memiliki prospek dan pandangan yang bagus ke depan atau visioner ” lanjut Isran yang juga sangat mengusai hal ini karena beliau mantan penyuluh di awal karier PNS nya, disambut tepuk tangan riuh para anggota kelompok tani yang hadir.

Kabarikn.com,Balikpapan - Kami sekelompok warga Kota Balikpapan yang peduli terhadap perkembangan dunia pendidikan, dengan ini mengumumkan untuk memberikan layanan konsultasi dan bantuan teknis kepada orang tua siswa yang ingin mendaftarkan anaknya ke jenjang SD/SMP/SMA/SMK yang kesulitan dalam mengikuti prosedur pendaftaran PPDB Online. (Misalnya scan dokumen, upload dokumen dan lain-lain).

Foto : Koordinator Koalisi  Hery Sunaryo , S.H

Bagi warga yang memerlukan layanan ini, silahkan datang ke sekretariat kami di: Komplek Bumi Rengganis Blok 2A No.85 RT.35 Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan.

Jam layanan: 09.00 Wita sd 17.00 Wita setiap hari mulai dari Tanggal 15 Juni sampai dengan 18 Juni 2021.

Untuk efisiensi layanan, harap membawa semua dokumen yang diperlukan(herys).

Layanan ini bersifat GRATIS 

Koordinator Koalisi

Hery Sunaryo, S.H 

Kontak Person:

1. Hamsuri , S.H.,M.H 08115012375

2. Jufriansyah , S.Hut 08125801198

3. Mappaselle - 081348744716

4. Sitti F. Andini, A,Md,  0821 57504345

5. Martha Rusniati, A,Md

KabarIkn.com,KUTAI BARAT - Sudah karakter Gubernur Kaltim Isran Noor suka bergurau disaat menyampaikan sambutan, namun kali ini dalam kesempatan acara Panen Cabai Kelompok Tani Bangun Harja di Kampung Sumber Bangun, Kecamatan Sekolaq Darat Kabupaten Kutai Barat, entah angin apa yang membawanya beliau berkata,

“Saya ingin sekali padahal pas di Kutai Barat ini bertemu dengan pak Hanyek yang biasa bertanya dan mengkritisi pemerintah di RRI Pro1, selalu rutin hampir setiap hari menyampaikan aspirasinya tapi itu memang suara masyarakat, suara real yang harus didengarkan” kata Gubernur Kaltim Isran Noor.

Pendengar seperti pak Hanyek ini banyak di seluruh Indonesia, seperti Ibu Kudayah dari Barong Tongkok, Suwandi dari Samarinda, dari Samboja ada Hariyanto, dari Boyolali pak Udin, Simangunkalit dari Medan,

“Dan ada banyak lagi yang memang saya hapal nama mereka dari radio, karena saya juga suka mendengarkan RRI Pro 1 dan Pro 3” lanjut Isran.

Ternyata Gubernur Kaltim bukan hanya ingin bertemu dengan pak Hanyek saja,

“Nanti saya mau undang semua, sudah saya minta ke RRI Samarinda untuk datangkan mereka, saya mau bersilaturahim dan mengucapkan terima kasih atas begitu banyaknya kontribusi dan pandangan mereka yang mewakili daerah masing-masing, jadi kita jangan menganggap itu enteng itulah suara yang sesungguhnya” ucap Isran serius dan bersungguh-sungguh.

KabarIkn.com,KUTAI BARAT - Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor berharap di Kutai Barat ada pembudidayaan Patin Sungai. Hal tersebut disampaikannya pada saat menjawab pertanyaan salah seorang peserta dialog yang merupakan salah seorang petani yang tergabung dalam kelompok tani yang ada di Kutai Barat pada saat acara di areal perkebunan karet Kampung Juaq Asa, Kecamatan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat, Jumat silam (11/6).

“Yang nyaman itu Patin sungai yang berasal dari sungai Mahakam dan bagus itu kalau diternakan, karena ada lemaknya kalau dimakan, ciri cirinya patin sungai itu perutnya kuning warnanya” kata orang nomor satu di Kaltim ini.

Ditambahkannya lagi kalau disuruh memilih antara ikan Patin sungai dengan ikan Patin yang dari benih berasal dari Garut dan Bogor,

“Kalau saya milih patin sungai daripada patin yang diternak, kalau bisa gimana caranya kita membudidayakan patin yang ada di sungai Mahakam, waah itu bagus, ciri khas, biar sedikit tapi nilainya lebih mahal harganya” sambung bersemangat sekali.

Mengenai rasa ikan Patin sungai Mahakam dipastikan nyaman,

“Saya kalau makan patin itu jangan dibuangin isi perutnya itu, nah itu nyaman lemaknya, sama dengan patin sungai Musi yang di Sumetera Selatan, kalo kita bisa membudidayakan itu bagus benar” ujar Isran untuk kedua kalinya berucap agar ikan Patin Sungai Mahakam dapat dibudidayakan.(*)

KabarIkn.com - Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Purnomo Yusgiantoro menilai Indonesia masih membutuhkan migas untuk memenuhi kebutuhan energi di masa depan. Untuk menggiatkan investasi hulu migas, perlu dibentuk  badan khusus di luar pemerintah yang melakukan pengaturan, pengurusan dan pengawasan terhadap implementasi kebijakan pengelolaan migas yang dilandasi peraturan perundang-perundangan.

“Di masa depan perlu dipastikan kontrak kerjasama dengan KKKS dilakukan oleh badan khusus independen, bukan dengan pemerintah. Tujuannya, agar segala risiko bisnis tidak terkena kepada negara,” kata Purnomo dalam Forum Group Discusion(FGD) Tata Keloka Hulu Minyak dan Gas Bumi sebagai Lokomotif Ekonomi yang Selaras dengan Kebutuhan Industri, di Kampus Universitas Diponegoro, Semarang Jumat, (4/6).

Pembicara lain yang tampil dalam acara itu adalah Dekan Fakultas Hukum UNDIP, Retno Saraswati, Guru Besar Fakultas Hukum UNDIP, Joko Priyono dan Praktisi Hukum Migas Ali Nasir.

Purnomo menuturkan, banyak kasus di masa lalu yang akhirnya membawa Negara berhadapan dengan tuntutan pengadilan karena pemerintah terlibat dalam Pengelolaan kontrak.

“Saya mengingatkan agar kita tidak melupakan sejarah karena ia adalah guru yang baik, yang dapat kita jadikan pelajaran untuk membuat masa depan lebih baik,” katanya.

Bentuk BPMIGAS (cikal bakal SKK Migas) yang lahir tahun 2001 sebetulnya cukup ideal karena merupakan lembaga independen, tidak termasuk dalam eksekutif dan bukan bagian dari BUMN yang menjalankan bisnis migas.

“Ini baik untuk semua pihak, termasuk Pertamina sebagai BUMN, terbukti ketika menjadi BUMN yang setara dengan KKKS, Pertamina berkembang dan labanya naik. BPMIGAS pun kemudian bisa mengawal industri hulu migas dengan baik, terbukti banyak proyek yang berhasil dilahirkan, misalnya Tangguh Train 1 sampai 3, juga pengembangan Lapangan Cepu yang kini memasok 30% produksi nasional,” paparnya.

Diakui, ketika menjadi Menteri ESDM, usaha mengawal kelahiran BPMIGAS bukan perkara sederhana karena terjadi banyak pihak yang berkepentingan. Proses tarik-tarikan kepentingan terlihat masih terjadi ketika lembaga itu sudah lahir, terbukti 4 (empat) kali lembaga itu menghadapi judicial review yaitu di tahun 2003, 2004, 2007 dan yang terakhir di tahun 2012.

“Yang terakhir berhasil membuat BPMIGAS dibubarkan sehingga kemudian lahir SKK Migas yang hanya didasarkan pada Kepres. Ini sebetulnya aneh karena lembaga ini sudah berjalan selama 10 tahun dan punya prestasi. Dibubarkan oleh pihak-pihak yang tidak ada hubungannya dengan hulu migas,” kata Purnomo.

Dekan fakultas hukum Undip, Retno Saraswati, pada kesempatan yang sama menyoroti langkah pemerintah yang belum juga menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi tahun 2012 untuk membentuk badan pengelola hulu migas baru, padahal sudah berjalan 10 tahun.

“Apa yang menjadi putusan MK ini seharusnya sudah final. Oleh karena itu harus segera ditindaklanjuti karena kita butuh kepastian dan kepatuhan hukum,” kata Alumni doktor hukum Universitas diponegoro ini. 

Tarik Investor

Untuk menarik investor hulu migas, Indonesia harus bersaing dengan Negara-negara lain di dunia.

Selain harus memiliki tata kelola yang baik, syarat lain yang dibutuhkan adalah perlunya skema kontrak yang fleksible namun memiliki berkepastian hukum; serta perizinan yang sederhana agar tata kelola hulu migas tidak birokratis dan efisien.

Praktisi hukum migas, Ali Nasir mendukung pendapat Purnomo. Menurutnya masalah kepastian hukum menjadi sorotan investor karena bisnis hulu migas adalah bisnis jangka panjang. Sebelum membuat keputusan investasi, calon investor harus bisa membuat kalkulasi keekonomian suatu kegiatan atau proyek. 

Oleh karena itu pihaknya berharap, rencana DPR dan pemerintah membahas UU Migas baru harus memiliki tujuan untuk menarik investor. Salah satu yang harus diperhatikan adalah sanctity of contract di segala hal, termasuk pada rezim pajak yang diterapkan (assume and discharge), sehingga investor bisa mendapat kepastian. 

“Satu hal lagi, agar dipastikan perselisihan tidak masuk ke ranah pidana. Ini membuat investor ketakutan karena terkait kepastian hukum,”kata Ali. (*)

Kabarikn.com,Kutai Timur -Tampak puluhan organisasi kepemudaan, dan sejumlah Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang berada di Kabupaten Kutai Timur menghadiri rapat konsolidasi di Gedung KNPI pada Minggu (13/6), malam. 

Ketua DPD KNPI Kutai Timur Munir Perdana mengatakan, bersama fungsionarisnya telah melakukan penyamaan pandangan dalam rangka menentukan arah organisasi garapan Ali Moertopo tersebut. 

"Alhamdulillah hampir seluruh (OKP dan DPK) turut hadir, hingga semuanya sependapat untuk menjadi bagian dari aktor yang konstruktif demi memupuk barisan pemuda," ucapnya. 

Seperti diketahui, belum lama ini KNPI Kutai Timur menyelenggarakan Musda XIII yang diprakarsai oleh pengurus DPD KNPI Kaltim pada Minggu (6/6) yang lalu. Dalam prosesnya Felly Lung terpilih, untuk menakhodai organisasi bentukan kelompok cipayung ini. 

Namun pelaksanaannya ditengarai melanggar banyak ketentuan organisasi. Karena hal itu pula, Munir menilai ketua KNPI Provinsi Arif Rahman Hakim telah melakukan praktek  inkonstitusional sehingga berpotensi memecah belah persatuan pemuda di Kutai Timur.

"Musda KNPI Kutim sudah yang ke tujuh, ya. Bukan yang ke 13. Kalau yang sudah terlaksana baru-baru ini kami tidak mengakuinya secara kelembagaan," ujar Munir didampingi pengurusnya. 

Selain itu, tambahnya, seluruh elemen yang terlibat dalam konsolidasi bersama telah melayangkan penolakannya secara tertulis atas pelaksanaan Musda XIII yang 'dimotori' pengurus provinsi pada sepekan lalu di Gedung Serba Guna, Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi. 

Senada dengan Munir, ditemui usai rapat Ketua DPK KNPI Kecamatan Sangatta Selatan Akbar mengungkapkan harapannya terkait Musda VII haruslah dilaksanakan berdasarkan aturan aturan organisasi yang berlaku. "Kami DPK hanya menginginkan kaidah kaidah organisasi betul betul diterapkan khususnya dalam proses berdemokrasi di KNPI. Sehingga kami tidak merasa menghianati pengetahuan dan pengalaman kami selama ber-KNPI. Ini bukan tentang siapa yang menjadi ketua KNPI nantinya. Tapi ini tentang menyelamatkan akal sehat.," ungkapnya. 

Dalam rapat konsolidasi itu juga Munir menyampaikan dirinya tidak akan mencalonkan kembali menjadi ketua KNPI dikarenakan terkendala usia yang sudah melampaui batas yang ditetapkan dalam AD/ART.  "Saya akan bersikap netral dalam pemilihan ketua KNPI nanti. Saya hanya akan memastikan pemilihan berjalan secara sportif dan sesuai ketentuan organisasi. Silahkan siapapun punya hak dan kesempatan yang sama untuk menjadi ketua asal memenuhi kriteria yang sesuai dalam AD ART. Tidak ada calon titipan atau sejenisnya" tutup Munir dengan tegas.(*) 

Penulis: Arf

TAUFIK PUTRA KILAT : Ini Program LPM dan Mempererat Silaturahmi

KabarIkn.com,Balikpapan - Sabtu ( 05/06/2021 ) , LPM Kelurahan Baru Ilir laksanakan kerja bakti massal membersihkan depan halaman lapangan poni , Baru ilir.

Lokasi tersebut sudah hampir bertahun - tahun tidak diperhatikan , tidak dibersihkan dan tidak dipelihara dengam baik . Tim dari LPM Baru Ilir sebagian sudah memotong pohon - pohon di area tersebut .

Ketua LPM Baru Ilir , Taufik Qul Rahman menyampaikan bahwa kegiatan Gotong Royong yang dilaksanakan tersebut juga sebagai wujud salah satu program LPM Baru Ilir dan mewujudkan silaturahmi mereka agar selalu bersama untuk membangun maupun menyelesaikan program.

" Selain itu , kita nanti juga akan membangun destinasi wisata kuliner disini untuk menghidupkan kembali perekonomian warga khususnya di Balikpapan Barat ," Kata Ketua LPM Baru Ilir Taufik Qul Rahman.

Kegiatan gotong royong ini dilakukan sekaligus dengan penghijauan. LPM Baru Ilir telah meminta bantuan kepada Disperkim untuk meminta 40 batang pohon agar bisa ditanam di sepanjang jalan trotoar Baru Ilir.

Sementara itu , Babinsa dan Lurah Baru Ilir juga mengapresiasi dan sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh LPM Baru Ilir Tersebut . (tri)